Skill Academy, Kursus Online Bersertifikat

Kenalan dengan  Platform – Platform Digital  yang Bisa Mendatangkan Cuan

Assalamualaikum teman-teman, apa nih hobi atau skill baru yang teman-teman dapat selama masa pandemi? Jadi rajin masak? Jadi suka namem-namem? Jadi suka drakor? Jadi suka baca novel di aplikasi? Tuntutan di rumah aja memaksa kita mencari kesibukan untuk mengusir kebosanan. Selama pandemi saya jadi suka praktik resep baru tapi belum suka nonton drakor karena takut ga bisa berhenti hahaha.

Bertambahnya skill atau  hobi baru selama masa pandemi bisa mendatangkan peluang cuan lho. Sebagai contoh ada seorang teman yang selama masa pandemi rajin post video youtube, subscriber dan jam tayang bertambah, karena dimonotize, otomatis mendapatkan uang. Ada juga teman yang memanfaatkan hobi tanaman jadi jualan tanaman, karena animo terhadap tanaman selama masa pandemi sangat besar.

Salah satu hobi pak suami yang mendatangkan cuan selama pandemi adalah bermusik. Sebelum pandemi perdua minggu biasanya ngeband bareng beberapa teman kantornya karena pandemi otomatis kesibukan itu terhenti, iseng-iseng pak suami bikin musik instrument buat mengusir kebosanan selama wfh, upload di Spotify, Alhamdulillah setelah 3 bulan  uangnya cair dengan jumlah lumayan, 6 digit.

Kalau saya rajin ikut kontes foto makanan di IG, alhamdulullillah beberapa nyangkut dan jualan tanaman, jualan tanaman sebenarnya dirintis sejak 2017 tapi saat plantdemi ini lebih serius karena demand meningkat tinggi.  

Yap, selalu ada celah peluang jika kita mau memanfaatkannya walaupun di tengah kondisi ekonomi tak menentu. Berikut tips memanfaatkan keterampilan atau hobi  menjadi cuan ala saya;

Asah keterampilan atau hobi dengan serius, caranya dengan sering berlatih. Selama masa pandemi rasanya waktu bukan lagi menjadi alasan untuk tidak menseriusi hobi  karena lebih sering di rumah aja termasuk weekend, minimal bisa memanfaatkan weekend untuk melatih skill.

Up grade skill dengan mengikuti kursus online. Agar kemampuan bertambah bisa mengikuti kursus online atau menonton tutorial di youtube.  

Cari peluang dengan memanfaatkan platform digital. Agar skill atau hobi mendatangnya cuan teman-teman bisa memanfaatkan platform digital. Ada banyak platform digital yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan cuan sesuai hobi dan kemampuan.

Untuk yang hobi menulis novel ada aplikasi wattpad, storial, KBM, Cabaca dsb. Jika tulisan bagus dan banyak dibaca, pembaca akan membayar sejumlah koin dan penulis mendapat cuan.

Untuk yang suka bermusik bisa mengupload di spotify, cuan yang didapat tergantung jumlah pendengar.



Untuk yang suka foto-foto bisa upload/jualan  di Shutterstock,    atau platform digital serupa.

Untuk yang suka gambar bisa upload (jual karya) di DeviantART.


Atau memanfaatkan media sosial untuk menunjukkan keahlian.

Konsisten.  Jika sudah ‘nyemplung’ untuk mendapatkan cuan dari kemampuan yang kita miliki atau hobi, langkah berikutnya adalah konsisten untuk terus menghasilkan karya. 


Ngobrolin skill atau keterampilan,  kini  dengan mudah bisa kita pelajari secara online, baik dari google, youtube atau kursus resmi bersertifikat yang diadakan secara online.

Mungkin teman-teman familiar dengan aplikasi ruang guru, aplikasi bimbingan belajar online. Tapi tahukah teman-teman selain bimbingan belajar, ruang guru juga menyediakan kursus online untuk  meningkatkan technical dan soft skill di berbagai bidang bagi mahasiswa, profesional dan umum yaitu Skill Academy.  



Ada banyak pilihan kursus online di Skill Academy dengan mentor  berpengalaman dan profesional.  Kursus yang diadakan di Skill Academy juga bisa dijadikan bekal untuk membuka wirausaha. Seperti kursus Barista.



Harga kursus di Skill Academy juga cukup terjangkau. 

Skill Academy merupakan lembaga pelatihan kartu prakerja. Beberapa kelas prakerja Skill Academy yang bisa diikuti diantaranya copywriting dengan mentor berpengalaman.




 

 

 

Inovasi dan Digitalisasi untuk UMKM Perempuan Bangkit

Tahun baru, semangat baru, harapan baru. Mulai mengeksekusi resolusi 2021? Atau melanjutkan resolusi 2021 atau dua-duanya? Atau let it flow aja. Ehm, saya termasuk yang let it flow, namun bukan tanpa rencana dan perhitungan. Termasuk dalam soal  usaha yang saya jalani,  terlebih disaat pandemi seperti sekarang,  dimana situasi ekonomi tidak stabil, banyak hal perlu rencana dan perhitungan matang tapi kadang perlu mengambil langkah berani (sedikit nekat) karena apalah jadinya wirausaha tanpa keberanian dan nekat. Berani capek, berusaha tidak gagal tapi kalau jatuh harus segera bangkit  dan siap untung hehehe.

Berani bermimpi bahwa suatu saat, seiring waktu, usaha yang kita bangun akan membesar. Terinspirasi dari cerita Sisterpreneur Zaskia Adya Mecca, yang dikenal sebagai public figure,  mantan aktris yang kini jadi pengusaha dan  memiliki 5 perusahaan dengan total 400 karyawan, bidang usahanya beragam dari fashion, kosmetik hingga kuliner. Inspiratif banget ya, tapi siapa sangka semua itu dimulai dengan modal  7 juta lho! 

Pembukaan Festival Webinar Pintar Sisternet 


Zaskia Adya Mecca  berbagi pengalaman usaha dan tantangannya di acara Pembukaan Festival Webinar Pintar Sisternet  2020 dengan tema Inovasi dan Digitalisasi, Kunci UMKM Perempuan Bangkit di Tahun 2021, yang diadakan  tanggal 20 Desember 2020   lalu oleh Sisternet   XL Axianata bekerja sama dan didukung oleh  Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan Bank OCBC NISP.

Acara ini diresmikan  Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republ8ik Indonesia yang diwakili Bapak Indra Gunawan selaku Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Repubik Indonesia. Dihadiri juga oleh Ibu Dian Siswarini selaku Presiden direktur  dan CEO PT XL Axiata TBK, Eny Surjani Tanudiredja Workplace Banking Division Head Bank OCBC NISP dan Tri Wahyuningsih Group Head Corporate Communication PT XL Axiata Tbx

Inovasi dan Digitalisasi, Kunci UMKM Prempuan Bangkit di Tahun 2021

Saat pandemi seperti sekarang ini, yang berimbas pada  situasi ekomoni yang tak menentu UMKM menjadi harapan bagi Indonesia untuk terus menjaga kestabilan ekonomi nasional. Karena berdasarkan pengalaman dari beberapa krisis ekonomi yang terjadi (krisis ekonomi 1998, krisis moneter 2010), UMKM usaha yang bisa bertahan. Namun tentu bukan tanpa tantangan.

Berdasarkan data yang dikemukanan Ibu  Dian Siswarini  ada sekitar 64 juta pelaku UMKM di Indonesia dan 50% diantaranya adalah perempuan. Sayangnya dari jumlah ini hanya 5% pelaku UMKM yang mampu mengoptimalkan keberadaan internet untuk meningkatkan potensi dirinya. Padahal keberadaan internet  yang kini dapat diakses hingga kepelosok dapat membuat kemampuan perempuan setara dimanapun berada karena memiliki peluang akses yang sama pada sumber edukasi, informasi  dan memperbesar peluang peningkatan ekonomi. Menyadari hal itu, Sisternet XL Axiata hadir sebagai program berkelanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan yang berkomitmen untuk memberikan manfaat dari teknologi digital sekaligus memudahkan pelaku usaha melakukan promosi produk atau jasa mereka secara lebih masif.

Inisiasi yang dilakukan XL Axiata melalui Sisternet mendapat dukungan dari Kementrian PPA RI karena sejalan dengan program pembangunan pemerintah yaitu pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi terutama bidang wirausaha. Seperti diungkapkan Bapak Indra Gunawan dari Kementrian PPA RI,  pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi tidak hanya berdampak pada ekonomi nasional, dengan berdayanya perempuan fungsi ekonomi  keluarga akan meningkat dan menjadi lebih sejahtera, anak-anak terjamin hak dan perlindungannya, sehingga diharapkan tercipta generasi yang lebih unggul.

Acara ini juga di dukung Bank  OCBC NISP yang memiliki program khusus untuk para UMKM perempuan.

Tentang Sisternet

Sisternet merupakan program berkelanjutan  dari XL Axiata Tbk yang berkomitmen untuk meningkatkan skill perempuan Indonesia dalam mendapatkan kehidupan yang lebih baik  melalui teknologi dan digital. Sisternet didirikan tahun 2015. Setiap minggu Sisternet mengadakan program pemberdayaan untuk seluruh perempuan Indonesia berupa media edukasi online dan offline.  Namun sejak pandemi kegiatan offline ditiadakan. Modul edukasi berupa, artikel dan video yang bisa diakses melalui website, youtube atau  aplikasi Sisternet yang bisa diunduh secara gratis. Hingga kini Sisternet sudah  memiliki 28 ribu member. Dengan filosofi perempuan berbagi untuk perempuan, kegiatan sisternet  banyak berisi sharing  ilmu baik mengenai parenting, literasi digital dan kewirausahaan. Salah satu kegiatan Sisternet yang pernah saya ikuti adalah Arisan Ilmu yang diadakan Sisternet bersama Kelompok Emak-emak Blogger jauh sebelum pandemi. 



Dua bulan lalu Sisternet meluncurkan program Sisterpreneur,  yang  merupakan salah satu  program realisasi dukungan PT XL Axiata Tbk untuk memajukan perempuan Indonesia pelaku UMKM. Festival Webinar Pintar yang diadakan beberapa waktu lalu merupakan salah satu program Sisterpreneur.


Festival Webinar Pintar 2020

Festival Webinar Pintar Sisternet ini diadakan sebagai peringatan hari Ibu pada Desember 2020 lalu, ada 14   kelas webinar dengan sekitar 24 narasumber yang  kompeten dibidangnya. Teman-teman yang tidak sempat ikut,  bisa menonton rekamannya di youtube Sisternet  di sini semua materinya inspiratif dan penting banget untuk teman-teman pelaku UMKM atau yang ingin memulai wirausaha. Dari bagaimana melihat peluang usaha tahun 2021, mulai dari fashion, kuliner, photography,  strategi finansial saat pandemi,  memanfaatkan media sosial untuk branding dan memasarkan produk, dan masih banyak lagi. Tentunya materi bisa dipilih sesuai minat dan usaha yang kita geluti.

Kelas-kelas yang bisa di simak rekamannya di 
Youtube Sisternet

Di acara ini juga diadakan kompetisi modal pintar yaitu kompetisi untuk para UMKM perempuan.

Festival webinar pintar 2020 dan kompetisi modal pintar ini didukung oleh bank OCBC NISP yang memiliki program khusus bimbingan dan pendanaan untuk para pelaku UMKM perempuan. Dengan tagline Tidak Ada Yang Tidak Bisa Women Warrior disingkat #TAYTB Women Warrior, bank OCBC NISP percaya bahwa para UMKM perempuan Indonesia bisa maju dan dapat mendukung perekonomian nasional. 

#TAYTB Women Warrior            

UMKM Perempuan mendapat perhatian khusus dari Bank OCBC NISP karena memiliki potensi yang besar. Lebih dari 50% pelaku UMKM Indonesia adalah perempuan.

Program dari bank OCBC NISP untuk UMKM Perempuan 

Bank OCBC NISP tidak hanya mengucurkan program pinjaman modal usaha juga bimbingan dan benefit sebagai nasabah yang khusus. Misal jika membuka tabungan khusus UMKM Perempuan yaitu tabungan NYALA, akan langsung dibuatkan 2 rekening yaitu rekening pribadi dan rekening usaha, dan bebas biaya tranksasi sebanyak 50 kali setiap bulannnya. Wow banget ya karena sebagai   pedagang online saat transaksi beda bank  kadang biaya transfer itu jadi masalah untuk konsumen. 

Program bimbingan dari Bank OCBC NISP meliputi 3 point penting yaitu;

Manage atau  mengelola keuangan, layanan perbankan yang memungkinkan pengusaha UMKM perempuan mengatur keuangan pribadi dan bisnis dengan mudah, aman dan nyaman kapan saja dan dimana saja. 

Grow atau mengembangkan bisnismu, solusi keuangan dan non keuangan (beyond banking) untuk mendukung bisnis yang memungkinkan pengusaha UMKM perempuan mengembangkan dana pribadi maupun bisnisnya.

Live atau rayakan  hidup, dukungan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas diri dengan membangun komunitas usaha, program edukasi sehingga dapat menikmati hidup dan memberi dampak bagi perekonomian. 

Strategi Membangun Engagement untuk UMKM Melalui Media Sosial

Materinya daging banget nih


Satu dari beberapa kelas di Fetival Webinar Pintar   yang saya ikuti (sebagian secara langsung, sebagian menonton rekamannya di youtube) adalah  Strategi Membangun Engagement untuk UMKM Melalui Media Sosial dengan narasumber Nindya Khalishta, Social Media Care and Community Engagement Lead Grab Indonesia,   saya memilih kelas ini karena usaha yang saya geluti memanfaatkan media sosial khususnya instagram untuk branding dan pemasaran,  selain membuka toko onlinenya di marketplace Tokopedia.

Buat teman-teman yang memiliki usaha dan memanfaatkan  media sosial untuk branding dan marketing, harus banget nih menonton siaran ulang webinar ini di youtube Sisternet, karena materinya kekinian banget dan sangat aplikatif.

Ada beberapa point penting yang saya dapat setelah mengikuti kelas ini, diantaranya;

Pentingnya  memanfaatkan instagram untuk branding dan mempromosikan produk

Memanfaatkan instagram untuk usaha itu penting karena peluang untuk mendapatkan market besar karena Indonesia adalah peringkat ke-4 pengguna instagram yaitu sekitar   81 juta lebih  orang Indonesia memiliki akun instagram dan sekitar 52% persen penggunanya adalah perempuan. Instagram dengan konten yang berupa gambar ‘cantik’ menjadi daya tarik tersendiri untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa.

Gak salah  ya saya memilih IG untuk branding dan marketing, dulu pilih IG bukan karena alasan statistiknya tapi rasanya cocok aja buat jualan karena majang foto cakep πŸ˜„. 

Membuat perencanaan konten

Karena untuk branding dan memasarkan produk/jasa, penting banget membuat perencaaan konten, jelas mba Nindya. Apa konsten yang mau di post, jamnya dan pelajari insightnya, agar kita bisa membaca apa yang disukai follower.

Mengisi konten dengan konsisten

Membuat konten itu penting tapi yang lebih penting adalah konsistensi karena dengan konsisten orang atau follower akan ingat. Mak jleb banget ni, kata-kata mba Nindya buat saya yang kadang ada masa 'males' bikin konten padahal ya kalau mau laris manis jualannya ga boleh males bikin konten. 

Uuntuk konsisten ini banyak tantangannya, itu yang saya rasakan setelah 3 tahun ‘jualan’ di IG. Membuat konten yang tidak hanya sekedar foto butuh effort lebih. Karena saya jualan tanaman harus banyak baca buku tentang tanaman dan praktik langsung, agar caption berisi tips bukan sekedar teori tapi pengalaman. Membuat video tutorial atau tips butuh waktu dan persiapan khusus. Tapi kalau mau maju memang harus kerja lebih cerdas dan keras ya. Semangat Rin!

Oh ya karena instagram bermain difoto, kualitas foto juga harus diperhatikan.

Membangun Engagement

Pentingnya membangun Engagement atau ikatan dengan follower agar terjadi interaksi antara kita sebagai pemilik akun dan pengikut. Kalau sudah terjadi interaksi pemgikut menjadi loyal.

Salah satu tips membangun engagement, membuat konten dengan model story telling, saran mba Nindya, agar terkesan tidak ada jarak antara pemilik akun dan follower. Membuat konten yang unik, yang beda agar follower mudah mengingat akun kita.

Sebenarnya banyak banget yang dibagi mba Nindya (hampir 2 jam lho!), termasuk membagi akun-akun usaha yang inspiratif yang bisa kita amati dan modifikasi sesuai usaha dan karakter bisnis kita. Teman-teman yang mau tahu detailnya bagaimana mengoptimasi IG untuk usaha ala mba Nindya bisa tonton di youtube Sisternet. 

Kelas lain di Festival Webinar Pintar 2020 Sisternet yang saya tonton rekamannya adalah Bisnis Fotografi yang prospektif di tahun 2021 dengan nara sumber Photographer Profesional Marta Suherman,   karena kebetulan saya juga suka motret. Kalau sempat akan saya tuliskan ulasannya di Blog.

Rumah Kebun Anggrek Hias, usaha yang berawal dari hobi

Banyak banget inspirasi yang saya dapat setelah mengikuti kelas di Festival Webinar Pintar Sisternet. Nambah semangat untuk menaklukan tantangan wirausaha, pengetahuan soal mengoptimalkan media sosial untuk usaha bertambah, jadi tahu peluang usaha tahun 2021.

green house Rumah Kebun Anggrek  Hias

Usaha jualan tanaman yang saya geluti berawal dari hobi, dirintis tahun 2017. Bisa intip instagramnya di Anggrek.Hias. Hobi nanam-nanam,  pengen punya halaman rumah asri hijau-berbunga, suka anggrek dan tanaman hias, suami juga suka tanaman, bedanya saya plus merawat dia penikmat dan yang modalin πŸ˜€.  Terpikir jadi usaha karena melihat peluang dari lingkungan sekitar, banyak warga di kampung tempat saya tinggal profesinya petani/pedagang lapak tanaman hias tapi dikelola dan dikemas dengan cara tradisional sehingga jangkauan pasar tidak luas, pembeli terbatas dan ini berpengaruh pada income. Jadi kenapa tidak kita bikin maju? Awalnya saya (dan suami) sama sekali ga mikirin cuan atau cari untung tapi karena suka dan ingin kampung saya maju.

Di tahun itu juga saya nekat ikut pameran  Bunga dan Buah yang diadakan Institut Pertanian Bogor di halaman kampus Baranang Siang Bogor. Niatnya bukan mencari untung karena dari hitung-hitungan sewa stand pameran, ongkos sewa truk untuk mengangkut tanaman dan biaya selama menjaga stand, sudah  jutaan rupiah. Saya  niatkan mencari  mencari pengalaman dan mencari jaringan pertemanan sesama petani dan pedagang tanaman hias. Alhamdulillah niat itu tercapai, dari pameran itu saya mendapat beberapa kenalan petani tanaman hias yang sampai kini masih bekerja sama dengan baik.

Boleh baca Pengalaman Pertama Mengikuti Pameran Bunga 

Oh ya basic usaha saya jualan online di Instagram dan  membuka toko online  dibeberapa marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak dan Shopee tapi yang bertahan hanya di Tokopedia, di BL dan Shopee sementara kami tutup karena tidak terhandle. Tahun pertama jualan, kami rajin memasang iklan di instagram untuk mendapatkan follower, Alhamdulillah follower 7000 pure hasil iklan. Keuntungan mendapatkan pengikut karena iklan konten, akun yang mengikuti tepat sasaran karena saat kita iklan di instagram menyasar sesuai katagori yang kita inginkan.


Boleh  intip Instagram jualan saya 




Usaha tanaman hias yang saya jalani tidak selalu berjalan  mulus, sempat stagnan, maju tidak mundur hampir, tapi Alhamdulillah tidak pernah tidak ada pembeli, dalam sebulan selalu ada transaksi dengan jumlah fluktuatif. Kalau ditanya berapa omset rata-rata perbulan? Lumayanlah, buktinya bisa survive sehingga 3 tahun.  

Aman dan nyaman belanja via marketplace


Boleh baca Ngobrolin Usaha dan Harga Tanaman Hias Hits

Terpikir untuk memperluas usaha dibidang rental tanaman dan jasa dekorasi tapi terbentur modal dan sumberdaya. Waktu itu saya juga belum total konsen ke usaha,  sisa waktu  setelah mengurus anak dan suami lebih banyak jadi  penulis lepas dan blogger, sementara suami bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta. Jadi usaha tanaman hias seperti pengisi waktu dan untuk hobi, termasuk hobi jalan-jalan untuk hunting tanaman.

Walaupun kadang ada keraguan dengan usaha ini tapi  saya  merasa  tidak mungkin mundur dari usaha ini karena modal yang dikeluarkan (suami) untuk membuat green house dan membeli tanaman sudah cukup banyak. Suami memang mendukung usaha ini karena   sebagai karyawan di perusahaan swasta tentu kita tidak bisa menduga bagaimana masa depan perusahaannya. Kami juga merasa punya beban moral pada rekanan petani, pedagang lapak dan konsumen yang setia.

sale tanaman hits
Awal pandemi adalah titik dimana saya agak hopeless dengan usaha tanaman karena saya pikir, siapa yang mau beli tanaman dalam situasi seperti ini? Namun tanpa diduga pasca new normal banyak pembeli datang ke kebun karena melihat alamat kebun saya ada di google map . Oh ya alamat kebun saya sudah kami daftarkan di google map sejak awal tahun 2019, bisa search Rumah Kebun Anggrek Hias Kampung Pakis Rawa Kalong Gunung Sindur Kab. Bogor. Di saat bersamaan, perusahaan tempat suami bekerja  juga terimbas pandemi, dan ini bikin dag dig dug (you know what i meant 😌)

Akhirnya  mengelurkan  modal (lagi)  tapi bukan tanpa rasa khawatir apalagi modal yang saya pakai uang sehari-hari alias uang dapur, bukan uang simpanan khusus. Saya tidak berani pinjam ke bank untuk usaha ini. Alhamdulillah pelanggan bertambah.

Usaha yang membuka peluang dan lapangan kerja

Yang saya suka dari usaha tanaman ini adalah bisa berbagi keuntungan dengan banyak orang, membuka peluang dan lapangan kerja untuk lingkungan sekitar. Sebagai ibu rumah tangga dengan dua anak, tidak mungkin saya melakukan usaha ini sendiri, dari promo, pengepakan hingga merawat tanaman. Seiring waktu usaha saya membuka lapangan kerja. Saya juga memiliki 8 rekanan sesama  petani dan pedagang lapak tanaman hias yang tak lain warga di lingkungan kampung tempat saya tinggal. Kami berkolaborasi untuk saling support. Saya juga sudah memiliki  reseller.

Impian Rumah Kebun Anggrek Hias tahun 2021

Impian saya untuk usaha Anggrek.Hias tahun 2021, simple nya ingin bertambah maju dan besar. Detailnya, seperti  rencana yang pernah saya dan suami diskusikan pada  tahun-tahun pertama kami membuat usaha ini, yaitu  ingin membuka jasa rental tanaman. Kami juga ingin memiliki nursery, bukan sekedar beli jual. Pembibitan sebenarnya sudah dimulai sejak kami membuat usaha ini tapi terbatas jumlahnya  karena keterbatasan lahan dan modal. Kami juga ingin menjual tanaman buah dan herbal, ini sudah dimulai tapi stok masih terbatas. Ide menjual tanaman buah dan herbal datang dari pembeli yang berkunjung ke kebun, mereka tertarik untuk membeli saat melihat tanaman buah dan tanaman herbal  yang saya tanam di pot-pot  di teras rumah.


Teras rumah yang berubah fungsi jadi area pengemasan

Impian dan rencana lain, saya ingin memiliki toko offline dengan konsep outdoor tempatnya di kebun dan teras rumah  yang sekarang sehingga orang yang membeli langsung ke kebun merasa nyaman. 

Berdasarkan pengalaman, pembeli yang datang ke kebun jika istrinya yang membeli sementara suaminya hanya mengantar biasanya bete menunggu istrinya pilih dan tawar-menawar tanaman. Atau sebaliknya istrinya bete karena menunggu suami pilih-pilih tanaman. Jadi impian saya tahun 2021 Rumah Kebun Anggrek.Hias memiliki meja dan kursi yang nyaman untuk pembeli yang datang ke kebun, tentu dengan konsep outdoor dan pengunjung dibatasi selama Covid. Tapi tanpa pembatasan pun yang datang ke kebun hanya sedikit karena kebunnya terletak di pinggiran kota, jauh.

Untuk mewujudkan impian usaha 2021 saya membutuhkan modal tambahan, untuk pembibitan, membeli rak baru, tanaman dan sebagainya. Semoga saya dapat modal pintar dari Sisternet dan Bank OCBC NISP, Aamiin.


Display di teras rumah 

Jika usaha saya makin maju Insyallah membuka lapangan kerja lebih banyak. Semoga ya impian saya tercapai. Semangat untuk tahun 2021 Jadi lebih baik!

Bagaimana dengan impian wirausaha teman-teman tahun 2021? Yuk ceritakan di blog dan ikut lomba modal usaha pintar Sisternet dan Bank OCBC NISP dengan total hadiah 50 juta, info lengkap dibaca di website Sisternet.  

 

 

Kebaikan Alami Membantu Tetap Aktif dan Produktif di Masa Pandemi

Assalamualaikum, apa kabarnya nih teman-teman, semoga tetap sehat, semangat dan optimis. Optimis bahwa kita semua akan melalui masa pandemi ini dengan baik dan pandemi segera berakhir. Memang tidak mudah, itu juga yang saya rasakan, khawatir tertular Covid-19, khawatir terkena  dampak ekonomi pandemi. Sekarang rasa takut dan khawatir berubah menjadi waspada. Sudah beradaptasi dengan kebiasaan baru, kebiasaan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, membawa hand sanitizer, menjaga jarak, tidak kumpul atau bertemu teman, bertetangga hanya saling sapa atau kirim makanan – seringnya saya dikirimi tetangga hasil kebun mereka seperti pisang, pepaya, alpukat – salah satu nikmat tinggal di kampung 😊. Iya walaupun sudah new normal, saya dan gank arisan yang dulu ketemuan sebulan sekali, sekarang masih offline.

Salah satu kegiatan selama pandemi berkebun, berwirausaha


Kebiasana baru lain selama pandemi ini adalah lebih aware pada kesehatan fisik dan mental, tidak sekedar mencuci tangan. Konsumsi makanan dijaga,  jadi rajin membuat camilan yang bergizi karena selama pandemi otomatis jajan di luar berkurang, mendekatkan diri pada Sang Pencipta.

Tetap Aktif dan Produktif di masa pandemi 

Di rumah aja memaksa saya lebih menyibukkan diri, selain untuk mengusir rasa jenuh juga mengenyahkan pikiran dari pertanyaan yang membuat resah dan was-was yaitu kapan pandemi berakhir. Kesibukan yang membuat pikiran jadi postif dan optimis, karena pada akhirnya kita semua harus sabar dan beradaptasi dengan keadaan ini, mau tidak mau, walaupun berattt….

Berat, karena sedikit banyak saya mulai merasakan dampak ekonomi dari pandemi ini, beberapa keluarga dekat ada yang kehilangan pekerjaan (PHK), ada yang penghasilannya menurun, ada yang mengalami pemotongan gaji, kost-kost orangtua saya di Bandung, tidak berpenghuni sejak mahasiswa belajar online. Situasi yang melecut saya untuk lebih aktif dan produktif sebagai bentuk syukur karena diberikan kesehatan dan bisa berbagi.

Kesibukan yang ga jauh-jauh dari rutinitas ibu rumah tangga.

Mendampingi anak-anak PJJ

Gimana rasanya mendampingi anak-anak PJJ selama 8 bulan? Banyak dramanya, emosi kalau si anak pecicilan saat jam sekolah, menunda tugas sekolah dan pengen belajar onlinenya sambil nonton Upin-Ipin. Ada yang sama?

Tapi, berusaha bersikap santai mendampingi anak-anak PJJ agar kekesalan tidak berubah menjadi kemarahan membabi buta dan berujung penyesalan. Jangan sampai kejadian yang sempat ramai diberitakan di TV terulang, orangtua melakukan kekerasan pada anak karena PJJ.

Memang tidak  mudah mendadak menjadi  guru semua mata pelajaran untuk anak-anak karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sebelum pandemi jadi guru anak-anak juga tapi lebih jadi guru kehidupan dibanding guru pelajaran sekolah πŸ˜€. Hal yang dialami semua Ibu yang memiliki anak usia sekolah. Sabar ya Bu, ladang pahala (memotivasi diri sendiri )

Jadi tukang tanaman

Kesibukan yang menyita saya akhir-akhir ini adalah jadi tukang tanaman. Usaha online  yang dirintis sejak  tahun 2017 tapi menemukan momentumnya saat ini. Karena usaha skala rumahan pekerjaan banyak dikerjakan sendiri dibantu anak-anak dan suami kalau libur kerja. Merawat tanaman sekaligus jadi me time dan stress release. Bener lho kalau udah main tanah dan tanaman bikin lupa waktu, ganti pot, ganti media, propagasi, pisahin anakan tanaman, puas kalau lihat tanaman tumbuh subur, apalagi kalau terjual hahaha. Beberapa tanaman saya keep, tidak dijual tapi untuk koleksi dan mempercantik teras rumah.

Boleh Baca Ngobrolin usaha tanaman hias

Mom Blogger

Tidak terasa kurang lebih satu dekade saya jadi blogger, dari yang awalnya curcol rasanya jadi Mama baru, siapa sangka ngeblog akhirnya jadi penghasilan tambahan, walaupun tidak setiap hari dapat pekerjaan dari ngeblog. Positifnya ngeblog ga melulu soal dapat materi, tapi jadi punya banyak teman, dan inspirasi, tempat menuangkan ide dan gagasan hingga uneg-uneg, dan jadi pengisi me time.

Ngeblog di rumah aja 

Boleh baca Mendapat penghasilan dari Blog

Ikut challenge resep dan motret makanan

Ada yang sejak pandemi jadi rajin masak? Toss…

Karena saya tuh ga bisa lama-lama duduk manis, ga suka nonton film yang bersambung – cukup film lepas yang 2 jam (pengen sih nonton drakor tapi takut ketagihan ga bisa berhenti πŸ˜€), di rumah aja ‘maksa’ saya menyibukkan diri, salah satunya mempraktikkan resep baru, sekalian belajar motret makanan,  sekalian kalau ada challenge resep  ikutan.

Kalau sebelum pandemi belajar motret makanan hanya ala kadarnya dan otodidak, dengan melihat karya orang lain, baca artikel di pinterest, nonton tutorial youtube, saat pandemi mencoba ikut kursus  online. Jadi punya guru untuk bertanya dan tertantang terus latihan memotret.

Kalau udah belajar motret ga bisa sekali jepret :)

Saya juga memposting hasil foto di shutter stock tapi belum ada yang laku 😌. Masih harus banyak belajar. Yang pasti kemampuan memotret mendukung kegiatan nge-blog saya.

Menjaga kesehatan selama pandemi

Sibuk tapi nikmat, nikmat karena sehat lahir batin. Saat pandemi seperti sekarang ini sehat menjadi hal paling dijaga dan disyukuri, terlebih cycle yang positif sudah makin dekat. Misalnya di kampung saya yang selama ini aman, minggu lalu ada yang covid, di lingkungan pertemanan yang selama berbulan-bulan aman, bulan lalu ada yang positif, ada keluarga teman yang positif.

Sehat mental hati tenang

Pada beberapa keadaan situasi pandemi ini membuat suasana hati campur aduk, termasuk perasaan was-was dan khawatir.   Yang saya rasakan,  tidak mudah  menstabilkan suasana hati dalam keadaan ini tanpa doa, memohon pada Yang Kuasa. Yap apapun kepercayaan agama teman-teman saya yakin, mendekatkan diri pada Yang Kuasa dapat menenangkan hati. Hati tenang membuat mental kita sehat, menimbulkan rasa ikhlas dan pasrah dengan hasil usaha yang kita lakukan di masa pandemi ini. Support system dalam keluarga tidak kalah penting, caranya dengan menciptakan suasana aman dan nyaman di rumah, mendengarkan keluhan setiap anggota keluarga karena anak-anak pun pasti merasakan berada di titik jenuh dan bosan di rumah aja.

Sehat fisik dengan yang alami

Sehat mental harus dibarengi sehat fisik, begitu pun sebaliknya. Yang saya lakukan untuk menjaga kesehatan fisik adalah makan teratur, tidur cukup, ada jeda istirahat diantara kesibukan di siang hari, olahraga, dan mengkonsumsi makanan bernutrisi dan minuman sehat.

Makan/minum  teratur dan bernutrisi penting banget untuk menjaga imunitas tubuh. Sel darah putih kuat, kuman KO.

Tidur cukup dapat menjaga stamina dan daya tahan tubuh, karena organ tubuh dapat beristirahat dengan semestinya.

Istirahat cukup, istirahat di siang hari tidak harus selalu tidur, bisa dengan duduk rileks sambil melepaskan otot-otot. Pikiran juga diistirahatkan donk, jangan mikiran yang berat-berat atau hal negatif. 

Rehat disela berkebun dan jualan 

Olahraga, pengen sepedaan tapi sepedanya di pake si sulung karena punya dia kekecilan (loh jadi curhat..) ya wes Mamanya ngalah, Mama jalan santai aja tiap pagi ngelilingi kebun Anggrek, saran si Kakak, Baiklah, pas musim hujan juga nih kalau pagi segeerrr.

Sibuk tapi jangan ngoyo kalau capek istirahat, sambil minum minuman herbal biar ga pegel-pegel dan masuk angin.

Bicara soal minuman sehat saya jadi teringat jamu, ramuan herbal tradisonal dari bahan alami yang memiliki banyak khasiat dan terbukti dapat menjaga daya tahan tubuh. Terasa banget kalau udah minum ramuan herbal badan jadi segar

.

Saya mengenal jamu dari Ibu, hingga terbiasa mengkonsumsi dari  jamu kunyit asem, beras kencur, temulawak, wedang jahe. Jamu yang kadang dibuat sendiri oleh ibu atau membeli.

Sejak menikah dan jauh dari Ibu (tahun 2010), intensitas mengkonsumsi jamu jadi berkurang, kalau Ibu berkunjung ke rumah pasti saya minta dibuatkan jamu karena tidak bisa membuat sendiri, mau beli di tukang jamu gendong kalau ga kenal kok ragu. Sampai akhirnya kenal Herbadrink, kemasan herbal yang praktis, higienis dan terstandar.

Dan herbadrink mudah di dapat, di minimarket manapun ada, bahkan di warung.

Kebaikan Alami Herbadrink

Herbadrink mudah didapat dan praktis 


Herbadrink minum yang dibuat dengan resep tradisional dari ramuan herbal alami - aneka rempah, resep warisan leluhur khas Indonesia yang terbukti khasiatnya selama berpuluh-puluh tahun, untuk kesehatan, menjaga daya tahan tubuh dan terbukti secara klinis menyehatkan. Herbadrink mengemasnya dengan cara modern, praktis dan higienis dengan teknologi terkini. Kemasannya praktis sehingga bisa dikonsumsi kapan dan di mana saja.

Beberapa varian Herbadrink yang saya suka diantaranya;

Sari Jahe

Terasa banget nih kalau usia udah ga lagi muda, badan cepat capek dan pegal setelah minum ramuan herbal seperti herbadrink khasiatnya langsung terasa, badan jadi segar.

Wangi dan pedasnya jahe itu khas, pun kalau dalam masakan pake jahe sensasi rasanya beda, dalam minuman lebih cocok. Dulu sebelum kenal Herbadrink suka rebus jahe, airnya di tambah susu tapi rasanya tidak pas, kalau tidak kepedaslan, kepahitan karena kebanyakan jahe, beginilah kalau pake resep ‘dikira-kira’. Sejak kenal Herbadrink, pilih Sari Jahe aja deh karena terbukti rasa hangat dan manisnya pas di lidah.

Jahe memiliki khasiat menghangatkan tubuh dan memberi efek relaksasi. Di musim hujan seperti sekarang ini dengan  udaranya yang dingin, pas banget minum sari jahe menjelang tidur, badan jadi hangat, tidur pun nyenyak, bangun tidur badan enak, ga pegel-pegel.

Oh ya rasa hangat dari jahe pun memberi manfaat untuk meredakan masuk angin, kembung serta mengurangi rasa mual.

Sari Jahe dari Herbadrink  dibuat dari resep minuman tradisonal serta diproduksi tanpa pengawet. Dikemas secara praktis dan higienis, tinggal seduh, bersih dan tanpa endapan karena diproduksi dengan teknologi tinggi.

Sari Jahe juga bisa dipadu dengan susu atau coklat lho, atau keduanya, cocok untuk anak-anak yang belum familiar dengan minuman herbal.

Cara membuat susu sari jahe herbadrink,  satu sachet sari jahe herbadrink ditambahkan pada segelas susu uht, panaskan sambil diaduk hingga hangat-hangat kuku, jangan sampai mendidih karena susu dapat rusak. Sajikan selagi hangat.

Susu jahe hangat


Atau bisa juga nih dibuat puding roti susu jahe, ini kesukaan anak-anak di rumah. Aroma dan rasa jahenya enak banget.

Puding roti susu jahe 

Bahan dan cara membuat

2 sachet sari jahe Herbadrink

2 butir telur

3 lembar roti tawar, potong

300 ml susu uht

2 sdm keju parut untuk campuran dan toping

Jika suka manis bisa ditambahkan 1 sdm gula pasir

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat puding roti susu jahe 


Susun roti yang sudah dipotong di dalam pinggan tahan panas.

Kocok telur, masukkan susu,  sari jahe dan gula pasir. Aduk rata dengan whisk. Tambahkan keju parut aduk rata.

Masukkan camputan telur ke atas roti biarkan hingga roti terendam semua. Taburi keju parut dan irisan pandan di atasnya. Panggang kurang lebih 30 menit. Sajikan hangat atau dingin sama enaknya.


Wedang Uwuh



Wedang uwuh adalah minuman herbal khas Kabupaten Bantul Yogyakarta. Minuman dengan rempah yang lengkap, terdiri dari cengkeh, kayu manis, biji dan daun pala, jahe, kayu secang dan pemanis (gula). Warna merah dari wedang uwuh dihasilkan dari kayu secang. Dengan citarasa pedas dari jahe dan rasa segar dari rempah-rempah lain yang diseduh dengan air panas.

Kalau dulu saya mencari wedang uwuh ini di rumah makan-rumah makan khas jawa atau kios gudeq Yogya sekarang, bisa dengan mudah di dapat, tinggal seduh.


Secangkir wedang uwuh

Wedang uwuh selain menghangatkan badan juga berkhasiat meredakan masuk angin, kembung dan mual.

Nah apa nih tips teman-teman untuk menjaga daya tahan tubuh di masa pandemi ini biar tetap bisa aktif dan produktif? Udah coba Herbadrink belum? Apa varian favorit teman-teman?

Ngobrolin Usaha dan Harga Tanaman Hias Hits

Ngobrolin Usaha dan Harga Tanaman Hias Hits

Spot selfie tanaman

Sejujurnya sebagai pedagang tanaman (anggrek dan tanaman hias) online sejak tahun 2017 di market place Tokopedia dan Instagram  Anggrek.Hias,  baru kali ini saya merasakan eforia jadi pedagang tanaman dan penggemar tanaman,  mungkin efek plantdemi, 

Pandemi corona memaksa orang lebih banyak tinggal di rumah, muncullah  hobi yang tiba-tiba diminati banyak orang yaitu berkebun, nanam-nanam. Posting tanaman hias di media sosial jadi trend tapi kalau di luar negeri posting tanaman sudah menjadi trend jauh sebelum corona, saya tahu karena sejak jualan tanaman follow akun dan hastag  tanaman horang bule untuk mencari inspirasi hehehe.

Banyak orang yang posting tanaman di media sosial dan pembeli yang ingin datang langsung ke kebun, menjadi penyemangat buat tambah koleksi tanaman yang dijual  dan bebenah kebun. Dulu sempat insecure kalau ada yang komentar ; Mending nanam sayuran hidroponik, mending nanam tanaman yang bisa dimakan, bermanfaat. Sekarang, hempaskan! Fokus pada jualan biar transaksi jalan terus 😍.

Menanggapi pertanyaan beberapa teman ;

Benar ga Rin ada tanaman harganya jutaan?

Kayak gimana sih tanamannya?

Emang ada yang beli tanaman harganya jutaan?

Sejak new normal tanaman jadi mahal ya?

Boleh baca Tips Menanam dan Merawat Anggrek untuk Pemula 

Teman-teman tahu dong berita yang beberapa waktu lalu viral, soal tanaman janda bolong atau Monstera Adansonii yang dihargai puluhan juta. Berita yang membuat pedagang tanaman hias keheranan  karena realitanya Monstera adansonii harganya kisaran 15 ribu dalam kemasan polybag di lapak tanaman hias dengan kondisi tanaman belum berakar, baru distek. Jadi berita yang menyebutkan Monstera adansonii atau di Indonesia dikenal dengan nama tanaman Janda Bolong adalah Hoax. Efek berita hoax ini Monstera adansoni naik harganya jadi 25 rb sampai 30 ribu dalam kondisi belum berakar atau stek-an.


Monstera Adansonii


Kebenarannya,  Monstera yang harganya jutaan rupiah dan bentuk daunnya bolong juga adalah Monstera obliqua. Tapi harga jutaan itu kalau kondisi tanaman udah ok. Kalau baru anakan dan masih kecil tidak sampai jutaan rupiah. Kenapa mahal? Karena tanaman ini  langka di habitat aslinya dan peredarannya dibatasi. Beginilah kalau beritanya ditulis wartawan dengan modal dasar katanya, ga nanya-nanya  ke  tukang tanaman atau planter yang udah ekspert. Padahal udah jaman sosmed, mudah banget mencari narasumber ahli. Tanaman serupa jabon lain yang mahal adalah monstera aculata.

Setelah berita itu menyebar dan membuat kehebohan,  istilah monkey business pun dikaitkan dengan bisnis tanaman hias. Yang berargumen pakar bisnis (katanya) tapi ga pernah ngobrol sama objek yang diwacanakan yaitu tukang tanaman atau kolektor tanaman.

Kok bisa tanaman harganya sampai jutaan rupiah?



Monstera oblique bukan satu-satunya tanaman yang harganya jutaan rupiah, Monstera varigata selembar daunnya dihargai sekitar 2 juta rupiah begitupun Philodendron milano. Kalau  si philo melano masih ada yang harganya kisaran 300K tapi ukuran daun seukuran daun sirih gading hehehe.

Berikut perbandingan Philodendron milano harga selembar daunnya 1 juta rupiah dan 300 ribu rupiah.


Philodendrom melanocrysum


Melano versi ekonomisπŸ˜€


Bisa ketebakkan kenapa yang besar mahal? Karena butuh waktu bertahun-tahun agar Philo Milano 300 an ribu bisa seperti yang harganya sejuta. Butuh perawatan bertahun-tahun, butuh ganti media tanam, butuh polesan mengkilap daun, butuh pupuk, butuh disiram dsb. Jadi sesuai effort. Walaupun bisa diperbanyak dengan cara distek pertumbuhannya tidak secepat sirih gading, ini juga yang membuat si Melano mahal.

Jadi tanaman mahal itu tergantung ukuran dan jumlah daun juga.

Varigata merujuk pada jenis tanaman yang warnanya bervariasi dalam satu pohon, umumnya hijau jadi campur putih, ada yang umumnya hijau varigatanya kekuningan.

Kenapa tanaman jenis varigata (apapun jenisnya) lebih mahal? Karena langka, keunikan ini terjadi secara alami karena kelainan genetik pada tanaman, dalam sekian ribu tanaman berjenis sama mungkin hanya satu dua yang muncul varigata.  Dan tanpa perawatan tepat kevarigataannya bisa hilang aliasnya kembali ke warna asal, misal harusnya putih hijau, jadi hijau lagi semua.  Kalau pun tanaman ini diperbanyak, butuh waktu lama jadi keberadaannya terbatas.

Untuk tanaman Monstera  jenis varigata jauh sebelum pandemi harga perdaunnya sudah mencapai ratusan ribu. 

Momon varigata 


Salah satu tanaman ngehit saat ini adalah Monstera deliciosa borgosiana, harga perdaun kisaran 50 sampai 100 ribu rupiah. Tiga tahun lalu harganya 30 ribu satu pohon 3 daun, seiring waktu harganya naik terus karena banyak peminat, jadi sebelum pandemi harga si momon udah naik terus walaupun dikit-dikit.

Salah satu monstera delisiosa koleksi toko saya anggrek.hias yang diadopsi blogger dan founder Blogger Perempuan, mba   Shinta Ries.



     

Boleh baca Dekorasi Ruangan dengan Tanaman 

Tidak semua tanaman hias hits mahal


Alocasia dan Caladium tanaman kebun yang naik kelas

Tidak semua tanaman hias hits mahal, beragam jenis keladi, sansiviera, beberapa jenis philodendron harganya masih ramah di kantong. Tanaman murah dengan perawatan tepat, cover dengan pot bagus, akan terlihat waw. Caladium bisa di dapat dengan harga kisaran 20 ribuan tapi dengan kondisi tanaman masih layu, jumlah daun sedikit, daun ada yang sobek.  Jika caladium sudah rawatan alias pajang able, daun bagus, tidak layu harganya bisa naik hingga 3 kali lipatnya. Itu sebabnya harga tanaman di lapak tanaman hias pinggir jalan dan toko (online ataupun offline) tanaman hias beda, yang harganya mahal biasanya sudah pajang able dan media tanam diganti dengan media tanam higienis (bukan sekam mentah campur tanah merah yang basah). 


Tanaman hias ramah dompet


Bisnis tanaman hias mongkey business?

Di jaman internet ini kayaknya sulit  membuat monkey business karena siapapun bisa menjual produknya secara langsung ke konsumen, beda dengan jaman dulu akses untuk menjual sesuatu perlu modal tempat dsb. Sekarang jualan bisa via wa, maket place dan media sosial, jadi pedagang tanaman lapak dan petani pun bisa menjual tanamannya ke beragam pembeli dengan harga bersaing.    

Apa harga tanaman hias mahal akan turun?

Philodendron Gloriosum

Mungkin saja tapi kapannya masih menjadi pertanyaan. Tapi menurut saya sih tanaman mahal saat ini kalau pun turun harganya tidak ada seperti gelombang cinta yang akhirnya hampir tidak ada harganya. Mungkin akan seperti tanaman aglonema walapun sempat turun tapi masih ada peminat dan harganya tidak jatuh banget, jenis yang mahal tetap mahal diantara tanaman hias lain. 

Tanaman hias sekedar trend?

Jauh sebelum pandemi tanaman hias sudah menjadi trend di luar negeri, saya tahu karena mengikuti banyak akun planter luar negeri semenjak jualan. Biasanya saya stalking dengan hastag urbanjungle, plantparent, dsb untuk melihat foto tanaman dan orang selfie dengan tanaman yang kece.

Di Indonesia trend dimulai sejak new normal saat orang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, mencari kegiatan untuk melepas kejenuhan.

Apa setelah pandemi berakhir trend ini akan berakhir? Apa strategi saya sebagai pedagang tanaman hias agar tetap survive jika trend berakhir? Sstt, masih rahasia.

Mahal itu relatif 

“Tanaman hias mahal gitu kok ada yang beli. Apa ga sayang uangnya mending buat sedekah.”

Buat yang ga punya duit seperti saya ya mahal beli tanaman yang harganya jutaan. Sebagai pedagang tanaman aja saya belum punya lho monstera varigata, ga kebeli πŸ˜…

Tapi buat yang banyak duit harga segitu ya receh. Apalagi yang beli tanaman jutaan itu biasanya yang biasa belanja tas kremes atau yang biasa travelingnya ke LN. Nah karena selama pandemi mereka jarang jalan-jalan, ga beli tas  karena  dirumah aja, ya mereka beli tanaman buat hiburannya, buat stress release.

Tanaman kebun/hutan kok dijual mahal

Tanaman kebun homalomena 

Sering banget dengar komentar,”Tanaman gitu kok dijual, mahal lagi. Ga dibagi-bagi aja.”

Buat pedagang tanaman hias ada effort yang dikeluarkan buat menjual tanaman, waktu merawat biar tanaman begitu dibeli pajang able, daun perlu dilap untuk jenis tertentu, pot, media tanam, pupuk, air untuk nyiram dll. Dan para pengemul tanaman ini yang mencarinya ke kebun-kebun, butuh tenaga dan waktu tidak sedikit.

Oh ya semua tanaman asalnya tumbuh liar  dan sekarang tidak semua tanaman liar yang tumbuh di kebun atau hutan bisa diambil sembarangan. Misal Pletycerium atau tanduk rusa yang tumbuh liar menempel di pohon besar di hutan, sekarang dibatasi pengambilannya, jadi sejak beberapa tahun lalu di Cianjur dan Sukabumi, tanaman ini sudah dibudidayakan, jadi yang kita beli sekarang hasil budidaya, ga ambil gratisan di hutan lagi tapi dirawat walaupun caranya masih alami, dengan ditempelan di pohon besar sampai beranak pinak.

Mengintip koleksi tanaman hias di anggrek hias





Apa semua jenis tanaman hias yang lagi hits itu ada di kebun anggrek.hias? Tidak. Pengennya sih iya tapi modal belum cukup hehehe. Yang pasti harga tanaman di anggrek hias masih ramah di kantong, ada kenaikan dari sebelum pandemi tapi ga fantastis.

Boleh intip koleksi tanaman anggrek hias di instagram Anggrek.Hias atau Diawan Tokopedia.



Pemesanan online bisa diantar gosend untuk wilayah Jakarta, Tangerang dan Depok.  Keuntungan beli langsung di kebun, kondisi tanaman segar, dan bisa selfie di kebun anggrek douglas.

Tanaman favorit dengan harga menengah seperti Monstera borgosiana, beragam philodenron, ada dengan harga bersahabat, ada kenakaikan dari sebelum pandemi tapi naiknya wajar. 

Teman-teman, adakah yang suka tanaman juga? Apa nih tanaman favorit teman-teman.


*Tulisan berdasarkan pengalaman, pengamatan, obrolan dan baca curhat pedagang tanaman

Inklusi untuk UMKM, Mendukung Pemulihan Ekonomi

Bulan Oktober baru saja berlalu, tahukah teman-teman jika bulan Oktober diperingati sebagai Bulan Inklusi Keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pembukaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2020 pada 1-31 oktober dengan tema Satuan Aksi Keuangan Inklusif untuk Indonesia Maju atau AKSESSKU.

Foto kredit from canva 


Mungkin teman-teman ada yang bertanya apa sih inklusi keuangan? Secara sederhananya  inklusi keuangan menunjukkan jumlah atau keadaan masyarakat yang menggunakan produk layanan jasa keuangan seperti pinjaman, teknologi finansial, perbankan, asuransi dan produk keuangan lainnya.

Inklusi keuangan harus dibarengi kepahaman masyarat terhadap literasi keuangan agar produk layanan keuangan digunakan dengan tepat, masyarakat mampu memilih dan memnafaatkan produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan dan melakukan perencanaan keuangan sehingga terhindar dari pemborosan.

Inklusi keuangan di Indonesia terbilang rendah padahal inklusi keuangan berperan cukup besar dalam perekonomian. OJK mentargetkan tahun 2024 inklusi keuangan di Indonesia mencapai 90%.

Menurut beberapa artikel yang saya baca inklusi keuangan memiliki banyak manfaat, bukan hanya untuk pribadi atau bisnis dimana kita dapat mengakses layanan perbankan, inklusi keuangan meningkatkan kedaulatan ekonomi. Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi menjadi efisien, mendukung  ekspansi pasar layanan jasa keuangan yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi negara, kemudahan dalam melakukan segala aktivitas masyarakat mulai dari pembayaran hingga pinjaman, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional secara kontinyu.

Di masa pandemik seperti saat ini perekonomian melambat secara global, angka masyarakat prasejahtera bertambah, Bulan Inklusi Keuangan tahun ini pemerintah memfokuskan pada program pemulihan ekonomi dengan cara memberi bantuan pinjaman untuk pengusahan kecil dan menengah, dan kemudahan akses layanan perbankan lainnya.

Harapannya, ekonomi kecil bergerak akan mendorong pertumbuhan dan atau pemulihan ekonomi nasional agar masyarakat yang terkena dampak Covid-19 secara ekonomi berkurang.

Pentingnya UMKM memiliki akses terhadap layanan perbankan dan melek literasi keuangan

Tahun 2017 saya memulai usaha anggrek dan  tanaman hias.  Usaha yang berawal dari hobi. Inspirasi lain, kampung  di mana saya tinggal banyak petani anggrek dan tanaman hias, jadi sekaligus memajukan lingkungan. Jadilah berawal dari mengoleksi anggrek dan tanaman hias untuk kesenangan pribadi jadi usaha.


Awalnya tidak kepikiran wirausaha karena merasa dan sadar diri, saya pemalu, tidak bisa menawar-nawarkan barang jualan  ke orang secara langsung, usaha juga perlu modal. Gak kepikiran juga kalau jualan, jualan apa? Saat itu booming ibu-ibu jualan pakaian muslin dan kerudung  tapi saya tidak tertarik ikut-ikutan, wong kalau giliran belanja baju dan hijab aja suka bingung, yang akhirnya memilih ga beli.   

Boleh baca Pengalaman Pertama Mengikuti Pameran Bunga 

Tapi kini eranya sudah beda, jaman now mau dagang ga perlu nawari-nawarin ke teman secara langsung, tinggal buka toko di market place  dan medsos.

Setelah mantap menjadi pedagang, rasa ragu tidak sepenuhnya hilang.  Ragu karena yang saya jual tanaman, pasti segmennya terbatas karena tanaman bukan makanan dimana semua orang butuh. Bakal laku ga ya? Kedua, ragu efek baper jika mendengar komentar,”Kok jualan bunga, kan ga bisa dimakan, mending hidroponik.” “Kok jualan tanaman yang berbunga tapi ga ada gunanya.” “Sayang ya punya tanah luas ga dimanfaatin untuk tanaman biar swasembada sayuran.”

Berlahan semua keraguan memudar karena selalu ada pembeli walaupun tidak setiap saat,  rejeki diatur yang maha Kuasa. Soal kebaperan sudah bisa dihempaskan hahaha.

Sebagai wirausahan online dengan skala kecil, ada 5 keuntungan  yang saya rasakan karena memiliki akses terhadap layanan perbankan, seperti;

Kemudahan bertransaksi.  Memiliki rekening di bank memudahkan mengetahui setiap transaksi dan transaksi tercatat.

Keamanan bertransaksi. Transaksi aman karena tercatat dan bisa dipantau  terlebih saya sudah mengunduh aplikasi m banking di handphone.

Memperoleh memperoleh pendanaan UMKM. Dengan memiliki rekening di bank akan mudah memperoleh pinjaman modal usaha karena bank bisa melihat portofolio usaha kita dari transaksi yang tercatat.

Kepraktisan menabung. Menyisihkan keuntungan dari hasil usaha untuk tabungan menjadi mudah jika kita memiliki rekening tabungan di bank.

Kemudahan mendapat layanan perbankan lainnya. Bicara layanan perbankan tentu bukan hanya transaksi jual beli atau meminjam modal usaha, sebagai perempuan yang sudah berkeluarga, layanan perbankan yang sudah saya manfaatkan adalah mencicil rumah bersama suami dan kendaraan. Layanan ini akan mudah diakses jika sudah memiliki rekening tabungan di bank.

Memanfaatkan teknologi

Saya memulai jualan secara online di instagram dan beberapa market place, seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan Lazada. Karena tidak bisa menghandle semuanya, akhirnya hanya di instagram dan Tokopedia.

Banyak kemudahan yang saya rasakan dari berjualan secara online, diantaranya;

Promosi dilakukan dengan mudah dan murah. Misal untuk iklan di instaragm atau tokopedia bisa dibayar harian dengan harga murah. Untuk instragram bisa diatur jangkauan iklan yang kita inginkan seperti kota dan usia. Biaya iklan di instagram bisa harian dan sehari hanya  sekitar 10.000 rupiah.   

Tidak perlu punya toko. Dulu kalau berpikir tentang usaha otomatis harus ada tempat atau semacam toko, di era online ini, tidak perlu. Tempat tinggal di pinggiran kota yang notabene tidak strategis bukan halangan untuk membuka usaha karena ekspiedisi pengiriman paket dan ojek online untuk pengiriman barang ada di mana-mana. Cukup memanfaatkan teras rumah.

Modal usaha bisa bertahap. Ini berdasarkan pengalaman, dari koleksi anggrek dan tanaman hias di teras rumah yang hanya dua rak, bisa berkembang biak menjadi green house berukuran 100m2. Modalnya nyicil, keuntungan jualan ditabung untuk membeli tanaman lain atau membeli tanaman sesuai pesanan.

Bandingkan jika memiliki toko, mau tidak mau harus banyak barang (tanaman) yang di display, kalau online kan ga kelihatan kalau stoknya sedikit.

Kemudahan layanan pengiriman barang. Pengiriman barang sangat mudah karena kini banyak ekspedisi dan ojek online.  

Bertahan di tengah pandemi. Tidak ada yang menduga jika sejarah mempertemukan kita dengan pandemi Covid-19. Kondisi tanpa kepastian hingga saat ini. Banyak terjadi pemutusan hubungan kerja, toko-toko di mall sebagian tutup karena sepi pembeli. Biaya operasional seperti sewa toko dan kaaryawan tidak mencukupi. Pada situasi ini usaha online yang bisa bertahan malah banyak orang yang banting setir jadi pedagang online.

Teman-teman yang jualan online juga, ada yang mau menambahkan keuntungan usaha secara online? Boleh tulis di kolom komentar.

 

Referensi tulisan

https://www.jurnal.id/id/blog/inklusi-keuangan/

ttps://finansial.bisnis.com/