Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kamis, 15 November 2012

Kontes foto obsesi mama

Ngiler setiap kali ada foto kontes anak walaupun hadiahnya tidak seberapa karena yang penting kan si kecil bisa mejeng hahaha

Jadilah saya suka iseng-iseng mengikutsertakan foto si kecil untuk ikutan kontes dan gak pernah menang hahaha

Lalu saya berkenalan dengan banyak mama yang suka kontes (kontes apa saja termasuk foto) dan dari mereka saya tahu rahasianya kenapa mereka menang. Karena mereka mempersiapkan foronya dengan baik. Mulai persiapan sesi foto sampai properti yang akan digunakan saat foto.

Wah wah selama ini saya ikut kontes foto hanya dari foto-foto jempretan sana-sini yang spontan.
Nah, karena ingin juara jadilah di akhir pekan saya dan anak-anak siap-siap untuk berfoto dengan juru foto suami. Lokasi teras rumah.

Tidak semulus dugaan.  Khalif rewel dan gak mau dilepaskan dari gendongan. Azka awalnya menolak di foto. Setelah dirayu mau tapi menolak di sisir rambutnya.   


Akhirnya tidak ada satupun foto yang dihasilkan bisa ikutkan kontes foto.

Rabu, 14 November 2012

Hak Janin

Edar 12 - 25 November 2012

Janin memiliki hak yang sama dengan manusia termasuk dalam hal hukum dan kesehatan. Tulisan ini hasil wawancara dengan ST. Dr. Finekri Abidin. SpOG., KTM. Kepala Dept. Obsetri dan Ginekologi Direktorat Kesehatan TNI-AD. Rumah sakit pusat angkatan darat Gatot Soebroto, Jakarta






Senin, 05 November 2012

Menyalurkan energi besar Azka


Menurut sebuah artikel yang saya baca, usia 4-5 tahun keingintahuan si kecil terhadap sekeliling sangat besar, ia pun memiliki energi cukup besar untuk memuaskan keingintahuannya itu. Dan usia ini saat yang  tepat untuk memberinya aktivitas tambahan yang fun dan kreatif, terlebih jika si kecil lebih banyak menghabiskan waktunya dengan nonton atau main game.


Si kecil Azka Zahra tidak melek tontonan di tv tidak juga tahu tontonan di tv kabel (karena saya belum mau langganan) jadi waktunya nonton terbatas. Main game juga kami batasi. energii besarnya dihabiskan dengan bermain dengan mainannya di rumah dan bermain dengan teman sebaya selain sekolah.



Karena kami pikir, daya khayalnya sudah cukup baik (dia anteng kalau main sendiri di rumah dengan mainannya – boneka – masak-masakkan- membuat kreasi dari buku mister maker (dibantu saya)

Jadi suami memutuskan untuk mengeleskan Azka berenang. Les sekedar untuk bisa berenang untuk menjadi atlet. Azka memang suka main air di kolam renang jadi suka nagih kalau tiga minggu berturut-turut kami tidak mengajaknya ke kolam renang. Kebetulan di perumahan tempat saya tinggal ada waterboom yang membuka les berenang untuk anak-anak dengan harga murah, satu kali pertemuan sama dengan harga tiket masuk yaitu 50.000 rupiah. Jadilah setiap sabtu Azka berenang. Dan Abi bertugas mengantar dan menunggui Azka berenang J



find me