Senin, 16 Februari 2015

Keep smart, Stiletto!

Dear Stiletto Book,

Bicara buku Stiletto yang paling saya ingat adalah buku-buku berlabel MomLit (Mom Literature). Label yang khas, eyecatching dan terkesan ekslusif, selain memudahkan pembaca mencari buku berkatagori yang diperuntukkan para Ibu.  

Salah satu buku MomLit yang paling saya suka adalah buku  berjudul Don’t Worry To Be a Mommy (DWTBM) yang di tulis Meta Hanindita dan Letter to Aubrey.

DWTBM covernya menarik, secara desain dan warna agak beda dengan cover-cover buku Stiletto lainnya yang menurut saya agak kaku, dalam desain maupun pilihan warna. Begitupun layout dan kertas di dalamnya. Tapi cover buku hanya sekedar selera ya J. Yang pasti don’t judge the book by the cover. Karena bagaimana pun isi sebuah bukulah yang menentukan kualitas.



Untuk Stiletto-ters yang belum pernah baca buku DWTBM,  buku ini berisi pengalaman penulis sebagai new mom. Yang di tuliskan penulis dalam buku ini pengalaman yang  saya yakin hampir di alami semua ibu di dunia namun dengan versi yang sedikit berbeda. Dari pengalaman hamil, melahirkan sampai menghadapi ‘perseteruan’ antar ibu karena perbedaan pilihan.

Letters to Aubrey, kumpulan surat seorang Ibu yang ditujukan untuk anaknya yang menderita Congenital Rubella Syndrome yaitu kumpulan kelainan bawaan akibat virus rubella yang menginfeksi selama kehamilan.

Buku yang membuat pembaca belajar arti keikhlasan dan perjuangan seorang Ibu dan lebih aware terhadap infeksi yang di sebabkan virus rubella. Lewat surat-suratnya penulis ingin putrinya kelak mengerti bahwa ia dicintai dan dibanggakan apa adanya.

Kedua buku itu menurut saya sangat istimewa. DWTBM menjadi istimewa karena yang yang membedakan buku-buku sejenis dengan buku ini adalah  kapasitas penulis  sebagai calon dokter spesialis anak, buku ini menjadi lebih berisi karena penulis tidak hanya menuliskan pengalaman pribadi juga pengalaman, pengetahuan dan profesinya  saat berhadapan dengan pasien. Sebut saja misalnya, penulis pernah menjudge dalam hati mengenai seorang pasien yang enggan menyusui bayinya, namun setelah ternyata si Ibu infeksi HIV/AIDS dan tidak ingin menularkan pada bayinya. Review buku DWTBM dan buku Stiletto lain pernah saya tulis dan bisa di baca di penerbit Stiletto.

Sedangkan keistimewaan  buku Letters to Aubrey adalah pesan yang di sampaikan penulis kepada orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus untuk terus optimis.  Buku ini cukup menyentil saya karena membuat saya merasa perjuangan saya tak ada apa-apanya di banding Mami Grace tapi masih sering mengeluh. Buku yang sukses membuat saya berkaca-kaca dan mempertanyakan kembali besarnya keikhlasan saya menjadi Ibu dari kedua si kecil saya.

Saya harap akan ada banyak lagi buku MomLit serupa; penginspirasi, mencerdaskan, mencerahkan dan informatif untuk Ibu. Buku yang mungkin bisa menjadi kekhasan MomLit Stiletto.

Dear Stiletto Book,

Salah satu program  yang saya tunggu-tunggu adalah shocking sale, sayangnya saya selalu ketinggalan event ini, seperti saat sale bulan lalu, saat saya buka info lengkapnya di web ternyata program sudah close sehari sebelumnya padahal ada beberapa buku yang sejak dulu saya tunggu-tunggu masa salenya.  Berharap program ini lebih gencar promonya dan agak panjang waktunya heheh.

Saran saya novel-novel terbitan stiletto lebih variatif karena saat ini saya lihat lebih di dominasi novel bergenre chick lit - saya merasa terlalu tua untuk membaca novel chick lit :).  Sedangkan harapannya, semoga buku-buku yang di terbitkan makin berkualitas, memiliki kekhasan tersendiri  namun dengan harga terjangkau.Saran lain konsisten dengan tagline mencerdaskan nya, termasuk untuk katagori fiksi. Bagaimanapun fiksi yang baik bukan sekedar menghibur tapi mencerdaskan dan mencerahkan, Perempuan cerdas akan selalu memilih pilihan hidup yang cerdas dan memberi nilai lebih pada sekitarnya. So, keep smart and seksi, Stiletto!


Salam Hangat,
Rina Susanti



Note : 553 kata.

Nama rina susanti
Email : rina_fam@yahoo.com
Twitter :@rinasusanti
Instagram @t_rinasusanti

Facebook rina susanti

5 komentar:

  1. sepertinya buku2nya memang menarik ya mak... :)

    BalasHapus
  2. saya jadiin buku DWTBM sebagai kado untuk adik ipar yg br melahirkan :D

    BalasHapus
  3. selain dapat hiburan dari fiksinya juga dapan ilmu ya dgn tagline mencerdaskan

    BalasHapus
  4. Hallo Mbak Rina,
    Wah, terima kasih ya suratnya. Terima kasih juga untuk masukannya. Ih, ibu-ibu juga nggak apa-apa loh baca chicklit, biar tetap berjiwa muda, hihi. Dan koleksi fiksi Stiletto Book nggak cuma chicklit, kok. Ada romance, horor, dan fiksi remaja :) Yuk coba kenalan dengan buku fiksnya juga *wink*

    Semoga persahabatan kita awet ya dan semoga buku-buku Stiletto yang lain juga segera menghiasi rak buku Mbak Rina di rumah.

    Oia, udah gabung di Stiletto Book Club belum? Yuk join aja biar nggak ketinggalan event-event seru dan promo-promo Stiletto Book.
    Cek di sini ya > http://www.stilettobook.com/index.php?page=artikel&id=92

    From Jogja with love

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...