Jumat, 24 Juni 2016

Masjid Kubah Emas


foto koleksi pribadi 

Masjid Dian Al-Mahri atau masjid Kubah Emas di Depok  menyorot banyak perhatian sejak mulai di buka untuk umum akhir tahun 2006. Bukan karena lapisan emasnya saja yang menyorot  perhatian tapi siapakan sosok di balik yang membuatnya? Terlebih, sebelumnya tidak ada kabar pemberitaan satu pun di media massa, perihal pembangunan masjid yang diperkirakan menelan biaya milyaran rupiah ini. Seakan-akan masjid ini  ada tiba-tiba. Orang pun di buat penasaran siapa yang membuatnya? Pengusaha apa? Ya kemungkinan pengusaha ya kalau bisa bangun masjid berlapis emas seperti itu, kalau karyawan kemungkinan kecil.

Menyeruaklah nama Hj. Diah Al-Mahri sebagai sosok pemilik masjid ini. Tapi siapakah bu Hj. Dian Al-Mahri? Kalau kita search di google sangat sedikit pemberitaan mengenai bu Hj. Dian Al-Mahri. Yang  saya dapat hanya sepengggal kisah ini yang katanya bersumber dari Yusuf Mansur Network. 


Sepertinya pemilik masjid Kubah Emas  sangat menjaga privasi diri dan keluarganya. Rasanya tidak mungkin awak media tidak pernah  berusaha mewawancara pemiliknya.

Pelajaran yang saya ambil dari mesjid dan sosok pemiliknya adalah bagaimana 'membelanjakan' rejeki di jalan Allah dengan tetap menjaga keikhlasan dan sikap rendah hati.


sayang kalau ga foto - foto di masjid bagus ;) 
180 kata 


Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba menulis : 1001 kisah masjid 



Senin, 20 Juni 2016

Tujuh Alasan Memilih Nissan Grand Livina sebagai Mobil Keluarga

Seberapa penting memiliki kendaraan roda empat? Kalau saya, terasa pentingnya ketika menjelang mudik seperti sekarang  ini, saat semua tarif angkutan naik dan itu pun harus dibeli jauh-jauh hari. Terlebih untuk pulang ke kampung halaman saya bisa di tempuh dengan kendaraan roda empat lewat jalan tol.

Mudik  tidak sekedar pulang tapi ungkapan segala bentuk kerinduan pada tanah kelahiran, kedua orangtua,  keluarga besar dan berbagi kebahagian dengan mereka. Tak heran berapa lama pun kemacetan tak pernah membuat orang kapok untuk mudik. Arti sebuah keluarga bagi masyarakat Indonesia memang sangat besar dan bukan hanya keluarga inti, juga kakek, nenek, Om, Tante, Pade, Bule dst, adalah satu kesatuan tak terpisahkan. Tak heran jika bicara mobil keluarga di Indonesia bicara kendaraan dengan kursi penumpang tujuh.

Pertimbangan itu juga yang kami gunakan saat memutuskan memiliki kendaraan. Harus cukup untuk menampung selain  keluarga inti  agar bisa mengajak mereka jalan-jalan.

Pertimbangan selanjutnya,  irit, nyaman, dan safety. Selebihnya biar Pak suami yang menentukan karena dia lebih mengerti detailnya. Irit bensin jadi keharusan agar tidak berat di ongkos saat jalan-jalan. Nyaman tak kalah penting, agar saat menepuh perjalanan jauh atau terjebak di kemacetan, kami tetap nyaman di dalam mobil. Safety atau keamanan nomor satu.

Setelah pilih-pilih dan diskusi panjang, lebih tepatnya pak suami menjelaskan pada saya tujuh  alasan yang membuat kami memilih  Nissan Grand Livina Mobil Pilihan Keluarga, saat membelinya tahun 2013.

Cukup banyak cerita perjalanan suka duka yang sudah kami ukir bersama si putih kesayangan kami. Menemani saat mudik, terjebak kemacetan di puncak selama delapan jam, berkeliling kota Tangsel saat kami pertama kali pindah kemari,  mengatasi kepanikan saat harus ke rumah sakit di malam hari karena si kecil demam tinggi.

keseruan kami bersama Grand Livina

Berikut tujuh alasan yang dijelaskan pak suami mengapa kami harus memilih grand Livina

Diproduksi pabrikan mobil besar dan terpercaya
Karena Grand Livina di produksi pabrikan mobil terpercaya yaitu PT Nissan Motor Indonesia   maka kami tidak perlu khawatir dengan layanan servis, kesedian suka cadang dan klaim asuransi kendaraan. Dealer Nissan yang tidak hanya melayani pembelian juga service tersedia di seluruh kota di Indonesia. Tak heran saat mudik posko Nissan mudah di temui di beberapa jalur mudik.
Fasilitas posko mudik Nissan selalu kami manfaatkan untuk rehat dan cek kendaraan. Gratis lho....

memanfaatkan posko mudik untuk rehat dan cek kendaraan 
Irit 
Grand Livina irit lho, 1 L bensin bisa menempuh perjalanan sepanjang 15 km.



Walaupun irit performanya  baik. Bisa melaju di jalan tol dengan kecepatan rata-rata tanpa merasa ringan karena bodinya kokoh. Power steringnya memudahkan saat berbelok dalam berbagai keadaan.

Desain Interior yang Nyaman
Kabin yang lapang memberi kenyamanan bagi penumpang maupun akomodasi barang yang di bawa.
Selain itu leather pada kursi lembut, nyaman dan empuk. Tak heran anak-anak pulas jika ketiduran dalam mobil. Grand Livina juga kedap suara dari mesin dan keriuhan di luar kendaraan, ini membuat pengendara terutama pak suami yang biasa menyetir jika kami bepergian bisa konsentrasi.

selain luas, leather dari kursi grand livina nyaman 

Luas dan lapang Memiliki Dimensi Ideal untuk sebuah mobil MPV
Bentuk ideal sebagai mobil MPV yang aerodinamis dan kestabilan berkendara layaknya sedan. Kabinnya cukup lapang dan memberi kenyamanan  bagi penumpang maupun barang bawaan.
Jika jalan-jalan dalam kota, kami selalu melipat kursi bagian belakang hingga bisa menjadi tempat bermain anak-anak.

bagasi yang berubah fungsi jadi area main saat di perjalanan
Safety
Pengaman duan SRS Airbag di sisi pengemudi dan penumpang yang mengembang otomatis saat terkena benturan keras dari depan. Dan setiap kursi di baris belakang di lengkapi safety bealt.



Rearviewkamera
Tampilan kamera belakang membantu melihat secara langsung apa yang ada di belakang kendaraan (tipe HWS only), ini memudahkan saat parkir di tempat sempit atau keramaian. Ketersediaan kamera cocok untuk Ibu-Ibu (seperti saya) yang sering kesulitan saat parkir.




Mesin 1500 CC
Mesin baru HR15DE 1500cc dengan dual injektor dan twin VTC (intake & exhaust) menghasilkan perpaduan optimal antara performa mesin dengan efisiensi bahan bakar. mesin 1500cc memungkin melaju cukup baik di jalan tol dan menaiki tanjakan.






Tujuh kelebihan Nissan Grand Livina yang membuat menjadi pilihan mobil keluarga Indonesia, termasuk keluarga kami.



Bagaimana Nissan Grand Livina menurut teman-teman?

Kamis, 16 Juni 2016

Jangan Biarkan Anyang-Anyangan Datang Kembali

Jangan heran jika kebanyakan perempuan pernah mengalami anyang-anyangan karena berdasarkan survey 5 dari 10 perempuan pernah mengalaminya, termasuk saya. Anyang-anyangan atau orang sunda bilang jeungjeuriheun gejalanya sakit buang air kecil dan buang air kecil  keluar sedikit-sedikit padahal rasanya mau mengeluarkan banyak. Kadang disertai darah dan demam.

Namun bukan berarti anyang-anyangan tidak terjadi pada kaum pria, hanya perempuan lebih rentan karena saluran kencingnya lebih pendek, penggunaan kontrasepsi dan saat menopause karena berkurangnya kadar estrogen.

Untunglah yang pernah saya alami, tidak sampai keluar darah atau demam, hanya sakit buang air kecil  dan sakit di bagian bawah perut. Waktu mengeluhkan hal itu pada Ibu (waktu itu saya masih kuliah dan kalau ada masalah menyangkut kewanitaan pasti ngadunya sama Ibu), dia menyarankan membasuh daerah V dengan air rebusan daun sirih setiap habis pipis. Namun berhari-hari dilakukan tidak kunjung ada perubahan, malah rasanya tambah sakit buang air kecil. Akhirnya berobat ke dokter.

Selasa, 14 Juni 2016

Beli dan Gadai Emas dengan Aman di Pegadaian

Manusia berencana  Tuhan menentukan, tepat seperti itulah yang terjadi pada saya dan keluarga. Tak pernah membayangkan akan meninggalkan kota Bogor setelah  memutuskan menetap di sana dengan membeli rumah (KPR). Secara tak terduga Pak Suami dapat penawaran kerja yang lebih bagus di daerah Tangerang, jadilah kami memutuskan pindah  dan menjual rumah di Bogor. Sebagai gantinya kami membeli sepetak tanah untuk di bangun rumah.

Membangun rumah dari nol  itu ternyata lebih  banyak rasa di banding membeli dengan KPR. Khawatir dan was-was saat hitungan di atas kertas meleset, mau tidak mau  uang kebutuhan harian terpakai untuk membeli semen, pasir atau keramik. Menunda pembangunan rumah berarti memperpanjang kontrakan, sama-sama mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Untunglah saya  memiliki simpanan emas yang bisa digadaikan. Walaupun tidak besar, bisa menutup biaya kebutuhan sehari-hari.

Kamis, 02 Juni 2016

Healty Skin Happy Baby; Cara Tepat Merawat Kulit Sensitif si Kecil

Hari sabtu minggu lalu saya mengikuti talkshow mengenai kesehatan kulit bayi. Healty Skin Happy baby; Cara Tepat Merawat Kulit Sensitif pada si Kecil, yang diadakan oleh majalah Mother and Baby dan Lactacyd Baby, sabun khusus untuk si kecil yang berkulit sensitif.

Talkshow ini bertempat di Igor’s Pastry Cafe dengan  narasumber  dr. Liem Hui Ling, Annisa Pramita selaku Brand Manager Lactacyd Baby, Mom Blogger Tara Amelz dan Adianti Reksoprodjo Founder and Trainer FitMumandBub dengan MC Sisca Becker. Di hadiri pula oleh MarComm dari majalah Mother and Baby Indonesia Palupi R.N.

Acara dimulai pukul sepuluh tapi banyak peserta datang lebih pagi termasuk saya. Jeda waktu ini di gunakan peserta untuk menikmati coffe break, foto-foto, terlebih ada beberapa foto corner yang menarik untuk di abadikan. Saya termasuk yang tidak mau ketinggalan untuk berfoto bersama di kecil.

Acara di buka oleh MC Sisca Becker dilanjutkan oleh MarComm Mother and Baby dan Brand Manager Lactacyd Baby.  Dalam kata sambutannya keduanya sama-sama berharap acara ini berguna bagi para Mama.

Dr. Liem menjadi pembicara pertama pada talkshow ini, menjelaskan perihal kulit bayi dan cara merawatnya yang tepat melalui video berupa slide.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...