Selasa, 13 November 2018

[BOOK REVIEW] I LOVE YOU MAM – I LOVE YOU DAD


Judul buku          : I LOVE YOU, MOM… (Bilingual Book)
Penulis                 : Arleen A
Penerbit              : BIP (Grup Gramedia)
Tahun                   : 2010   (sampai saat ini masih dicetak ulang)
Halaman              : 203 hal

Judul buku          : I LOVE YOU, DAD…(Bilingual Book)
Penulis                 : Arleen A
Penerbit              : BIP (Grup Gramedia)
Tahun                   : 2017
Halaman              : 212 hal
Harga                    : 125 K

Kedua buku ini bukan buku baru terbit tapi hampir setiap ke Gramedia lihat buku ini terdisplay di rak depan. Yap ini adalah salah satu buku best seller Arleen A.

Anak – anak sudah memiliki buku I LOVE YOU MOM sekitar 5 tahun (penampakannya sudah lusuh banget ya hahaha). Yang I LOVE YOU DAD baru sekitar setahun.

Walaupun bukan buku baru yang dimiliki anak – anak dan sudah berkali – kali di baca, tapi tetap kalau sudah lama mejeng di rak di buku, minta dibaca ulang dengan semangat. Mungkin karena pada dasarnya anak – anak senang mengulang sebagai cara mereka belajar.

Oh ya kedua buku ini bilingual dengan diksi bahasa Inggris sederhana, cocok  untuk anak – anak yang memang tengah belajar bahasa Inggris. Kedua anak saya mulai senang dibacakan versi bahasa Inggrisnya, otomatis kosa kata bahasa Inggris mereka bertambah.

Rabu, 07 November 2018

Tips Menabung dan Mengelola Tabungan Emas


Foto pinjaman dari liputan6.com

Berawal dari obrolan  biaya pendidikan yang tinggi, bahasan jadi meluas ke soal investasi.

Sebagai ilustrasi berikut biaya kuliah di Universitas pilihan;



Wow banget ya, inget zaman kuliah dulu (98) semesteran cuma 450 ribu itu pun terbilang mahal karena kuliah di MIPA ada praktikumnya.

Selasa, 30 Oktober 2018

Rumah dan Kendaraan Idaman di Drive Home Expo 2018

Impian Pasangan Baru Menikah

Seperti kebanyakan banyak pasangan baru menikah, target pertama adalah memiliki rumah, target kedua kendaraan roda empat, selain memiliki buah hati tentunya. flash back ke 10 tahun lalu. 

Waku itu saya masih bekerja dan kantornya terletak di tengah kota Bogor, untuk menyesuaikan dengan pendapatan tentu kami harus mencari rumah pinggiran kota. Sebagai pendatang di kota Bogor kami kebingungan mencari perumahan yang lingkungannya bagus dan dekat dengan sarana public. Jadilah tiap weekend kami keliling pinggiran kota Bogor, dari Dramaga, Bojong gede, Cilebut, Bogor Baru, Ciomas, Cibinong, mencari perumahan dengan harga pas di kantong.  Kebayanglah capeknya, naik motor panas – panasan bawa anak batita. Tapi demi si rumah idaman dijabanin.

Alasan mencari rumah di perumahan agar mudah transaksi dengan  kpr ini walaupun harganya agak lebih mahal di banding rumah di perkampungan biasa.

Seorang teman pernah ngasih saran, capek –capek keliling mending ke e pameran properti aja. Pameran properti seringnya diadakan di Jakarta dan untuk ke Jakarta perjuangannya lebih berat, naik KRL jaman itu (10 tahun yang lalu gitu lho) belum senyaman sekarang.

Alhamdulillah akhirnya dapat rumah idaman dengan cicilan pas di kantung. Impian selanjutnya memiliki kendaraan roda empat. Sebenarnya untuk sehari – hari kami biasa memakai roda dua atau transportasi publik. Terasa butuhnya kalau pak suami harus tugas saat weekend ke luar kantor dan biasanya sampai malam atau saat menjenguk/mudik orangtua di luar kota.  Untunglah survey untuk membeli kendaraan tidak seribet saat mencari rumah.

Seiring kemajuan teknologi internet, mencari apapun kini menjadi lebih mudah, termasuk rumah dan kendaraan. Survey harga, denah rumah (termasuk luas) dan spesifikasi kendaraan depan laptop sambil ngopi.  Atau via smartphone sambil nunggu antrian.

Ini juga yang kami alami saat harus menjual rumah di Bogor karena pak suami pindah kerja ke Tangerang. Kami survey harga dan lokasi rumah via portal properti. Kontak – kontak dengan pemilik rumah/agen  untuk cari tahu lebih detail, kalau terasa di hati klik baru didatangi dan ini jauh lebih menghemat waktu, tenaga dan materi.

Untuk urusan kendaraan ada portal otomotif tercaya yaitu www.mobil123.com. Untuk pilih - pilih kendaraan saya serahkan pada Pak Suami karena dia lebih paham soal spesifikasi, bu Istri mah yang penting ga kehujanan hehehe.


Kurang puas hanya lhat – lihat di portal online karena memang ada rencana membeli rumah atau kendaraan dalam waktu dekat? Pas banget bulan depan yang berartui tinggal 2 hari lagi, ada pameran Drive HomeExpo 2018 di ICE BSD City Tangerang.



Pameran hasil kerja sama  Rumah.com dan Mobil123.com yang akan berlangsung pada 2-4 November 2018 di ICE BSD City, Tangerang.  Pameran yang digelar oleh portal propertiterdepan di Indonesia dan portal otomotif no 1 di Indonesia ini menggabungkan deretan produk – produk otomotif dan properti.

Senin, 22 Oktober 2018

Tips Mendapatkan Tiket Kereta Api dengan Harga yang Ramah di Kantong

Tiket Kereta saat ini menjadi hal pertama yang dicari bagi para pelancong. Karena selain pesawat, kereta api merupakan salah satu transportasi yang cukup banyak jadi pilihan masyarakat untuk berpergian jauh. Tidak hanya sekedar karena cukup terjangkau dari segi biaya saja, melainkan juga naik kereta api dirasa lebih menyenangkan. Dari sisi jam keberangkatan dan juga kedatangan, kereta api cenderung lebih pasti sehingga dapat membuat waktu pun lebih efisien bukan? Selain itu, jika dibandingkan dengan bus, jelas kereta api lebih dapat mempersingkat waktu tempuh perjalanan karena bebas macet.


Menghemat dana ketika bepergian pasti menjadi sebuah hal selalu diinginkan setiap orang. Termasuk soal menghemat biaya transportasi. Nah, lantas bagaimana caranya untuk mendapatkan tiket kereta api dengan harga yang murah? Sejatinya tak terlalu sulit untuk mendapat tiket kereta tanpa harus menguras kantong terlalu dalam. Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

Sabtu, 20 Oktober 2018

SMK ORA et LABORA dengan Keahlian Teknik Pembangkit Tenaga Listrik


Masuk SMK siapa takut? Kenyataannya pilihan ke sekolah SMK bukanlah pilihan favorit, beberapa karena keterpaksaan agar cepat bekerja. Salah satu yang seperti ini saya. Iya saya masuk SMK karena pengen cepat bekerja bantu perekonomian keluarga, padahal  NEM kala itu bisa  masuk SMA favorit di Bandung. Saya masuk SMK Analis Kimia, Alhamdulillah begitu lulus langsung bekerja. Tapi jalan hidup berkata lain, coba – coba ikut UMPTN (istilah sekarang SMPTN), Alhamdulillah keterima kimia unpad.

Jadi kalau ada yang bilang lulus SMK ga bisa kuliah di universitas negeri favorit salah besar lho, beberapa teman SMK saya bisa lho masuk itb.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...