Jumat, 26 Agustus 2016

Kabin Kendaraan Sehat dan Nyaman dengan Sakura Filter

Kabin kendaraan terlihat bersih belum tentu sehat
Pernah mengalami, saat masuk mobil tiba-tiba batuk karena tenggorokan gatal? Saya tidak tapi si kecil yang mengalami. Saya memberinya air minum, untuk beberapa saat batuknya reda namun sesekali batuk lagi. Begitu terus sepanjang perjalanan. Saya tidak ngeh jika batuknya disebabkan kendaraan kami  yang  sudah sekian lama belum dibersihkan kabinnya sampai Pak suami bilang; “Ade batuk kayaknya  gara-gara kabin mobil belum divakum nih, tuh begitu turun dan jalan batuknya reda.”Iya juga ya begitu sampai tujuan dan turun dari kendaraan, batuknya reda.

Batuk adalah respon alami dari tubuh sebagai sistem pertahanan saluran nafas jika terdapat gangguan dari luar. Respon yang berfungsi membersihkan lendir atau penyebab iritasi agar keluar dari paru-paru dan saluran nafas bagian atas.

Ehm, sangat mungkin dugaan Pak suami tepat karena jika diamati lebih detail, kabin kendaraan kami yang nampak bersih tidaklah bersih, ada tisu kotor yang tercecer, tumpahan kopi  yang kering - pulang pergi kantor Pak suami selalu bekal kopi - alasannya penghilang ngantuk dan bosan selama perjalanan terlebih jika macet. Debu dan sedikit pasir bawaan dari  sepatu atau sandal kami. Saya pun jadi teringat tumpahan susu kotak di bawah jok yang lupa dibersikan. Oh ya belum lagi minggu lalu karena macet di tol fly over, Adik pipis di botol bekas air mineral dalam mobil. Ya, ampun lengkap sudah kotornya mobil kami. Ya waktu itu memang terbersit untuk cuci mobil tapi karena pulang malam kami lupa. Besok paginya kendaraan  dipakai ngantor.

Banyak yang tidak menyadari jika sumber kekotoran kabain kendaraan datangnya dari dalam kendaraan itu sendiri, merasa kendaraan bersih, padahal lebih dari seminggu tidak disapu, dilap atau divakum.

Beberapa penyebab kabin kendaraan kotor selain dari polusi udara luar;
1. Makanan atau minuman yang tumpah dan tidak segera dibersihkan.
2. Tisu kotor yang tercecer.
3. Kotoran dari alas kaki, entah tanah atau pasir.
4. Asap rokok jika pengemudi/penumpang adalah perokok.
5. Filter AC yang tidak dibersihkan secara berkala.


Saat diperjalanan, kendaraan adalah rumah kedua

Kabin kendaraan kotor media penyebar kuman penyakit
Setiap kendaraan roda empat dilengkapi AC (air conditioner) yang berfungsi mengatur udara di dalam ruang sehingga suhu dan kelembabannya bisa diatur. AC dilengkapi filter untuk menyaring udara sehingga udara yang dikeluarkan bersih, bebas debu dan partikel penggangu lain.

Namun sayangnya, tidak semua AC kendaran dilengkapi AC yang dilengkapi fitur anti jamur dan bakteri, sehingga ceceran sisa makanan (tidak bawa cemilan saat berkendara dengan anak-anak bagi saya tidak mungkin) yang kemudian berjamur akan  mengotori kabin kendaraan, begitupun bakteri yang bisa saja ada terbawa alas kaki.

Dan ini juga yang sering tidak kita sadari, bahwa mungkin bakteri dan jamur yang bersarang di kabin kendaraan jadi penyebar penyakit saat kondisi tubuh kita lemah. Area di bawah jok yang biasanya lupa untuk selalu dibersihkan kecuali saat dibersihkan (cuci) di bengkel.

Merasa udara yang dikeluarkan AC kendaraan masih dingin, AC tidak diservis untuk dibersihkan filternya. Filter AC yang kotor menurunkan kualitas udara karena disana menempel kotoran, debu dan jamur. Dan kotoran ini akan tersembur ke dalam kabin saat AC dinyalakan. Efeknya kabin menjadi tidak sehat malah menjadi sumber penyakit.

Polusi udara di Jakarta dalam taraf mengkhawatirkan
Cara manual untuk membuat sirkulasi udara dalam kabin kendaraan baik adalah dengan cara setiap dua jam membuka sedikit jendela kendaraan tapi sayangnya itu tidak bisa dilakukan saat berkendara di kota-kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya. Karena sama saja dengan memasukkan racun karena polusi udara di Jakarta sudah cukup mengkhawatirkan.

Seberapa parah polusi udara di Jakarta?  Berhubung jika kemana-mana sendiri untuk urusan pribadi atau menulis blog ke Jakarta saya pengguna transportasi massal seperti kereta, busway dan gojek, tak tahu berapa angka polusi di Jakarta saya sudah bisa merasakan bahwa tarafnya mengkhawatirkan. Udara panas dan pengap, asap kendaraan meruap dari segala arah berikut partikel debu, tak jarang pandangan jadi kabur bukan karena kabut tapi asap. Ya, memang tidak setiap ruas jalan seperti itu tapi fakta yang saya baca dari artikel health.detik.com, ada yang menyebut polusi udara di Jakarta sudah dalam taraf berbahaya.

Dan 70% nya di sumbangankan kendaraan bermotor yang tentunya mengandung gas buangan beracun kabon dioksida. Efeknya tentu saja bukan hanya udara menjadi panas tapi kesehatan terganggu. Dan yang paing sering terjadi infeksi saluran nafas.

So, jangan abaikan masalah membuka tutup kendaraan di kota Jakarta terutama pada saat traffic jam.

Kendaraan adalah rumah kedua
Bagi Pak suami, bisa dibilang kendaraan adalah rumah kedua, bukan hanya karena setiap hari menghabiskan waktu sekitar 3-4 jam dalam kendaraan selama pulang pergi kantor.  Bagi kami sekeluarga, kendaraan bisa jadi rumah kedua saat akhir pekan karena menemani kami kesana – kemari untuk berbagai keperluan.

Karena cukup panjang durasi yang kami habiskan dalam kendaraan maka kebersihan dan kenyamanan kendaraan adalah keharusan. Sayangnya karena kesibukan, terlebih Pak suami pergi pagi pulang malam, niat membersihkan kendaraan secara rutin setiap minggu – terutama untuk membersihkan dengan cara memvakum- selalu saja tertunda lalu lupa atau keburu kendaraan kami pakai. Seperti kejadiaan beberapa waktu lalu yang menyebabkan si kecil batuk.

Tapi kini tidak perlu khawatir lagi setelah tahu ada Sakura Cabin Air Filter.
Apa sih Sakura Cabin Air Filter? Sakura Cabin Air Filter adalah penyaring udara untuk kabin sehingga udara dalam kabin menjadi sehat dan nyaman. Apa semua jenis kendaraan bisa memakai sakura filter? Sakura cabin air filter tersedia untuk berbagai macam tipe dan merk kendaraan, lengkapnya bisa di lihat di www.sakurafilter.com

sumber gambar google

Sesuai namanya, sakura filter berfungsi menyaring udara dalam kabin sehingga kabin bersih, sehat dan nyaman.
Keunggulan Sakura Cabin Air Filter
Dengan tiga lapisan penyaring yaitu
  1. Lapisan Bio Guard melindungi kabin  dari virus, kuman, allergen, nakteri atau jamur
  2. Lapisan karbon, menghilangkan bau yang tidak sedap dan mengurangi dampak dari adanya gas berbahaya.
  3. Lapisan pelindung, menghilangkan partikel mikroskopis dan serbuk sari.
Keunggulan lain
Sakura Cabin Air Filter juga memberikan perlindungan dengan menghentikan pertumbuhan virus pembawa penyakit.

Lapisan Bio-Guard nya mampu menonaktifkan bakteri berbahaya di udara dan mencegah pertumbuhannya. Mampu mencegah alergi karena dapat memperbaiki sirkulasi udara dank arena lapisan penyaringnya memiliki daya serap tinggi yaitu mampu menyerap hingga ukuran < 2.5 mikron.

Mampu menyaring partikel debu hingga 2.5 mikron atau dalam satuan SI 0.0025mm. Lapisan karbon dari sakuran cabin air filter menghilangkan bau tidak sedap dan berbahaya dari polutan gas SO2 (sulfur dioksida) dan No (nitrogen oksida).

Oh ya untuk efisiensi  dan hasil maksimal penggunaan sakuran cabin air filter, harus diganti setiap 15000 km atau 1 tahun sekali terhitung dari tanggal instalasi.


Keunggulan Sakura Cabin Air Filter
 Bagaimana cara memasang Sakuran Cabin Air Filter? Berikut gambar langkah-langkahnya;

sumber gmabar google

Sakura Cabin Air Filter adalah salah satu produk dari Sakura Filter, sebuah perusahaan yang menyediakan solusi suku cadang untuk otomotif dan industri.


Semua produk Sakura Filter diproduksi sesuai dengan standar SAE, JIS, dan DIN, untuk memenuhi efisiensi harapan hidup, getaran, impuls untuk jaminan kualitas terbaik. Semua produk juga teruji dengan ISO/IEC 17025 : 2005 dan terakreditasi laboratorium.


Mengapresiasi Karya si Kecil

Sukar menghilangkan kebiasaan mengomentari  karya si kecil, dengan persepsi bagus menurut saya sebagai orang dewasa. Misal, “Masa kudanya warna pink?”
“Kan kudanya perempuan.”
Ya tetap aja kali mau betina atau jantan kuda tidak ada yang berwarna pink, pikir saya keukeuh.

Atau,”Coba gambarnya seperti begini, kan cantik.”
“Tapi kan aku ga bisa. Mama aja gak bisa gambar.”
Maksudnya sih minta dia belajar menggambar seperti contoh yang saya sodorkan. Kemudian saya sadar, cara saya salah…

Terlalu banyak berkomentar negatif dengan cara yang salah pula, katanya bisa membuat anak frustasi bahkan kapok untuk bereksplorasi dengan imajinasinya, saya lupa di mana saya pernah membaca artikel yang menyebutkan hal itu. Kalau dipikir-pikir ada benarnya.  Gimana gak frustasi udah senang-senang menuangkan khayalan dalam bentuk gambar dengan kuda perempuan (warna pink) terus Mamanya bilang, salah. Salah hanya karena imajinasi yang berbeda.

Rabu, 10 Agustus 2016

Nge-Blog Kreatif; Kreativitas Tanpa Batas Bersama Faber-Castell



Merasa beruntung itu terpilih ikut workshop Nge-Blog Kreatif bareng Faber-Castell hari minggu tanggal 7 Agustus 2016 di Main Atrium – Lippo Mall Kemang. Acaranya membuat kreasi dan menghias benda dengan Connector Pen Craft  & Creative Maker Faber-Castell. Merasa beruntung bukan karena saya jago gambar, sebaliknya saya kurang percaya diri jika disuruh menggambar, saya lebih suka mewarnai.  Jadi ikut event ini kesempatan belajar dan mengembangkan percaya diri  soal menggambar sekaligus mau menularkan apa yang didapat  pada kedua si kecil saya yang memang suka banget menggambar dan mewarnai.

Event workshop Nge-Blog Kreatif ini merupakan rangkaian dari pameran Kreativitas Tanpa Batas yang diadakan oleh  Faber-Castell. Bukan pameran pertama yang diadakan Faber-Castell dan bukan hanya di kota Jakarta, untuk tahu lebih lanjut event ini bisa intip di IG nya @FaberCastell_ID.

Ethica, Baju Muslim Pilihan Keluarga

Pakaian muslim yang nyaman


foto koleksi pribadi

Pada beberapa kesempatan saya membiasakan Kaka (AZE) memakai pakaian muslim. Niatnya untuk pembiasaan dan mengenalkan pakaian muslim yang kelak harus ia kenakan jika sudah akil baliq. Walaupun mulai dibiasakan tetap fleksibel. Artinya jika dia mengeluh kegerahan dan minta dibuka kerudungnya  saya persilahkan lalu setelah adem  dikenakan lagi, sambil diberi penjelasan kelak jika sudah baliq harus tetap dikenakan.

Pernah suatu kali dia protes saat saya minta mengenakan pakaian muslim.
“Aku gak mau pakai baju muslim ini gerah. Maunya yang ini, enak dingin walaupun keringetan. Kok bisa beda Ma, padahal sama-sama baju panjang.”
“Ini namanya kain katun.”
“Mama harusnya beli yang seperti ini.”

Selasa, 09 Agustus 2016

Seblak Bandung

Ngomongin Bandung rasanya tidak bisa dilepaskan dari kulinernya, benar gak? Jangan ngaku udah kulineran di Bandung kalau belum nyicipin yang namanya nasi timbel, colenak (yang sudah jarang ditemui) atau jajanan murah meriahnya yang ngehits macam cilok, cireng, cimol dan seblak. 

Beberapa waktu lalu seorang teman meng-upload foto seblak hasil masakannya di IG berikut caption asal muasal seblak. Sebagai orang Bandung (lahir dan besar di sana) saya baru tahu asal muasal seblak ini. Jadi begini ceritanya; seblak ini awalnya masakan para santri mondok (di daerah Jabar) jika akhir bulan, saat bekal kiriman orangtua menipis.  Untuk mengirit, makan dengan kerupuk yang diolah jadi bercita rasa, jadilah seblak.

seblak home made 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...