Jumat, 05 Oktober 2018

KIN Fresh Milk, Susu Sapi yang Aman untuk Pencernaan

“Ma, Jojo ada di iklan handphone,” ujar adik (6yo) beberapa hari lalu dengan  nada takjub.

“Dede baru tahu. Jojo, ada iklan lain juga,” timpal si Kaka (10yo).

Yap, Jojo yang dimaksud mereka adalah Jonathan Christie. Jojo hanya satu dari beberapa atlet badminton yang dikenal anak- anak sejak perhelatan Asian Games kemarin. Efek Mamanya suka nonton pertandingan badminton di tv dan anak – anak ikut nonton karena libur sekolah. Mereka hapal mana Kevin mana Gideon padahal Mamanya masih ketuker  antara duo minions itu. Tanpa mereka sadari sepertinya mereka mengidolakan beberapa pemain badminton itu dan saya mulai mensisipi dengan nasehat kalau mereka berdua sudah antusias ngobrolin atlet badminton jagoannya.

Menyisipi dengan nasehat bagaimana idola mereka berprestasi karena latihan yang konsisten, melawan rasa malas, bosan dan lelah. Dan tentunya tak harus jadi pemain badminton untuk berprestasi  tapi sesuai kemampuan dan hal yang anak - anak  sukai. Juga nasehat bergaya hidup sehat seperti para atlet itu dengan makan makanan bergizi dan olahraga.

“Fisik mereka kuat dan tidak mudah capek karena makanannya ga sembarangan dan rajin minum susu,” ujar saya, teringat  saat salah seorang komentatornya badminton Asian Games yang bercerita  jika Jojo sejak kecil memang disiapkan orangtuanya untuk jadi atlet bulu tangkis.  Jojo rutin  mengkonsumsi susu sehingga fisiknya kuat dan postur tubuhnya tinggi. Ini memotivasi saya dan anak – anak agar rajin minum susu. Gen memang berperan dalam menentukan tinggi atau pendek postur  tubuh seseorang tapi nutrisi juga sangat berperan. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi itu salah satunya dengan mengkonsumsi susu.




Terlebih gen yang saya dan suami bawa untuk anak - anak untuk ukuran fisik tidak tinggi jadi perlu usaha ekstra agar tinggi anak - anak lebih tinggi dari kami. Mengenai hal ini pernah saya konsultasikan dengan dokter anak, beliau bilang tinggi anak- anak minimal kami sama dengan kami agar bisa lebih tinggi harus diimbangi dengan nutrisi dan olahraga. Dan rutin mengkonsumsi susu adalah salah satu yang direkomendasikan. Jadi kalau anak - anak menolak minum susu dengan alasan bosan saya motivasi dengan pengetahuan kesehatan dan tinggi badan. Kadang agar mereka tidak bosan minum susu saya beri mereka susu dengan rasa yang berbeda atau susu dicampur jus buah.

Orang Dewasa pun Perlu Minum Susu
Padahal   konsumsi susu tidak  hanya diperlukan anak – anak yang dalam masa perkembangan dan pertumbuhan, orang dewasa pun perlu mengkonsumsi susu untuk menjaga kesehatan tulang serta mengurangi resiko penyakit osteoporosis.

Osteoforosis atau pengeroposna tulang merupakan salah satu  penyakit yang kerap dialami oleh orang lanjut usia. Penelitian dari jurnal Archives of Osteoforosis mengungkapkan bahwa salah satu fakta seseorang terkena osteoporosis adalah karena kurangnya asupan kalsium.

Salah satu cara mencegah osteoporosis adalah dengan mengkonsumsi susu karena kandungan kalsiumnya penting dalam menjaga kepadatan tulang Susu. 
Manfaat lain susu bagi orang dewasa;
1.      Sumber protein, diperlukan tubuh sebagai sumber energi dan regenerasi sel
2.      Kandungan kalsiumnya dapat menjaga kesehatan gigi dan tulang
3.      Memperbaiki tekanan darah karena dapat menggerakkan dinding pembuluh darah sehingga tetap  stabil.
4.      Mampu mengurangi stress karena susu mengandung Tyrosine yang mendorong hormon kegembiraan dan membuat tidur lebih nyenyak. Jadi kalau sedang gelisah tidak bisa tidur di malam hari, coba deh dengan minum segelas susu hangat. 5.
5.      Melindungi tubuh dari radikal bebas

Nutrisi dalam segelas susu
Susu sapi banyak mengandung vitamin, mineral  dan berbagai macam asam amino yang baik bagi kesehatan tubuh.  Ini lho nutrisi dalam segelas susu;
Protein, sebagai sumber energi dan bahan pembentuk sel atau regenerasi sel yang rusak.
Karbohidrat, sebagai sumber energi untuk proses metabolisme dalam tubuh.
Potasium, yang menggerakkan dinding pembuluh darah agar tetap stabil, mencegah penyakit darah tinggi dan jantung.
Zat besi, tembaga dan vitamin A dalam susu mempunyai fungsi terhadap kecantikan, yaitu untuk mempertahankan kulit tetap bersinar. 
Kalsium, menguatkan tulang. 
Magnesium, menguatkan jantung dan sistem saraf sehingga tidak mudah lelah.
Kandungan yodium dan leticinnya dapat meningkatkan secara drastis meningkatkan kerja otak besar. Kandungan seng pada susu sapi dapat membantu menyembuhkan luka dengan cepat.
Vitamin B2 yang terkandung di dalam susu sapi dapat membantu meningkatkan ketajaman penglihatan.

Setiap 100 gram susu terkandung panas sebesar 70.5 kilokalori, protein sebanyak 3.4 gram, lemak 3.7 gram, mengandung kalsium sebesar 125 miligram, sementara prosentase penyerapan dalam tubuh sebesar 98% – 100%.

Kebiasaan Minum Susu pada Masyarakat Indonesia
Menurut sejarah susu sapi mulai dimanfaatkan manusia sebagai bahan pangan sejak jaman sebelum masehi. Diperkirakan pemanfaatan susu sapi  masuk daratan Eropa pada abad 5000 SM. Masyarakat Indonesia mulai memanfaatkan susu sapi sejak kedatangan Belanda abad 18. Pada perkembangannya konsumsi susu sapi masyarakat Indonesia masih sangat rendah dibandingkan dengan Negara ASEAN lain. Berdasarkan data kementerian Pertanian tahun  2016 konsumsi susu di Indonesia saat ini masih lebih rendah dibandingkan dengan Negara lain yaitu hanya 11,8 liter/kapita/tahun, termasuk konsumsi olahannya seperti keju dsb. Bandingkan dengan Negara Malaysia 36,2 liter/kapita/tahun, Myanmar 26,7 liter/kapita/tahun, Thailand 22,2 liter/kapita/tahun.

Salah satu penyebabnya masyarakat belum memahami manfaat mengkonsumsi susu bagi kesehatan. Namun ada sebagian masyarakat yang enggan mengkonsumsi susu sapi karena menyebabkan diare, membuat mual dan alergi.  

KIN Fresh Milk Susu Sapi dengan Protein A2

Menurut pakar gizi, dr. Rizal Alaydrus, MSc," Gejala mual, kembung dan atau diare setelah mengkonsumsi susu terjadi karena kandungan protein beta casen A1 dalam susu yang bereaksi dengan protein pencernaan lainnya dalam tubuh, sehingga memicu gejala yang menyerupai intoleransi terhadap laktosa, seperti ketidaknyamanan perut, flatulensi (akumulasi gas dalam perut dari usus besar), kembung dan diare yang terjadi setelah mengkonsumsi susu.

Susu sapi pada umumnya memiliki kandungan protein Ai dan protein A2 dengan rasio 40% dan 60%. Awalnya sapi di seluruh dunia hanya menghasilkan protein A2 saja namun seiring berjalannya waktu dan adanya mutasi genetik saat ini semakin banyak sapi yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A1. 




Susu sapi dengan protein A2 lebih baik dari segi nutrisi maupun dari segi toleransi oleh sistem pencernaan. Susu yang hanya mengandung protein A2, dipercaya lebih mudah dicerna oleh tubuh dan nutrisinya lebih mudah diserap. sapi A2 didapat dari proses seleksi alami dengan melalui seleksi tes DNA, tanpa rekayasa genetik. 

Kandungan protein ini yang membedakan susu kemasan KIN dengan susu lain. KIN Fresh milk adalah susu segar dalam kemasan yang diproduksi oleh PT ABC Kogen dairy. KIN Fresh Milk adalah  susu segar dari sapi A2. PT ABC Kogen Dairy hanya memelihara jenis sapi yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A2 saja. 




Seluruh sapi di peternakan KIN menjalani proses pemeriksaan ketat, dimulai dari kualitas kesehatan, kondisi hidup, hingga pemeriksaan DNA untuk memastikan susu yang dihasilkan tidak mengandung protein A1. 

KIN Fresh Milk terdiri dari 3 varians rasa: original tanpa penambahan rasa apapun jadi varians dengan botol merah ini 100% susu segar, rasa cofee dan coklat dengan penambahan rasa cofee dan coklat yang tentunya tidak mengurangi kualitas susu segarnya. 




Oh ya KIN Fresh Milk diproses dengan teknologi aseptic untuk menjamin kualitas dan keaegarannya.















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...