Selasa, 22 November 2016

Cara Mudah Membuat Website untuk UKM

Berawal dari iseng-iseng tapi serius jualan online di sebuah market place online dan ternyata mendapat respon baik, saya mulai menseriusi keisengan jualan online ini. Langkah pertama menseriusinya adalah aktif mempromosikan dan berjualan tidak hanya secara online juga offline. Tujuannya agar produk dikenal luas dan penjualan meningkat.  Langkah kedua, membuat website.

Bukannya membuat website itu sukar dan ribet? Lagipula kan cuma bisnis skala ukm dan masih pemula, kalau membuat   website kan mahal, apa keuntungan memiliki website sebanding dengan hasilnya? Biasanya itu jadi pertanyaan banyak orang termasuk saya, dulu.  Setelah mengenal blog dan aktif ngeblog, saya jadi tahu, cara membuat website ternyata tidak sesulit yang saya bayangkan sebelumnya. 



Sebagai wirausaha pemula dan berskala ukm, saya memilih  website  berbasis blog tapi dengan domain dotcom, jadi biaya bisa lebih murah. Tapi jika usaha sudah maju dan berkembang pesat, akan mempertimbangkan membeli hosting sendiri. Memiliki website sangat penting untuk menunjang star up bisnis.

Pengalaman menjadi blogger selama bertahun – tahun juga membuat saya merasakan manfaat dan tahu bagaimana blog bisa membranding sebuah produk, blog, website  menjadi media komunikasi pelanggan, blog sebagai sumber informasi bagi pengguna produk dan media promosi online 24 jam.



Kenapa walaupun  website berbasis blog  sebaiknya berdomain dotcom? Bagi saya memakai domain com adalah sebagai bentuk keseriusan sekaligus branding produk yang dijual.  Bukan berarti saya menilai yang tidak memakai domain com tidak serius lho.

Biaya domain dotcom dibayar pertahun dan sebulan sebelum jatuh tempo kita akan dikirimi email pemberitahuan untuk membayar sebelum jatuh tempo, jadi tidak akan kelupaan membayar hingga alamat blog kita diblok. Tapi bagaimana jika tetap lupa membayar saat jatuh tempo hingga website diblok? Pertanyaan itu persis dengan kejadian yang saya alami bulan Agustus lalu, saat blog ini jatuh tempo. Saya lalai membayar karena dikira sudah dibayarkan Pak suami karena dulu yang mendaftarkan blog ini menjadi domain com adalah beliau.

Sempat panik beberapa menit tapi kemudian saya menghubungi CS yang sedang online. Setelah melakukan pembayaran (via m-banking)  web kembali normal saat itu juga.


Website untuk Star Up UKM
Beberapa waktu lalu saya membuat website sendiri, website berbasis blog lalu sekitar  sebulan lalu merubahnya  menjadi berdomain dotcom,  website berbasis blog (bikinnya dibantu  Pak Suami sih sebenarnya hehehe) khusus untuk wirausaha yang saya kelola.

ifarming-id.com

Domainnya saya beli dari Domanesia karena sudah pengalaman tiga tahun memakai domain dari DomaiNesia untuk blog www.rinasusanti.com, pelayanannya memuaskan dengan harga kompetitif. Dan yang tidak kalah penting, kemudahan merubah jadi alamat dotcomnya,  cocok untuk ibu-ibu seperti saya yang kadang tidak mau ribet urusan otak atik blog, pengennya tinggal nulis, publish dan share. Andaipun kesulitan CS yang online siap membantu kapanpun, bisa melalui email atau chat di websitenya DomaiNesia. Responnya sangat cepat. Ini berdasarkan pengalaman saat saya lalai membayar domain padahal sudah jatuh tempo.

Semudah apa sih membuat website berbasis blog berdomain di DomaiNesia?
Langkah pertama buat blog di platform blogspot, wordpress atau platform lain. Lalu lakukan langkah di bawah ini;



Karena masih baru jumlah artikel di website wirausaha saya masih terbatas, layout dan template masih dalam proses perbaikan.  Masih belum sempurna. Website ini selain berisi profil wirausaha juga informasi yang berhubungan dengan produk yang saya jual, seperti info berkebun, projek yang kami tangani, inspirasi taman dan kebun di rumah. 

Kedepannya saya ingin website ini berfungsi sebagai toko online, penyewaan tanaman hias untuk perkantoran  dan website rujukan seputar berkebun bunga, sayur dan buah di rumah yang dilengkapi video tips dan trik berkebun.

Walaupun baru sebulan, manfaat memiliki website untuk wirausaha sudah saya rasakan. Kemarin saya kedatangan calon pembeli dari Batam (datang langsung bukan bertanya melalui email atau WA), ketika saya tanya darimana tahu kebun anggrek saya, dia jawab, dari hasil googling lalu ketemu website saya. Setelah puas selfie baru mereka nego harga.


Berikut manfaat website untuk star up bisnis yang saya rasakan;
Marketing secara online 24 jam dan Menghemat Biaya Pemasaran
Di jaman serba digital saat ini untuk mencari apapun tinggal mengetikkan kata kunci di google. Dengan memiliki website, bisnis kita akan terdeteksi google  dan bisa jadi rujukan saat seseorang memasukkan kata kunci yang cocok dengan produk yang kita jual. Dengan begitu secara otomatis, produk akan teriklankan selama 24 jam tanpa biaya.

Portopolio wirausaha
Website menjadi representasi wirausaha kita dengan begitu pelanggan dan calon pelanggan akan mengetahui produk dan pelayanan yang kita tawarkan.

Menciptakan pelanggan loyal
Saat pelanggan tahu kita memiliki website tingkat kepercayaannya akan meningkat dan  merasa mudah menghubungi kita jika ingin menanyakan atau komplain produk yang dibelinya. Jika pembeli puas dengan produk dan pelayanan yang diberikan, dia akan menjadi pelanggan loyal dan merekomendasikan pada teman atau kerabatnya.

Legitimasi secara tidak langsung
Bisa dikatakan dengan membuat website kita meresmikan wirausaha yang kita jalankan dan mengumumkannya ke publik. Otomatis tanggung jawab makin besar terhadap pelanggan dan calon pelanggan. Kita dituntut lebih serius mengembangkan wirausaha dan memberikan pelayanan. 

Mempelajari Pasar
Dari interaksi dengan pelanggan dan calon pelanggan kitat dapat mempelajari dan mengetahui keinginan pasar.

Begitulah sekelumit pengalaman saya membuat website untuk star up wirausaha. Tidak ragu lagi kan membuat website untuk  wirausaha? Mudah kok dan yang pasti banyak manfaatnya untuk kelangsungan wirausaha .

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog DomainNesia



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...