Jumat, 21 Oktober 2016

Suatu Hari di Pasar Bunga Rawa Belong



Beberapa waktu lalu mengajak anak-anak 'belajar' ke Pasar Bunga Rawa Belong.  Sebenarnya setiap mengajak anak ke tempat baru pasti mereka secara otomatis belajar hal baru, bedanya kali ini saya dan Pak suami menseriusinya dan memberi tahu maksud kami mengajak mereka ke suatu tempat. Yap ide ini terinspirasi dari para homeschooler hehehe. Tempat jalan-jalan di sesuaikan dengan waktu, budget dan kepentingan, biar  sering – minimal sebulan sekali, kami memilih tempat-tempat sekitaran Jabodetabek dulu.

Oh ya pasar bunga Rawa Belong untuk dikenal sebagai salah satu tujuan wisata  kota Jakarta lho. Para pedagang di sini sudah tidak heran dengan kedatangan wisatawan asing yang kemudian menfoto bunga - bunga. Wisatawan umumnya datang pada malam hari, saat pasar hiruk - pikuk dan jutaan tangkai bunga datang.


Pasar sudah tidak asing lagi bagi anak-anak karena tiap minggu saya mengajak mereka ke pasar untuk belanja. Tapi kali ini agak beda, kami mengajak mereka ke Pasar Bunga.

Rawa Belong Jakarta identik dengan pasar bunga begitupun sebaliknya, walaupun di beberapa sudut kota Jakarta ada pasar bunga. Itu karena  Pasar Bunga Rawa Belong lengkap dan besar. Tidak hanya terdapat puluhan kios yang menjajakan beragam bunga potong segar  juga toko yang secara tidak langsung berhubungan dengan bunga. Seperti toko properti dekorasi pesta pernikahan, toko vas bunga beragam bahan dan bentuk, toko bahan membuat bunga papan, toko florist dan toko khusus pembuat bunga papan. Bunga papan itu bunga untuk ucapan selamat atau dukacita itu lho.

Dan jumlahnya berderet. Banyak pilihan lah buat teman-teman yang wirausahanya berhubungan dengan bunga atau wedding organizer terutama dekorasi.

Oh ya yang dijual bukan hanya bunga potong fresh dan segar, juga bunga bekas. Kok bisa? Yuk simak cerita lengkapnya.

Sekilas sejarah pasar bunga Rawa Belong
Berawal dari masyarakat setempat yang suka bercocok tanam bunga terutama anggrek dan hasil panenan bunga itu lalu dijajakan disekitar jalan Rawa Belong, jadilah daerah ini terkenal sebagai tempat mencari bunga segar. Seiring waktu peminat bunga meningkat hingga akhirnya pada saat pemerintahan Gubenur DKI Ali Sadikin, dibangun los pasar bunga.

Seiring pembangunan, lahan pertanian bunga di kawasan Rawa Belong tergusur. Para petani mencari lahan baru di daerah Bogor. Hingga akhirnya pasar bunga Rawa Belong hanya menjadi sentra pasar bunga yang dipasok dari berbagai kota di Indonesia seperti Bogor, Bandung, Sukabumi, Malang dan kota-kota penghasil bunga lainnya. Tersedia juga bunga import.

Kabarnya pasar bunga Rawa Belong adalah pasar bunga terbesar di Asia Tenggara dengan transaksi yang terjadi mencapai milyaran rupiah.

Menikmati keindahan jutaan tangkai bunga potong segar
Pasar bunga Rawa Belong buka 24 jam sehari.  Saat kami kesana tidak terlalu nampak kesibukan karena siang hari. Walaupun buka 24 jam pasar bunga ini ramainya pada malam hingga dini hari, karena pada jam itu terjadi transaksi. Bunga potong segar datang dari berbagai kota , pada saat bersamaan pedagang bunga dari pasar bunga wilayah lain di Jakarta membeli, ada juga pembeli eceran berupa rangkaian bunga dan untuk bunga untuk mendekorasi pesta.

Koleksi bunga di sini lengkap, dari yang murah hingga yang mahal. Tergantung jenis bunga, untuk bunga mawar satu ikat (isi 20 tangkai) dijual seharga 80 ribuan. Namun jika bunga mawarnya jenis langka seperti berwarna ungu atau biru, lebih mahal.  Bunga casablanka harganya 80 ribu satu ikat, isi 4 tangkai.

Jadi disini tidak dijual eceran persatu tangkai, tapi satu ikat. Jumlah tangkai perikat tergantung jenis bunga.





Warna-warni dan harum semerbak. Duh seger banget dan rasanya pengen bawa pulang semua itu bunga…Si Kaka pun kebingungan memilih bunga yang mau dibeli karena mau semuaaa…. Beragam bunga yang selama ini hanya dilihatnya di buku kini bisa dilihat secara langsung.

Di sini juga terdapat kios khusus florist, yaitu toko yang khusus melayani pembelian bunga yang sudah dirangkai, sesuai pesanan. Bisa diambil langsung atau diantarkan. Ada juga penjual bunga rangkai yang sudah jadi, artinya sudah dirangkai penjual tidak bersadarkan pesanan. Harga termurah 50 ribu rupiah. Makin banyak bunga yang digunakan dan makin rumit rangkaian, harga makin mahal.


Bunga seken
Nah disini juga dijual lho bunga seken. Bunga bekas pesta yang masih bagus, harganya lebih murah, bisa setengahnya dari bunga segar.  Letak lapak bunga seken ada di bagian belakang.

penampakan bunga seken
Puas berkeliling kios-kios bunga kami keluar area dan menyebrang ke deretan ruko di seberangnya.
Di sini ada kios khusus penjual beragam daun untuk merangkai bunga atau dekorasi pesta, properti dekorasi pesta, toko bunga papan dan toko perlengkapan membuat bunga papan dan bunga tabur, bunga yang sudah dipreteli dan digunakan untuk orang meninggal.





Lelah berkeliling, kami pulang setelah makan di warung nasi padang yang ada di deretan kios papan bunga. Satu ikat mawar, dua vas bunga dan alat-alat membuat bunga papan kami bawa, untuk belajar.

Di rumah Kaka dan teman-teman mencoba belajar merangkai bunga.






Dari bunga Kaka dan adik belajar profesi, kehidupan dan penciptaan yang Maha Kuasa.






6 komentar:

  1. Baru tahu kalau ada bunga seken mbak, lumayan kalau harganya lebih murah bisa buat belajar merangkai bunga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga baru tahu pas ke sana, lumayan kalau buat latihan merangkai bunga

      Hapus
  2. Baru tahu loh ada bunga seken gitu yah. Kirain bunga2 yg udah dipake diacara2 itu gak dijual lagi, hihi. Tp klo sekedar buat iseng bagus juga ya bunga seken itu dipajang di rumah.

    BalasHapus
  3. kayaknya daerah rawa belong ini, wangi banget yaa.
    masyaAllah. bunganya cantik2.

    semoga anak-anaknya tambah kreatif ya mba.
    Salam dari Sumedang :)

    BalasHapus
  4. Sama ama komen di atas, baru tau tentang bunga seken Mba. Haha. Aku pengen juga pagi2 ke pasar bunga kayaknya seger. Tapi tak ada temannya. Ups :p

    BalasHapus
  5. Hi. Ada rekomendasi pedagang ga? Suka bingung soalnya kalau banyak pedagang, banyak pilihan

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...