Senin, 25 November 2013

Don’t Worry to be a Mommy


Judul Buku          : Don’t Worry to be a Mommy
Penulis                 : dr. Meta Hanindita
Penerbit              : Stiletto Book
Tahun                   : 2013, September
Hal                      :  171

Jadi Ibu?! Jangan  Khawatir
Resensor Rina Susanti


Menjadi ibu sudah menjadi kodrat perempuan namun tidak semua perempuan menjalaninya dengan mudah. Beberapa Ibu harus bedrest selama hamil sementara Ibu lain bisa menjalaninya dengan mudah. Begitupun saat melahirkan dan pasca melahirkan, ada yang menjalaninya dengan mudah, ada yang harus berjuang.

Bisa dibayangkan betapa kagetnya ketika saya harus menghadapi perjuangan demi perjuangan sebagai Ibu begitu Naya lahir (hal 7), tulis Meta  Hanindita seorang calon dokter spesialis anak yang membagi perjuangan dan serunya menjadi ibu  dalam buku Don’t Worry to be  Mommy (DWTM).  Perjuangan menjadi Ibu mulai dirasakan penulis saat usia kehamilannya sebelas minggu, dari mulai muntah-muntah  sampai  dideteksi mengalami kelainan jantung hormonal akibat kehamilan sehingga dokter merekomendasikan untuk bedrest total selama enam bulan. Diminggu ke 28 dokter menyarankan untuk operasi caesar.

Selain masalah kehamilan, ibu baru dihadapkan pada beragam pilihan ; Minum susu hamil atau tidak, normal atau caesar, tetap bekerja atau menjadi Ibu rumah tangga, ASI atau sufor, vaksin atau tidak, dan sebagainya. Dan apapun pilihannya akan selalu ada komentar bernada intimidasi yang memicu Ibu baru stres atau melakukan kebohongan (hal 63). Disinilah pentingnya setiap perempuan mempersiapkan pengetahuan menjadi ibu, termasuk kesiapan mental.

Bagi penulis sendiri, pilihan memberikan ASI  ternyata bukan hal mudah. Nobody told me that breastfeeding was not easy (hal 48).  Dalam buku ini, penulis membagi pengalamannya berjuang untuk memberikan ASI eksklusif.

Dibalik semua perjuangan, menjadi ibu adalah hal seru. Termasuk perasaan excited ketika menyiapkan perlengkapan bayi.  Nah, perlengkapan apa saja yang diperlukan dan penting untuk bayi?  Bagaimana menyiapkan MPASI dan menstimulasi bayi? Penulis membagi tipsnya di chapter 5.

Chapter 6, yang sekaligus menjadi penutup buku ini, berisi tips dan trik menghadapi keadaan emergency, perlengkapan P3K yang  harus tersedia di rumah, nomor telepon penting dan pertolongan pertama yang harus dilakukan jika bayi sakit. Penulis juga berbagi pengalamannya sebagai dokter yang kerap menghadapi para orangtua yang melakukan kesalahan saat berobat. Diantaranya memberi anak obat melebihi dosis yang diresepkan  dengan alasan agar cepat sembuh atau memberikan obat bekas kakaknya dengan alasan sakit yang di derita sama.(hal 159).

Buku dilengkapi ilustrasi berupa foto, sayangnya ilustrasi berupa chart di hal 131 tidak tercetak jelas. Padahal chart yang berisi milestone anak sesuai usia (Denver II chart)  penting diketahui semua ibu dan calon ibu.

Libatan emosi penulis dalam buku ini terlihat dari gaya bahasa, penulisan yang tidak hanya dalam bentuk narasi tapi dialog ringan, santai dan  menyelipkan kata dalam bahasa daerah  seperti kata keukeuh, yang memberi kesan buku ini hanya berisi curahan hati penulis. Di sisi lain,  gaya bahasa  ini memudahkan pembaca memahami penjelasan yang berkaitan dengan ilmu kedokteran yang ditulis. Seperti istilah breastfeeding jaundice, breastmilk jaundice, dan sebagainya. Tak ketinggalan penulis menyertakan pendapat disertai fakta mengenai isu hangat seputar susu dan vaksin.  


Buku ini kaya informasi dan berisi. Direkomendasikan untuk calon ibu dan ibu baru,  agar tak panik dan siap menjadi ibu. Mengutip kalimat dalam buku ini, setiap Ibu menginginkan yang terbaik untuk anaknya dan memiliki cara berbeda untuk mencapai itu. Yang pasti Ibu yang baik selalu menyertakan hati dalam setiap langkahnya.(rs)





*500 kata tidak termasuk keterangan buku

6 komentar:

  1. wah,saya semakin penasaran mbk...buat bekal saya kalo udah dikaruniai anak ^^

    BalasHapus
  2. Bukunya informatif banget, cocok untuk ibu-ibu hamil.
    Meski tiap pengalaman menjadi seorang ibu berbeda-beda tapi intinya jangan pernah takut untuk menjadi seorang Ibu. ^^

    Sukses ngontesnya, Mak ^^

    BalasHapus
  3. ibu lama juga boleh baca kan mbak :)

    BalasHapus
  4. Info yang menarik. Semoga sukses GAnya dan ibu-ibu muda lainnya bisa mencari buku ini.

    BalasHapus
  5. Jadi pengen baca deh mbak
    Bagus untuk mom to be seperti saya

    BalasHapus
  6. Buku ini memblow up apa yang dibutuhkan Ibu dan Anak, ya. Recomended!

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...