Jumat, 06 September 2013

Mewujudkan Indonesia Baru bersama Pertamax

Belajar dari Kebesaran Sejarah

Beberapa dari sekian banyak alasan saya bangga menjadi bangsa Indonesia adalah karena negara ini lepas dari penjajah dan merdeka bukan merupakan hadiah dari penjajah tapi perjuangan dari generasi ke generasi selama tiga setengah abad. Dan pernah menjadi bangsa yang besar karena keberaniannya untuk tidak memihak saat dunia ideologi terbelah menjadi dua kubu. Blok barat dan blok timur

saksi bisu kebesaran Indonesia masa lalu
foto diambil dari www.bandungtourism.com
68 Tahun Merdeka

Kini setelah  68 tahun merdeka,  pertumbuhan ekonomi Indonesia terus membaik, jumlah kelas menengah terus meningkat hingga delapan tahun ke depan dan  kemiskinan berkurang. Tak heran  jika kemudian  Indonesia dinilai sebagai merupakan market yang menjanjikan, seperti yang diungkapkan salah seorang pakar ekonomi dari Universitas Indonesia. Kenyataannya bisa terlihat dari bertambahnya produk dan brand global yang masuk dan berinvestasi di Indonesia tak terkecuali industri otomotif walaupun macet masih menjadi kendala.  

Namun ada pernyataan yang cukup menggelitik, menurut sebuah riset  guncangan ekonomi  global tidak akan membuat ekonomi Indonesia terpuruk, ancaman justru datang dari dalam yaitu karena  korupsi dan birokrasi. Pada kenyataannya memang, kasus korupsi seperti tak pernah usai, begitu pun birokrasi yang belum sepenuhnya bersih dari KKN. Belum termasuk masalah penegakan hukum yang memihak pada yang lebih berkuasa,  tidak disiplin, pembangunan yang tidak merata, wakil rakyat yang bekerja tidak mewakili rakyat, masalah-masalah yang kerap membuat sebagian masyarakat gagap dan pesimis ketika ditanya, “Cinta dan bangga berbangsa  Indonesia?” 

Tapi  semua masyarakat berteriak berang ketika satu tarian, corak batik, satu pulau, diakui milik negara tetangga. Api nasionalisme seperti tersulut seketika. Semua mengaku cinta Indonesia. Semoga rasa itu  bukan sekedar euforia tapi karena memang inilah perasaan mendasar bahwa sebenarnya kita semua  cinta Indonesia, hanya kerap di buat gagap dengan banyaknya persoalan di negeri ini terutama kasus korupsinya.

Potensi untuk Indonesia Baru

Indonesia memiliki banyak potensi dan modal dasar untuk bisa maju dan bersaing di dunia, sebagai pemain bukan sekedar menjadi market.  Indonesia baru yang bersih dari KKN.  Tiga potensi yang dimiliki diantara ; keanekaragaman budaya,  keindahan alam dan kekayaan alam, dan senyum optimis dan penuh harapan anak-anak Indonesia.   Potensi yang seharusnya membuat cinta, bangga menjadi bangsa Indonesia dan berpartisipasi aktif untuk bersama-sama menjadikan Indonesia Baru yang bersih, adil dan kemakmuran merata.
senyum dan harapan anak Indonesia
foto dokumentasi pribadi

keindahan dan kekayaan alam Indonesia
foto dokumentasi pribadi

kekayaan budaya Indonesia
foto dokumentasi pribadi

Salah satu bentuk mengolah keanegaraman  budaya dengan cinta adalah melestarikan dan mengenalkannya pada generasi muda dan anak-anak.  Senyum optimis dan penuh harapan anak-anak Indonesia akan hilang jika tak dirawat dengan cinta kasih. Mengolah kekayaan alam dengan cinta dilakukan dengan membuat produk yang ramah lingkungan agar tak menyisakan warisan berupa polusi untuk generasi mendatang.

Saya optimis Indonesia Baru yang lebih baik, disiplin, kemakmuran merata dan bersih  akan terwujud, karena masih ada ratusan sarjana muda yang bersedia mengabdikan dirinya ke pelosok nan jauh terpencil untuk menginspirasi anak sekolah dasar agar tercipta pemerataan perubahan dan kemajuan. Muncul pemimpin yang bersih dan bekerja untuk kesejahteraan rakyat dan munculnya komunitas-komunitas yang melakukan gerakan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik di berbagai bidang.

komunitas-komunitas membangun


Walaupun begitu  kita semua harus  turut aktif  berpartisipasi mewujudkan Indonesia Baru, karena tanpa partisipasi semua masyarakat Indonesia. Indonesia Baru tak akan cepat terwujud padahal persaingan global bergerak cepat.

Partisipasi mewujudkan Indonesia Baru

Partisipasi mewujudkan Indonesia Baru dapat dimulai dengan melakukan  hal-hal kecil yang kerap kita abaikan dan menularkannya pada orang terdekat, keluarga bahkan anak kita. Seperti mengenai disiplin, taat peraturan dan membuang sampah pada tempatnya.

Membuat gerakan masal  menjadikan disiplin mentaati peraturan sebagai budaya.  Kenapa harus dilakukan secara masal, karena beberapa ketidakdisiplinan dilakukan birokrasi yang jika dilawan segelintir orang dengan cara tidak KKN, akan sukar terwujud. Contoh sederhananya banyak sekali, diantaranya pembuatan surat ini itu.

Menumbuhkan semangat nasionalisme sejak dini pada anak-anak dengan cara sederhana, seperti mengenalkan keanekaragaman budaya, sikap toleransi terhadap perbedaan, mengenalkan lagu kebangsaan dan daerah.

Bergabung dan atau mendukung  komunitas-komunitas sosial yang melakukan gerakan nyata untuk perubahan Indonesia yang lebih baik entah itu bidang sosial, budaya atau ekonomi. 

Menggunakan produk dalam negeri  karena dengan menggunakan produk dalam negeri berarti turut membantu gerak perekonomian nasional. Namun bukan berarti anti produk global dengan menolak keberadaan mereka. Kehadiran produk dan brand global seharusnya menjadi pemicu agar produk atau brand local meningkatkan kualitasnya agar bisa berekspansi menjadi produk atau brand yang mengglobal.

Menggunakan produk dalam negeri salah satunya dengan cara penggunaan Pertamax. Kenapa?  

Pertama ; Pertamax adalah  produk pertamina, salah satu BUMN yang menjadi lokomotif perekonomian negara, dengan menggunakannya berarti kita turut menggerakkan ekonomi negara sehingga terjadi pembangunan yang berkesinambungan.


Kedua ; Penggunaan pertamax mengurangi polusi. Pertamax terbukti  menghasilkan gas buangan karbon dioksida lebih sedikit di banding BBM lain. Ini berarti penggunaan pertamax mengurangi polusi gas karbon dioksida yang disinyalir penyebab terjadinya efek rumah kaca yang mengakibatkan suhu bumi meningkat. Pertamax juga tidak mengandung timbal yang merupakan logam berat berbahaya jika terpapar pada manusia. Paparan timbal pada manusia dari bahan bakar melalui air tanah yang tercemari, seperti sumur tanah dan sungai.

Pertamax menerapkan teknologi ecosave yang menghasilkan pembakaran sempurna pada mesin sehingga mengurangi polutan beracun seperti carbon monoksida atau NOx.  Mesin kendaraanpun berkerja lebih tahan lama dan irit.

Turut mengurangi polusi karena udara dan lingkungan bersih  membantu tubuh sehat jiwa raga sehingga bisa berpartisipasi dan berprestasi  untuk membangun Indonesia Baru. Berarti juga kita turut serta mewariskan udara dan lingkungan bersih untuk generasi penerus Indonesia Baru, anak-anak.
gambar di ambil dari sini

Ketiga ; Pertamax merupakan BBM Non Subsidi. Menggunakan Pertamax menunjukkan kepedulian terjadinya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan. Karena subsidi BBM  dialokasikan untuk pendidikan dan kesehatan masyarakat golongan kurang mampu. 

Keempat ; Kesadaran penggunaan pertamax pada kelas menengah akan memunculkan kesadaran untuk tidak segan dan malu menggunakan transportasi publik pada keadaan atau situasi tertentu, ini tentu mendukung program pemerintah mengenai perbaikan sistem transportasi masal untuk mengurangi kemacetan. 
Awalnya mungkin menyiksa jika tidak biasa tapi jika tidak dimulai sekarang, kapan lagi?

Saatnya tak hanya menggerutui dan menuntut tapi berpartisipasi dalam  membangun Indonesia Baru yang lebih baik, makmur dan bersih. Mari belajar dari para pahlawan kemerdekaan yang tak pernah bertanya apa yang sudah negara berikan pada mereka tapi apa yang sudah mereka berikan untuk negara.

Ide saya untuk Pertamax dan Pertamina :

  1. Menambah  beasiswa pada siswa dan mahasiswa berprestasi terutama untuk siswa dan mahasiswa di daerah.
  2. Menjadi sponsor untuk acara yang di adakan komunitas – komunitas berbasis sosial yang kegiatannya positif mengarah pada perubahan Indonesia yang lebih baik.
  3. Pertamina meningkatkan mutu dan pelayanannya sehingga bisa menjadi brand yang bisa bersaing di pasar global dan melakukan ekspansi pasar ke luar negeri.
  4. Pertamina melalui program CR nya membagi pengetahuannya kepada para UKM lokal melalui  worshop atau training; bagaimana meningkatkan mutu dan pelayanan agar bisa bersaing di pasar global.
  5. Memberi award pada komunitas atau sosok yang menginspirasi lewat karya atau kerja nyata yang mengarah pada perubahan Indonesia yang lebih baik.
  6. Menjadi sponsor untuk acara yang bertujuan melestarikan budaya.
  7. Berpartisipasi aktif dalam upaya rehabilitasi dan restorasi lahan hijau.


akuisisi SPBU COCO Dago Bandung oleh Pertamina : menjadi Tuan di negeri sendiri
gambar di ambil dari sini 

 
si biru saya ini mesinnya cocok pake pertamax
struk pembelian pertamax 4 sept 2013 ( tinta print mau abis kayaknya :(



14 komentar:

  1. Sukaaa sama foto naik motornya ^_^

    BalasHapus
  2. Aduh, untung enggak ikut yang bulan ini. Mudah2an bulan depan masih ada ya hihihihi :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. untung Jihan gak ikut, klo ikut nambah saingan berat hehehe

      Hapus
  3. Keren banget tulisannya.... Mantap!
    Semoga menang ya mbak...

    BalasHapus
  4. Kita terlalu sering mengeluh dan mengeluh sampai lupa punya potensi. Harus optimis untuk menuju Indonesia baru yg lebih baik. Love this post very much, Rina :)

    BalasHapus
  5. Bumi telah menderita karena gas co2 berlebihan di atmosfer, perubahan iklim dan cuaca terjadi, akibatnya terjadi ledakan hama karena tanaman rentan dan musuh alami berkurang populasinya. Doa kita bersama, semoga ke depannya bumi lebih baik.

    BalasHapus
  6. Ide keren, sungguh kita semua merindu Indonesia baru yang lebih baik...

    BalasHapus
  7. Semangatt! kalau bukan kita yg cinta produk sndiri, siapa lagi??? yukk sebarkan semangat cinta produk indonesaaahhhhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuks semangat memproduksi biar jadi pemain bukan sekedar market :)

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...