Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jumat, 14 Februari 2020

Enduro, Oli Motor Terbaik Pilihan Ibu Masa Kini

Assalamualaikum

Oli motor terbaik. Kemana – mana dengan sepeda motor sudah menjadi keseharian saya, jadi memastikan performa mesin motor dalam keadaan baik sangat penting, agar aktivitas tidak terganggu. Agar performa mesin selalu baik memilih oli motor terbaik, sebagai perawatannya menjadi keharusan . Untuk Oli motor terbaik, saya percayakan pada Enduro dari Pertamina, harga oli motornya pun terjangkau. Oh ya pastikan oli yang digunakan sesuai jenis motor, untuk motor matik seperti motor saya, gunakan oli motor matik. 



Berkendara motor selain praktis juga menghemat waktu dan uang. Bisa gesit kemana – mana, sampai rumah cukup waktu buat rebahan (istirahat maksudnya hehehe), ngeblog, motret dan tentunya mengerjakan pekerjaan rumah lain.


Mengantar si kecil ke sekolah dengan motor kesayangan


Rutinitas saya setiap pagi dan siang mengantar jemput anak sekolah. Selain hemat dibanding ikut jemputan, dengan mengendarai motor, selesai antar anak bisa mampir ke pasar, warung sayuran, mini market, pengajian, arisan, kuliner bareng teman sekalian curcol, pokoknya  mampir kemana aja yang penting sesuai kebutuhan hehehe. Lebih seringnya sih langsung pulang, mengerjakan pekerjaan rumah dan melakukan hobi. Masa iya arisan dan nongkrong bareng teman tiap hari, alamat ga bisa makan donk heuheu.

Selama perjalanan mengantar anak – anak juga menjadi  quality time saya dan anak-  anak. Banyak hal – hal spontan dan tak terduga yang diobrolkan anak – anak saat diperjalanan terutama cerita mereka tentang sekolah dan teman – temannya, biasanya kejadian yang baru terjadi hari itu. Tentang temannya yang nangis karena diledekin.

“Iya jangan ikut ledekin ya kalau kebiasaan jadi membully namanya. Tahu kan membully itu salah dan bahaya.” Sebelumnya saya cerita soal kasus pembullyan yang lagi viral ke anak – anak agar mereka tahu jika membully bisa berakibat fatal dan membully dimulai dari hal yang dianggap sepele, meledek.

“Khalif jagan ikutin ledekin ya, .
“aku nggak ledekin aku mah menggambar sama fadhil.”
Dan kebetulan juga jalan yang kami lalui dari rumah ke sekolah bukan jalan raya besar, saya sengaja memilih lewat perkampungan, lewat perumahan, sten mengendarai di sisi kanan dengan kecepatan tak sampai 30 kami kami melaju sambil bercakap – cakap, walaupun untuk itu volume suara harus keras karena kami memakai helm.

Ya walaupun perjalanan hanya 5 km dan jalurnya sepi kami tetap safety. Memakai helm, dan karena si adik pulang tengah hari, pas jam ngantuk agar aman kami lengkapi motor dengan boncengan. Jadi kalau pulang sekolah di tengah perjalanan dia tertidur, saya tenang melaju.

Obrolan pun kadang berupa andai – andaian dan impian anak – anak yang unpredictable.
“Mah, kalau di Ujung Kulon kana da Badak, di Kalimantan ada Orang Utan, kalau Singa di mana?”
Iya juga ya baru kepikiran juga, Singa binatang endemik Indonesia bukan sih. Tapi kayaknya bukan deh.

“Kayaknya nggak ada deh selain di kebun binatang. Kayaknya adanya di taman nasional Afrika.”
“Aku pengen deh Ma, kerjanya sama bayi singa.”
WHAT?!

“Aku pernah lihat di tv, ada lho orang kerjanya sama Singa.” Yang ditonton  discovery channel atau NatGeo kayaknya. “Itu caranya bagaimana Ma? Sekolahnya apa?”
Mama melongo. Duh anak, impiannya kok jauh amat ke Afrika, gimana kalau Mama kangen…

Sepeda Motor dan Ibu Masa Kini


Oli motor terbaik pilihan ibu masa kini 

Salah satu keuntungan bisa mengendarai roda dua,  bisa kemana – mana tanpa harus menunggu diantar Pak Suami. Si kecil sakit bisa sigap langsung membawanya ke dokter, gas atau aqua galon habis bisa segera ke  warung, bisa sih nunggu diantar tapi biasanya lama, dikirim sesuai antrian pesanan.

Dengan kata lain keberadaan motor mempersingkat pekerjaan rumah jadi saya bisa nyambi ngeblog, motret, membuat Vlog DIY, baca buku dan berselancar di media sosial.

Motor yang setia juga mengantarkan saya ke acara blogger kalau acaranya  di adakan di Tangerang Selatan, karena tempat tinggal saya tak jauh dari Tangsel. Kalau eventnya di Jakarta, motor dititip sampai penitipan motor, lanjut naik KRL. Untuk jarak tempuh jauh lebih aman menggunakan moda transportasi umum, lebih safety dan hemat tenaga, bener kan?

Memang penting Ibu memiliki media sosial? Menurut saya sih penting terutama untuk Mama yang memiliki anak usia remaja, yang ga penting itu update/membuat status setiap saat. Kenapa penting? Tak lain tak bukan untuk memantau akun media sosial anak, dan mengetahui perkembangan pergaulan anak – anak saat ini. Jadi saat si anak meniru hal – hal negative dari media sosial kita bisa dengan cepat merespon atau sebaliknya sebelum mereka mengikuti trend negative yang ada di media sosial kita sudah membekali dengan pengetahuan yang tepat.

Misal beberapa waktu lalu si kecil bertanya
“Mah, bacot apa sih?”
“Banyak omong tapi itu kata kasar, ga sopan. Biasanya orang dewasa pake kata itu kalau lagi marah dan berantem.’
“Tapi ada lagunya Mah, ada aku lihat di handphone D.”

Ya, sekarang setiap orang bebas membuat konten dengan target viral tanpa memikirkan dampaknya, foto selfie di tempat bahaya hingga berujung maut, membuat konten dengan bahasa kasar. Dan anak – anak kita tidak bisa diisolasi dari itu semua, jadi kalau orang tua tidak mengikuti media sosial anak bisa berbahaya. Okelah kita di rumah membatasi anak – anak berinteraksi dengan internet tapi temannya? Anak tetangga?

Kalau untuk saya, bermedia sosial selain juga menyalurkan hobi. Sesekali mengikuti acara blogger menggunakan motor kalau acaranya  di adakan di Tangerang Selatan, karena tempat tinggal saya tak jauh dari Tangsel. Kalau eventnya di Jakarta, motor dititip sampai penitipan motor, lanjut naik KRL. Untuk jarak tempuh jauh lebih aman menggunakan moda transportasi umum, lebih safety dan hemat tenaga, bener kan?

Bagi saya, status IRT jangan sampai memadamkan hobi, mengerucutkan cita – cita, kalau Ibu happy insyallah keluarga juga happy, karena Ibu jadi semangat mengurus keluarga. 

Siapa bilang kalau Bu – ibu naik motor bikin ribet, dari salah ngasih lampu sen, sampai main belok tanpa tengok kanan – kiri. Nggak semua ya. Saya termasuk yang tidak pernah salah memberi lampu sen, belok kanan ya kanan, saya juga termasuk pengendara yang sabar, tengok kanan kiri kalau mau masuk dari pertigaan.

Bertahun – tahun mengendarai motor saya banyak belajar mengenai keamanan berkendara motor selain petuah safety riding dari suami (kebetulan Pak suami tiap tahun ikut safety riding dari kantornya karena kerja di perusahaan otomotif).

Berikut tips aman mengendarai sepeda motor ;

1. Pastikan selalu membawa SIM  dan STNK

Ini harus lho, bukan karena takut ada rajia tapi sebagai tanda pengenal dan kepemilikan motor. Ga mau kan kalau motor kita dikira motor beli bodong (hasil curian).

2. Memakai helm dan sepatu
Menggunakan  helm bukan karena takut ditilangPak Polisi ya,  tapi demi keamanan. Jauh atau dekat jarak yang kita tempuh selalu gunakan helm standar.
“Tapi kan berat pake heml, kepala suka pusing.” Keluhan yang kerap saya dengar.
Agar tidak berat gunakan helm yang tepat ukurannya, ga longgar juga ga sempit. Tanamkan dalam diri (sugestikan) bahwa pake helm baik – baik aja kok.
Fungsi sepatu, agar saat kaki turun menahan beban, kami tidak ada terluka.

3. Cara tepat memegang stang motor
Kalau lagi di jalan, coba deh teman – teman perhatikan tangan pengendara motor, ternyata cara memegangnya berbeda – beda lho. Cara memegang yang  tepat menurut safety riding adalah seperti ini;

Selalu gunakan helm


cara memegang stang yang tepat

Pegangan jadi mantap dan seimbang, saat mengendara ataupun menekan rem. Dengan tiga jari direm, saat menekan jadi lebih kuat dan rem lebih vakum.

4. Jika mengenakan gamis/ pakaian syarie, pastikan tidak menjuntai
Salah satu kecelakaan lalu lintas yang beberapa kali terjadi dan pernah viral, pakaian lebar menjuntai melilit di jari – jari kendaraan, korban jatuh terseret. Jadi jika mengenakan pakaian syarie saat mengendari motor pastikan tidak menjuntai tapi lipat dan diduduki karena ini tidak hanya mengancam keselataman diri sendiri  juga pengendara lain yang berada di belakangnya.

5. Keamanan ekstra
Jika berkendara jarak jauh selain helm dan sepatu, sebaiknya mengenakan jaket dan masker, terlebih polusi di jalan raya lumayan garang. Jangan sampai pulang pergi kerja setiap hari demi menjemput rejeki jadi terinfkesi ISPA (infeksi saluran pernafasan).

Jika membonceng anak

Kenakan helm pada anak
“Ga usah pake helm, anak – anak ini,” atau “Anak – anak ga apa – apa ga pake helm.” Suka dengar percakapan – percakapan seperti itu? Yap, ada Ibu yang masih berpendapat anak – anak ga penting pake helm. Padahal tujuan menggunakan helm itu untuk keselamatan bukan ditentukan usia.
Jadi biasakan anak – anak pun mengenakan helm agar kelak dia dewasa dan bisa mengendarai sendiri kendaraan terbiasa dan paham pentingnya mengenakan helm.

Jika perlu tambahkan boncengan motor
Bukan sekali dua kali, melihat seorang Mama membonceng anaknya dan si anak terkantuk – kantuk atau tertidur, tanpa mengenakan pengaman seperti diikat kain atau memakai boncengan. Saya suka ngeri melihatnya, bagaimana jika pegangan si anak lepas tanpa disadari karena dia tertidur? Bagaimana saat ada gajlukan (polisi tidur) si anak jatuh.

Kalau saya berpas – pas an dengan Mama yang membonceng anaknya yang tertidur, biasanya saya klakson dan berteriak, “Ibu anaknya tidur, hati – hati!”

Dari pengalaman itu saya belajar pentingnya melengkapi motor dengan boncengan jika jarak sekolah anak agak jauh dan jam pulang sekolah tengah hari, jamnya tidur siang. Karena si kecil saya pulang sekolah jam 1 siang jadi saya masih memasang boncengan, saat dia kelas tiga boncengan motor akan saya lepas karena dia pulang sore, bisa menahan diri untuk tidak tidur di motor karena berbahaya.

Pilih jalan alternatif yang lebih aman
Jika membawa anak sebaiknya pilih jalan alternatif yang lebih aman, tidak terlalu banyak berseliweran kendaraan. Karena saat membawa anak gerakan kita kemungkinan tidak akan sesigap saat sendiri jika ada kejadian mendadak seperti angkot yang tiba - tiba berhenti atau kendaraan lain yang menyalip.

Perhatikan barang bawaan dan jumlah anak yang dibawa
Keselamatan nomor satu, jangan dengan alasan hemat kita membawa banyak barang bawaan dengan motor plus anak. Perhatikan juga jumlah anak yang dibawa, demi keselamatan bersama.

Pilih Oli Motor Terbaik  



Siapa bilang Bu – ibu cuma bisa memakai motor  - ga paham sedikitpun kondisi motor dan mudah panik kalau ada trouble di jalan. Ibu masa kini pasti paham,  minimal paham bagaimana merawat motor biar awet, tahu kapan harus service, ganti oli, ganti rem, dan ganti aki (accu). Ga panik kalau saat di jalan tiba – tiba mesin motor mati, biasanya karena dua hal, habis bensin atau akinya udah harus ganti.  

Cuci sepeda motor secara teratur
Mencuci secara teratur penting lho karena kotor yang menempel lama akan membuat beberapa bagian motor karatan.

Servis sepeda motor secara teratur
Saat membeli kendaraan bermotor kita mendapat buku perawatan, sebaiknya lakukan servis secara teratur sesuai petunjuk di buku perawatan, setiap sekian kilometre.

Segera ganti tapas rem jika rem sudah terasa kurang vakum. Ganti oli secara teratur. 

Untuk ganti oli saya memiliki bengkel langganan. Selain si bapaknya ramah juga jujur, dia tidak menjual  oli atau aki merk abal – abal , hanya yang asli. Bahkan dari si bapak ini saya diberitahu cara membedakan oli abal – abal dan asli. Seperti perhatikan nomor seri pada kemasan, mengenali bau oli, dan oli yang tidak menempel tetap pada mesin.





"Saya ga mau Bu, jual yang palsu walaupun untungnya besar, kalau pelanggan tahu mereka kapok, belun lagi kalau dia cerita ke teman - temannya, kalau bengkel ini pake barang abal - abal, bangkrut usaha saya. Anak istri ga bisa makan." Terangnya.

Untuk harga oli motor Enduro terjangkau, di bawah 50 rb, kalaupun ada selisih, di bengkel umum lebih mahal, bagi saya itu hitung - hitung ongkos kerja si abangnya, karena walaupun ganti oli mudah saya sih pilih si abang bengkel yang ganti, ga mau kotor - kotoran kena oli hehehe.

Mengenal Fungsi Oli
Oli merupakan salah satu komponen penting dalam sistem kerja mesin motor. Ada 3 fungsi oli untuk kendaraan bermotor; pertama, sebagai pelumas, yaitu mengurangi gesekan – gesekan antar komponen dalam mesin. Sehingga komponen – koponen mesin yang terdiri dari ratusan part tidak cepat rusak dan mesin motor panjang umur. Kedua, sebagai pendingin atau memindahkan panas dari dalam mesin motor ke luar. Ketiga, untuk mengendalikan kotoran. Itu sebabnya oli menjadi hitam jika sudah lama digunakan.

Interval penggantian oli mesin motor biasanya antara 2000 – 2500 km (pemakaian).

Enduro, Oli Motor Terbaik  

Dengan melihat ketiga fungsi oli diatas penting banget menggunakan oli motor terbaik, agar mesin motor kita awet selain itu perlu diperhatian juga pemilihan jenis oli yang kita gunakan. Karena seiring inovasi teknologi di dunia otomotif, kendaraan bermotor roda dua mesinnya beragam, ada manual, ada matik,  ada motor racing dsb.

Jadi gunakan oli yang sesuai jenis kendaraan kita, agar oli berfungsi maksimal. Saya menggunakan motor matik jadi saya memilih oli motor matik. 

Tak perlu bingung – bingung memilih Oli karena Pertamina telah memproduksi enam jenis oli sesuai dengan model sepeda motor, merek apapun (Honda, Yamaha, Kawasaki, Suzuki dsb) dan semua jenis oli sudah memenuhi standar mutu Internasional seperti JASO MB , JASO FB, (ISO) L-EG-D  dan API SL, harga oli motornya pun terjangkau. Berikut 6 oli produk Pertamina andalan semua motor;




Endure 4T Sport SAE 5W-30

Sesuai namanya Oli ini cocok untuk motor sport. Merupakan pelumas sintetik yang diformulasikan khusus untuk menghasilkan kinerja akselerasi dan perlindungan dari aus.  Keunggulannya menghasilkan akselerasi dan power maksimum. Direkomendasikan untuk mesin motor empat langkah dengan sistem kopling basah terutama pada aplikasi balapan.

Enduro 4T Racing 10W-40
Merupakan oli motor empat langkah dengan kekentalan ganda an kualitas tinggi diformulasikan base oil sintetik dan aditif API SL pilihan.  Sudah lolos uji variable speed friction dengan hasil melebihi high friction reference oil sehingga tidak menyebabkan slip pada kopling.
Enduro 4T Racing 10W-40 direkomendasikan untuk motor racing apapun mereknya, bisa motor Honda, Suzuki, Kawasaki, Yamaha dan dsb.

Enduro 4T Racing SAE 20W-50
Pelumas bermutu tinggi yang diformulasikan dari bahan dasar mineral berkualitas dan aditif – aditif pilihan, berkekentalan ganda yang stabil dan memberikan kemudahan bersirkulasi pada temperatur tinggi dan rendah.

Oli jenis ini juga dapat membuat motor melaju dengan lebih cepat karena memberikan perlindungan sangat baik terhadap pembentukan deposit pada piston sehingga akselerasi optimal.

Enduro Matic SAE 10W – 30
Merupakan oli motor empat langkah matik berkualitas tinggi dengan moly additive untuk mengurangi friksi pada temperature dan kecepatan tinggi. Dengan viskositas rendah untuk mempermudah sirkulasi oli dan memberikan fuel ecpnomy yang lebih baik.

Kekentalan olinya sesuai sepeda motor generasi terbaru sehigga mudah saat start dalam kondisi mesin dingin, memberikan pendinginan optimal dan fuel economy lebih baik.

Enviro 2T SAEA 20
Merupakan oli semi sintesis yang dibuat dari bahan dasar pelumas mineral ditambah bahan dasar polyisobutylene sintesis dan aditif – aditif yang unggul.

Keungulan yang dimiliki oli ini adalah tidak mengeluarkan asap pada knalpot kendaraan, menjaga kebersihan mesin, mencegah pembentukan deposit karbon pada piston dan kemacetan pada torak.

Enduro Matic G SAE 20W – 40
Oli yang didesain khusus menggunakan base oil sintetik. Cocok untuk pengendara dalam kota yang kerap terjebak kemacetan. Memiliki viskositas lebih tinggi dibanding oli lain sehingga menjaga temperature mesin terutama di jalan statis.

Keunggulan lainnya memiliki ketahanan tinggi terhadap oksidasi dan degradasi akibat radiasi panas dari mesin, sehingga memperpanjang masa pakai pelumas dan melindungi mesin sepanjang pemakaian. Olii direkomendasikan untuk motor matik.

Siap jadi Ibu masa kini yang mandiri, aktif dan mobile, dengan oli motor terbaik dari Pertamina?  

23 komentar:

  1. Waah aku mendadak malu lihat postingan ini karena belum lancar naik motornya hahaha.. keren deh mba, walo ibu-ibu tapi paham soal perolian yang bagus ya. Mau aku rekomendasiin olinya nih ke orang rumah yang sering pakai motor. Hehe.

    BalasHapus
  2. Hadeuh iya nih mbak, anak zaman skrng tu ya ngomongnya ada bbrp kata kasar. Ya gmn ya kdng kta melindungi anak di rumah begitu di sekolah ada aja yang ngomong gak jelas gtu :(
    Emang sebaiknya ortu lbh memeluk anak supaya anak gak ikutan arus.
    Soal motor saya setuju tuh perhatikan jumlah yang dibonceng, satu atau dua kalau kepaksa banget, soalnya sepeda motor kan emang sebenarnya hanya buat 2 org yg naik. Jgn lupa jg perlengkapan keamanannya saat berkendara dan olinya kudu dicek berkala ya.

    BalasHapus
  3. aku kurang paham sama permotoran. ga bisa makenya juga, apalagi merawat mesinnya. tapi suami orangnya telaten merawat motor. dia pake enduro oli motor juga karena kualitasnya yg bagus :)

    BalasHapus
  4. Poin no 4 ini kadang banyak banget menimbulkan kecelakaan di depan mata. Aku udah males Mak, kalo ngelaksonin dan ngasih tahu (maaf) yang berhihab gedombrongan di jalan, suka cuek, padahal niat ngasih tau baik, malah diabaikan, hihii.

    Btw emang banyak yang pake enduro ini, rekomen pisan.

    BalasHapus
  5. Motor perlu juga dirawat seperti body kita. Jika dipaksa bekerja keras tanpa pernah istirahat dan diberi 'makanan bergizi', ya bisa keok juga. Perlu pilih oli motor terbaik agar kondisi motor selalu prima dan awet.

    BalasHapus
  6. Hihihi, jadi ibu harus cekatan ya... Saya juga lebih milih antar jemput sendiri daripada pakai jemputan, biar bisa sekalian ngurusan keperluan macam-macam...
    Tapi soal mesin kendaraan, saya masih cuek nih, huhu...

    BalasHapus
  7. Seringkali ibu-ibu suka dianggap gak mengerti mesin otomotif. Tetapi, setidaknya kalau ganti oli harus rajin lah, ya. Serahkan ke bengkel yang sudah dipercaya. Dan pilih oli yang berkualitas seperti ini

    BalasHapus
  8. safety sekaligus quality time ya Rin, btw aku suka kagum deh sama anak anakmu, ini pasti Ibunya hebaaat ya bisa mengarahkan anak anak. Ternyata gini toh caranya, diajak ngobrol mendalam ...

    BalasHapus
  9. Yeayyy, aku pernaaahhh ngerasain naik motor Scoopy dan disetirin Mak Rinaaaa :)
    Super senaaanggg ya kalo udah kenal dan rutin pakai oli motor terbaik.
    Ini jaminan kendaraan kita jadi semakin cihuyyy!

    BalasHapus
  10. Hebat ini sekarang ibu zaman sekarang pun harus ke bengkel untuk memastikan olinya terganti dengan baik. Mesin motor pun akan awet kalau jadwal servicenya tidak pernah terlewat.

    BalasHapus
  11. Kita samaan, Mbak. Lebih suka naik motor untuk keperluan yang tidak jauh. Ya, dalam kota gitu. Kalau sampai ke luar kota memang lebih aman dan nyaman pakai kendaraan umum.

    Naik motor memang menyenangkan, bisa gesit, melipir melalui jalan alternatif yang tidak ramai, masuk gang sempit juga oke.

    Urusan oli motor, Enduro memang bagus. Bikin performa motor oke meskipun motor digeber terus.

    BalasHapus
  12. Bener-bener mamak lincah nih, aku ada motor nganggur di rumah Mbak, tapi masih takut naik motor sendiri huhu jadinya ojol melulu..

    BalasHapus
  13. Sama mbak, aku juga bisa nyetir mobil dan mengendarai motor, jadi ga tergantung suami kalau kemana-mana.
    Soal oli memang Enduro Pertamina juwara ..kualitasnya bagus dan yang paling utama karya anak bangsa

    BalasHapus
  14. Sejak jatuh, aku trauma naik motor lagi dan udah lama banget ngak naik motor, cuma diboncengin doang, karenanya aku suka rewel ke anakku yang udah gede dan tiap hari bawa motor, selain harus berhati-hati dan menggunakan perlengkapan keselamatan, juga rutin servis terutama ganti oli, biar lancar diperjalanan.

    BalasHapus
  15. Jaman sekarang sebagai ibu juga harus sedikit paham dengan kebutuhan motornya ya mbak, nggak cuma bisa naik motor aja. Hihi
    Untung ada Enduro yang bikin makin paham kalau mau pilih oli buat motornya. Jadi nggak salah pilih oli saat ganti oli di bengkel gitu

    BalasHapus
  16. Kalo motor terawat mah, enak dan nyaman ya dipakainya motor juga. Bahkan buat ibu-ibu kayak kita. Tapi tentu, gak bisa dirawat dengan produk sembarangan. Harus yang berkualitas kayak Oli Enduro ini.

    BalasHapus
  17. Sebagai pengguna kendaraan bermotor, kita memang dituntut tahu juga tentang mesin dan printilan lainnya ya..
    Jadi jangan tinggal pakainya aja, hihihi

    BalasHapus
  18. Aku sampe sekarang masih angkat tangan kalo urusan otomotif. Tapi sebenarnya perlu ya kita belajar karena kita ga tau kan kalo ada halangan

    BalasHapus
  19. Duh ngiri akutu sama buk ibuk yang lincah bawa motor. Saya dong belum bisa, bisa sih, tapi belum lancar dan belum berani bonceng anak. Apalagi kalau keluar jalan besar. huhuhu

    BalasHapus
  20. aku tertarik dengan boncengan motornya yang kayaknya empuk trus ada senderan tinggi. Anakku masih TK tapi gaya deh, ga mau duduk di depan. Kan takut jatuh kalau dibonceng belakang.

    BalasHapus
  21. Hiks selama ini aku taunya cuma pake motor doang. Urusan servis, ganti oli dan tetek bengek lain biasanya kupasrahin ama suami dah. Kadang dia yang ngeh soal waktunya ganti oli dan sebagainya.

    BalasHapus
  22. waaah sama belum jd macan ternak, mama cantik antar anak. tp dulu saya anak motor loh. jd dah kenal oli ini sedari dulu

    BalasHapus

find me