Rabu, 26 September 2018

Resensi Buku Pelangi Cerita Anak Muslim

Teladan dan dongeng/cerita, dua hal yang saling melengkapi saat mengajarkan kebaikan/kebiasaan baik/adab pada anak – anak. Itu yang saya rasakan selama mendampingin tumbuh kembang anak – anak yang baru seumur jagung.

Terlebih anak – anak senang mengulang bacaan yang dia sukai. Awalnya saya suka heran kok ga bosen sih tiap malam minta dibacain buku yang sama berhari – hari, setelah bosan buku akan jadi pajangan di rak berbulan – bulan bahkan bertahun tahun, lalu tiba – tiba minta dibacain lagi setiap hari sampai saya hapal kalimatnya.

Karena sering dibaca dan anak – anak suka dengan ceritanya, mereka mulai mengikuti pesan yang disampaikan isi cerita. 

Jadi penting banget memilih bacaan untuk anak – anak yang pesannya positif, tak sekedar cerita seru, termasuk cerita yang menanamkan nilai – nilai keagamaan, tujuannya tentu saja agar anak – anak paham dan mengamalkan nilainya dalam kehidupan sehari – hari sesusai tahap usia mereka. Saya sendiri memiliki jadwal khusus membacakan cerita yang bermuatan agama (islam) dan yang tidak (umum), ini dilakukan agar seimbang.

Ngobrol soal menanamkan nilai keagamaan pada anak – anak yang paling sederhana dan kerap diabaikan adalah masalah adab. Adab makan, adab membeli/memiliki barang, adab terhadap makanan, adab masuk kamar mandi, adab terhadap orang yang lebih tua, hal – hal sederhana yang kadang merasa nanti anak - anak tahu dengan sendirinya.  

Buku baru yg membuat anak2
Excited

Bicara soal buku cerita dengan tema adab seorang anak muslim, koleksi buku saya bertamah satu.  Ini dia bukunya, judulnya  Pelangi Cerita Anak Muslim.

Buku antologi dari 11 penulis dengan 11 cerita yang pesannya menanamkan akhlak seorang anak muslim yang baik.

Di cerita pertama berjudul Ketika Selly Berubah, berkisah tentang seorang gadis kecil bernama Selly yang hobinya gonta ganti sepatu dan tas. Jadi ceritanya Selly berasal dari keluarga berada tapi    dia tidak sombong malah baik hati, supel dan suka mentraktir teman - temannya. Tapi tetap saja ya kebiasaan membeli sesuatu karena  mengikuti trend tidak baik, mubazir.

Selly tidak sadar kalau kebiasaannya itu salah sampai sepatunya di curi seorang anak bernama Dodo. Karena Dodo Selly jadi lebih suka menabungkan uang jajannya dan membantu anak lain. Siapakah Dodo? Cerita lengkapnya bisa di baca langsung dibukunya.

Teladan dan dongeng/cerita, dua hal yang saling melengkapi saat mengajarkan kebaikan/kebiasaan baik/adab pada anak – anak. Itu yang saya rasakan selama mendampingin tumbuh kembang anak – anak yang baru seumur jagung.

Terlebih anak – anak senang mengulang bacaan yang dia sukai. Awalnya saya suka heran kok ga bosen sih tiap malam minta dibacain buku yang sama berhari – hari, setelah bosan buku akan jadi pajangan di rak berbulan – bulan bahkan bertahun tahun, lalu tiba – tiba minta dibacain lagisetiap hari sampai saya hapal kalimatnya.

Karena sering dibaca dan anak – anak suka dengan ceritanya, mereka mulai mengikuti pesan yang disampaikan isi cerita. Contoh, beberapa waktu lalu mereka senang dibacakan komik yang isinya hadist nabi Muhammad saw, sedikit –sedikit dalam keseharian mereka mempraktikkan dan mengingat, seperti pesan kebersihan sebagian dari iman, mereka jadi lebih aware soal membuang sampah pada tempatnya dan maish banyak contoh lain.

Jadi penting banget memilih bacaan untuk anak – anak yang pesannya positif, tak sekedar cerita seru, termasuk cerita yang menanamkan nilai – nilai keagamaan, tujuannya tentu saja agar anak – anak paham dan mengamalkan nilainya dalam kehidupan sehari – hari sesusai tahap usia mereka. Saya sendiri memiliki jadwal khusus membacakan cerita yang bermuatan agama (islam) dan yang tidak (umum), ini dilakukan agar seimbang.

Ngobrol soal menanamkan nilai keagamaan pada anak – anak yang paling sederhana dan kerap diabaikan adalah masalah adab. Adab makan, adab membeli/memiliki barang, adab terhadap makanan, adab masuk kamar mandi, adab terhadap orang yang lebih tua, hal – hal sederhana yang kadang merasa nanti tahu dengan sendirinya.  

Bicara soal buku cerita dengan tema adab seorang anak muslim, koleksi buku saya bertamah satu.  Ini dia bukunya, judulnya   

Buku antologi dari 11 penulis dengan 11 cerita yang pesannya menanamkan akhlak seorang anak muslim yang baik.

Di cerita pertama berjudul Ketika Selly Berubah, berkisah tentang seorang gadis kecil bernama Selly yang hobinya gonta ganti sepatu dan tas. Jadi ceritanya Selly berasal dari keluarga berada tapi    dia tidak sombong malah baik hati, supel dan suka mentraktir teman - temannya. Tapi tetap saja ya kebiasaan membeli sesuatu karena  mengikuti trend tidak baik, mubazir.

Selly tidak sadar kalau kebiasaannya itu salah sampai sepatunya di curi seorang anak bernama Dodo. Karena Dodo Selly jadi lebih suka menabungkan uang jajannya dan membantu anak lain. Siapakah Dodo? Cerita lengkapnya bisa di baca langsung dibukunya.

Cerita yang tidak kalah menarik adalah cerita berjudul Bertamu Ke Rumah Lala, cerita yang menanamkan pesan bagaimana adab bertamu yang dicontohkan rasullullah saw. Reminder juga nih untuk saya hehehe yang kadang kalau ada perlu ke rumah tetangga dan salam/ketukan pintu tidak dijawab tergoda untuk mengintip jendela untuk memastikan ada atau tidak ada orang. Padahal ini tidak boleh loh dalam adab bertamu. Sebaliknya anak – anak karena merasa sudah akrab dan sering main ke rumah temannya, suka slonong boy. Melihat pintu rumah temannya terbuka langsung masuk sambil memanggil nama temannya.

Cireng Nasi Basah Ala Bunda tentang mengolah makanan sisa menjadi makanan yang digemari anak – anak. Cerita yang mengenalkan tentang makna mubajir dan mendorong para Bunda untuk kreatif.

Delapan  cerita lainnya tidak kalah menarik dan yang pasti menanamkan pesan bagaimana akhlak seorang anak muslim yang baik yang di contohkan Rasullullah Saw.

Cover buku colour full dengan ilustrasi yang menarik, jadi nilai tambah buku ini betah dibaca. 












Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...