Rabu, 04 Juli 2018

Serunya Masak Bersama Barbie

Foto bersama
Surprise pas dapat messeger fb dari akun Barbie Indonesia kalau foto saya dan si sulung terpilih untuk mengikuti baking class bersama Barbie dengan chef Stella Lowis. Surprise, karena saat diundang Blogger Perempuan untuk mengikuti kontes foto masak ini tidak mentargetkan menang. Lebih tepatnya tidak berani mentargetkan menang  karena saingan banyak dengan foto-foto bagus.



Tapi walaupun tidak mentargetkan menang, saya dan si sulung berfoto maksimal lho, ga sekali dua kali jepretlah untuk bisa dapetin angel bagus versi kami hehehe. Dan jangan dikira tiap foto sama  anak – anak untuk keperluan lomba atau konten blog mudah, ada  drama apalagi kalau sudah berkali – kali foto dan hasilnya belum bagus hahaha.  Oh ya kalau saya foto bersama anak-anak untuk lomba atau konten blog biasanya memakai  tripod karena kalau menunggu pak suami fotoin harus malam dan kalau malam hasilnya kurang maksimal karena kurang cahaya.


Pada serius nih mendengarkan
Arahan dari Chef Stella Lowis 

Yang pasti excitedlah bisa  ikut masak bersama Barbie apalagi setelah mendapat kabar kalau nanti akan dipilih satu pemenang untuk ikut masak bersama Barbie di Malaysia. Ya siapa tahu menang *ngarep*


Bisa dibilang ini baking class pertama yang diikutisi sulung dengan metode hands on (dikerjakan sendiri) dari awal hingga akhir karena sebelumnya ikut event serupa tapi hanya menghias toping atau lebih banyak menonton (demo) masak.

Di rumah walaupun sering bantuin Mama membuat kue, Mama yang  mendominasi, si sulung hanya bagian mencampur, memasukkan ke cetakan dan memberi toping.

Setiap peserta dilengkapi peralatan baking lengkap. Untuk mempermudah dan menyingkat waktu bahan sudah tersedia sesuai takaran resep. Sebelum praktik dimulai, Chef Stella Lowis mempraktikkan di depan peserta.


Sementara menunggu cupcakes buatan chef Stella dipanggang, peserta membuat sendiri. Dan begitu praktik dimulai, baru juga Mama pegang mixer, si sulung langsung bilang,”Aku aja. Sama aku aja.”

Mama buka wadah tepung mau di ayak,”Aku aja, Ma.”

Baiklah, baiklah ….Mama bagian foto – foto aja walaupun agak greget pengen bantuin hehehe.
ZAE terlihat tidak cangkung memecahkan telur, mengayak tepung  Sampai,”Sudah sering bikin kue ya di rumah.”

Hands on
“Ya beberapa kali.” Dibilang sering nggak tapi kalau Mamanya praktik ikut – ikutan.
Karena kurang sabar Mama bantuin si sulung masukin bahan ke mixer dan ternyata ketuker ketuker masukin antara butter dan mentega. Ngambeklah si sulung . “Gara – gara Mama salah! Kalau ga menang gara – gara Mama!”

“Tenang Kak, butter sama mentega sama aja, ga bikin kue gagal.”
“Tapi Mama salah!”
“Iya. Butter itu seperti mentega tapi lebih lembut, ada susunya dan wangi tapi fungsinya dalam kue ga jauh beda.” Si sulung belum nerima, masih cemberut dan marah.

Sementara menunggu cup cakes peserta di panggang, chef Stella Lowis memperagakan membuat frosting untuk hiasan cup cakes.

Lanjut peserta mempraktikkan membuat frosting dan mewarnainya.


Menghias cupcake

Ini dia hasil akhirnya

Esen warna birunya kebanyakan





2 komentar:

  1. salam kenal Mak, duh seru banget acara masak-memasakanya. Aku ngiler liat mixer kitchen aidnya, bisa diculik satu nggak ya?

    BalasHapus
  2. Ya ampunnn cute banget cupcakenya mbakk

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...