4 Resep Jajanan Viral Selama Pandemi 2020

4 Resep Jajanan Viral Selama Pandemi 2020

Kue kelepon yang viral karena difitnah


Ada yang sudah nyobain odading mang Oleh Bandung? Yang orang Bandung mana suaranya nih hahaha. Odading atau kalau di Jakarta dan Bogor namanya kue bantal, mendadak viral gara-gara diendorse Ade londok. Sebenarnya hal biasa makanan di endorse di intagram, tapi jarang yang sampai viral pun kalau diendorse selegram efeknya ga selalu viral.

Odading Mang Oleh, Rasanya seperti menjadi Iron Man

Kenapa diendorse Ade Londok   jadi viral? Salah satunya mungkin karena gaya endorsenya yang nyeleneh dan kasar, karena diakhir kalimat endorsenya menyetarakan keenakan odading dengan Anj***.  Ini yang agak gimana-gimana ya

Ade londok pun ngehits sampai diangkat jadi duta kuliner sama kang Emil gubenur Jabar. Banyak yang kontra dengan pengangkatan AdeLontok  jadi duta kuliner karena kata-kata kasarnya. Tapi mungkin ini cara kang Emil merubah sedikit gaya endorse  Ade     karena setelah saya stalking ke IG nya, endorsenya ga pake kata Anj*** lagi tapi diganti  ‘rasanya asoy geboy’.

Gara-gara odading mang Oleh timeline IG saya banyak  foto odading, maklum ya berteman dengan orang yang suka  moto dan masak, jadi yang wara-wiri di TL makanan melulu 😀.

Jadi pengen bikin odading juga karena memang anak-anak di rumah suka kue bantal  plus lagi suka praktik bikin-bikin, plus suka motret (jadi bukan sekedar demi konten ya 😁). Sempat bingung mau pake resep yang mana karena banyak versinya, akhirnya diambil yang paling simple menurut saya, berikut resepnya;




Sebelum Odading mang Oleh  viral, ada 3   jajanan lain yang viral yaitu; 

Kelepon, jajanan pasar yang viral karena difitnah

Tahu donk kenapa kelepon, jajanan pasar khas Indonesia ini mendadak viral. Yap karena difitnah orang tidak bertanggung jawab atas nama agama. Dan seteleh ditelusuri (saya sih ga menelusuri langsung tapi baca status beberapa teman yang menelusuri langsung) akun yang mensharenya akun fake, alias no nama, akun baru dibuat dan fotonya nyolong foto orang terus diedit.  Dari namanya pun sudah aneh, Abu Ikhwan, klo beneran orang muslim paham ga mungkin namanya bapak laki-laki :)  

Kelepon yang difitnah 

Ada yang kepancing jadi menjelekkan agama islam dengan kehebohan ini? Banyak. Beberapa orang muslimnya sendiri malah balik nyinyirin soal islam tanpa tabbayun (cek dan ricek) kebenaran berita si kelepon.  Duh keterlaluan ya demi memecah belah kerukunan beragama bikin fitnah seperti ini, dibuat sengaja untuk memanas-manasi situasi. Fiks ga ada akhlak pelakunya. Saya kesel juga karena yang ngeshare berita ini di FB seorang teman blogger yang kadang  teriak-teriak soal berita anti hoax, teriak toleransi, lha giliran kehoaxan yang menyitir agama orang lain di share! Waduh kenapa jadi (kepancing) emosi jiwa begini 👿lupakan…

Kelepon  wari-wiri di time line sampai jadi tema tantangan upload kompakan. Jadi tertantang praktik kue kelepon tapi gagal, gagal segagal gagalnya, ga kemakan  akhirnya nyerah, beli kelepon di tukang kue putu yang suka lewat sore hari lalu cekrek saya foto.

Yang mau resep kue kelepon coba intip nih akun IG masak-masak dan bisnis kue tradisional mba Erna di sini teman yang saya kenal saat Jelajah Gizi Nutrisi untuk Bangsa di Bogor.

Boleh baca Jelajah Gizi Bogor 

Korean Garlic Cheese Bread  viral karena drakor

Dugaan saya karena Drakor si Korean Garlic Cheese Bread jadi viral di Indonesia dan  wara-wiri di timeline. Drama Korea tidak hanya membuat baper penontonnya juga menularkan beragam kuliner Korea pada lidah orang Indonesia, setelah sebelumnya   seperti mie Samyang  jadi jajanan yang familiar.

Korean Garlic Cheese Bread ini rasanya asin dan gurih, cocok dengan lidah orang Indonesia, tidak heran selain viral jadi varian roti yang menjanjikan untuk dijadikan bisnis.

Korean Garlic Cheese Bread merupakan jajanan pinggir jalan Korea tepatnya di stasiun Gangnam, Seoul.

Karena penasaran nyoba bikin dech, hasilnya sesuai ekspektasi, rotinya kurang lembut 🙈, saya memang ga bisa bikin roti dan belum punya mixer buat bikin roti jadi diuleni pake tangan seadanya. Tapi rasanya kejunya sih mantap, oh yak arena di rumah ga ada , diganti cacahan daun seledri.

Untuk basic  rotinya sendiri bisa pake resep roti apa saja sebenarnya, karena khasnya terletak pada cream dan bentuknya yang bulat. Saya memakai resep roti Easy Milk Bread dari resepnya Mba Eliza Setiawan, bisa cek IG nya. 

Kalau mau praktis bisa banget nih roti tawar biasa di kasih cream cheese resep Korean garlic terus dipanggang. 

 



Pangsit Goreng Le Gino

Pangsit goreng  Le Gino yang kiosnya terletak di daerah Cengkareng Jakarta Barat viral sekitar bulan Juni 2020, kabarnya harus antri berjam-jam untuk menikmati seporsi pangsit goreng ini. Kenapa viral? Kabarnya karena rasanya enak (saya sendiri belum nyoba jadi baru katanya hehehe), direview banyak food vlogger dan mungkin karena bisa dibilang resep baru, biasanya pangsit dimasak berkuah atau sebagian campuran bersama mie ayam.

Membuat pangsit goreng Le Gino saya   pake resep improvisasi, pangsitnya saya buat pake resep dimsum ayam, kulitnya juga pake kulit dimsum hanya bentuknya dibuat bentuk pangsit. Resep gorengnya pake resep mie goreng. Resep saya tulis di bagian bawah.


Resep Pangsit Ayam (saya pake resep dimsum ayam)





 
 Resep Pangsit Goreng

Bahan

20 buah pangsit

2 butir  telur

1 genggam tauge

2 ikat sawi

2 sdm kecap

1 sdm bumbu suas tiram kikomen

Daun bawang seledri secukupnya

 

bumbu halus

6 butir bawang merah

4 butir bawang putih

½ sdt merica

1 sdt garam

Cara memasak


Orek telur, sisihkan. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan toge, tumis hingga layu, masukkan pangsit, sawi,kecap, saos tiram dan telur orek,  aduk hingga rata, tambahkan garam dan merica, koreksi rasa. Masukkan daun bawang, aduk sebentar, angkat pangsit. Hidangkan selagi hangat. 


Ada yang mau menambahkan, jajanan viral apalagi selama pandemi 2020 ini?




Mendapat Penghasilan dari Blog, Bagaimana Caranya?

Ngeblog bertahun-tahun ngapain aja?

Assalamualaikum teman-teman, masih semangat donk walaupun dalam situasi pandemi, masih mendampingin anak-anak PJJ, ga bisa kumpul-kumpul pengajian atau arisan. Salah satu cara agar di rumah aja  ga bosen, ga stres dengan kerjaan rumah yang ga ada habisnya (itu mah saya hehehe), adalah melakukan hobi, kalau saya biasanya ngeblog, nanem-nanem, motret, baca novel dan stalking pinterest dan market place. Ada yang sama?

Mom Blogger Mode On

Ngomongin ngeblog, ga terasa usia blog ini menuju 10 tahun. Bertahun-tahun ngeblog ngapain aja Rin? Ceritanya sebanyak tulisan saya di blog ini yang pasti banyak pengalaman baru.  Seorang teman pernah berkomentar,”Teh Rina masih ngeblog? Rajin ih.” Sebenarnya bukan karena rajin tapi butuh tempat menuangkan isi kepala, gagasan, pengalaman  dan senang dapat  uang jajan dari ngeblog. Ya saya ga menapik mendapat penghasilan dari blog walaupun besarnya tidak tetap, jadi salah satu penyemangat tetap ngeblog. Dapat uang dari ngeblog adalah hal yang tak terduga, dulu pertama ngeblog tahun 2009,  sekedar curcol,  menuangkan gairah jadi ibu muda yang lagi semangat-semangatnya baca buku dan majalah pengasuhan lalu jadi  merasa serba tahu, merasa kreatif dan merasa tahu kalau tentang pengasuhan, excited khasnya mama-mama muda. Blogger satu generasi mungkin hampir sama pengalamannya, ngeblog awalnya ya sekedar nulis ga mikirin dapat penghasilan atau uang jajan.

Sebu Natural Soap atasi Masalah Kulit Wajah

Cegah penuaan dini dengan perawatan wajah secara rutin

Menjadi tua adalah  sunatullah, ketentuan dari yang Maha Kuasa dan kodrat alam tapi menjadi nampak tua sebelum waktunya adalah yang paling dihindari para perempuan, benar gak?

Memasuki usia kepala 4, saya udah ga bisa ngaku-ngaku Mahmud alias  mamah muda hehehe. Garis halus sudah  muncul di wajah,  kalau senyum pipi menurun.  Pipi sudah tidak sekenyal dulu.  Sempat tidak pede tapi ya harus ikhlas dengan usia yang memang bertambah tua hehehe. Sekarang sih pede aja apalagi banyak teman yang seusia. Berusaha maksimal merawat kulit wajah agar penuaan terjadi dengan semestinya, sesuai usia biologis.

My mom, me and my daughter 

Nah buat teman-teman yang masih muda, jangan abaikan lho perawatan wajah yang benar karena salah satu hal yang dapat mencegah terjadinya menuaan dini adalah perawatan kulit wajah yang benar, teratur dan dilakukan sedini mungkin, sejak remaja. Tentunya pemilihan pembersih wajah, pelembab dsb disesuaikan dengan jenis kulit dan usia.

Untuk remaja putri mulai biasakan membersihkan wajah dipagi dan sebelum tidur dengan pembersih yang bahan kimianya soft atau lebih baik dengan bahan alami agar tidak terjadi efek samping.

Karena treatment membersihkan wajah itu penting untuk mencegah penuaan dini, maka memilih sabun muka yang tepat pun tidak kalah penting.

Mengenal bahan kimia sintesis dan alami dalam sabun pencuci muka

Kenali Gejala dan Segera Obati Pikun


Apa yang ada dipikiran teman-teman kalau mendengar kata pikun? Pelupa, orang yang sudah tua, lansia, nenek-nenek, kakek-kakek? Pikun atau dalam istilah kedokterannya Demensia Alzheimer memang diderita orang lanjut usia akibat terjadinya gangguan penurunan fungsi otak. Namun tidak semua orang lanjut usia mengalami pikun dan jangan beranggapan kalau sudah tua pikun itu  hal wajar. Padahal pikun bukan hal normal dalam proses penuaan. Pikun dapat beresiko menjadi penyakit (demensia) dan masyarakat menyebut kondisi ini sebagai pikun.

Alhamdulillah nenek (ibunya Bapak) saya di Bandung usianya 80 tahun lebih dan tidak pikun, masih aktif ke pengajian ibu - ibu (sebelum ada Pandemi Corona), bicaranya masih lancar hanya pendengarannya yang berkurang, begitupun mbah (orang tua dari Ibu) usianya menjelang 80 dan tidak pikun.  Saya jadi ingat mamah (ibu saya) pernah berpesan untuk membaca doa agar dijauhkan dari pikun, doa ini ada dirangkaian doa dzikir pagi petang. Mamah saya juga pernah bilang, rajin ibadah dan baca quran insyaallah dijauhkan dari pikun.

Ehm, memang apa hubungannya ibadah-baca kitab suci dengan tidak pikun? Benangnya merahnya saya dapat setelah mengikuti web binar Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia yang diadakan PT Eisai Indonesia dan Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) dengan menggusung kampanye edukatif #ObatiPikun.

Dengan ibadah dan membaca kitab suci otak kita beraktivitas, berpikir, inilah yang  menyebabkan terhindar dari pikun. Otak itu ibarat pisau,  makin diasah makin tajam, bedanya kalau pisau di asah dengan batu asahan,   kalau otak diasah dengan cara dipakai untuk beraktivitas-berpikir. Jadi kalau teman-teman beragama non muslim bisa melakukan hal yang sama membaca kitab suci sesuai keyakinan agama teman-teman.

Selain itu lakukan hal berikut untuk mencegah pikun seperti direkomendasikan dr.  S. B Rianawati., SpS (K), salah satu narasumber acara; Menjaga kesehatan jantung, bergerak – berolahraga – produktif, mengkonsumsi sayur dan buah (gizi seimbang), menstimulasi otak, fisik, mental, spiritual dan bersosialisasi dan beraktivitas positif. Menjalani pola hidup sehat diantaranya tidak merokok, minum minuman beralkohol, tidur cukup, olahraga,

Otak itu ibarat pisau pisau makin diasah makin tajam

Tentang Demensia Alzheimer

Tips Menjaga Kesehatan Kulit

Menjaga kesehatan kulit bukan sekedar demi pernampilan tapi karena kulit memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan tubuh. Sebagai bagian  terluar tubuh, kulit  melindungi kita dari paparan ultra violet, beragam zat kimia dan mikroorganisme yang berbahaya.

Berikut beberapa peran kulit dalam kesehatan yang perlu kita ketahui;

Kulit merupakan bagian terluar tubuh sehingga memberikan perlindungan fisik dari sinar ultra violet dan bahan kimia berbahaya.

Kulit memiliki  sifat antibody yaitu berperan dalam mempertahanakan imunitas tubuh dalam melawan benda asing atau mikroorganisme berbahaya.

Kulit memiliki pori-pori yang berfungsi mengeluarkan keringat. keringat tak lain dari racun atau zat yang tidak diperlukan  tubuh.

Kelenjar dan pembuluh darah yang ada di kulit memungkinkan kulit untuk mengatur suhu tubuh. Dengan melakukan perawatan kulit, suhu tubuh akan terjaga dengan baik.

Kulit adalah indra peraba dengan berbagai reseptor dan saraf yang tersebar di seluruh permukaan kulit, berfungsi dalam menjalankan aktivitas keseharian. 

Kulit memfasilitasi pembentukan vitamin D, yang dibutuhkan untuk metabolisme tubuh.

Kulit memiliki nilai estetis yang memberi penampilan baik. Kulit segar dan sehat akan membuat tubuh secara keseluruhan terlihat sehat.

Tips menjaga kesehatan kulit

Bekal Ilmu Tak Akan Habis

Assalamualaikum teman- teman, siapa di sini yang sudah rindu banget sama orangtua di kampung halaman? Rindu serindu-rindunya sampai kadang nangis. Pengen pulkam tapi khawatir bawa virus karena ortu yang sudah lansia. Kerinduan yang membuat lebih khusyu mendoakan mereka. Mungkin ini salah satu hikmahnya pandemi.

Kalau ingat (rindu) orang tua otomatis ingat masa-masa nyamannya bersama mereka, ingat nasehat-nasehat mereka. Semakin bertambah usia, semakin sadar apa yang dinasehatkan/dicontohkan orang tua semua benar.

Saya inget banget, dulu paling malas membereskan tempat tidur, jadi kalau si mamah bilang

ngeles,”Nanti juga berantakan lagi, nanti juga ditidurin lagi.” Beresin kasur kan hal sepele kok si mamah rempong amat. Semakin besar sadar, intinya sih bukan sekedar beresin kasur tapi membiasana rapih dan ternyata suasana rapih membuat mood positif.

Nasehat Mamah lain yang kepake adalah soal mengelola keuangan dan menetapkan prioritas. Ibu saya bukan lulusan sarjana ekonomi tapi nasehat keuangannya banyak kemiripan dengan isi buku Prita Ghozie yang berjudul  Menjadi Cantik, Gaya dan Tetap Kaya (saya baca buku edisi lamanya terbitan tahun 2010) yang belum baca bukunya bisa intip reviewnya di Menjadi Canti, Gaya dan Tetap Kaya.

Mamah belajar mengelola keuangan berdasarkan  pengalaman hidup, keadaan memaksanya pintar-pintar mengatur keuangan dan menentukan prioritas yang paling penting dalam perannya sebagai ibu lima orang anak.

Pentingnya ‘Mengosongkan Gelas’ saat Belajar

Assalamualaikum teman- teman, apa kabar nih? Masa pandemi membuat orang banyak menghabiskan waktu di rumah walaupun yang bekerja sudah kembali work from office, selebihnya saat weekend tetap ya lebih banyak di rumah.  Kalau jalan-jalan atau ngemall pasti waktunya dibatasi (seperlunya), yang biasanya pulang kantor kongkow, sekarang hanya sesekali atau mungkin belum berani.

Yap, keadaan saat ini  tidak pernah sama lagi.
Karena lebih banyak di rumah, banyak orang mulai mengisinya dengan mempelajari hal baru, saya yakin teman-teman termasuk salah satunya. Yang biasanya jarang masak jadi rajin masak, yang biasanya nanem-nanem ala kadarnya mulai ngeborong tanaman - ngisi waktu dengan berkebun, ada yang belajar gambar, desain, baking, musik, pokoknya apapun. Dari yang awalnya sekedar mengusir kebosanan jadi serius.

Termasuk saya yang selama pandemi ini ngisi waktu dengan belajar food photography dan lebih rajin ngebon, boleh intip kebun saya di sini, mulai jualan online tanaman sekitar tahun 2017, Alhamdulillah berlahan tapi pasti mengalami kemajuan.

Memasak Sehat dan Menyenangkan di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Live Healthy be Happy

Assalamualaikum teman-teman, semoga dalam keadaan baik, sehat lahir batin. Kalau ada rasa sedikit galau karena corona tak kunjung usai wajar, asal jangan sampai galaunya kebablasan sampai stress ga melakukan apa-apa hehehe. Life must go on, pandemi  ini ujian kesabaran - nasehat pada diri sendiri yang kadang galau karena belum bisa pulkam, ketemu Ibu, Bapak dan saudara – saudara.

Masih ngikutin anjuran pemerintah, ke luar rumah kalau urgent seperti belanja kebutuhan sehari-hari ke pasar atau mini market seminggu sekali dengan mematuhi protokol kesehatan, memakai masker dan membawa hand sanitizer.

Masak apa nih hari ini? Ada yang rajin masak sejak pandemi? Samaa…Tos dulu donk. Efek anak-anak di rumah terus, suami juga seminggu 2 kali WFH. Skill masak bertambah, lebih hemat dan sehat tentunya. Tapi jujur saja kadang saya bosan dengan masakan sendiri jadi sesekali pesan online atau beli jualannya teman, hitung-hitun saling bantu, iya kan?

Sebagai ibu rumah tangga tanpa asisten, dan sejak PJJ merangkap jadi guru pendamping anak-anak, harus pintar-pintar mengatur waktu antara pekerjaan rumah lain, memasak, melakukan hobi dan jualan online. Sok sibuk banget ya hehehe. Ya kalau ga sibuk bosan karena di rumah terus.

New Normal ala Saya

Assalamualaikum Teman, 

Yang menggoda dari  new normal ini bukan pengen ngemall atau jalan-jalan tapi pengen pulkam. Dan sepertinya hal ini bukan hanya dirasakan saya, tapi banyak orang.  Dari obrolan beberapa grup WA, ada beberapa teman yang sudah pulkam, ada yang ke Bandung, Sukabumi bahkan Jawa Tengah.

“Udah nggak ada pemeriksaan, ga perlu surat bebas covid,” jelas teman, seperti menyemangati saya untuk mudik. Tapi saya masih nahan diri, pertama masih khawatir apalagi kedua orang tua sudah lansia, nenek saya sudah usia 80 lebih. Khawatir secara tidak langsung kami membawa virus untuk mereka, atau sebaliknya, kami membawa virus dari sana, padahal anak kedua saya punya asma. 

Satu lagi yang memberatkan saya pulkam, ada aturan di kantor suami untuk melarang karyawan ke luar kota, kalau urgent  harus laporan. Dan jika di kantor ada yang positif kantor akan tutup .

Duh tanpa ada yang positif aja, perusahaan tempat suami kerja sudah terimbas, jangan sampai deh di kantornya ada yang positif.

Sebagian orang beranggapan new normal ya menjalani kehidupan seperti biasa hanya pake masker (face  shield) dan bawa hand sanitizer. Tapi menurut saya anggapan ini kurang tepat mengingat jumlah yang positif masih meningkat  tajam.

Sebagian orang beranggapan, biasa saja. Biasanya orang-orang santuy ini dan merasa covid-19 hanya ada di ‘kota’ yang kampungnya aman, tidak ada teman dan tetangga yang kena jadi merasa semua baik-baik saja. Ini yang saya rasakan di kampung tempat saya tinggal, di pinggiran kota. Saking santuynya, orang pake masker diledekin. Untungnya anak-anak woles, efek 3.5 bulan di rumah aja dan corona jadi obrolan keseharian, mereka woles kalau diledek teman atau tetangga (dewasa) karena kalau main maskeran. Oh ya sudah 3 minggu ini anak –anak diperbolehkan main sepeda dan layangan sama teman-temannya (anak tetangga) tapi pake masker. Karena main sepeda dan layangan  otomatis jaga jarak.

Cara Saya Menyikapi New Normal

Melakukan protokol kesehatan, maskeran kalau ke luar rumah dan bawa hand sanitizer. Belanjaan langsung dicuci-cuci sebelum masuk kulkas dan tempat penyimpanan bahan makanan kering.

Masih manut sama nasehat, kalau tidak penting tidak kemana-mana. Jadi selama new normal ini masih belum pernah ke mall atau toko besar favorit seperti gramedia dan toko perabot , aslinya udah kangen pengen cuci mata ke sana hahaha.

Tetap produktif, ga kemana-mana bukan berarti ga produktif donk apalagi jaman internet seperti sekarang. Alhamdulillah masa pandemi ini orang jadi suka tanaman, jualan online tanaman saya kecipratan rejeki ini. Boleh intip-intipnya instagramnya anggrek.hias 


Mini monstera koleksi anggrek.hias 


Mengusir kebosanan dengan mencoba hal baru. Bosan banget di rumah, kalau mau jujur saya stress. Kalau udah stress sampai ubun-ubun pengennya lari pulkam ke rumah ibu. Penyebab stressnya terlalu pribadi untuk dibahas hehehe. Yang pasti every family has own battle terlebih di masa pandemi seperti ini.  Salah satu stress release saya menyibukkan diri dengan tanaman dan moto-moto makanan. Lumayan efektif karena jadi sibuk dan capek.

Kelonggaran yang saya dan keluarga lakukan saat new normal ini, ke pasar, kalau biasanya hanya ke warung sayur kini seminggu sekali ke pasar dan toko bahan kue. Anak-anak boleh main sepedaan sama temannya.




Kebiasaan yang sudah jadi keseharian, mencuci barang belanjaan termasuk saat anak-anak jajan. Lucunya mereka jajan eskrim terus dicuci, es krimnya jadi cair lalu mereka masukin ke kulkas beberapa jam baru dimakan.

Bagaimana nih cara teman – teman menyikapi new normal? Yuk dishare



Tanggap Alergi di Masa Pandemi dengan 3K; Kenali, Konsultasikan dan Kendalikan

Assalamualaikum Teman, apa kabar dengan new normal? Sudah jalan kemana sama anak-anak? Kalau saya sih belum kemana-mana bawa mereka. Kalau perlu kemana-mana, pasar atau atm, sendiri. Jujur pengennya sih keluyuran ngajak mereka jalan-jalan.  Tapi masih menahan diri karena walaupun sudah boleh kemana-mana, virusnya masih berkeliaran, jumlah yang positif perhari mencapai ribuan, data tanggal 5 Juli 2020 kenaikan mencapai 1600-an (duh). Mungkin imunitas kita kuat tapi bagaimana dengan orangtua yang sudah lansia, khawatir kita tak sadar membawa virus, khawatir juga anak terlebih si kecil yang kedua punya asma.

Anak-anak termasuk yang rentan terkena penularan virus Covid-19, berdasarkan data IDAI  perbulan Mei 2020 jumlah anak di Indonesia yang terpositif Covid-19 mencapai 500-an orang dan merupakan angka tertinggi di Asia Tenggara.

Bukan hal mudah, menerapkan protokol kesehatan pada anak-anak yang masih suka pecicilan, tangannya ga bisa diam pegang sani sini karena ingin tahu, mengeluh tidak betah pake masker, beda dengan si kaka yang udah remaja,

Tapi ‘merumahkan’ anak-anak bukan berarti diem –diem bae (kalau istilah orang Betawi) tetap beraktivitas normal, beraktivitas fisik, main di teras atau halaman rumah agar anak-anak menghirup udara segar dan beraktivitas fisik  tapi menghindari main bersama-sama teman seperti masa normal.
Itu salah satu tips yang saya dapat dari  acara web binar Pekan Tanggap Alergi Generasi Maju; Tanggap Alergi di Masa Pandemi untuk Generasi Maju, yang saya ikuti hari sabtu tanggal 29 Mei 2020 yang diadakan PT. Sarihusada Generasi Mahardhika melalui brand SGM Eksplor Advance+ Soya, dengan narasumber Prof. Dr. Budi Setiabudiawan., dr., SpA(k), M.Kes., - Konsultan Alergi dan Imunologi Anak. Acara ini sekaligus dalam rangka menyambut World’s Allergy Week 2020.



Belajar Food Photography : Memanipulasi Cahaya

Assalamualaikum Teman, semoga dalam keadaan baik, tetap sabar (menghadapi pandemi) dan tak putus berdoa agar pandemi ini segera berakhir. Walaupun sudah new normal tetap saja khawatir karena virus masih dimana-mana dan grafik yang positif belum menunjukkan tanda penurunan.  Tapi jangan sampai ya pandemi ini membuat putus asa dan diam, harus tetap produktif donk ya.

Saya lagi semangat belajar food photography nih, efek di rumah aja, semacam mencari hiburan. Tertarik  motret dengan objek makanan sejak punya IG tahun 2014 dan ikut komunitas upload kompakan tapi ya sekedar ikutan tanpa  usaha belajar.



Boleh baca DIY alas foto untuk food photography dari kayu

Meluaskan Dunia Anak dengan Perpustakaan Digital Let's Read

Menanamkan minat baca anak 


Perpustakaan digital anam

Assalamualaikum
Apa kabar teman – teman, masih dirumah aja? Kalau saya sih iya walaupun new normal. Keluar rumah kalau memang penting aja walaupun godaan untuk jalan-jalan lumayan besar karena sudah 3 bulan di rumah aja hehehe. Tapi harus sabar, daripada beresiko membawa virus.

Kebosanan juga dilanda anak-anak tapi mereka jarang sekali mengeluh, mungkin paham kalaupun mengeluh, seperti saat lebaran kemarin, mengeluh pengen mudik ke Bandung ketemu Akung, Uti dan sepupu-sepupunya, tetap tidak bisa kami kabulkan. Mereka mulai paham bahaya Covid-19.

Kemarin iseng nanya si Kaka,“Bosan ga di rumah aja?”

“Bosan bangettt, aku pengen sekolah ketemu teman-teman.”

Tapi karena kondisinya belum memungkinkan, mereka mulai menikmati kegiatan di  rumah yang mereka dan kami (saya dan suami) ciptakan dan fasilitasi. Dibacakan atau membaca (sendiri) buku jadi salah satu kegiatan yang diagendakan setiap hari walaupun kadang mereka mengeluh karena buku yang saya haruskan baca bukan buku kesukaan mereka. Seperti si Kaka yang tahun ini masuk SMP  mulai saya tugasi membaca buku fiksi yang serius, seperti buku Laskar Pelangi dan buku Tere Liye. Sebelumnya hanya buku fiksi anak-anak tulisan Arleen, Stella Ernes, Enid Blyton, komik KKPK,  dan buku komik science Korea.


Perpustkaan mini di rumah 
Boleh baca Resensi buku anak  yang sudah saya tulis.


Semua Bisa Menabung dan Jadi Jutawan dengan SOBATKU

Assalamualaikum teman-teman, bagaimana nih kabar puasanya, semoga lancar dan ibadah puasa yang kita lakukan diterima.

Masih dalam suasana pandemi yang membuat sedih karena jumlah  yang positif masih bertamah, bertambah sedih dan kesal karena masih banyak orang abai dengan kondisi ini, menjelang lebaran mall dan pasar penuh huhuhu. 

Tapi kesedihan dan rasa khawatir jangan sampai menumpulkan semangat, optimisme dan produktivitas kita. Janji atau rencana yang sudah dibuat di masa  harus ditunaikan, dengan keberadaan teknologi internet, beberapa hal bisa dilakukan secara online. Pertemuan virtual pake zoom atau video call. Atau live di media sosial.

Seperti yang dilakukan SOBATKU, yang tetap menjalankan programnya di tengah pandemic Covid-19. Tetap menggelar undian point bulanan dan Grand Prize untuk para anggotanya (penabung) tanpa melanggar aturan PSBB dengan cara diselenggarakan secara online live di Instagram dan youtube Sobatku.




Mungkin teman – teman ada yang bertanya, apa sih SOBATKU?

Tips Menjaga Kesehatan Anak-Anak di Masa Pandemi

Assalamualaikum teman – teman masih #dirumahaja kan? Bosan sudah pasti hahaha. Sabar ya *ini mah lebih pada diri sendiri, sungguh kaki ini ingin melangkah kesana-kemari*. Tapi apa daya ya, demi memutus rantai penyebaran virus, harus di rumah aja.

Foto tahun lalu, waktu mudik ke Bandung


Bagaimana kabar anak-anak di rumah? Kalau kedua anak saya udah bosan. Kemarin si Kaka nyeletuk,”Karena  corona ga bisa main sama temen, ga bisa berenang, ga bisa ketemu Uti (mudik), ga bisa sekolah."

[Home Living] Tips Memilih Cat Rumah

Cat anti bakteri. Yang selalu sama dari perjalanan 5 kali pindah rumah adalah cat tembok rumah yang kami tempati selalu sama, putih atau kream putih. Banyak banget rumahnya! Haha bukan rumahnya yang 5 tapi tiga kali ngontrak rumah dan sisanya beli rumah terus jual, beli lagi karena pindah tempat tinggal.

Memilih cat putih untuk dapur 


Soal warna cat rumah, saya dan suami memang seringnya sepakat, memilih warna putih atau cream putih karena memberi kesan bersih, terang dan luas. Cat warna putih juga nertal untuk dipadupadankan  dengan perabot rumah warna apapun. Sebenarnya kami tidak punya banyak perabot karena ingin rumah nampak lapang.

Perbedaan pendapat soal warna cat rumah mulai ada  begitu kami pindah rumah yang kelima kalinya, rumah yang kini kami tempati, rumah yang kini kami tempati. Suami ingin selain putih ada warna lain agar  tidak bosan, begitupun anak-anak yang pengen kamarnya di cat selain putih pada salah satu sisi dindingnya.

Menjaga Pikiran Tetap Positif Selama Masa Pandemi

Assalamualaikum teman – teman semoga kita semua dalam keadaan sehat. Masih #dirumahaja sebagai bentuk ikhitar dan partisipasi memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Bosan? Itu wajar dan manusiawi kok. Jujur kadang saya dihinggapi rasa khawatir terutama jika sudah membaca atau menonton berita bertambahnya jumlah yang positif covid–19 di  Indonesia (grafiknya masih naik) padahal pemberlakuan #dirumahaja sudah berlangsung lebih dari 2 bulan. Kok bisa?

Lokasi foto depan rumah

Empat Camilan Berbuka Puasa Favorit

Empat Camilan Berbuka Puasa Favorit

Bakwan

Duh makan gorengan? Boleh skip kalau teman-teman sedang diet makan gorengan hehehe. Baca beberapa status teman yang udah tobat makan gorengan, kalau saya belum bisa euy. Tapi ga tiap hari makan gorengan juga sih yang pasti kalau camilan berupa gorengan saya hampir tidak pernah beli, selalu bikin, alasannya minyak goreng yang digunakan terjamin juga rasanya pas di lidah saya. Secara dulu ibu saya jualan gorengan seperti rosiles, bakwan, donat dsb, jadi lidah saya untuk gorengan udah terstandar masakan ibu, jadi susah makan gorengan kalau bukan buatan sendiri atau ibu hehehe.

Resep bakwan udang bisa intip di sini

Tips Belajar Menjahit

Belajar Menjahit






Menjahit adalah kegiatan yang memadukan kreativitas dan imajinasi,dan jika ditekuni bisa menjadi hobi yang menghasilkan atau bahkan profesi. Beberapa dekade yang lalu, kegiatan menjahit identik dengan kegiatan ibu-ibu rumah tangga untuk mengisi waktu luang di rumah. Sekarang, seiring perkembangan zaman dan kemajuan di bidang teknologi, berbagai kalangan hingga anak muda pun tertarik untuk menekuni kegiatan ini. Apalagi sekarang sudah banyak mesin jahit portable yang modern dan mudah digunakan. Tak heran kini banyak bermunculan desainer muda dengan karya rancangan busana yang unik dan istimewa. 
Saya termasuk yang menyesal baru senang dan bisa menjahit setelah memiliki dua anak. Karena  ternyata menjahit itu menyenangkan! Terlebih  setelah mesin jahit jadul saya diganti mesin jahit portable, ternyata menjahit itu tidak sesulit yang dulu dibayangkan.  Saya pun mulai mengenalkan menjahit pada si sulung saya (12yo), senang rasanya melihat dia sesekali menghabiskan waktu luangnya dengan menjahit walaupun yang dijahit hanya pounch untuk tempat pensil. 

Boleh baca DIY Membuat Tote Bag dari Kain Kanvas
Jika teman - teman  tertarik untuk belajar menjahit bisa dilakukan secara otodidak (dengan menonton tutorialnya di youtube) maupun kursus profesional. Berikut tips belajar menjahit.  

Waspada Virus Corona dan Istilah dalam Pandemi Virus Corona

Kenapa harus waspada terhadap Virus Corona dan beberapa istilah dalam pandemi Virus Corona

Hari kesekian #dirumahaja rasa bosan mulai teratasi, keluhan anak – anak karena ga sekolah (ga seru) berkurang, mulai terbiasa, membiasakan diri, kalau istilah biologinya beradaptasi. Biar ga bosan di rumah saya ngerjain DIY, baca buku, masak dll. 



Tapi kadang was – was, karena angka yang positif terkena virus corona masih naik grafiknya padahal himbaun #dirumahaja sudah sebulan lebih digaungkan. PSBB sudah diterapkan. Why oh why. Salah satunya karena masih banyak orang yang santuy, tidak mengikuti anjuran pemerintah. Ada juga kasus yang sudah positif, PDP atau ODP diminta isolasi mandiri malah keluyuran. 

Saya paham kalau tidak bisa #dirumahaja karena pekerjaan, seperti Pak Suami yang masih ngantor seminggu 2 kali. Nah kalau ga #dirumahaja tapi malah nongki jajan (kalau mau jajan ya dibungkus), tidak menerapkan sosial distancing.

Tapi  kita tidak bisa memaksakan pendapat pada orang lain, yo wes fokus sama menjaga kesehatan keluarga dan orang terdekat. Berusaha mendukung anjuran untuk memutus rantai virus corona yaitu dengan memakai masker saat ke luar rumah, bawa hand sanitizer, sosial distancing, mencuci tangan, meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi (sayur dan buah), bekerja, belajar dan beribadah di rumah. keluar rumah kalau ada keperluan, kalau saya biasanya ke warung sayur yang lengkap 5 hari sekali. Sudah sebulan lebih tidak ke pasar dan supermarket.

Berikut alasan kenapa kita tidak boleh santuy sama virus corona namun  harus waspada tanpa panik.

Tips Meningkatkan Penjualan Online Shop

Assalamualaikum
Tips Meningkatkan Penjualan Online Shop
Apa kabarnya teman hari ini? Semoga sehat dan tetap optimis di masa pandemi ini. Dan tentu saja tetap produktif. Alhamdulillah di tengah masa pandemi ini rejeki saya dari jualan bunga secara online, ada saja.


Boleh intip jualan saya di SINI 




Padahal awalnya sempat pesimis, ternyata banyak orang yang melakukan kegiatan berkebun untuk mengisi waktu selama #dirumahaja. Rejekinya tukang gojek juga ini karena banyak pesanan yang minta diantar kurir gojek. Saya jualan via online di marketplace dan instagram. Kalau dihitung alhamdulillah sudah jalan hampir 4 tahun.

Boleh Baca Tips Merawat dan Menanam Anggrek untuk Pemula 

Ada yang memiliki toko online juga di instagram? Pernah merasakan betapa sulitnya melakukan penjualan di Instagram, padahal kita sering dengar cerita banyak orang sukses jualan via instagram.

Berikut ini ada 6 cara meningkatkan penjualan untuk online shop baru, mulai dari yang gratis hingga yang berbayar.  Yuk disimak

Referensi
Jika tidak punya follower sebelumnya, cara paling gampang adalah meminta teman teman untuk merekomendasikan. Untuk online shop baru, kemungkinan besar pembeli awal memang orang orang terdekat seperti teman, keluarga dan rekan kerja.

Jalani Hidup Apa Adanya ala Mom Blogger

Jalani hidup apa adanya Ala mom blogger

Memasuki minggu ke - 3 mengikuti anjuran #Dirumahaja, sejak wabah Covid - 19 yang awalnya di Wuhan China, kini menulari Indonesia, data terbaru perhari ini (08/04/2020)  sudah ada sekitar 1500 lebih yang dinyatakan positif Covid - 19.

Bagaimana rasanya tiga minggu menghabiskan waktu #dirumahaja? Jujur, kalau saya bulan bosan. Mulai kangen keluyuran antar jemput anak sekolah, ke pasar, ngebakso, arisan dan ngaji tahsin. Tapi walaupun bosan saya ga nekat keluyuranlah. Mau ambil uang ke atm belanja dan kebutuhan sehari – hari ke warung sayur yang komplit saja kalau memang bersediaan sudah habis, seminggu sekali. Saya tahu dan paham betul #dirumahaja adalah cara terbaik kita semua berperan dalam memutus rantai penyebaran virus Covid - 19  agar wabah ini segera berakhir.

Bahagia tanpa kepura – puraan versi saya
Untuk mengusir rasa bosan saya mencari kesibukan yang bikin lupa waktu.  #Dirumahaja Tanpa kepura – puraan bahagia tapi menciptakan kebahagian Tanpa basa – basi, dengan action. Salah satu bahagia saya melakukan hal yang saya sukai, ngeblog, baca buku, moto makanan jika urusan rumah tangga dan anak – anak selesai. 




DIY Alas Foto untuk Food Photography

Assalamualaikum, apa kabar teman – teman semoga sehat dan selalu dalam lindungan Allah swt. 

Alas_foto



Masih #dirumahaja sebagai bentuk kita membantu melawan penyebaran  Covid – 19. Kalau merasa bosan itu biasa, manuasiawi. Salah satu cara untuk mengusir rasa bosan dan jenuh #dirumahaja bisa dengan membuat sesuatu, semacam kerajinan atau prakarya, istilah kerennya DIY, Do It Yourself.

6 Rekomendasi Speaker Aktif Terbaik dengan Harga Bersahabat

Inilah 6 Rekomendasi Speaker Aktif Terbaik dengan Harga Bersahabat
Sumber : jalantikus.com
Buat kamu pecinta musik, memiliki sebuah speaker aktif berkualitas tentu sudah merupakan keharusan. Apalagi di zaman sekarang ini banyak sekali pilihan speaker berkualitas tinggi yang sudah dilengkapi dengan berbagai teknologi terbaru, salah satunya Bluetooth. Tentunya, kamu ingin punya speaker bagus dan awet tanpa perlu keluar uang banyak, bukan? Jangan khawatir, kami telah merangkum beberapa merk speaker yang ampuh tak tak bikin kantong jebol.
Penasaran? Simak rekomendasi speaker aktif terbaik namun murah dari kami.

Pendidikan Karakter Nabawiyah

Judul buku       : Pendidikan Karakter Nabawiyah
Penulis                 : Abdul Kholiq
Penerbit               : Mutiara Qur’an
Tahun                   : Agustus 2017
Halaman              : 322 hal – Hard Cover

Recommendation Islamic pareting book!





Mendidik anak adalah sebuah proses panjang, tidak mudah, akan selalu ada tantangan, itu sebabnya semuanya harus dikembalikan pada Allah SWT, berdoa untuk kebaikan anak. Karena Dia - lah pendidik sebenar – benarnya yang tidak pernah salah. Yang dilakukan kita, orang tua, hanyalah ikhtiar.

“Tiga doa yang mustajab dan tidak ada keraguan di dalamnya, yaitu; doa orang yang terdzalimi, doa orang yang dalam perjalanan serta doa orang tua kepada anaknya.” (HR Tirmidzi).

Setiap anak terlahir beriman, pembelajar, berbakat dan tumbuh.  Sub judul buku yang membangkitkan optimisme para orang tua untuk mendidik anak – anak dengan maksimal agar sukses dalam kehidupan bermasyarakat kelak. Ukuran sukses dalam kehidupan bermasayarakat yang tentunya tidak dinilai berdasarkan materi saja   tapi taat pada Allah swt, bahagia  lahir batin, bermanfaat bagi masyarakat, dan mandiri.  Seimbang dan sejalan antara hablum minallah dan hablum minannas.

Wangi, Cantik dan Aktif dengan Vitalis Body Wash

Tetap wangi, cantik dan aktif dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body wash



Bulan agustus mendatang usia pernikahan saya genap 14 tahun. Kalau flash back ke belakang, ke tahun – tahun pertama pernikahan kadang tak percaya kami bisa berjalan sejauh ini. Kami mengalami drama khas pasangan baru menikah, dari soal keuangan, perselisihan karena berbedaan pendapat, miss communication, bahkan kebiasaan dan cara pandang yang dipengaruhi suku dan budaya kami yang beda jadi masalah.

Mama's Choice Nipple Cream Perawatan untuk Ibu Menyusui

Mama's Choice Nipple Cream Solusi Puting Lecet

Hamil, melahirkan dan menyusui adalah proses menjadi seorang ibu yang tidak akan pernah dilupakan perempuan. Excited, was – was, bahagia rasanya campur aduk. Apalagi kalau pas hamil dimanjain suami duh rasanya pengen hamil melulu hahaha. Iya gak? Saat hamil semua dijaga, terutama kesehatan, obat yang dikonsumsi harus aman untuk janin, begitu pun produk perawatan. Tapi sekarang tak perlu khawatir ada Mama's Choice produk perawatan Ibu Hamil dan Menyusui yang aman dan halal.


Mama's Choice pilihan ibu hamil dan menyusui

EDC Mesin Kasir Online dari GOJEK

Kopi kekinian 

secangkir kopi

Salah satu perkembangan kuliner yang menarik akhir – akhir ini adalah makin menjamurnya coffee shop kekinian. Dari yang harganya premium hingga yang terjangkau. Dari yang berupa  ruko sederhana hingga café yang eksklusif dan coffee shop –coffee shop ini diinisiasi UMKM lokal.  Pilihan nama coffee shop pun cukup menarik perhatian; Janji Jiwa, Kopi Kenangan,  Lain hati dsb.



Memang sudah saatnya  kopi Indonesia  yang beraneka ragam jenis dan cita rasanya jadi tuan di negeri sendiri dan mensejahterakan masyarakatnya.

Saya bukan penikmat kopi yang addict  hanya sesekali ngopi kalau lagi ingin atau untuk menahan kantuk. Sebaliknya dengan Pak suami yang memang penggemar kopi. Hampir semua coffee shop kekinian sudah dia coba hanya untuk menjajaki rasa dan menemukan rasa yang cocok di lidah dan harga pas di dompet.

Bicara kopi tak lepas dari citarasa, jenis kopi yang sama bisa memiliki citarasa berbeda. Racikan kedai kopi A pasti beda dengan kopi B. Salah satu sebab setiap coffee shop memiliki pelanggan fanatik.

Hutan Papua sebagai wilayah konservasi dunia


Melihat lebih dekat kekayaan flora dan fauna Papua

Papua itu Indonesia
PAPUA. Apa yang ada di benak teman – teman kalau mendengar kata Papua? Raja ampat, adat dan budayanya yang masih kental dan asli, burung Cendrawasih, hutannya,  pembangunan infrastruktur oleh pak Jokowi atau…boleh tambahkan di komen blog post ini hehehe.

sumber gambar www.hutanpapua.id

Dulu sebelum Raja Ampat mendunia yang membuat saya suka berkhayal suatu saat bisa perginya ke Papua adalah rasa penasaran. Penasaran dengan alamnya, penasaran dengan kehidupan masyarakat di sana, penasaran dengan beragam tanaman dan buah khas Papua – tidak bisa ditemui dipasaran, dan penasaran dengan kekayaan tambangnya.

[Book Review] Sejarah Kehidupan Rasulullah SAW

Tentang Buku Sirah Nabawiyah
Judul Buku          : Sejarah Kehidupan Rasulullah SAW
Penulis                 : Nizar Sa’ad Jabal Lc. M.pd
Penerbit              : Qids Perisai Quran Kids
Halaman              : 154 Hal
Cetakan/Tahun  : 7/2016      

         

Yap kalau dilihat dari tahun terbitnya ini bukan buku baru, saya pun terpikir mereview buku ini setelah setahun lebih buku ini melengkapi koleksi buku anak – anak.

Karena bukan buku baru agak sulit kalau dicari di toko buku offline karena bukan buku baru, harus mencari online seperti di Tokopedia. Tahu buku ini karena rekomendasi teman kuliah yang juga book instagram  Hanhilhen. Sebelumnya saya sudah punya buku sejarah 25 nabi edisi anak – anak tapi bahasannya kurang lengkap. Sejarah nabi Muhammadnya hanya 6 lembar, tidak semua momen kenabian yang penting dituliskan.

Yang memotivasi  saya mencari buku Sirah Nabawiyah Rasulullah SAW versi anak – anak untuk dibacakan pada anak – anak di rumah adalah sebuah kisah berkesan saat masa kecil. Saat usia SD (di Bandung) setiap habis magrib saya mengaji di masjid bersama teman – teman, guru ngajinya selain pak ustad adalah akang – akang  mahasiswa yang kost di rumah pak Haji.  Salah satu guru ngaji yang juga akang  mahasiswa paling berkesan bernama Kang Samsudin. Beliau mengajar Tarikh atau sejarah Islam. Caranya bercerita selalu menarik hati,  pengetahuannya soal sejarah luas (padahal dia kuliah di itb jurusan mesin). Ya bukan hanya sejarah Islam juga dunia yang dia selipkan saat bercerita. Dari akang guru ngaji ini juga saya tahu detail sirah nabawiyah Muhammad SAW.

Yuk baca selengkapnya resensi buku Sejarah Kehidupan Rasulullah SAW  (klik ya....)

Resensi buku lain 99 Cahaya di Langit Eropa




Treats by Traveloka Eats di Pasar Modern BSD

Berwisata ke Pasar 

Jalan – jalan kok ke pasar? Apa indahnya? Jalan – jalan tak melulu soal melihat keindahan tapi melihat (lalu belajar) bagaimana orang berinteraksi,  bagaimana budaya dan kebiasaan sebuah daerah. Jalan – jalan juga menikmati cita rasa masakan, di mana setiap daerah, kota atau negara memiliki kekhasan. Ya kan?



Ada beberapa pasar di Indonesia memang menjadi tujuan wisata, sebut saja misalnya Pasar Terapung Muara Kuin di Kalimantan Selatan, pasar Seni Sukawati Bali, Pasar Ikan Modern Muara baru Jakarta, pasar barang antik Cikapundung Bandung, pasar Beringharjo Jogyakartan dll. Pasar – pasar yang memiliki keunikan tersendiri, dari caranya bertransaksi (pasar Apung transaksi di atas perahu karena pasarnya di sungai), barang yang dijual hingga jajanan atau kulinernya.

Boleh baca Kuliner Legendaris Kota Bogor

Tips Mengamati dan Mengarahkan Bakat Anak

Tips Memetakan Bakat dan Minat Anak

Bakat - Minat Anak Hasil Psikotes VS Hasil Observasi Orangtua
Bakat dan minat si sulung hasil psikotes di sekolah tidak jauh berbeda dengan hasil pengamatan saya dan bapaknya. Jadi ingat, kalimat yang pernah dilontarkan seorang psikolog anak,  

”Yang paling mengenal anak itu sebenarnya, orang tuanya. Hanya saja orang tua kadang tidak jeli mengamati atau tidak siap menerima saat anak berkembang tidak sesuai harapannya.”




Sejak membaca buku     Rahasia Ayah Edi Memetakan Potensi Unggul Anak, enam    tahun lalu, saya mulai mencatat kecenderungan  bakat dan minat anak – anak. Sebelumnya hanya menstimulasi macam – macam kecerdasan majemuk versi Joestin Gardner  tanpa dievaluasi serius.


Hasil pengamatan biasanya saya diskusikan dengan suami, saya cocokan juga dengan hasil pengamatan dia. Walaupun suami lebih banyak menghabiskan waktu di kantor, dia cukup jeli juga melihat anak – anak, tipe family man hahaha.  Setelah diskusi biasanya kami (saya dan suami) menyamakan persepsi, mau lanjut apa nih untuk stimulasi yang lebih mengarah pada bakat dan minat anak – anak.

Di post blog ini saya akan berbagi tips memetakan bakat dan minat anak berdasarkan pengalaman.

Kapan mulai mengamati
Cetak biru anak – anak
Rekomendasi buku dan majalah
Bakat dan minat mulai terlihat di usia 10 tahun
Setiap anak dianugrahi lebih dari satu minat dan bakat
Langkah mengamati bakat dan minat anak
Stimulasi yang mengarah pada bakat dan minatnya
Bakat vs minat
Jika minat tidak sesuai bakat