Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Selasa, 28 Juli 2020

Bekal Ilmu Tak Akan Habis

Assalamualaikum teman- teman, siapa di sini yang sudah rindu banget sama orangtua di kampung halaman? Rindu serindu-rindunya sampai kadang nangis. Pengen pulkam tapi khawatir bawa virus karena ortu yang sudah lansia. Kerinduan yang membuat lebih khusyu mendoakan mereka. Mungkin ini salah satu hikmahnya.

Kalau ingat (rindu) orang tua otomatis ingat masa-masa nyamannya bersama mereka, ingat nasehat-nasehat mereka. Semakin bertambah usia, semakin sadar apa yang dinasehatkan/dicontohkan orang tua semua benar.

Saya inget banget, dulu paling malas membereskan tempat tidur, jadi kalau si mamah bilang
ngeles,”Nanti juga berantakan lagi, nanti juga ditidurin lagi.” Beresin kasur kan hal sepele kok si mamah rempong amat. Semakin besar sadar, intinya sih bukan sekedar beresin kasur tapi membiasana rapih dan ternyata suasana rapih membuat mood positif.

Nasehat Mamah lain yang kepake adalah soal mengelola keuangan dan menetapkan prioritas. Ibu saya bukan lulusan sarjana ekonomi nasehatnya mirip banget dengan buku Prita Ghozi yang berjudul (saya baca buku edisi lamanya tahun     yang belum baca bukunya bisa intip reviewnya di sini. Mamah saya  belajar dari pengalaman hidup, keadaan memaksanya pintar-pintar mengatur keuangan dan menentukan prioritas yang paling penting dalam perannya sebagai ibu lima orang anak.

Sabtu, 25 Juli 2020

Pentingnya ‘Mengosongkan Gelas’ saat Belajar

Assalamualaikum teman- teman, apa kabar nih? Masa pandemi membuat orang banyak menghabiskan waktu di rumah walaupun yang bekerja sudah kembali work from office, selebihnya saat weekend tetap ya lebih banyak di rumah.  Kalau jalan-jalan atau ngemall pasti waktunya dibatasi (seperlunya), yang biasanya pulang kantor kongkow, sekarang hanya sesekali atau mungkin belum berani.

Yap, keadaan saat ini  tidak pernah sama lagi.
Karena lebih banyak di rumah, banyak orang mulai mengisinya dengan mempelajari hal baru, saya yakin teman-teman termasuk salah satunya. Yang biasanya jarang masak jadi rajin masak, yang biasanya nanem-nanem ala kadarnya mulai ngeborong tanaman - ngisi waktu dengan berkebun, ada yang belajar gambar, desain, baking, musik, pokoknya apapun. Dari yang awalnya sekedar mengusir kebosanan jadi serius.

Termasuk saya yang selama pandemi ini ngisi waktu dengan belajar food photography dan lebih rajin ngebon, boleh intip kebun saya di sini, mulai jualan online tanaman sekitar tahun 2017, Alhamdulillah berlahan tapi pasti mengalami kemajuan.

Selasa, 21 Juli 2020

Memasak Sehat dan Menyenangkan di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Live Healthy be Happy

Assalamualaikum teman-teman, semoga dalam keadaan baik, sehat lahir batin. Kalau ada rasa sedikit galau karena corona tak kunjung usai wajar, asal jangan sampai galaunya kebablasan sampai stress ga melakukan apa-apa hehehe. Life must go on, pandemi  ini ujian kesabaran - nasehat pada diri sendiri yang kadang galau karena belum bisa pulkam, ketemu Ibu, Bapak dan saudara – saudara.

Masih ngikutin anjuran pemerintah, ke luar rumah kalau urgent seperti belanja kebutuhan sehari-hari ke pasar atau mini market seminggu sekali dengan mematuhi protokol kesehatan, memakai masker dan membawa hand sanitizer.

Masak apa nih hari ini? Ada yang rajin masak sejak pandemi? Samaa…Tos dulu donk. Efek anak-anak di rumah terus, suami juga seminggu 2 kali WFH. Skill masak bertambah, lebih hemat dan sehat tentunya. Tapi jujur saja kadang saya bosan dengan masakan sendiri jadi sesekali pesan online atau beli jualannya teman, hitung-hitun saling bantu, iya kan?

Sebagai ibu rumah tangga tanpa asisten, dan sejak PJJ merangkap jadi guru pendamping anak-anak, harus pintar-pintar mengatur waktu antara pekerjaan rumah lain, memasak, melakukan hobi dan jualan online. Sok sibuk banget ya hehehe. Ya kalau ga sibuk bosan karena di rumah terus.

New Normal ala Saya

Assalamualaikum Teman, 

Yang menggoda dari  new normal ini bukan pengen ngemall atau jalan-jalan tapi pengen pulkam. Dan sepertinya hal ini bukan hanya dirasakan saya, tapi banyak orang.  Dari obrolan beberapa grup WA, ada beberapa teman yang sudah pulkam, ada yang ke Bandung, Sukabumi bahkan Jawa Tengah.

“Udah nggak ada pemeriksaan, ga perlu surat bebas covid,” jelas teman, seperti menyemangati saya untuk mudik. Tapi saya masih nahan diri, pertama masih khawatir apalagi kedua orang tua sudah lansia, nenek saya sudah usia 80 lebih. Khawatir secara tidak langsung kami membawa virus untuk mereka, atau sebaliknya, kami membawa virus dari sana, padahal anak kedua saya punya asma. 

Satu lagi yang memberatkan saya pulkam, ada aturan di kantor suami untuk melarang karyawan ke luar kota, kalau urgent  harus laporan. Dan jika di kantor ada yang positif kantor akan tutup .

Duh tanpa ada yang positif aja, perusahaan tempat suami kerja sudah terimbas, jangan sampai deh di kantornya ada yang positif.

Sebagian orang beranggapan new normal ya menjalani kehidupan seperti biasa hanya pake masker (face  shield) dan bawa hand sanitizer. Tapi menurut saya anggapan ini kurang tepat mengingat jumlah yang positif masih meningkat  tajam.

Sebagian orang beranggapan, biasa saja. Biasanya orang-orang santuy ini dan merasa covid-19 hanya ada di ‘kota’ yang kampungnya aman, tidak ada teman dan tetangga yang kena jadi merasa semua baik-baik saja. Ini yang saya rasakan di kampung tempat saya tinggal, di pinggiran kota. Saking santuynya, orang pake masker diledekin. Untungnya anak-anak woles, efek 3.5 bulan di rumah aja dan corona jadi obrolan keseharian, mereka woles kalau diledek teman atau tetangga (dewasa) karena kalau main maskeran. Oh ya sudah 3 minggu ini anak –anak diperbolehkan main sepeda dan layangan sama teman-temannya (anak tetangga) tapi pake masker. Karena main sepeda dan layangan  otomatis jaga jarak.

Cara Saya Menyikapi New Normal

Melakukan protokol kesehatan, maskeran kalau ke luar rumah dan bawa hand sanitizer. Belanjaan langsung dicuci-cuci sebelum masuk kulkas dan tempat penyimpanan bahan makanan kering.

Masih manut sama nasehat, kalau tidak penting tidak kemana-mana. Jadi selama new normal ini masih belum pernah ke mall atau toko besar favorit seperti gramedia dan toko perabot , aslinya udah kangen pengen cuci mata ke sana hahaha.

Tetap produktif, ga kemana-mana bukan berarti ga produktif donk apalagi jaman internet seperti sekarang. Alhamdulillah masa pandemi ini orang jadi suka tanaman, jualan online tanaman saya kecipratan rejeki ini. Boleh intip-intipnya instagramnya anggrek.hias 


Mini monstera koleksi anggrek.hias 


Mengusir kebosanan dengan mencoba hal baru. Bosan banget di rumah, kalau mau jujur saya stress. Kalau udah stress sampai ubun-ubun pengennya lari pulkam ke rumah ibu. Penyebab stressnya terlalu pribadi untuk dibahas hehehe. Yang pasti every family has own battle terlebih di masa pandemi seperti ini.  Salah satu stress release saya menyibukkan diri dengan tanaman dan moto-moto makanan. Lumayan efektif karena jadi sibuk dan capek.

Kelonggaran yang saya dan keluarga lakukan saat new normal ini, ke pasar, kalau biasanya hanya ke warung sayur kini seminggu sekali ke pasar dan toko bahan kue. Anak-anak boleh main sepedaan sama temannya.




Kebiasaan yang sudah jadi keseharian, mencuci barang belanjaan termasuk saat anak-anak jajan. Lucunya mereka jajan eskrim terus dicuci, es krimnya jadi cair lalu mereka masukin ke kulkas beberapa jam baru dimakan.

Bagaimana nih cara teman – teman menyikapi new normal? Yuk dishare



Senin, 06 Juli 2020

Tanggap Alergi di Masa Pandemi dengan 3K; Kenali, Konsultasikan dan Kendalikan

Assalamualaikum Teman, apa kabar dengan new normal? Sudah jalan kemana sama anak-anak? Kalau saya sih belum kemana-mana bawa mereka. Kalau perlu kemana-mana, pasar atau atm, sendiri. Jujur pengennya sih keluyuran ngajak mereka jalan-jalan.  Tapi masih menahan diri karena walaupun sudah boleh kemana-mana, virusnya masih berkeliaran, jumlah yang positif perhari mencapai ribuan, data tanggal 5 Juli 2020 kenaikan mencapai 1600-an (duh). Mungkin imunitas kita kuat tapi bagaimana dengan orangtua yang sudah lansia, khawatir kita tak sadar membawa virus, khawatir juga anak terlebih si kecil yang kedua punya asma.

Anak-anak termasuk yang rentan terkena penularan virus Covid-19, berdasarkan data IDAI  perbulan Mei 2020 jumlah anak di Indonesia yang terpositif Covid-19 mencapai 500-an orang dan merupakan angka tertinggi di Asia Tenggara.

Bukan hal mudah, menerapkan protokol kesehatan pada anak-anak yang masih suka pecicilan, tangannya ga bisa diam pegang sani sini karena ingin tahu, mengeluh tidak betah pake masker, beda dengan si kaka yang udah remaja,

Tapi ‘merumahkan’ anak-anak bukan berarti diem –diem bae (kalau istilah orang Betawi) tetap beraktivitas normal, beraktivitas fisik, main di teras atau halaman rumah agar anak-anak menghirup udara segar dan beraktivitas fisik  tapi menghindari main bersama-sama teman seperti masa normal.
Itu salah satu tips yang saya dapat dari  acara web binar Pekan Tanggap Alergi Generasi Maju; Tanggap Alergi di Masa Pandemi untuk Generasi Maju, yang saya ikuti hari sabtu tanggal 29 Mei 2020 yang diadakan PT. Sarihusada Generasi Mahardhika melalui brand SGM Eksplor Advance+ Soya, dengan narasumber Prof. Dr. Budi Setiabudiawan., dr., SpA(k), M.Kes., - Konsultan Alergi dan Imunologi Anak. Acara ini sekaligus dalam rangka menyambut World’s Allergy Week 2020.



Minggu, 28 Juni 2020

Belajar Food Photography : Memanipulasi Cahaya

Assalamualaikum Teman, semoga dalam keadaan baik, tetap sabar (menghadapi pandemi) dan tak putus berdoa agar pandemi ini segera berakhir. Walaupun sudah new normal tetap saja khawatir karena virus masih dimana-mana dan grafik yang positif belum menunjukkan tanda penurunan.  Tapi jangan sampai ya pandemi ini membuat putus asa dan diam, harus tetap produktif donk ya.

Saya lagi semangat belajar food photography nih, efek di rumah aja, semacam mencari hiburan. Tertarik  motret dengan objek makanan sejak punya IG tahun 2014 dan ikut komunitas upload kompakan tapi ya sekedar ikutan tanpa  usaha belajar.



Boleh baca DIY alas foto untuk food photography dari kayu

Rabu, 17 Juni 2020

Meluaskan Dunia Anak dengan Perpustakaan Digital Let's Read

Menanamkan minat baca anak 


Perpustakaan digital anam

Assalamualaikum
Apa kabar teman – teman, masih dirumah aja? Kalau saya sih iya walaupun new normal. Keluar rumah kalau memang penting aja walaupun godaan untuk jalan-jalan lumayan besar karena sudah 3 bulan di rumah aja hehehe. Tapi harus sabar, daripada beresiko membawa virus.

Kebosanan juga dilanda anak-anak tapi mereka jarang sekali mengeluh, mungkin paham kalaupun mengeluh, seperti saat lebaran kemarin, mengeluh pengen mudik ke Bandung ketemu Akung, Uti dan sepupu-sepupunya, tetap tidak bisa kami kabulkan. Mereka mulai paham bahaya Covid-19.

Kemarin iseng nanya si Kaka,“Bosan ga di rumah aja?”

“Bosan bangettt, aku pengen sekolah ketemu teman-teman.”

Tapi karena kondisinya belum memungkinkan, mereka mulai menikmati kegiatan di  rumah yang mereka dan kami (saya dan suami) ciptakan dan fasilitasi. Dibacakan atau membaca (sendiri) buku jadi salah satu kegiatan yang diagendakan setiap hari walaupun kadang mereka mengeluh karena buku yang saya haruskan baca bukan buku kesukaan mereka. Seperti si Kaka yang tahun ini masuk SMP  mulai saya tugasi membaca buku fiksi yang serius, seperti buku Laskar Pelangi dan buku Tere Liye. Sebelumnya hanya buku fiksi anak-anak tulisan Arleen, Stella Ernes, Enid Blyton, komik KKPK,  dan buku komik science Korea.


Perpustkaan mini di rumah 
Boleh baca Resensi buku anak  yang sudah saya tulis.


Sabtu, 23 Mei 2020

Semua Bisa Menabung dan Jadi Jutawan dengan SOBATKU

Assalamualaikum teman-teman, bagaimana nih kabar puasanya, semoga lancar dan ibadah puasa yang kita lakukan diterima.

Masih dalam suasana pandemi yang membuat sedih karena jumlah  yang positif masih bertamah, bertambah sedih dan kesal karena masih banyak orang abai dengan kondisi ini, menjelang lebaran mall dan pasar penuh huhuhu. 

Tapi kesedihan dan rasa khawatir jangan sampai menumpulkan semangat, optimisme dan produktivitas kita. Janji atau rencana yang sudah dibuat di masa  harus ditunaikan, dengan keberadaan teknologi internet, beberapa hal bisa dilakukan secara online. Pertemuan virtual pake zoom atau video call. Atau live di media sosial.

Seperti yang dilakukan SOBATKU, yang tetap menjalankan programnya di tengah pandemic Covid-19. Tetap menggelar undian point bulanan dan Grand Prize untuk para anggotanya (penabung) tanpa melanggar aturan PSBB dengan cara diselenggarakan secara online live di Instagram dan youtube Sobatku.




Mungkin teman – teman ada yang bertanya, apa sih SOBATKU?

Senin, 18 Mei 2020

Tips Menjaga Kesehatan Anak-Anak di Masa Pandemi

Assalamualaikum teman – teman masih #dirumahaja kan? Bosan sudah pasti hahaha. Sabar ya *ini mah lebih pada diri sendiri, sungguh kaki ini ingin melangkah kesana-kemari*. Tapi apa daya ya, demi memutus rantai penyebaran virus, harus di rumah aja.

Foto tahun lalu, waktu mudik ke Bandung


Bagaimana kabar anak-anak di rumah? Kalau kedua anak saya udah bosan. Kemarin si Kaka nyeletuk,”Karena  corona ga bisa main sama temen, ga bisa berenang, ga bisa ketemu Uti (mudik), ga bisa sekolah."

Jumat, 15 Mei 2020

[Home Living] Tips Memilih Cat Rumah

Cat anti bakteri. Yang selalu sama dari perjalanan 5 kali pindah rumah adalah cat tembok rumah yang kami tempati selalu sama, putih atau kream putih. Banyak banget rumahnya! Haha bukan rumahnya yang 5 tapi tiga kali ngontrak rumah dan sisanya beli rumah terus jual, beli lagi karena pindah tempat tinggal.

Memilih cat putih untuk dapur 


Soal warna cat rumah, saya dan suami memang seringnya sepakat, memilih warna putih atau cream putih karena memberi kesan bersih, terang dan luas. Cat warna putih juga nertal untuk dipadupadankan  dengan perabot rumah warna apapun. Sebenarnya kami tidak punya banyak perabot karena ingin rumah nampak lapang.

Perbedaan pendapat soal warna cat rumah mulai ada  begitu kami pindah rumah yang kelima kalinya, rumah yang kini kami tempati, rumah yang kini kami tempati. Suami ingin selain putih ada warna lain agar  tidak bosan, begitupun anak-anak yang pengen kamarnya di cat selain putih pada salah satu sisi dindingnya.

Jumat, 08 Mei 2020

Menjaga Pikiran Tetap Positif Selama Masa Pandemi

Assalamualaikum teman – teman semoga kita semua dalam keadaan sehat. Masih #dirumahaja sebagai bentuk ikhitar dan partisipasi memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Bosan? Itu wajar dan manusiawi kok. Jujur kadang saya dihinggapi rasa khawatir terutama jika sudah membaca atau menonton berita bertambahnya jumlah yang positif covid–19 di  Indonesia (grafiknya masih naik) padahal pemberlakuan #dirumahaja sudah berlangsung lebih dari 2 bulan. Kok bisa?

Lokasi foto depan rumah

Rabu, 06 Mei 2020

Empat Camilan Berbuka Puasa Favorit

Empat Camilan Berbuka Puasa Favorit

Bakwan

Duh makan gorengan? Boleh skip kalau teman-teman sedang diet makan gorengan hehehe. Baca beberapa status teman yang udah tobat makan gorengan, kalau saya belum bisa euy. Tapi ga tiap hari makan gorengan juga sih yang pasti kalau camilan berupa gorengan saya hampir tidak pernah beli, selalu bikin, alasannya minyak goreng yang digunakan terjamin juga rasanya pas di lidah saya. Secara dulu ibu saya jualan gorengan seperti rosiles, bakwan, donat dsb, jadi lidah saya untuk gorengan udah terstandar masakan ibu, jadi susah makan gorengan kalau bukan buatan sendiri atau ibu hehehe.

Resep bakwan udang bisa intip di sini

Kamis, 30 April 2020

Tips Belajar Menjahit

Belajar Menjahit






Menjahit adalah kegiatan yang memadukan kreativitas dan imajinasi,dan jika ditekuni bisa menjadi hobi yang menghasilkan atau bahkan profesi. Beberapa dekade yang lalu, kegiatan menjahit identik dengan kegiatan ibu-ibu rumah tangga untuk mengisi waktu luang di rumah. Sekarang, seiring perkembangan zaman dan kemajuan di bidang teknologi, berbagai kalangan hingga anak muda pun tertarik untuk menekuni kegiatan ini. Apalagi sekarang sudah banyak mesin jahit portable yang modern dan mudah digunakan. Tak heran kini banyak bermunculan desainer muda dengan karya rancangan busana yang unik dan istimewa. 
Saya termasuk yang menyesal baru senang dan bisa menjahit setelah memiliki dua anak. Karena  ternyata menjahit itu menyenangkan! Terlebih  setelah mesin jahit jadul saya diganti mesin jahit portable, ternyata menjahit itu tidak sesulit yang dulu dibayangkan.  Saya pun mulai mengenalkan menjahit pada si sulung saya (12yo), senang rasanya melihat dia sesekali menghabiskan waktu luangnya dengan menjahit walaupun yang dijahit hanya pounch untuk tempat pensil. 

Boleh baca DIY Membuat Tote Bag dari Kain Kanvas
Jika teman - teman  tertarik untuk belajar menjahit bisa dilakukan secara otodidak (dengan menonton tutorialnya di youtube) maupun kursus profesional. Berikut tips belajar menjahit.  

Rabu, 29 April 2020

Waspada Virus Corona dan Istilah dalam Pandemi Virus Corona

Kenapa harus waspada terhadap Virus Corona dan beberapa istilah dalam pandemi Virus Corona

Hari kesekian #dirumahaja rasa bosan mulai teratasi, keluhan anak – anak karena ga sekolah (ga seru) berkurang, mulai terbiasa, membiasakan diri, kalau istilah biologinya beradaptasi. Biar ga bosan di rumah saya ngerjain DIY, baca buku, masak dll. 



Tapi kadang was – was, karena angka yang positif terkena virus corona masih naik grafiknya padahal himbaun #dirumahaja sudah sebulan lebih digaungkan. PSBB sudah diterapkan. Why oh why. Salah satunya karena masih banyak orang yang santuy, tidak mengikuti anjuran pemerintah. Ada juga kasus yang sudah positif, PDP atau ODP diminta isolasi mandiri malah keluyuran. 

Saya paham kalau tidak bisa #dirumahaja karena pekerjaan, seperti Pak Suami yang masih ngantor seminggu 2 kali. Nah kalau ga #dirumahaja tapi malah nongki jajan (kalau mau jajan ya dibungkus), tidak menerapkan sosial distancing.

Tapi  kita tidak bisa memaksakan pendapat pada orang lain, yo wes fokus sama menjaga kesehatan keluarga dan orang terdekat. Berusaha mendukung anjuran untuk memutus rantai virus corona yaitu dengan memakai masker saat ke luar rumah, bawa hand sanitizer, sosial distancing, mencuci tangan, meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi (sayur dan buah), bekerja, belajar dan beribadah di rumah. keluar rumah kalau ada keperluan, kalau saya biasanya ke warung sayur yang lengkap 5 hari sekali. Sudah sebulan lebih tidak ke pasar dan supermarket.

Berikut alasan kenapa kita tidak boleh santuy sama virus corona namun  harus waspada tanpa panik.

Sabtu, 25 April 2020

Tips Meningkatkan Penjualan Online Shop

Assalamualaikum
Tips Meningkatkan Penjualan Online Shop
Apa kabarnya teman hari ini? Semoga sehat dan tetap optimis di masa pandemi ini. Dan tentu saja tetap produktif. Alhamdulillah di tengah masa pandemi ini rejeki saya dari jualan bunga secara online, ada saja.


Boleh intip jualan saya di SINI 




Padahal awalnya sempat pesimis, ternyata banyak orang yang melakukan kegiatan berkebun untuk mengisi waktu selama #dirumahaja. Rejekinya tukang gojek juga ini karena banyak pesanan yang minta diantar kurir gojek. Saya jualan via online di marketplace dan instagram. Kalau dihitung alhamdulillah sudah jalan hampir 4 tahun.

Boleh Baca Tips Merawat dan Menanam Anggrek untuk Pemula 

Ada yang memiliki toko online juga di instagram? Pernah merasakan betapa sulitnya melakukan penjualan di Instagram, padahal kita sering dengar cerita banyak orang sukses jualan via instagram.

Berikut ini ada 6 cara meningkatkan penjualan untuk online shop baru, mulai dari yang gratis hingga yang berbayar.  Yuk disimak

Referensi
Jika tidak punya follower sebelumnya, cara paling gampang adalah meminta teman teman untuk merekomendasikan. Untuk online shop baru, kemungkinan besar pembeli awal memang orang orang terdekat seperti teman, keluarga dan rekan kerja.

Kamis, 16 April 2020

Jalani Hidup Apa Adanya ala Mom Blogger

Jalani hidup apa adanya Ala mom blogger

Memasuki minggu ke - 3 mengikuti anjuran #Dirumahaja, sejak wabah Covid - 19 yang awalnya di Wuhan China, kini menulari Indonesia, data terbaru perhari ini (08/04/2020)  sudah ada sekitar 1500 lebih yang dinyatakan positif Covid - 19.

Bagaimana rasanya tiga minggu menghabiskan waktu #dirumahaja? Jujur, kalau saya bulan bosan. Mulai kangen keluyuran antar jemput anak sekolah, ke pasar, ngebakso, arisan dan ngaji tahsin. Tapi walaupun bosan saya ga nekat keluyuranlah. Mau ambil uang ke atm belanja dan kebutuhan sehari – hari ke warung sayur yang komplit saja kalau memang bersediaan sudah habis, seminggu sekali. Saya tahu dan paham betul #dirumahaja adalah cara terbaik kita semua berperan dalam memutus rantai penyebaran virus Covid - 19  agar wabah ini segera berakhir.

Bahagia tanpa kepura – puraan versi saya
Untuk mengusir rasa bosan saya mencari kesibukan yang bikin lupa waktu.  #Dirumahaja Tanpa kepura – puraan bahagia tapi menciptakan kebahagian Tanpa basa – basi, dengan action. Salah satu bahagia saya melakukan hal yang saya sukai, ngeblog, baca buku, moto makanan jika urusan rumah tangga dan anak – anak selesai. 




Rabu, 15 April 2020

DIY Alas Foto untuk Food Photography

Assalamualaikum, apa kabar teman – teman semoga sehat dan selalu dalam lindungan Allah swt. 

Alas_foto



Masih #dirumahaja sebagai bentuk kita membantu melawan penyebaran  Covid – 19. Kalau merasa bosan itu biasa, manuasiawi. Salah satu cara untuk mengusir rasa bosan dan jenuh #dirumahaja bisa dengan membuat sesuatu, semacam kerajinan atau prakarya, istilah kerennya DIY, Do It Yourself.

Kamis, 09 April 2020

6 Rekomendasi Speaker Aktif Terbaik dengan Harga Bersahabat

Inilah 6 Rekomendasi Speaker Aktif Terbaik dengan Harga Bersahabat
Sumber : jalantikus.com
Buat kamu pecinta musik, memiliki sebuah speaker aktif berkualitas tentu sudah merupakan keharusan. Apalagi di zaman sekarang ini banyak sekali pilihan speaker berkualitas tinggi yang sudah dilengkapi dengan berbagai teknologi terbaru, salah satunya Bluetooth. Tentunya, kamu ingin punya speaker bagus dan awet tanpa perlu keluar uang banyak, bukan? Jangan khawatir, kami telah merangkum beberapa merk speaker yang ampuh tak tak bikin kantong jebol.
Penasaran? Simak rekomendasi speaker aktif terbaik namun murah dari kami.

Selasa, 07 April 2020

Pendidikan Karakter Nabawiyah

Judul buku       : Pendidikan Karakter Nabawiyah
Penulis                 : Abdul Kholiq
Penerbit               : Mutiara Qur’an
Tahun                   : Agustus 2017
Halaman              : 322 hal – Hard Cover

Recommendation Islamic pareting book!





Mendidik anak adalah sebuah proses panjang, tidak mudah, akan selalu ada tantangan, itu sebabnya semuanya harus dikembalikan pada Allah SWT, berdoa untuk kebaikan anak. Karena Dia - lah pendidik sebenar – benarnya yang tidak pernah salah. Yang dilakukan kita, orang tua, hanyalah ikhtiar.

“Tiga doa yang mustajab dan tidak ada keraguan di dalamnya, yaitu; doa orang yang terdzalimi, doa orang yang dalam perjalanan serta doa orang tua kepada anaknya.” (HR Tirmidzi).

Setiap anak terlahir beriman, pembelajar, berbakat dan tumbuh.  Sub judul buku yang membangkitkan optimisme para orang tua untuk mendidik anak – anak dengan maksimal agar sukses dalam kehidupan bermasyarakat kelak. Ukuran sukses dalam kehidupan bermasayarakat yang tentunya tidak dinilai berdasarkan materi saja   tapi taat pada Allah swt, bahagia  lahir batin, bermanfaat bagi masyarakat, dan mandiri.  Seimbang dan sejalan antara hablum minallah dan hablum minannas.

Minggu, 29 Maret 2020

Wangi, Cantik dan Aktif dengan Vitalis Body Wash

Tetap wangi, cantik dan aktif dengan Vitalis Perfumed Moisturizing Body wash



Bulan agustus mendatang usia pernikahan saya genap 14 tahun. Kalau flash back ke belakang, ke tahun – tahun pertama pernikahan kadang tak percaya kami bisa berjalan sejauh ini. Kami mengalami drama khas pasangan baru menikah, dari soal keuangan, perselisihan karena berbedaan pendapat, miss communication, bahkan kebiasaan dan cara pandang yang dipengaruhi suku dan budaya kami yang beda jadi masalah.

Jumat, 27 Maret 2020

Mama's Choice Nipple Cream Perawatan untuk Ibu Menyusui

Mama's Choice Nipple Cream Solusi Puting Lecet

Hamil, melahirkan dan menyusui adalah proses menjadi seorang ibu yang tidak akan pernah dilupakan perempuan. Excited, was – was, bahagia rasanya campur aduk. Apalagi kalau pas hamil dimanjain suami duh rasanya pengen hamil melulu hahaha. Iya gak? Saat hamil semua dijaga, terutama kesehatan, obat yang dikonsumsi harus aman untuk janin, begitu pun produk perawatan. Tapi sekarang tak perlu khawatir ada Mama's Choice produk perawatan Ibu Hamil dan Menyusui yang aman dan halal.


Mama's Choice pilihan ibu hamil dan menyusui

Rabu, 25 Maret 2020

EDC Mesin Kasir Online dari GOJEK

Kopi kekinian 

secangkir kopi

Salah satu perkembangan kuliner yang menarik akhir – akhir ini adalah makin menjamurnya coffee shop kekinian. Dari yang harganya premium hingga yang terjangkau. Dari yang berupa  ruko sederhana hingga café yang eksklusif dan coffee shop –coffee shop ini diinisiasi UMKM lokal.  Pilihan nama coffee shop pun cukup menarik perhatian; Janji Jiwa, Kopi Kenangan,  Lain hati dsb.



Memang sudah saatnya  kopi Indonesia  yang beraneka ragam jenis dan cita rasanya jadi tuan di negeri sendiri dan mensejahterakan masyarakatnya.

Saya bukan penikmat kopi yang addict  hanya sesekali ngopi kalau lagi ingin atau untuk menahan kantuk. Sebaliknya dengan Pak suami yang memang penggemar kopi. Hampir semua coffee shop kekinian sudah dia coba hanya untuk menjajaki rasa dan menemukan rasa yang cocok di lidah dan harga pas di dompet.

Bicara kopi tak lepas dari citarasa, jenis kopi yang sama bisa memiliki citarasa berbeda. Racikan kedai kopi A pasti beda dengan kopi B. Salah satu sebab setiap coffee shop memiliki pelanggan fanatik.

Senin, 23 Maret 2020

Hutan Papua sebagai wilayah konservasi dunia


Melihat lebih dekat kekayaan flora dan fauna Papua

Papua itu Indonesia
PAPUA. Apa yang ada di benak teman – teman kalau mendengar kata Papua? Raja ampat, adat dan budayanya yang masih kental dan asli, burung Cendrawasih, hutannya,  pembangunan infrastruktur oleh pak Jokowi atau…boleh tambahkan di komen blog post ini hehehe.

sumber gambar www.hutanpapua.id

Dulu sebelum Raja Ampat mendunia yang membuat saya suka berkhayal suatu saat bisa perginya ke Papua adalah rasa penasaran. Penasaran dengan alamnya, penasaran dengan kehidupan masyarakat di sana, penasaran dengan beragam tanaman dan buah khas Papua – tidak bisa ditemui dipasaran, dan penasaran dengan kekayaan tambangnya.

Senin, 16 Maret 2020

[Book Review] Sejarah Kehidupan Rasulullah SAW

Tentang Buku Sirah Nabawiyah
Judul Buku          : Sejarah Kehidupan Rasulullah SAW
Penulis                 : Nizar Sa’ad Jabal Lc. M.pd
Penerbit              : Qids Perisai Quran Kids
Halaman              : 154 Hal
Cetakan/Tahun  : 7/2016      

         

Yap kalau dilihat dari tahun terbitnya ini bukan buku baru, saya pun terpikir mereview buku ini setelah setahun lebih buku ini melengkapi koleksi buku anak – anak.

Karena bukan buku baru agak sulit kalau dicari di toko buku offline karena bukan buku baru, harus mencari online seperti di Tokopedia. Tahu buku ini karena rekomendasi teman kuliah yang juga book instagram  Hanhilhen. Sebelumnya saya sudah punya buku sejarah 25 nabi edisi anak – anak tapi bahasannya kurang lengkap. Sejarah nabi Muhammadnya hanya 6 lembar, tidak semua momen kenabian yang penting dituliskan.

Yang memotivasi  saya mencari buku Sirah Nabawiyah Rasulullah SAW versi anak – anak untuk dibacakan pada anak – anak di rumah adalah sebuah kisah berkesan saat masa kecil. Saat usia SD (di Bandung) setiap habis magrib saya mengaji di masjid bersama teman – teman, guru ngajinya selain pak ustad adalah akang – akang  mahasiswa yang kost di rumah pak Haji.  Salah satu guru ngaji yang juga akang  mahasiswa paling berkesan bernama Kang Samsudin. Beliau mengajar Tarikh atau sejarah Islam. Caranya bercerita selalu menarik hati,  pengetahuannya soal sejarah luas (padahal dia kuliah di itb jurusan mesin). Ya bukan hanya sejarah Islam juga dunia yang dia selipkan saat bercerita. Dari akang guru ngaji ini juga saya tahu detail sirah nabawiyah Muhammad SAW.

Yuk baca selengkapnya resensi buku Sejarah Kehidupan Rasulullah SAW  (klik ya....)

Resensi buku lain 99 Cahaya di Langit Eropa




Senin, 09 Maret 2020

Treats by Traveloka Eats di Pasar Modern BSD

Berwisata ke Pasar 

Jalan – jalan kok ke pasar? Apa indahnya? Jalan – jalan tak melulu soal melihat keindahan tapi melihat (lalu belajar) bagaimana orang berinteraksi,  bagaimana budaya dan kebiasaan sebuah daerah. Jalan – jalan juga menikmati cita rasa masakan, di mana setiap daerah, kota atau negara memiliki kekhasan. Ya kan?



Ada beberapa pasar di Indonesia memang menjadi tujuan wisata, sebut saja misalnya Pasar Terapung Muara Kuin di Kalimantan Selatan, pasar Seni Sukawati Bali, Pasar Ikan Modern Muara baru Jakarta, pasar barang antik Cikapundung Bandung, pasar Beringharjo Jogyakartan dll. Pasar – pasar yang memiliki keunikan tersendiri, dari caranya bertransaksi (pasar Apung transaksi di atas perahu karena pasarnya di sungai), barang yang dijual hingga jajanan atau kulinernya.

Boleh baca Kuliner Legendaris Kota Bogor

Senin, 24 Februari 2020

Tips Mengamati dan Mengarahkan Bakat Anak

Tips Memetakan Bakat dan Minat Anak

Bakat - Minat Anak Hasil Psikotes VS Hasil Observasi Orangtua
Bakat dan minat si sulung hasil psikotes di sekolah tidak jauh berbeda dengan hasil pengamatan saya dan bapaknya. Jadi ingat, kalimat yang pernah dilontarkan seorang psikolog anak,  

”Yang paling mengenal anak itu sebenarnya, orang tuanya. Hanya saja orang tua kadang tidak jeli mengamati atau tidak siap menerima saat anak berkembang tidak sesuai harapannya.”




Sejak membaca buku     Rahasia Ayah Edi Memetakan Potensi Unggul Anak, enam    tahun lalu, saya mulai mencatat kecenderungan  bakat dan minat anak – anak. Sebelumnya hanya menstimulasi macam – macam kecerdasan majemuk versi Joestin Gardner  tanpa dievaluasi serius.


Hasil pengamatan biasanya saya diskusikan dengan suami, saya cocokan juga dengan hasil pengamatan dia. Walaupun suami lebih banyak menghabiskan waktu di kantor, dia cukup jeli juga melihat anak – anak, tipe family man hahaha.  Setelah diskusi biasanya kami (saya dan suami) menyamakan persepsi, mau lanjut apa nih untuk stimulasi yang lebih mengarah pada bakat dan minat anak – anak.

Di post blog ini saya akan berbagi tips memetakan bakat dan minat anak berdasarkan pengalaman.

Kapan mulai mengamati
Cetak biru anak – anak
Rekomendasi buku dan majalah
Bakat dan minat mulai terlihat di usia 10 tahun
Setiap anak dianugrahi lebih dari satu minat dan bakat
Langkah mengamati bakat dan minat anak
Stimulasi yang mengarah pada bakat dan minatnya
Bakat vs minat
Jika minat tidak sesuai bakat

Jumat, 14 Februari 2020

Enduro, Oli Motor Terbaik Pilihan Ibu Masa Kini

Assalamualaikum

Oli motor terbaik. Kemana – mana dengan sepeda motor sudah menjadi keseharian saya, jadi memastikan performa mesin motor dalam keadaan baik sangat penting, agar aktivitas tidak terganggu. Agar performa mesin selalu baik memilih oli motor terbaik, sebagai perawatannya menjadi keharusan . Untuk Oli motor terbaik, saya percayakan pada Enduro dari Pertamina, harga oli motornya pun terjangkau. Oh ya pastikan oli yang digunakan sesuai jenis motor, untuk motor matik seperti motor saya, gunakan oli motor matik. 



Berkendara motor selain praktis juga menghemat waktu dan uang. Bisa gesit kemana – mana, sampai rumah cukup waktu buat rebahan (istirahat maksudnya hehehe), ngeblog, motret dan tentunya mengerjakan pekerjaan rumah lain.


Mengantar si kecil ke sekolah dengan motor kesayangan

Rabu, 29 Januari 2020

Kebaikan Kecil untuk Bumi

Semangat pagi teman – teman, kebaikan untuk bumi apa yang sudah teman – teman lakukan hari ini? Membawa kantung belanja dari rumah? Membiasakan anak – anak bekal air minum dengan tumbler dari rumah? menanam tanaman – pohon di halaman rumah? Toss…sama donk kita.

Kebaikan kecil yang berdampak besar lho jika dilakukan terus menerus dan ditularkan ke lingkungan terdekat, anak – anak, kerabat dan tetangga.
`


Saya habis melipat – lipat kantung kresek dan mengikat belasan  karet gelang jadi satu, buat dikasihin ke si mpok warung depan.

Kalau ke pasar (tradisional) saya selalu membawa kantung belanja sendiri, tapi tetap begitu belanja selalu dapat banyak kantung (kresek) kecil, dari bungkus bawang, cabe, atau sayuran. Saya sudah  minta minta si abangnya kalau cabe sama bawang ga usah di kantungin, abis di timbang masukin aja sekalian ke kantung plastik yang saya bawa. Tapi si Abang tukang sayurnya bilang,”Ga apa – apa bu, kantong plastik ga seberapa?”

Atau,”Biar rapih dan gampang ngitungnya, Bu.”

Kalau ke warung tetangga,  lupa bawa kantung kresek bekas untuk belanja dan menolak dipakaikan kresek pasti si Mpoknya bilang,” Ga diplastikkin ga sopan, Bu.”

Jumat, 17 Januari 2020

Ini Lho, 5 Jenis Kaos Pria yang Wajib Ada di Dalam Lemari Kamu!

Ini Lho, 5 Jenis Kaos Pria yang Wajib Ada di Dalam Lemari Kamu!

Kaos Polos. Selain kemeja dan celana, kaos menjadi salah satu pakaian utama yang paling sering dipakai oleh cowok. Entah itu saat nongkrong, kerja maupun dirumah, mereka lebih memilih memakai kaos karena lebih simple. Dan kaos polos salah satu kaos yang pasti dimiliki semua cowok. Apakah kamu tahu kalau kaos ternyata punya banyak jenis lho, tapi kamu nggak perlu punya banyak jenis kaos karena bagi para cowok sejati mereka akan memilih beberapa untuk memperhatikan penampilannya. Nah, ini 5 jenis kaos buat cowok sejati, bro! Check this out!

sumber foto ajaib.co.id

1. Kaos polos
Jenis kaos pertama yang harus wajib dimiliki cowok sejati adalah kaos polos. Sebab kaos polos ini punya desain yang simple, nggak berkesan jadul dan juga mudah di padukan dengan berbagai jenis bawahan maupun outwear lainnya seperti jaket. Pastinya nggak bakal bikin kacau penampilan kamu deh pokoknya.

find me