Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sabtu, 27 April 2019

Wisata ke Situ Gunung Part 1; Suspension Bridge

Suspension Bridge Situ Gunung Sukabumi. Assalamualaikum teman – teman.
Buat yang punya rencana liburan tidak jauh – jauh dari Jabodetabek, mungkin bisa mencoba salah satu destinasi  wisata di  Sukabumi.

Situ Gunung Suspension Bridge

Ada beberapa destinasi wisata rekomendasi  di Sukabumi diantaranya yang paling terkenal; Pelabuhan Ratu, Arung Jeram di  sungai Citarik, Geopark Ciletuh dan Situ Gunung,  salah satu kawasan wisata di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, terletak sekitar 15 km dari pusat kota Sukabumi. 

Review Suspension Bridge Situ Gunung versi Vlog bisa lihat di 





Senin, 22 April 2019

Empat Objek Wisata di Bali Selatan yang Harus Kamu Kunjungi

Salah satu destinasi wisata di Indonesia yang ingin saya kunjungi lagi adalah Bali, pertama  karena masih banyak tempat wisata yang belum saya kunjungi, kedua kangen belanjanya karena   harga beragam cinderamata Bali ramah di kantung hehehe. Asli bikin kalap. Dari kain, kerajinan tangan, kuliner, perintilan dari kayu, asesoris dan banyak lagi, rasanya pengen ngeborong.

Para Tour Guide yang tengah bersolek

Kamis, 11 April 2019

Mengenal Edible Flower

Edible flower - eat able flower. Halo teman – teman di post ini saya mau nulis soal bunga tapi kali ini  bukan bunga anggrek hehehe. Tapi bunga yang nyambung sama dunia masak memasak karena jenis bunga ini bisa dimakan, istilahnya edible flowers atau eat able flower. Yap, bunga – bunga yang bisa dimakan, selain aman dikonsumsi juga kaya nutrisi,  dan berfungsi sebagai antioksidan atau antiinflamasi.



Jadi jangan heran jika di sebuah restoran atau cafe melihat sajian bunga pada makanan entah sebagai campuran pada sup, koktail, cake, atau es krim. Atau bunga sebagai garnis.  Selain memberikan sensasi tersendiri dari segi penampilan,  masakan yang ditambah bunga menambah aroma dan rasa yang berbeda lho.

Tapi tidak semua jenis bunga bisa dimakan ya teman, jadi sebelum memutuskan mencoba sebaiknya cari tahu dulu mana bunga yang aman dikonsumsi mana yang tidak, karena beberapa bunga bukan hanya tidak aman dimakan juga beracun.

Tips mengkonsumsi edible flower
Pastikan kita mengetahui bahwa bunga tersebut aman dimakan.

Jika bunga yang kita tanam bisa dimakan,  jangan gunakan pestisida selama masa perawatan, jika terkena hama gunakan pestisida organik yang terbuat dari bawang putih.
Cuci bunga sebelum dimakan dan pilih bunga yang tidak bernoda

Bunga dapat dimakan pada hari ketika dipetik tapi dapat juga disimpan dilemari es selama 3 – 4 hari.
Petik bunga yang akan dimakan saat kadar air dan rasanya paling kuat, yaitu saat bunga mekar, sebelum layu.

Mengajak si kecil menanam dan berkreasi dengan edible flower


Menanam bunga yang dapat dimakan di pekarangan rumah dengan melibatkan anak – anak bisa jadi salah satu cara mengajarkan anak – anak berkebun dan menyukai alam. Rumah pun jadi cantik dengan bunga – bunga.

Ini bunga matahari milik si sulung, yang ditanamnya sendiri dan rencananya jika bunga sudah boleh dipetik mau dijadiin garnis di cake atau puding yang akan saya dan dia buat.

Yang pasti menghias masakan atau kue dengan bunga bisa jadi kegiatan yang menarik yang bisa dilakukan dengan anak – anak sekaligus memancing imajinasi mereka. Buat si kecil yang sukar makan atau enggan mencoba makan makanan baru, dengan menghiasinya dengan bunga bisa membuatnya tertarik mencoba karena jadi seperti main – main.


Berikut beberapa  jenis bunga yang bisa dikonsumsi dan sangat familiar karena banyak  ditanam oleh masyarakat Indonesia. Mungkin teman – teman juga menanamnya di pekarangan rumah.

Bunga mawar, dapat digunakan pada semua jenis masakan dari sup, salad, selai dan campuran dalam teh. Mawar memiliki wangi yang kuat tapi rasanya lembut dan fruity.  Asam seperti strowberi.

Bunga melati, sangat popular digunakan pada campuran teh selain memberi aroma khas. Campuran the hijau dan melati dipercaya dapat menurunkan berat badan.teh dengan campuran bunga  melati dipercaya berkhasiat menurunkan berat badan. Selain sebagai campuran dalam the, bunga melati bisa dijadikan garnis pada cake atau puding lho.

Bunga telang, bunga yang tumbuh liar dan sempat langka tapi begitu bunga ini mulai dikenal luas   sebagai pewarna makanan alami, kini banyak dijual secara online. Oh ya warna biru dari bunga telang bisa digunakan pada nasi, cake atau puding. Saya sering menggunakannya sebagai pewarna pada puding. 

Boleh Baca Puding Bunga Telang


Seduhan bunga telang juga bisa dikonsumsi layaknya teh, rasanya tawar. Di café –café minuman bunga telang ditambahkan jeruk lemon warna birunya akan berubah menjadi ungu dan rasanya jadi mirip lemon tea.Orangtua jaman dulu percaya air bunga telang berkhasiat membersihkan mata bayi yang baru lahir.

Bunga matahari, bagian dari bunga matahari yang bisa dimakan adalah kelopak bunganya. Bisa dijadikan garnis. 

Lavender, tanaman yang memiliki aroma khas yang dapat mengusir nyamuk. Tapi tidak banyak yang tahu jika bunga lavender bisa dikonsumsi. Umumnya digunakan sebagai hiasan makanan bisa juga dijadikan hiasan  pada  es krim.  Rasa   bunga lavender manis dengan sedikit rasa kecut seperti jeruk nipis. 

Rosella, seduhan bunga Rosella kering dan dimimum layaknya teh sangat populer di masyarakat karena dipercaya berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Berbeda dengah teh warna seduhan bunga rosella merah. Bunga yang dijadikan teh ini adalah kelopaknya yang sudah mekar.Khasiat bunga Rosella untuk kesehatan sangat populer di masyarakat, salah satunya dapat menurunkan tekanan darah. Tapi untuk takarannya perlu penelitain lebih lanjut. Yang pasti bunga Rosella bisa dijadikan gardis pada makanan atau cake selain sebagai minuman.

Krisan, ada beragam warna bunga krisan dan semuanya aman dimakan. Rasanya ada yang mirip kembang kol dan agak pahit. Biasanya digunakan untuk salad  dan kentang tumis oriental.





Jadi menanam bunga tak sekedar mempercantik rumah bukan? Teman – teman ada yang tertarik menanam bunga yang bisa dimakan? 

Jumat, 05 April 2019

#UNINSTALLKHAWATIR dengan GOJEK

Naik GOJEK aja, praktis! Iya, walaupun saya bisa naik kendaraan roda dua, tapi untuk perjalanan jarak agak  jauh yang melewati jalan besar saya tidak berani mengendarai sendiri. Perjalanan dari Pamulang ke BSD saja saya tidak berani bawa motor sendiri.  

Untuk sekitaran Pamulang kalau bonceng anak – anak saya hanya berani kalau lewat jalan perkampungan. Ada kejadian yang membuat saya agak takut naik motor kalau jauh atau bawa anak – anak karena  pernah  disalip angkot lalu angkot berhenti mendadak di depan saya untuk mengambil penumpang. Alhasil saya menyerempet samping belakang motor, hilang keseimbangan dan terhempas ke aspal. Walaupun tidak mengalami luka parah, rasanya ya sakit. Baret di sana – sini.


GOJEK in aja!
Saya tidak bisa mengendarai kendaraan roda empat, walaupun suami pernah mendorong untuk kursus saya menolak. Seiring  usia nyali untuk bisa nyetir menguap.

Untunglah kini ada GOJEK. Kemana pun pergi jadi praktis. Kalau dulu kemana – mana bareng anak – anak harus weekend  atau menunggu Pak suami pulang kerja, kini  GOJEK - in  aja.