Kamis, 09 Mei 2019

Resep Soto Ayam Kampung


Resep Soto Ayam. Assalamualaikum, penggemar soto mana suaranya? Saya penggemar semua jenis soto. Soto Bandung, soto kuning Bogor, soto ayam tanpa santan, soto daging betawi, soto mie Bogor.

Kuahnya yang segar dan gurih, ditambah rasa asam dari perasan air jeruk limodan sambal, mantap tenan ya. Apalagi dinikmati saat cuaca dingin, kayaknya pas deh. Pas juga buat menu berbuka puasa yang cenderung bawaannya pengen makan yang hangat – hangat dan segar.


Jadi kemarin menu berbuka dan sahur kami soto ayam kampung. Untuk membuat soto saya lebih suka menggunakan ayam kampung karena rasanya lebih gurih, dagingnya tipis – tidak setebal daging ayam boiler jadi lembut dan empuk.

Oh ya harga ayam kampung di pasar tradisional terdekat (dari rumah saya)  mahal, sampai bingung mau nawarnya hahha. Sekali – kalinya nanya harga ayam kambung di pasar, habis itu kapok karena membuka harga 90 ribu. Secara beli di supermarket (superindo) harganya sekitar 50 ribuan dan kadang ada diskon. Memang sih di pasar tradisional fresh karena dipotong begitu kita membeli dan ukuran lebih ayam lebih besar. Tapi kalau ukuran ayam kampung besar malah saya suka curiga usia ayam tua jadi saat dimasak kurang empuk.

Kalau membuat soto saya lebih suka yang bening tanpa santan, dengan isian soun, kol, tauge dan telur rebus.


Soto ayam kampung

Maaf fotonya kurang kinclong, di foto sore hari saat mendung. Tanpa bawang goreng karena ga sempat membuatnya. Tapi rasanya mantap lho, Pak suami sampai nambah, katanya seger hehehe
Berikut resepnya

Bahan
1 ekor ayam kampung (potong 10, lumuri jeruk nipis, biarkan 10 menit, cuci bersih)
Tauge, kol, secukupnya.
Soun naga ukuran kecil 1 buah
2 ruas daun bawang
2 ruas daun seledri
2 butit telur rebus

Bumbu halus
2 ruas jari kunyit
2 ruas jari jahe
1 sdt merica
8 siung bawang putih
6 sing bawang merah
1 sdt garam

Bumbu pelengkap
2 lembar daun jeruk
2 lembar daun salam
1 buah serai, geprek
1 ruas jari, geprek lengkuas

Cara memasak
Didihkan  1.5 L air dalam panci presto.
Dalam wajan, tumis bumbu halus dan bumbu pelengkap hingga harum, masukkan ayam. Aduk – aduk hingga layu. Masukkan ke dalam panci presto yang berisi air mendidih. Tutup panci presto selama 40 menit dengan api sedang.

Koreksi rasa, tambahkan garam, merica atau penyedap rasa, sesuai selera.
Untuk penyajian ayam bisa di suwir atau dalam bentuk potongan.

Dalam mangkuk siangkan tauge, irisan daun kol dan soun. Lalu tuangkan kuah soto dan ayam, taburi daun bawang dan seledri. Lengkapi dengan potongan telur rebus. Jangan lupa sambal dan jeruk limonya.

Ehm, segar mantap


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...