Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Rabu, 26 Desember 2018

Tips Menanam dan Merawat Anggrek untuk Pemula

Ada yang sudah baca novelnya Aroma Karsa? Ada kutipan dalam buku ini yang membuat saya terkikik, kurang lebih seperti ini kalimatnya,"Hanya bunga anggrek yang membuat orang waras menjadi tidak waras."

Di green house salah satu konsumen 

Bunga anggrek memang seperti candu, bikin ketagihan hahaha dan tak terasa  dua tahun ‘bercengkrama’ dengan bunga  anggrek, berawal dari suka, beli satu, pengen lagi dan lagi terus mencoba jualan, Alhamdulillah lancar, ketemu sesama penyuka dan kolektor anggrek.


Boleh baca Pengalaman Pertama Mengikuti Pameran Bunga


Sebagian koleksi anggrek saya bisa di lihat di instagram @anggrek.hias



Pertanyaan yang sering masuk ke WA atau DM selain pertanyaan seputar harga dan jenis anggrek adalah;
“Bagaimana merawat anggrek? Susah gak? Saya pemula.”
“Saya tertarik anggrek Mba, tapi belum tahu cara merawatnya.”
“Mba menanam anggrek itu susah ga? Saya pemula.”

Anggrek dendrobium
Susah atau tidak merawat anggrek itu sebenarnya relatif, memang sih anggrek tidak seperti tanaman hias lain, yang bisa ditanam terus ditinggal. Anggrek perlu sedikit perawatan dan  ‘sentuhan’. Tapi ga perlu tiap hari kok perawatan khususnya kecuali musim kemarau memang harus disiram setiap hari agar anggrek tidak kering dan mati.

Anggrek juga tidak seperti tanaman hias berbunga lain yang rajin berbunga. Periode anggrek berbunga tergantung jenisnya. Ada yang setahun sekali, ada yang tak terduga, entah kapan berbunganya. Jadi kalau dibilang menanam anggrek perlu kesabaran menunggu berbunga, iya banget.

Tapi tenang, tidak semua jenis anggrek susah berbunga, salah satunya jenis dendrobium hibrida yang dalam setahun bisa berbunga hingga tiga kali dan bunganya tahan berminggu – minggu (tidak layu).


Pesanan salah satu pelanggan

Untuk teman – teman yang baru pertama kalinya memelihara anggrek, saya sarankan untuk memilih anggrek jenis hibrida karena anggrek hasil silangan ini umumnya lebih tahan terhadap hama, tahan cuaca ekstrim, mudah berbunga, ukuran bungan besar dan bunga tahan lama (tidak mudah layu).


Anggrek dendrobium hibrida, anggrek yang mudah berbunga
Anggrek jenis ini yang sering kita lihat dijual tukang bunga keliling tepatnya dendrbium hibrida atau hasil silangan (kawinan). Dendrobium hibrida sangat banyak jenis dan warnanya dan bisa dibilang anggrek jenis ini yang harganya paling ekonomis, dipasaran dijual kisaran 35 – 45 ribu. Tapi khusus dendrobum hibdrida yang sudah langka atau bentunya bunganya unik, harganya mahal  bisa mencapai ratusan ribu.


Salah satu jenia dendrobium
yang harganya lumayan

Semua jenis anggrek ada versi hibridanya, dan yang paling mudah perawatan dan berbunga adalah anggrek dendrobium.

Hampir semua jenis anggrek ada versi hibridanya, tapi yang paling ekonomis dan rajin berbunga adalah jenis dendrobium, jadi pilihkan anggrek jenis ini jika teman – teman memutuskan membeli dan merawat anggrek untuk pertama kalinya.


Di mana membeli anggrek
Jika secara online dan dikirim dengan ekspedisi paket tertutup seperti JNE, JNT dsb. Anggrek akan diterima dalam keadaan tanpa media, akarnya kering seperti ini. Ini adalah pengiriman standar untuk jual beli anggrek dengan ekspedisi, kondisi akar kering membuat anggrek tahan lama, tidak busuk.

Pengiriman anggrek secara online 

Jika anggrek diterima dalam keadaan seperti ini segera tanam dan siram dengan air.

Tips  menanam dan merawat secara umum
Mengenal media tanam anggrek
Media tanam anggrek kaliendra, akar pakis dan arang. Bisa juga campuran dari 2 atau 3 bahan tersebut. Ketiga media tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Menggunakan arang sebagai media tanam membuat anggrek tahan dari fungi dan hama lain. Tapi kekurangan arang, nutrisinya kurang sehingga anggrek perlu di pupuk agar lebih subur dan rajin berbunga.

Akar pakis, memiliki banyak kandungan nutrisi seperti NPK   tapi akar pakis mudah jadi sarang serangga terutama semut. Untuk menghindarinya jangan membuat media ini terlalu basah dan sesekali semprot dengan anti hama.

Kaliendra hampir sama dengan akar pakis mengandung NPK tapi jika terlalu basah lembab bisa membuat anggrek busuk. Jadi yang ideal ada campuran arang di media tanam  anggrek.

Oh ya khusus untuk anggrek bulan media tanam yang digunakan adalah most atau lumut. Bisa didapatkan di toko tanaman hias yang komplit dan harganya lebih mahal dari jenis media tanam anggrek lain, jadi jangan heran kalau anggrek ini harganya mahal hehehe.

Jangan terkena cahaya matahari penuh
Kecuali anggrek tanah, seperti vanda douglas, hanya membutuhkan 65% cahaya matahari, jadi sebaiknya di simpan di bawah paranet, di teras rumah atau kanopi. 


Penyiraman
Kecuali anggrek bulan yang hanya perlu penyiraman 3 kali seminggu, anggrek jenis lain jika tidak terkena air hujan sebaiknya disiram setiap hari. Bisa sehari dua kali atau sekali, tergantung kondisi. Artinya jika media tanam terlihat basah cukup sekali disiramnya.


Dari IG jualan saya 

Pemupukan
Beberapa anggrek agak sulit berbunga jadi dilakukan pemupukan. Pemupukan yang disarankan sebulan 2 sampai 3 kali.

Jika anggrek masih kecil bisa dipupuk dengan pupuk pertumbuhan, jika sudah dewasa dipupuk dengan pupuk perangsang pembungaan.

Perlukan pestisida dan fungisida?
Penggunaan pestisida atau fungisida hanya bila diperlukan. Jika di rumah hanya memiliki beberapa anggrek sebaiknya jangan gunakan pestisida, kalau pun ada hama dibuang secara manual. Hama yang suka ada keong kecil di media tanam, siput memakan daun, karat daun dan batang yang berupa hitam di batang dan daun, cukup dicuci dan digosok tangan.

Fungisida biasanya menyerang saat musim hujan, media tanam menjadi busuk dan mati. Untuk menghindarinya jangan sampai media tanam terlalu basah. Jika anggrek di simpan di tempat kena hujan sebaiknya dipindahkan.

Demikian sedikit tips merawat anggrek pemula, boleh bertanya - tanya soal anggrek via email atau akun ig @anggrek.hias.

Tunggu tulisan tentang anggrek di post blog berikutnya.








3 komentar:

  1. Wah makasih ilmunya. Aku beberapa kali dikasih anggrek sama ibuku berakhir tidak terawat krn nggak tau caranya. Padahal ibuku selalu ngasih yg ada bunganya & kata beliau dirumah beliau semua anggreknya rajin berbunga. Sekarang nggak dikasih lagi hiks hiks.

    BalasHapus
  2. kece badai angreknya gaes. jadi pingin punya hhee

    BalasHapus
  3. Mbaaaak....Anggreknya kece kece semuaaa...Ibuku suka Anggrek. Kalau diajak ke rumah Mbak Rina pasti sukaaa bangeet

    BalasHapus