Rabu, 07 November 2018

Tips Menabung dan Mengelola Tabungan Emas


Foto pinjaman dari liputan6.com

Berawal dari obrolan  biaya pendidikan yang tinggi, bahasan jadi meluas ke soal investasi.

Sebagai ilustrasi berikut biaya kuliah di Universitas pilihan;



Wow banget ya, inget zaman kuliah dulu (98) semesteran cuma 450 ribu itu pun terbilang mahal karena kuliah di MIPA ada praktikumnya.

Ehm ehm  jadi kalau tidak mempersiapkannya dari sekarang sedikit pening terlebih jika saat anak – anak kuliah usia produktif (ngantor) tinggal beberapa tahun. Ya seperti saya dan suami karena menikah mepet di usia 30, begitu anak sulung masuk kuliah, suami sebentar lagi pensiun dan karena karyawan swasta tidak ada uang pensiun bulanan kelak. So selagi sehat dan bisa mengais rejeki harus diatur sedemikian rupa agar cukup untuk membekali anak – anak dengan ilmu.

Salah satu cara mengelola/mengaturnya adalah dengan investasi. Ada yang berpendapat lebih baik berinvestasi dengan dana reksa, beli saham, ikut tabungan saham, atau  properti.  

Bagaimana dengan investasi emas? Membeli/menabung emas dinilai bukan investasi tapi menabung karena kenaikan harga emas tidak sepadan dengan tingkat kenaikan  inflasi termasuk biaya pendidikan dari tahun ke tahun.

Bandingkan dengan kenaikan emas yang pertahunnya (2010 – 2018) sekitar 10% (fluktuatif). Jadi jika saat ini kita memiliki emas 10 gram yang artinya senilai Rp.6.000.000, - 10 tahun mendatang nilainya kira - kira menjadi Rp. 12.000.000,-. Kalau dilihat dari tabel prediksi biaya kuliah diatas, nabung 10 gram selama 10 tahun tidak cukup untuk menutupi biaya kuliah satu semester.

Karena keuntungannya sedikit maka membeli/menabung emas dinilai bukan investasi tapi menabung.

Yuk Mulai Menabung Emas
Walaupun keuntungan menabung emas ini kecil tapi menabung emas dinilai paling aman dan nyaman lho. Dan menabung emas ini cocok untuk ibu rumah tangga seperti saya yang sesekali ada kelebihan uang belanja, daripada di simpan di atm mending beliin emas. Atau kelebihan uang belanja diikutsertakan arisan, giliran menang beli mas hehehe.

Menabung emas juga cocok untuk freelancer seperti saya yang dapat jobnya tak tentu kapan dan berapa nilai rupiahnya. Karena enaknya emas bisa beli kapan dan di mana saja. Mudah juga dicairkan saat dibutuhkan.

Beberapa tempat untuk membeli emas batangan; Antam, Pegadaian, Toko Emas dan Beberapa Bank Syariah seperti  Bank Syariah Mandiri dan BRI Syariah. Prosedur pembeliannya bisa tinggal datang langsung atau telepon dulu untuk memastikan ketersediaan pecahan emas batangan yang kita inginkan. 

Keuntungan menabung emas
  •       Aman secara ekonomi artinya kalaupun ternyata krisis ekonomi atau inflasi yang cukup besar,   harga emas relatif stabil. Kalaupun mengalami penurunan, nilainya  kecil.
  • .    Kenaikannya kontinyu  walaupun kecil. Harga emas cenderung naik setiap tahun walaupun kenaikannya tidak besar, rata – rata sekitar
  •         Bisa menabung emas dari nominal kecil dengan cara mencicil di pegadaian atau Bank Syariah tertentu seperti BSM atau BRI Syariah.
  • .        Bisa digunakan kapan saja. Saat dibutuhkan emas mudah dicairkan, baik dengan cara dijual atau digadai.
  • .         Menabung emas  cocok untuk freelancer atau ibu rumah tangga


Emas perhiasan atau batangan
Menabung dengan emas batangan lebih menguntungkan daripada emas perhiasan. Keuntungan emas perhiasan bisa sesekali dipakai untuk menyenangkan hati hehehe. Kalau emas perhiasan sebaiknya sih ga banyak, satu dua aja untuk dipakai dengan gram yang tidak terlalu besar jadi bisa dipakai sehari – hari, misal cincin maksimal 5 gram. Selebihnya sebaiknya jika untuk tabungan emas batangan.

Selisih harga beli dan jual/gadai emas perhiasan  cukup besar, jadi jika untuk ditabung malah rugi.

Sebagai perbandingan;

Foto pinjaman dari liputan6.com edit oleh penulis

Foto pinjaman juga edit oleh penulis


Bagaimana jika emas perhiasan di simpan dalam waktu lama?
Jika  emas perhiasan itu disimpan dalam waktu lama toko emas akan membeli sesuai surat saat beli. Misal nih, saya memiliki cincin yang saya beli saat masih kerja, harganya pergramnya 300 ribu  sekarang jika dijual ya tetap 300 ribu/gram padahal harga emas perhiasan saat ini sekitar 500 ribu/gram.

Bagaimana jika digadaikan? Akan mengikuti harga gadai emas perhiasaan saat ini yaitu 300 ribu/gram. Jadi keuntungannya  secara finansial hampir tidak ada, keuntungannya bisa dipakai dan digadaikan.

Menyicil emas di Pegadaian atau Bank Syariah
Membeli atau mencicil emas batangan identik dengan Pegadaian. Tapi bukan hanya Pegadaian lho untuk menyicil emas, beberapa bank berbasis syariah diantaranya  Bank Rakyat Indonesia Syariah dan Bank Syariah Mandiri, juga menawarkan beli/nyicil emas batangan.

Namun memang hanya pegadaian yang menawarkan cicilan membeli emas mulai dengan gram emas terendah 1 gram, dengan masa cicilan 3 bulan sampai 36 bulan.

Sedangkan BSM mulai 10 gram atau pecahan 5 gram 2 buah dengan jangka waktu cicilan  12 hulan hingga maksimal 60 bulan. Detail cicilannya teman - teman bisa datang langsung kesana dan bertanya pada custumer service.


Foto pinjaman dari liputan6.com

Secara administasi Pegadaian juga jauh lebih simple di banding mencicil emas di Bank. Di bank kita harus membuka tabungan dulu dan cicilan akan didebet langsung dari buku tabungan.

Saat butuh dana cair, emas dijual atau digadaikan?
Tergantung kebutuhan  kalau menurut saya. Jika target menabung emas untuk mendapatkan sesuatu tercapai, misal nabung emas untuk kuliah anak dan begitu anak masuk kuliah kita jual emas untuk biaya mereka. 

Tapi jika butuh dana cair padahal anak masih smp/sma, sebaiknya emas digadaikan karena harga emas cenderung naik jika dijual memaksakan diri untuk membelinya lagi agak sulit dan pasti harga naik. 


Jika menggadaikannya kita bisa menebusnya dengan cara mencicil 

Gadai emas di Pegadaian atau Bank Syariah
Apa bedanya gadai emas di Pegadaian dan Bank Syariah? Kalau pilih Pegadaian Syariah insyaallah sama – sama tanpa riba karena beda akadnya.

Perbedaan lain? Ini berdasarkan pengalaman beberapa tahun belakangan berhubungan dengan Pegadaian Bank Syariah Mandiri, ternyata  biaya sewa gadai  lebih rendah dari Pegadaian. Jika Pegadaian 1.15%/15 hari, BSM 0.70 %/hari. Akh beda dikit. Iya sih kalau gadainya 1 sampai 3 gram tidak terasa hehehe.

Misal, nilai gadai kita 1 juta, sewa di Pegadaian per 4 bulan 92 ribu sedangkan di BSM 56 ribu.

Bukan iklan atau endorsement lho karena selisihnya lumayan saya jadi ingin membagi pengalaman ini. Karena kalau kita menggadaikan emas kan butuh uang, pengennya   yang biaya sewanya  kecil donk hehehe.

Tapi bagaimana jika sudah terlanjur digadaikan di Pegadaian? Ini persis seperti pengalaman saya pertama kali kenal gadai BSM. Berawal dari sebuah spanduk yang bertuliskan    biaya sewa 0.7%/15 dan bisa take over.

Datanglah saya ke CS BSM bagian gadai tanya - tanya. Lalu menyerahkan surat gadai Pegadaian ke BSM agar mereka menebus emas saya di sana dan di simpan di BSM.

Ga takut hilang? Nggaklah karena sebelum kita menyerahkan ada dokumen admistrasi yang kita lengkapi. Saya sudah dua kali take over dan aman.

Ada biaya administasi tapi jumlahnya masih rendah dibanding selisih sewa gadainya.

Kekurangan gadai di BSM ribet karena banyak administrasi yang harus dilengkapi, tidak seperti pegadaian yang cukup foto kopi KTP uang tunai langsung dibawa pulang. Di BSM kita harus buku rekening tabungan (tapi free ga ada minimal saldo awal), tabungan aktif hari itu juga jadi dana cair pada saat yang sama. Administasi bisa memakan waktu ½ jam jika tidak ngantri.

Deposit Box di Bank  Cara Aman Menyimpan Emas
Kekurangan menabung emas adalah cara penyimpanannnya yang sulit. Kalau di rumah ya takut hilang.

Cara aman adalah dengan menyewa safety box di bank. Tidak semua cabang bank menyediakan safety box, biasanya bank yang kantor cabangnya besar. Info mengenai safety box bisa ditanyakan pada semua CS bank di cabang manapun.

Berapa harga sewa safety box pertahun? Kisaran 350 – 400 ribu kalau di Bank Syariah Mandiri untuk ukuran lebar kertas folio, jadi muat untuk menyimpan surat –surat penting juga. Isi satu safety box tidak ada batasan.


3 komentar:

  1. Waah terima kasih informasinya Mbak Rina. Sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  2. Dari dulu memang deh klo invest emas, cukup menjanjikan ya mbaa.. nice share mba. Uang kuliah anak aku pasti lebih mahal nanti.. beberapa puluh tahun lagii

    BalasHapus
  3. wow...tips yang bermanfaat...nambah wawasan.
    thank you for sharing

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...