Jumat, 02 Juni 2017

Mencegah Bau Mulut Saat Puasa

Dalam sebuah hadits disebutkan jika bau mulut orang puasa lebih harum di sisi Allah daripada kasturi. HR Abu Hurairah RA. Berdasarkan hadits tersebut beberapa ulama memakruhkan gosok gigi setelah masuk waktu puasa (terbit fajar), namun beberapa ulama memperbolehkan selama tidak menelan air kumur-kumurnya. 

Tapi jujur saja saya pernah terganggu dengan bau mulut orang puasa yang membuat saya teringat pada bau mulut sendiri. Saya merasa biasa-biasa saja dengan bau mulut saya tapi mungkin bagi orang lain mengganggu. Untuk menyengarkan mulut sekaligus mengurangi bau mulutnya biasanya saya melakukan kumur-kumur.  

Penyebab bau mulut saat puasa 
Penyebab bau mulut saat puasa karena kurangnya air liur. Berkurangnya konsumsi makanan dan minuman di siang hari menyebabkan produksi air liur (saliva) berkurang. Air liur berfungsi melembabkan mulut dan melawan bakteri. Ketika air liur dalam mulut sedikit, bakteri dalam mulut lebih cepat berkembang biak. Dan inilah yang menyebabkan bau mulut.

Untuk menghindari  atau meminimalisasi bau mulut saat puasa sebaiknya melakukan hal-hal berikut ini;

  • Hindari konsumsi makanan berbau tajam seperti petai atau jengkol. Duh padahal saya paling doyan nih buka puasa sama sambal pete hehehe.
  • Konsumsi minum air putih 2L - 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat buka dan 4 antara waktu buku dan sahur. 
  • Gosok gigi setelah sahur dan sebelum tidur malam. Lakukan gosok gigi dengan tepat agar tidak ada sisa makanan yang menempel di gigi. Sisa makanan pada gigi menjadi tempat bakteri berkembang biak. Kumur - kumur setelah sikat gigi menggunakan mouthwash yang dapat membunuh bakteri dapat mengurangi bau mulut.
  • Bersihkan lidah dengan sikat lidah. 
  • Kumur-kumur saat wudhu dapat mengurangi bau mulut. Kumur-kumur setela








S
Diah mengatakan, untuk mencegahnya seseorang saat puasa wajib menghindari makanan yang berbau tajam. Kemudian perbanyak makan buah saat sahur dan berbuka. Tak hanya puasa, saat tidak berpuasa saja, kurang minum bisa membuat masalah bau mulut.
Karena itu Diah mengingatkan untuk tetap berpedoman minunm air putih minimal delapan gelas sehari saat puasa. Ketika berbuka, seseorang bisa minum 2 gelas air putih secara bertahap, jangan langsung minum 2 gelas. Ketika malam, misalnya setelah tarawih minum lagi 4 gelas. Dan saat sahur, setidaknya minum 2 gelas.
Terakhir, kata Diah, rajin menggosok gigi selama puasa juga baik dilakukan. Setalah sahur sebaiknya jangan lupa untuk menggosok gigi, jangan langsung tidur.
"Gosok gigi setelah sahur dan akan tidur, dan pastikan tidak ada makanan tertinggal dalam mulut. Ketika wudu, kita bisa berkumur juga (tanpa diminum)," 


EPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam hadits dari Abu Hurairah RA, ia pernah mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda "Sesungguhnya bau busuk mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah daripada kasturi,".

Hadits ini sudah tidak asing lagi bagi umat Muslim, apalagi di bulan Ramadhan. Sebagian ulama berpegang pada hadits ini sebagai penguat hukum makruhnya gosok gigi setelah terbit fajar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...