Minggu, 28 Mei 2017

Keluarga Minum Susu

Sudah minum susu hari ini?
Suatu hari Ibu pernah berkata,” Si teteh mah susah dititah nginum susu.”  Artinya Teteh (karena anak tertua saya dipanggil Teteh yang artinya Kaka) susah kalau disuruh minum susu. Ibu pernah cerita keengganan saya untuk minum susu dimulai saat masuk usia sekolah. Ini persis kejadian yang terjadi pada si sulung saya. Alasannya bosan dan merasa  bukan anak kecil (entah kenapa saya mengidentikan susu dan anak kecil J).

mulai hari dengan segelas susu
Pada  saat-saat tertentu kami dipaksa minum susu. Misalnya saat kami sakit atau saat bulan Ramadan. Ya saat bulan Ramadan masing – masing kami mendapat segelas susu dan selalu sudah terhidang di meja begitu kami bangun sahur. Walaupun awalnya enggan minum, akhirnya diminum sampai tandas karena jika tidak, nasehat Ibu akan panjang dan tidak akan berhenti sampai kami minum hahaha.

Nasehat Ibu yang sering diulang-ulangnya ketika harus minum susu saat sahur; Biar kuat puasanya, biar tidak lemas, biar ada tenaga dst. “Makanya Mama tetap bisa mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan tetap jualan walaupun puasa,” Ibu saya memberi contoh dirinya sendiri hahaha. Iya sih walaupun puasa Ibu  tetap energik dan aktif seperti saat hari biasa jarang leyeh-leyeh.

Tidak heran jika melihat  iklan susu di tv saat bulan Ramadan,  ingat Ibu dan segelas susu buatannya. Dan tahukah teman susu apa yang dibuat Ibu untuk kami? Susu bendera. Susu yang begitu popular sampai anak-anak pada masa itu (ketahuan deh umurnya hahaha) terbiasa bersenandung; susu saya susu bendera. Dan walaupun susu bendera sudah berganti tulisan dikemasannya menjadi Frisian Flag tetap saja saya dan Ibu terbiasanya menyebutnya susu bendera. Sampai si kecil saya pernah bertanya; “Susu bendera apa sih, Ma?”

Waktu saya tunjukkan kalengnya dia berkata, “Tulisannya Frisian Flag, Ma.”
Dulu namanya,”Susu Bendera.”
“Oh karena gambarnya bendera ya, Ma.”

Kenapa sih harus minum susu?
Beberapa waktu lalu saya mengikuti blogger Gathering Frisian Flag Indonesia sekaligus peluncuran kampanye ‘Saatnya Keluarga Minum Susu Sekarang!’


Selain mendapat ilmu kamipun mendapat oleh-oleh seperangkat gelas dan water jug untuk minum susu, asiknya lagi setiap gelas ada gambar personal untuk Ayah, Ibu dan anak-anak, bikin semangat minum susu nih. 

Yuk minum susu mulai sekarang
Setelah mengikuti acara itu barulah saya lebih mengerti apa yang dikatakan Ibu soal minum susu saat sahur; biar gak lemas, biar kuat dsb. Dan saya pun paham jika susu bagus diminum untuk segala usia karena  susu mengandung macro nutrient dan micro nutrient. Macro nutrient, zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah banyak oleh tubuh. seperti karbohidrat, protein dan lemak.

Protein berfungsi  untuk pertumbuhan sel-sel tubuh, membentuk otot dan dibutuhkan dalam proses penyembuhan. Untuk anak-anak protein berperan dalam pertumbuhan sel otak.  Dalam susu juga terdapat Asam Lemak Omega-3 yang baik untuk perkembangan otak anak.

Micro nutrient diperlukan oleh tubuh dalam jumlah sedikit. walaupun dibutuhkan dalam jumlah sedikit namun sangat berperan penting. Kekurangan salah satu zat micro nutrient dapat berakibat fatal. micro nutrient yang  terkandung dalam susu antara lain kalsium, kalium, fosfor, natrium vitamin A, vitamin B-12 dan vitamin D. Kandungan kalsium untuk memperkuat tulang dan gigi, ini penting banget untuk orang dewasa.

Micro nutrient maupun macro nutrient berperan dalam proses metabolisme tubuh yang salah satunya menghasilkan kalori, energi yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan beragam aktivitas.

Susu Kental Manis Frisian Flag Gold 
Susu kental manis Frisian Flag Gold mengandung semua kebaikan susu yang saya tuliskan di atas, dengan kandungan 9 vitamin dan 5 mineral (micro nutrient dan macro nutrient) memenuhi semua kebutuhan gizi anggota keluarga, rasanya pun lebih gurih.


susu penting untuk segala usia
Nah jadi bener kata Ibu saya kalau minum susu membuat tubuh kuat, tidak mudah lemas dst. Eit, tapi minum susu saja tidak cukup, harus didampingi dengan makan makanan bergizi. Jadi ingat Ibu saya lagi, kalau kami enggan makan sahur karena ngantuk Ibu pasti memaksa untuk makan, sambil dinasehati panjang lebar. Untuk beberapa hal Ibu memang cerewet dan itu menurun pada saya hahaha. Tapi tak apalah ya kalau cerewetnya untuk kebaikan.

Masih ada beberapa Ibu yang beranggapan tidak apa-apa anak tidak mau makan asal minum susu padahal itu salah. Anak-anak membutuhkan nutrisi lengkap untuk tumbuh kembangnya.

Tapi gimana donk anak saya tidak mau makan? Jadi Mama dituntut pintar, pintar ngulik masakan, kalau tidak ada waktu bisa beli. Simple kan. Intinya harus seimbang asupan makan makanan sehat dan susu.

Anak-anak saya sebaliknya, mulai enggan minum susu, jadi gimana donk? Ini mirip dengan si sulung saya, AZE.

Biasanya saya jelaskan alasan kenapa harus minum susu lalu diberikan contoh dengan saya sendiri meminumnya dan bukan kebetulan Papanya anak-anak suka minum susu. Dan pernah saya protes karena takut membuatnya gemuk (karena jadi gemuk setelah kami menikah), tapi ternyata bukan susu yang membuat gemuk selama dikonsumsi dengan proporsional alias tidak berlebihan.

Berikut tips ala saya membuat anak-anak semangat minum susu
Menjelaskan  manfaat minum susu dengan bahasa sederhana dan yang bisa dipahami, seperti susu itu mengandung zat yang membuat tulang kita kuat dsb.

Jadi role model. Bagaimanapun anak-anak bercermin pada kita, orangtuanya, jadi meminta mereka melakukan sesuatu baiknya disertai contoh. Percuma kan minta mereka minum susu kitanya tidak minum yang ada malah ngebalikin,”Mama gak minum susu, kok maksa aku minum.”

Minum susu bersama sekaligus quality time bersama semua anggota keluarga
Berdoa lalu lakukan milk toast salah satu cara seru memulai minum susu. Ide milk toast ini saya contek dari salah satu ide kampanye Frisian Flag.

Manfaat lain minum susu bersama keluarga seperti dijelaskan psikolog Ajeng Raviando bisa dibaca di sini.

Kapan waktu tepat minum susu bersama? Kalau saya sih kadang fleksibel karena si Kaka pergi sekolahnya naik jemputan dan jarak dari rumah ke sekolah lumayan jauh, dia yang paling pagi (05.40) pergi dari rumah untuk beraktivitas dibanding  Papanya pergi ngantor.  Aktivitas si sulung di sekolah cukup panjang karena full day school jadi minum susu sangat membantu asupan kalori yang dibutuhkannya. Oh ya susu menyediakan sekitar 20% kebutuhan gizi harian kita.

Jadi aktivitas minum susu bersama  kami dilakukan saat weekend, kalau hari biasa saya menemani si sulung minum susu sebelum dia berangkat sekolah.
Dengan begitu banyaknya manfaat susu, yuk mulai minum susu sekarang dan libatkan semua anggota keluarga.




Kamis, 18 Mei 2017

Cegah dan Atasi Anyang-anyangan dengan Prive Uri-cran

Bebas Anyang-anyangan, silaturahmi lancar
Perjalanan mudik dan libur lebaran, pasti banyak mampir ke toilet umum, saya prepared dengan membawa Uri-cran selain tetap bersihkan toilet umum yang mau kita gunakan dan bawa selalu persediaan air mineral. Memang apa hubungannya bebas anyang-anyangan dan silaturahmi ke kampung halaman?

Karena faktanya,  berdasarakan  survey 5 dari 10 perempuan pernah mengalami Anyang-anyang dan besar kemungkinan terinfeksi bakteri E.coli yang ada di toilet umum. Ini pengalaman  kami kena Anyang-anyangan karena menggunakan  toilet umum sembarangan.

Perempuan dan Anyang-anyangan
Keluhan paling familiar bagi seorang perempuan selain pms (post menstruasi syndrome) adalah Anyang-anyangan. Bedanya pms datang rutin sebulan sekali, Anyang-anyangan mungkin sekali dua kali dalam hidup tapi membekas rasanya. Rasa tidak enaknya, maksudnya hehehe. 

Dibeberapa daerah Anyang-anyangan disebut dengan istilah lain, contoh kalau orang sunda bilangnya, jeungjeuriheun

Anyang-anyangan adalah gejala awal infeksi saluran kemih yang ditandai dengan sakit buang air kecil dan buang air kecil keluar sedikit-sedikit padahal rasanya mau mengeluarkan banyak. Jika sudah parah, buang air disertai darah dan demam. 80% penyebab sakit buang air kecil ini karena masuknya bakteri E.Coli ke dalam saluran kemih dan menyebabkan infeksi.

Kok bisa bakteri E.Coli masuk ke saluran kemih? Bakteri E.Coli masuk melalui vagina karena beberapa hal berikut; dari toilet yang kita pakai tidak bersih, sering menahan pipis, air yang digunakan untuk membasuh setelah buang air kecil tidak bersih, arah membasuh yang salah setelah BAB.

Sabtu, 13 Mei 2017

Mesjid Agung Banten dan Keraton Surosuwan, Saksi Bisu Kejayaan Kesultanan Banten



Hari beranjak sore ketika saya, Pak suami dan anak-anak, sampai di pelantara parkir masjid Agung Banten. Perlu berputar-putar mencari tempat parkir karena bingung, ini tempat parkir atau area pasar. Kondisinya becek dan sesak dengan tenda-tenda pedagang yang tak rapih dan tak teratur. Ternyata tempat parkir dan area pedagang ditempat yang sama. Tidak kebayang kalau hari libur dan banyak pengunjung (kami kesana hari senin), cigana pabaliut. Dan tiba-tiba merasa menyayangkan karena terkesan kumuh, sementara di depan menjulang    masjid Agung Banten yang kokoh dan bersahaja.

Selasa, 02 Mei 2017

Rumah Nyaman ala Kami

Ternyata tidak mudah mewujudkan rumah nyaman ala rumah nyaman  majalah arsitektur atau desain interior yang suka kami intip;  kinclong, tertata dan matching. Lha iyalah karena butuh modal yang lumayan hahaha.

Eit, tapi keterbatasan budget bukan alasan untuk tidak memiliki rumah idaman yang nyaman, kuncinya adalah penyesuaian dengan kemampuan keuangan kita. Dan rumah nyaman versi kita belum tentu sama dengan orang lain atau seperti di majalah, karena rasa nyaman terkait rasa dan disesuaikan dengan kebiasaan dan usia penghuni rumah. Rumah nyaman versi yang memiliki anak kecil (balita) pasti beda donk dengan rumah nyaman dengan penghuni semua orang dewasa (semua anaknya sudah besar).

Rumah  idaman versi saya dan Pak Suami  adalah homy, nyaman, tidak mencolok, dan terkesan welcome. Tapi kalau diminta untuk menjabarkan seperti apa homy-nya,  kami bingung hahaha. Intinya sih sederhana tapi nyaman, rapi dan bersih.

Alhamdulillah rumah yang kini kami tempati sudah nyaman menurut kami. Berikut rumah nyaman ala kami;

Rumah nyaman dengan modal sesuai kantung
Bagi kami rumah (terlihat) nyaman versi majalah haruslah sebatas inspirasi bukan panutan plek tumplek, selain harus disesuaikan dengan keuangan juga disesuaikan dengan selera dan hobi. 

Kami suka rumah bernuansa alami; kayu dan hijau. Tapi menyeragamkan semua furnitur rumah dengan kayu jati terlalu mahal untuk ukuran kantung kami. Jadilah disesuaikan.  Kami pernah membeli furnitur second karena kualitasnya bagus dan harganya miring.

Beberapa perabot rumah hasil DIY (do it your self). Ini  karena Pak suami hobi bertukang hahaha. Kayu dari batang pohon rambutan ini disulapnya jadi meja kursi (dibantu satu tukang) saat libur kerja (weekend). Karena hobi dia enjoy mengerjakannya tanpa paksaan demi rumah idaman yang nyaman.

Hasil DIY Pak suami

Konsep DIY juga kami terapkan pada anak-anak untuk mengasah kreativitasnya.

Papan DIY Papanya, tempat printilan dan pigura DIY kaka

Rumah nyaman itu terorganisasi, rapih dan bersih
Terorganisasi artinya menempatan barang  dikelompokkan sesuai fungsinya. Misal semua perkakas Pak suami ditempatkan dalam box-box khusus agar tidak tercecer dan memudahkan saat akan memakai. Begitupun mainan atau barang milik anak-anak.

Untuk kerapihan, bagi kami relatif dan fleksibel karena kedua anak kami masih kecil dan suka main dengan mainannya. Jadi ada saatnya rapih (selesai main) ada saatnya rumah seperti kapal pecah. Jangan sampai rumah nyaman menghalangi kreativitas penghuninya.

Anak-anak dilibatkan dalam penataan ruang terutama yang berhubungan dengan ruang yang paling sering mereka tempati seperti kamar dan ruang keluarga (yang merangkap ruang tamu) karena disanalah mereka menghabiskan waktu bermain.

karpet dan box mainan yang kami beli di ruparupa.com

Rumah nyaman itu hijau
Hijau dari tanaman membuat mata dan udara nyaman. Memanfaatkan sepetak tanah dipekarangan dengan menanam aneka bunga atau tanaman bumbu dapur.

Berkebun menimbulkan rasa senang lho karena saat tangan kita bersentuhan dengan tanah, tanah mengeluarkan enzim yang membuat kita menjadi nyaman. Begitu yang pernah saya baca di sebuah artikel majalah.



Rumah nyaman itu hemat energi
Rumah dengan  desain hemat energi yaitu memiliki sirkulasi udara dan cahaya baik. Sehingga saat siang hari tanpa lampu menyala pun ruangan cukup terang. Hemat energi hemat biaya, terlebih tarif listrik naik lagi ya teman. 


Rumah nyaman itu dilengkapi peralatan tukang
Apa hubungannya? Saya tidak menyadari hubungannya sampai Pak suami memiliki peralatan tukang yang lumayan lengkap dan dibelinya bertahap, sejak kami memiliki rumah. Dulu kami sempat kerepotan tidak memiliki tangga, sama repotnya ketika harus mengetuk paku ke tembok untuk memasang sesuatu, tembok jadi retak, sementara paku tidak rapih tertancap. Hal sepele tapi ternyata cukup membuat nyaman jika memiliki. Malah hemat karena tidak perlu memanggil tukang untuk hal-hal kecil dan sepele.

Jadi yang dulunya saya suka ngomel kalau suami beli perkakas (karena merasa tidak penting) kini manggut-manggut. Urusan seperti itu toh dia lebih mengerti. Untuk perkakas, Pak Suami percaya pada produk-produknya ACE Indonesia. Seperti bor, gerindra dan meja tukang ini. Peralatan tukang yang membantunya membuat beragam DIY di rumah.

peralatan 'hobi'  Pak suami 

Kalau untuk Ibu – ibu macam saya nyaman itu berarti peralatan dapur lengkap dan dapur resik hahaha. 




Tak heran kami suka hunting peralatan rumah di ACE Hardware karena lengkap termasuk peralatan hobi kami, hobi saya berkebun dan Pak suami nukang :D.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...