Kamis, 18 Mei 2017

Cegah dan Atasi Anyang-anyangan dengan Prive Uri-cran

Perempuan dan Anyang-anyangan
Keluhan paling familiar bagi seorang perempuan selain pms (post menstruasi syndrome) adalah Anyang-anyangan. Bedanya pms datang rutin sebulan sekali, Anyang-anyangan mungkin sekali dua kali dalam hidup tapi membekas rasanya. Rasa tidak enaknya, maksudnya hehehe. Faktanya,  berdasarakan  survey 5 dari 10 perempuan pernah mengalami Anyang-anyangan.

Dibeberapa daerah Anyang-anyangan disebut dengan istilah lain, contoh kalau orang sunda bilangnya, jeungjeuriheun

Anyang-anyangan adalah gejala awal infeksi saluran kemih yang ditandai dengan sakit buang air kecil dan buang air kecil keluar sedikit-sedikit padahal rasanya mau mengeluarkan banyak. Jika sudah parah, buang air disertai darah dan demam. 80% penyebab sakit buang air kecil ini karena masuknya bakteri E.Coli ke dalam saluran kemih dan menyebabkan infeksi.

Kok bisa bakteri E.Coli masuk ke saluran kemih? Bakteri E.Coli masuk melalui vagina karena beberapa hal berikut seperti; dari toilet yang kita pakai tidak bersih, sering menahan pipis, air yang digunakan untuk membasuh setelah buang air kecil tidak bersih, arah membasuh yang salah setelah BAB.

Sabtu, 13 Mei 2017

Mesjid Agung Banten dan Keraton Surosuwan, Saksi Bisu Kejayaan Kesultanan Banten



Hari beranjak sore ketika saya, Pak suami dan anak-anak, sampai di pelantara parkir masjid Agung Banten. Perlu berputar-putar mencari tempat parkir karena bingung, ini tempat parkir atau area pasar. Kondisinya becek dan sesak dengan tenda-tenda pedagang yang tak rapih dan tak teratur. Ternyata tempat parkir dan area pedagang ditempat yang sama. Tidak kebayang kalau hari libur dan banyak pengunjung (kami kesana hari senin), cigana pabaliut. Dan tiba-tiba merasa menyayangkan karena terkesan kumuh, sementara di depan menjulang    masjid Agung Banten yang kokoh dan bersahaja.

Selasa, 02 Mei 2017

Rumah Nyaman ala Kami

Ternyata tidak mudah mewujudkan rumah nyaman ala rumah nyaman  majalah arsitektur atau desain interior yang suka kami intip;  kinclong, tertata dan matching. Lha iyalah karena butuh modal yang lumayan hahaha.

Eit, tapi keterbatasan budget bukan alasan untuk tidak memiliki rumah idaman yang nyaman, kuncinya adalah penyesuaian dengan kemampuan keuangan kita. Dan rumah nyaman versi kita belum tentu sama dengan orang lain atau seperti di majalah, karena rasa nyaman terkait rasa dan disesuaikan dengan kebiasaan dan usia penghuni rumah. Rumah nyaman versi yang memiliki anak kecil (balita) pasti beda donk dengan rumah nyaman dengan penghuni semua orang dewasa (semua anaknya sudah besar).

Rumah  idaman versi saya dan Pak Suami  adalah homy, nyaman, tidak mencolok, dan terkesan welcome. Tapi kalau diminta untuk menjabarkan seperti apa homy-nya,  kami bingung hahaha. Intinya sih sederhana tapi nyaman, rapi dan bersih.

Alhamdulillah rumah yang kini kami tempati sudah nyaman menurut kami. Berikut rumah nyaman ala kami;

Rumah nyaman dengan modal sesuai kantung
Bagi kami rumah (terlihat) nyaman versi majalah haruslah sebatas inspirasi bukan panutan plek tumplek, selain harus disesuaikan dengan keuangan juga disesuaikan dengan selera dan hobi. 

Kami suka rumah bernuansa alami; kayu dan hijau. Tapi menyeragamkan semua furnitur rumah dengan kayu jati terlalu mahal untuk ukuran kantung kami. Jadilah disesuaikan.  Kami pernah membeli furnitur second karena kualitasnya bagus dan harganya miring.

Beberapa perabot rumah hasil DIY (do it your self). Ini  karena Pak suami hobi bertukang hahaha. Kayu dari batang pohon rambutan ini disulapnya jadi meja kursi (dibantu satu tukang) saat libur kerja (weekend). Karena hobi dia enjoy mengerjakannya tanpa paksaan demi rumah idaman yang nyaman.

Hasil DIY Pak suami

Konsep DIY juga kami terapkan pada anak-anak untuk mengasah kreativitasnya.

Papan DIY Papanya, tempat printilan dan pigura DIY kaka

Rumah nyaman itu terorganisasi, rapih dan bersih
Terorganisasi artinya menempatan barang  dikelompokkan sesuai fungsinya. Misal semua perkakas Pak suami ditempatkan dalam box-box khusus agar tidak tercecer dan memudahkan saat akan memakai. Begitupun mainan atau barang milik anak-anak.

Untuk kerapihan, bagi kami relatif dan fleksibel karena kedua anak kami masih kecil dan suka main dengan mainannya. Jadi ada saatnya rapih (selesai main) ada saatnya rumah seperti kapal pecah. Jangan sampai rumah nyaman menghalangi kreativitas penghuninya.

Anak-anak dilibatkan dalam penataan ruang terutama yang berhubungan dengan ruang yang paling sering mereka tempati seperti kamar dan ruang keluarga (yang merangkap ruang tamu) karena disanalah mereka menghabiskan waktu bermain.

karpet dan box mainan yang kami beli di ruparupa.com

Rumah nyaman itu hijau
Hijau dari tanaman membuat mata dan udara nyaman. Memanfaatkan sepetak tanah dipekarangan dengan menanam aneka bunga atau tanaman bumbu dapur.

Berkebun menimbulkan rasa senang lho karena saat tangan kita bersentuhan dengan tanah, tanah mengeluarkan enzim yang membuat kita menjadi nyaman. Begitu yang pernah saya baca di sebuah artikel majalah.



Rumah nyaman itu hemat energi
Rumah dengan  desain hemat energi yaitu memiliki sirkulasi udara dan cahaya baik. Sehingga saat siang hari tanpa lampu menyala pun ruangan cukup terang. Hemat energi hemat biaya, terlebih tarif listrik naik lagi ya teman. 


Rumah nyaman itu dilengkapi peralatan tukang
Apa hubungannya? Saya tidak menyadari hubungannya sampai Pak suami memiliki peralatan tukang yang lumayan lengkap dan dibelinya bertahap, sejak kami memiliki rumah. Dulu kami sempat kerepotan tidak memiliki tangga, sama repotnya ketika harus mengetuk paku ke tembok untuk memasang sesuatu, tembok jadi retak, sementara paku tidak rapih tertancap. Hal sepele tapi ternyata cukup membuat nyaman jika memiliki. Malah hemat karena tidak perlu memanggil tukang untuk hal-hal kecil dan sepele.

Jadi yang dulunya saya suka ngomel kalau suami beli perkakas (karena merasa tidak penting) kini manggut-manggut. Urusan seperti itu toh dia lebih mengerti. Untuk perkakas, Pak Suami percaya pada produk-produknya ACE Indonesia. Seperti bor, gerindra dan meja tukang ini. Peralatan tukang yang membantunya membuat beragam DIY di rumah.

peralatan 'hobi'  Pak suami 

Kalau untuk Ibu – ibu macam saya nyaman itu berarti peralatan dapur lengkap dan dapur resik hahaha. 




Tak heran kami suka hunting peralatan rumah di ACE Hardware karena lengkap termasuk peralatan hobi kami, hobi saya berkebun dan Pak suami nukang :D.

Sabtu, 29 April 2017

Menciptakan Waktu Berkualitas Bersama Anak

Berapa jam dalam sehari dihabiskan bersama anak-anak? Satu jam? Dua jam? Yakin sudah berkualitas? Tidak sekedar duduk di samping anak-anak, menjawab pertanyaan mereka tapi mata dan perhatian lebih fokus  pada smartphone di tangan;  menjawab WA (padahal bisa ditunda), buka sosmed untuk  komentar atau membuat status (padahal tidak urgent), melihat-lihat  foto kece di IG.

Ya itulah yang kadang-kadang saya lakukan. Walaupun kadang-kadang tetap saja ada perasaan feeling quilty kalau ingat atau diingatkan. Gimana jika anak-anak sudah kenal gadget dan mereka memperlakukan saya seperti itu, saat mengobrol dengan saya  tapi mata dan tangan sibuk ke gadget. Padahal kan tidak sopan. Tapi mereka menirunya dari saya.

Togerther More Lotte Choco Pie

Menciptakan Premium Bonding Moment

Benar yang dikatakan psikolog Novita Tandry, saat acara Blogger Gathering Together More Lotte Choco Pie yang mengambil tema quality time, banyak pengetahuan tidak menjamin mudah dipraktikkan. Dan godaan terbesar kebanyakan para Mama saat ini adalah lebih perhatian sama  gadget. Duh kesentil.

Sabtu, 22 April 2017

Week end Gardening; Microgreens

Ada yang weekend nya di rumah selain saya? Bosan weekend dirumah? Kadang iya tapi kalau tiap akhir pekan jalan-jalan, bisa-bisa gajian Paksu ga cukup sampai akhir bulan hahaha.
Tapi ada kalanya memang ingin menghabiskan akhir pekan di rumah saja, beres-beres rumah (never ending job), mencoba resep baru, nonton  atau berkebun.

Dipostingan ini saya akan nulis tentang berkebun, khususnya Microgreens. Ada yang pernah dengar? Walaupun katanya  Microgreens sudah dipopulerkan sejak tahun  1997 dan mulai populer di beberapa negara, saya baru tahunya sekitar dua bulan lalu saat ikut workshop Microgreens di Arumdalu Lab Serpong Tangsel.

Foto pinjaman dari Arumdalu Lab
Arumdalu Lab itu semacam laboratorium  tanaman milik Arumdalu Privat Resort di Belitung. Resort yang menyajikan makanan organik dan Arumdalu Lab ini kebun penelitiannya. Well, saya dan paksu langsung pengen punya kebun kayak gini. Ditanami beragam tanaman yang bisa dikonsumsi atau obat dna tanaman asli Indonesia yang sudah hampir langka keberadaannya. Tapi beli tanah ga semurah beli gorengan hahaha, jadi mari berdayakan saja teras rumah.

Senin, 17 April 2017

Tips Memilih Kemeja

Memiliki berat tubuh tidak ideal, terkadang membuat seorang wanita merasa minder dan tidak percaya diri memakai berbagai model pakaian. Namun seiring dengan perkembangan dalam dunia fashion, hal tersebut kini tidak perlu dikhawatirkan lagi. Berbagai model dan desain khusus yang dirancang oleh para penggerak fashion, seakan kini mampu menjawab rasa kekhawatiran tersebut. salah satu model baju yang kini banyak diperuntukkan bagi wanita bertubuh berisi adalah kemeja wanita  khusus yang didesain agar dapat membuat tampilan para wanita terlihat lebih langsing.

Senin, 10 April 2017

Tiga Kisah Memesona


Kisah pada Suatu Hari
Pernah terpesona seseorang karena apa yang dilakukannya mengingatkanmu untuk melakukan kebaikan yang sama? Saya pernah, mungkin berkali-kali, yang membuat saya berpikir, mungkin ini cara Allah mengingatkan untuk saya melakukan kebaikan lebih banyak dan lebih sering pada siapapun, tanpa pandang bulu dan tanpa pamrih. Kebaikan yang mungkin nilainya tak seberapa bagi pemberinya tapi bagi penerimanya luar biasa. Seperti kejadian  yang saya alami hari sabtu kemarin, saat diburu waktu untuk segera memesan layanan angkutan umum online tiba-tiba sinyalnya on off,  cek quota masih banyak. Saya terus berusaha memesan angkutan online, berharap begitu klik pas ada sinyal. Kurang lebih selama 30 menit saya mencoba.Tapi yang terjadi malah muncul tulisan no internet connection, lalu tiba-tiba layar   handphone hitam. Akh, saya kehabisan baterai. Terpaksalah jalan kaki menuju ruas jalan besar yang jaraknya sekitar 500 meter dengan menenteng barang bawaan yang cukup berat.

Sampai di depan jalan raya saya berdiri menunggu angkot dengan pasrah. Ya pasrah karena lokasi saya di pinggiran kota dimana taksi jarang lalu lalang, angkot yang lewat hanya satu trayek dan itu pun suka lama atau penuh karena lebih suka ngetem di stasiun.

Jumat, 07 April 2017

Frisian Flag Luncurkan Kampanye 'Saatnya Keluarga Minum Susu Sekarang'


Saatnya Keluarga Minum Susu Sekarang
Hari sabtu, minggu lalu saya berkesempatan hadir di acaranya peluncuran kampanye  Frisian Flag ‘Saatnya Keluarga Minum Susu Sekarang’. Kampanye yang tak lain  bertujuan mensosialisasikan kebaikan susu dan  diharapkan makin banyak keluarga yang menyadari manfaat susu bagi kesehatan dan mulai menerapkan kebiasaan sehat minum susu minimal satu gelas sehari.

Tahunkah teman, berdasarkan riset Badan Pusat Statistik tahun 2015,  konsumsi minum susu masyarakat Indonesia masih rendah, jika dirata-ratakan hanya 12.1 L perorang pertahun , paling rendah di banding negara Asia lain. Rendahnya konsumsi susu tidak bisa dilepaskan dari anggapan sebagian masyarakat bahwa minum susu hanya untuk bayi dan anak kecil. Anak yang sudah besar dan orangtua tidak perlu lagi minum susu.

SKYWorld TMII, Fun and Learn about Space

Mama jadi pemandu :D
Sudah ada yang tahu kalau di Taman Mini Indonesia Indah ada wahana baru? Nggak baru baru amat sih tapi masih terhitung baru karena dibuka untuk pertama kalinya awal tahun 2016 dan saat saya kesana awal Januari 2017, beberapa area di wahana ini masih dalam proses penyempurnaan pembangunan.

Boleh baca Mengenalkan Keberagaman Budaya pada si Kecil di TMII

Wahana itu adalah SKYWorld. Bisa dibilang planetariumnya TMII. Apa bedanya dengan Planetarium Jakarta? Berhubung saya belum pernah ke Planetarium Jakarta, saya tidak bisa membedakannya ya teman hehehe. 

Kamis, 23 Maret 2017

Manfaat Menggunakan Bantal Menyusui

Momen menyenangkan dari seorang Mama itu adalah saat menyusui si kecil. Pasti semua Mama memiliki kesan mendalam. Saat mata kita beradu dengan mata si kecil, rasanya nyess….bahagia banget. Tidak heran jika banyak Ibu stress dan feeling quilty saat ASI nya keluar sedikit (walaupun tahu teorinya kalau ASI yang keluar disesuaikan dengan kebutahan anak – tetap saja ya kayaknya yang ASI nya melimpah yang bagus – mungkin karena anak pertama, masih takut ini itu). Saya mengalami masa-masa itu, masa merasa jadi mama tidak berguna. Untunglah bisa melaluinya tanpa stress berkepanjangan, semua berkat dukungan keluarga terutama Suami dan Ibu saya.

Salah satu hal yang bisa mengurangi rasa stress karena ASI tidak keluar banyak (padahal cukup untuk si kecil) atau kelelahan karena begadang harus menyusui terus, adalah dengan membuat posisi nyaman saat menyusui dan rileks.

Senin, 20 Maret 2017

Tips membeli dan merawat spring bed

foto koleksi pribadi

Beberapa tahun lalu, saat si Sulung masih duduk di bangku taman kanak-kanak, saya dan Pak suami pernah mendiskusikan dan sepakat anak akan diajarkan tidur sendiri di kamarnya saat kelas 3 sekolah dasar. Sekarang si sulung sudah kelas tiga tapi kami sepertinya enggan membahas soal tidur terpisah selain si sulung pun belum mau tidur dikamarnya. Sedangkan kami menunda mengajarinya tidur sendiri karena kehangatannya beda jika tidur bareng anak-anak dan kami ingin menikmati saat bersama – sama anak-anak lebih lama. Mereka tumbuh dengan cepat jadi kami tidak mau kehilangan moment. Akan ada saat mereka akan dengan sendirinya ingin tidur sendiri. Seperti yang pernah saya rasakan saat kecil.
KidsProject; one day one book
Setelah kurang lebih dua bulan berhenti membacakan buku pada anak-anak, akhirnya kembali bisa rutin bacain buku. Kenapa berhenti? Karena anak-anak tidak mau saya bacakan buku sama sekali. Kakak hanya baca buku pelajaran sekolah.

Walaupun Kaka sudah bisa membaca saya tidak pernah memaksanya untuk baca buku, hanya mendorong dan sering menolak, malah balik minta dibacain buku. Dia memang bukan tipe anak yang bisa duduk manis lama-lama baca buku, kalau diam pasti harus ada yang dilakukan dengan tangannya, misal menggambar atau membuat kreasi. Dia tipe pembelajar audio visual.

Jumat, 17 Maret 2017

Keuntungan Memakai Lampu LED

foto koleksi pribadi

 Bicara soal lampu pasti teman-teman sudah cukup familiar dengan istilah Lampu LED. Lampu yang  saat ini menjadi banyak pilihan orang walaupun jenis lampu ini lebih mahal dibanding lampu lain, ini karena lampu LED  memiliki keunggulan yaitu hemat. Jadi bisa dibilang, mahal diawal (saat membelinya) namun terhitung murah untuk jangka waktu panjang, bahkan sangat murah.

Nah apa saja sih keunggulan lampu LED dibanding jenis lampu lain;

Sabtu, 11 Maret 2017

Create Your Travel Stories with Smartphone



Hari sabtu, minggu lalu saya berkesempatan mengikuti workshop short travel video with smartphone di Hotel Allium Tangerang dengan narasumber Teguh Sudarisman. Ada yang sudah tahu siapa beliau? Untuk teman-teman traveler blogger atau travel writer sosoknya sudah tidak asing lagi karena tulisan travelingnya yang sering menghiasi media massa atau  majalah khusus traveling kerap dijadikan rujukan para penulis perjalanan pemula.  Teman-teman bisa intip portofolio mas Teguh Sudarisman di www. TGIFmag.com atau intip IG di @teguhsudarisman. 

Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan (ternyata jarak dari Tangerang Selatan ke Tangerang itu lumayan jauh ya) saya sampai di Hotel Allium Tangerang dengan selamat, terlambat beberapa menit. Capek dan panas tapi semangat untuk mengikuti workshop ini.

Short Travel Video Workshop
Alasan saya begitu tertarik ikut  workshop smartphone videography  karena ingin memaksimalkan fungsi smartphone sebagai perangkat ngeblog. Terlebih saat ini keberadaan video dalam post blog membantu menaikkan page view. Kenapa? Karena semua orang suka menonton, sebaliknya tidak semua orang suka membaca. Menonton dinilai lebih praktis, efektif dan efisien dibanding membaca. Jadi keberadaan video dalam post blog sangat membantu ‘pembaca’ atau pencari informasi. Selain itu video sebagai pelengkap blog post membuat konten blog menjadi lebih menarik dan berisi.

Ada beberapa keungulan video dibanding teks seperti dipaparkan mas  Teguh Sudarisman diantaranya; Video lebih banyak menyentuh ‘rasa’ dibandingkan teks sehingga lebih efektif menyampaikan pesan. Lebih menarik untuk mempromoskan jasa atau produk dan mudah dibagikan keberbagai kanal media sosial seperti facebook dan instagram.

Dan  menurut sebuah survey yang dikutip dari Cisco jumlah penonton video dari tahun ketahun meningkat dan diperkirakan pada tahun 2018, 69% trafik internet dalam bentuk video. Untuk video di Youtube saja view perharinya mencapai 4 miliar.

Jadi menurut pendapat saya,  bagi seorang blogger bisa membuat video dengan smartphone adalah keniscayaan, kecuali ngeblognya sekedar menulis, tidak mencari peluang mendapatkan penghasilan heheheh.

Keuntungan membuat video dengan smartphone
Lebih ringan, ringkas dan tentunya murah. Kemampuan smartphone untuk merekam saat ini sudah Full-HD dan suara stereo. Bisa langsung diedit dan upload dari smartphone.

Kelemahannya tentu kualitas tidak sebagus dengan DLSR/mirrorless dan tidak bisa bokeh.

Kenapa video pendek?
Rata-rata rentang perhatian manusia sekitar 8,25 detik. Video berdurasi 1 menit terlalu pendek sedangkan lebih dari 5 menit teralalu panjang. Rentang video yang ideal pada kisaran 2-3 menit. Isi video bisa berupa dokumentar, berita, liputan, catatan pribadi atau feature.

foto pinjam dari FB mas Teguh 

10 Langkah membuat video
Apakah saya perlu membuat video? Bagi saya ya sebagai dokumentasi dan pendukung tulisan.

Menyiapkan perangkat keras untuk syut dan edit yaitu smartphone, tripod, atau tongsis dan perangkat pendukung lain yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan kebutuhan saat syuting. Di sini mas Teguh memberikan tip dan trik memaksimalkan semua perangkat yang ada dan mudah di dapat (dengan harga terjangkau pula) untuk proses syuting. Seperti misalnya, menyiasati tongsis  agar bisa digunakan untuk men syut tempat tinggi. Tambahkan dengan tripod mini plus disolatif. Ide-ide kecil yang luar biasa. Yang  intinya, keterbatasan perangkat dan alat syuting jangan membuat patah arang untuk membuat video bagus.

tip dan trik :)
Salah satu perangkat pendukung yang direkomendasikan adalah tongsis merk Yung****. Wah kalau tongsis ini mah saya punya dari dulu tapi jarang dipake karena saya pikir kurang praktis karena tidak bisa dilipat pendek. waktu itu Pak suami yang beliin. Harganya terjangkau teman dan cukup stady untuk membuat video di rumah (saya membuat video memasak untuk lomba pake ini hehehe). Begini penampakan dari dekatnya. Dudukan bisa di buka pasang.

Menyiapkan software atau aplikasi membuat video
Mempelajari aplikasi membuat video
Proses syuting selesai yang tentunya terdiri dari beberapa shot, kita harus menyatukan menjadi sebuah video yang bercerita, untuk itu perlu aplikasi. Saat ini ada beberapa aplikasi yang ditawarkan. Mas Teguh merekomendasikan Power Director, karena mudah dan cukup lengkap.
Bagaimana menggunakan Power Director ini? Teman-teman bisa baca petunjuknya atau menonton tutorialnya di Youtube atau ikut workshop mas Teguh selanjutnya hehehe. Kabarnya dalam waktu dekat akan di adakan di Tangerang Selatan dan Yogyakarta. Nah pantengin aja FB nya karena selalu diumumkan di sana.

Mempelajari konsep dan teknik syuting
Konsep dan teknik syuting dapat dipelajari dengan menonton video-video orang lain yang bagus di Youtube, latihan melakukan syut atau mengikuti workshop.

Merencanakan liputan
Sebaiknya saat akan membuat video terencana. Merencanakan apa saja yang akan diliput dan konsep liputan yang ingin kita buat. Bisa dimulai dengan mencari informasi subjek yang akan di syut, membuat skenario, menentukan lokasi, mencari aktor/aktris, alat dan properti yang harus disiapkan, terakhir menghitung biaya. 

Jangan sampai sudah jauh-jauh ke suatu tempat bagus dan kita ingin membuat videonya, ternyata hasil video kurang maksimal karena persiapan kurang matang.

Melakukan syuting 
Agar saat merekam stabil, gunakan tripod atau tongsis,  posisi merekam dalam landscape, rekam sesuai waktu dan angle yang sudah direncanakan. 

Melakukan editing 
Editing dengan smartphone lakukan dengan satu aplikasi, misal power editor.
Upload di Youtube
Sharing dan promosi di media sosial.

narsis dulu yes...


foto pinjeman dari Teh Levina Mandalagiri

Allium Hotel Tangerang 
Usai membeberkan teori membuat video dengan smartphone mas Teguh langsung menantang kami semua  peserta workshop  untuk membuat short video dengan lokasi Hotel Allium.  

Hotel ini memiliki desain yang unik sehingga memiliki daya tarik tersendiri. Terletak tidak jauh dari bandara internasional Soekarno-Hatta. Dilengkapi dengan fasilitas meeting room, fitnes centre, swimming pool dan restorannya yang cozy.

salah satu sudut di Paris-Lyon Cafe Hotel Allium

Makanannya tak kalah lezat donk 










Berikut short video travel saya;



Biar makin mahir harus sering latihan bikin video dan  nonton video bagus sebagai bahan belajar, bisa intip youtubenya mas Teguh Sudarisman di sini .

Nah buat teman-teman yang berminat belajar membuat video dengan smartphone dengan mas Teguh Sudarisman bisa pantengin FB nya, kabarnya akan diadakan di Tangsel dan Yogyakarta dalam waktu dekat.

Sabtu, 04 Maret 2017

Wisata dan Belanja bersama Honestbee dan Kriya Indonesia di Museum Tekstil Jakarta

Menghabiskan akhir pekan di mall bagi sebagian besar masyarakat urban  dinilai pilihan ‘wisata’ paling efektif dan efisien  karena bisa dilakukan sambil berbelanja dan kuliner. Tak heran jika mall selalu penuh terutama pada tanggal – tanggal setelah gajian.  Walaupun adakalanya bosan ngemall terlebih seiring usia anak-anak, play ground sudah tidak lagi menarik minat mereka, acara ke mall tetap menjadi agenda rutin keluarga muda masyarakat urban setiap bulan  dengan alasan belanja bulanan.

Padahal  bisa lho tetap belanja bulanan tanpa ke mall, jadi waktu ke mall bisa diganti dengan berwisata ke tempat lain, jadi setiap bulan bisa mengunjungi tempat wisata dalam kota berbeda. Wisata yang tentunya   membuka wawasan baru untuk kita dan anak-anak. Seperti misalnya mengajak anak-anak menjelajah museum.  Mengunjungi museum secara tidak langsung membuat kita belajar sejarah dan budaya bangsa.



Senin, 20 Februari 2017

Saat Internet 4G LTE Memberdayakan Petani Lokal

Apa bedanya tinggal diperumahan dan perkampungan?  Bedanya terletak pada keberagaman. Diperkampungan masyarakatnya lebih beragam baik secara status sosial, ekonomi, latar belakang pendidikan, pola pikir dan pekerjaan. Dari pekerja karyawan kantor, pns, pekerja pabrik, petani, pedagang sampai kuli. Bedakan dengan  diperumahan (pengalaman tinggal diperumahan setelah menikah selama 9 tahun) secara status sosial, ekonomi, dan latar belakang pendidikan tidak terlalu jauh berbeda. Kebanyakan berkerah biru alias karyawan, yang pergi pagi pulang malam, sama-sama lulusan perguruan tinggi. Bahkan beberapa dari kami mungkin bacaan Koran, buku dan tontonannya sama.

Tinggal diperumahan, dimana sama-sama pendatang, tidak terlalu sulit untuk beradaptasi. Bicara soal adaptasi,  itu juga yang saya khawatirkan saat pemutuskan tinggal diperkampungan pinggiran kota. Khawatir tidak bisa berbaur, khawatir pergaulan anak-anak. Ternyata karena saya dan suami, sedari kecil tinggal di perkampungan (kampung tengah kota), membuat lebih luwes menghadapi perbedaan. Sudah terbiasa dengan tetangga yang beda-beda. Bahkan kalau dipikir-pikir, dan suka membuat saya dan suami tertawa, beberapa kebiasaan diperkampungan pinggir kota tempat tinggal kami kini adalah kebiasaan yang dulu (30 tahun lalu) kami alami, seperti masih adanya lacar tancap (agak amazing waktu pertama kali pindah dan tetangga sebelah rumah ngadain layar tancap saat hajatan – dan filmya warkop DKI sama Rhoma Irama :D), beberapa permainan anak-anaknya masih jadul. Ya, walaupun mereka kenal gadget dan tv, mereka masih enjoy main layangan atau bola seharian. Kalau anak perempuannya masih suka anjang-anjangan.

Internet yang Menyatukan
Lalu siapa sangka kalau internet menyatukan kami yang pendatang dan warga asli yang sebagain besar profesinya petani dan mantan petani (petani yang 'kehilangan' lahannya).

Sabtu, 11 Februari 2017

Phalaenopsis si Bunga Eksklusif

Assalamualaikum Teman, 

Menuntaskan rasa rindu. Rindu ngeblog heuheu. Dan mau  ngomongin bunga, karena akhir - akhir ini berkutat dengan bunga selain tentu saja urusan rumah tangga, jadi yang kepikiran mau nulis soal bunga. Oh ya bacaan saya pun akhir-akhir ini tidak jauh - jauh dari cara merawat dan menanam beragam bunga hahaha. Nasib tukang kembang amatir kudu banyak belajar.

Ada yang tahu Phalaenopsis? Betul, nama pasarannya anggrek bulan. Anggrek yang bisa dibilang ekslusif diantara jenis anggrek lain. Indah iya tapi banyak banget anggrek lain yang lebih indah. Nah apa sih yang membuat anggrek ini ekslusif hingga selalu jadi hiasan dibanyak lobi perkantoran, hotel, rumah sakit, restoran mewah atau mejanya big bos, bahkan jadi pelengkap saat imlek.

Rabu, 08 Februari 2017

Bermain di Taman Kaulinan Bogor

Banyak yang berubah begitu saya menginjakkan kaki ke kota Bogor terhitung sejak saya pindah dari kota ini tiga tahun lalu. Perubahan yang membuat saya berdecak kagum karena menjadi rapih, tertata dan teratur. Tapi kami sempat bingung karena beberapa ruas jalan dua jalur kini menjadi satu jalur. Untuk sesaat kami harus berputar arah kesana kemari. Perubahan lain yang membuat saya terkesima adalah  gapura ke daerah pecinan kota Bogor yaitu Surya Kencana. Ehm, jadi ingat masa – masa tinggal di Bogor, kuliner di sini bareng teman kantor saat jam makan siang hari jumat. Melewati Istana Bogor, teringat saat hampir tiap akhir pekan kemari untuk memberi makan rusa bersama kedua si kecil saya, kini trotoarnya jadi lebih lebar, makin nyaman untuk mengajak anak-anak melihat dan memberi makan rusa-rusa.

Bogor
Hari minggu lalu saya kembali menjejakkan kaki di Kota Bogor, jalan-jalan plus melihat langsung peresmian sebuah taman bermain untuk anak-anak yang  di Lapangan Sempur, Taman Kaulinan. 

Jumat, 27 Januari 2017

Catatan 2016


Sedikit curcol, silahkan skip bagi yang tidak suka postingan curhat :D

Januari, masih belum terlambat donk ya kalau posting tentang 2016 dan harapan untuk tahun 2017. Bukan catatan semacam kalaedoskop ya teman hanya momen penting/berkesan yang saya alami di tahun 2016.

Rabu, 18 Januari 2017

Sajian Mewah ala Restoran di Rumah

Setelah sekian lama menjadi seorang istri dan Ibu, akhirnya saya mulai menikmati kegiatan seputar dapur alias masak- memasak sampai membuat blog khusus yang isinya resep dan foto makanan yang sudah saya coba. bisa dilihat di www.semangkukrasa.blogspot.com.

Bukan berarti sebelumnya tidak pernah masak, hanya saja dulu dikerjakan dengan rasa kurang antusias dan cenderung monoton, masak yang itu itu saja.  Jangan bayangkan resep masakan di blog saya ‘wah’ ya teman, hanya resep masakan atau kue sehari-hari yang jadi favorit saya dan keluarga. 
Bicara soal masakan, masakan apa sih favorit teman-teman? Nasi goreng? Rendang? Mie? Atau ketiganya? Ketiganya masakan khas Indonesia banget  walaupun menurut literatur kuliner, mie pertama kali ditemukan dan dibuat di China tapi  pada perkembangannya mie seperti tidak bisa dipisahkan dari lidah orang Indonesia.

we do cooking with love 
Olahan mie selalu jadi masakan favorit di rumah kami. Karena favorit, hidangan mie selalu membuat anak-anak makan lahap. Ini memudahkan saya untuk mengakali mereka makan sayuran, yaitu dengan cara menambahkan aneka sayuran pada olahan mie. Kedua si kecil saya memang masih pilih-pilih soal makan sayuran jadi  harus diakali supaya mereka mau dan tahu jika sayuran diolah dengan tepat rasanya enak. Hidangan mie pun jadi kaya nilai gizinya.

Kali ini saya akan berbagi resep kreasi Bakmi Mewah. Ada yang sudah mencoba Bakmi Mewah? Mie yang masih terbilang baru. Yang belum pernah mencoba pasti penasaran, seperti apa sih rasanya Bakmi Mewah?

Keistimewaan Bakmi Mewah
Saya sudah mencobanya dan merasakan keistimewaan Bakmi Mewah. Tekstur mienya lembut, kenyal, licin dan tipis tapi tidak mudah putus. Rasanya juicynya berasal dari topping ayam dan jamur asli, bikin ketagihan!

Oh ya rasa gurih Bakmi Mewah tidak tajam. Gurihnya pas,  tidak  giung kalau istilah orang sunda (giung istilah untuk rasa manis atau gurih yang berlebihan), jadi tidak bikin haus. Cocok untuk saya yang anak-anak yang memang tidak tahan makanan dengan kadar kegurihan (msg ) tinggi.

Bakmi Mewah, Mudah dan Praktis Memasaknya
Memasak bakmi mewah sangat mudah dan praktis, hanya tinggal dimasak dalam air mendidih selama dua menit mienya, lalu tiriskan, tuangkan ke dalam mangkuk, masukkan bumbu, saos sambal, daun bawang kering, aduk rata. Diatasnya tuangkan topping ayam dan jamur asli dari bakmi mewah yang rasanya juicy lalu hidangkan. Bisa juga ditambahkan aneka sayuran dan lauk lain seperti telur, sawi, tomat dan sebagainya.

Hidangan Mewah ala Restoran dengan Bakmi Mewah
Bakmi mewah juga bisa dikreasikan menjadi beragam hidangan mewah ala restoran karena rasa gurihnya yang pas dan mienya yang istimewa. Ada dua resep kreasi Bakmi Mewah yang saya coba, selain untuk hidangan mewah di rumah, kedua kreasi ini juga bisa untuk bekal sekolah anak-anak.

Berikut Video Tutorial Resep Kreasi Bakmi Mewah ala Restoran versi saya



Bakmi Mewah Saus Sayur Keju
Bahan 
Satu bungkus bakmi mewah
1 butir telur 
100 ml susu cair murni
25 gram keju parut.
2 buah sosis (rebung, iris tipis)
Sayuran rebus, potong kecil-kecil. Sayuran yang digunakan bisa potongan brokoli, wortel parut, buncis, irisan paprika dsb.

Cara membuat
Rebus bakmi mewah dengan air panas hingga matang. Tiriskan, sisihkan. 
Dalam mangkuk, kocok telur, masukkan susu, aduk rata. 
Masukkan kocokan telur dan susu ke dalam wajan diatas kompor, aduk-aduk hingga menggumpal. Masukkan keju, potongan sosis, sayuran, keju, bakmi mewah berikut bumbu dan toping ayam jamur aslinya. Kecilkan api, aduk rata. Angkat, taburi dengan 
hidangkan.

Jadi deh hidangan mewah ala restoran yang kaya gizi.

Bakmi Mewah Saus Sayur Keju


Scotel Bakmi Mewah 
Bahan 
Satu bungkus bakmi mewah
1 butir telur 
100 ml susu cair murni
25 gram keju parut.
25 gram wortel parut

Cara membuat
Rebus bakmi mewah dengan air panas hingga matang. Tiriskan, sisihkan. 
Dalam mangkuk, kocok telur, masukkan susu, wortel parut dan setengah bagian keju parut (setengahnya lagi untuu toping), bakmi mewah beserta bumbu dan toping ayam jamur aslinya. Aduk rata. Masukkan ke dalam pinggan tahan panas atau wadah alumunium foil yang sudah diolesi minyak. Taburi bawang kering dan keju. Panggang di oven selama kurang lebih 30 menit.

Hidangkan dengan atau tanpa saos sambal.

Skotel Bakmi Mewah 

Teman-teman punya ide kreasi bakmi mewah lain? Yuk di share

Minggu, 15 Januari 2017

Redwin Sorbulene Moisturiser, Satu untuk Seluruh Keluarga



Masalah si Kulit Kering
Apa rasanya jerawatan? Karena penasaran dengan rasanya punya jerawat, saya  sampai berharap ingin memiliki jerawat. Pernah tuh setiap bangun tidur langsung bercermin dan berharap menemukan jerawat. Itu terjadi saat duduk di bangku smp, ketika teman-teman satu persatu memiliki satu dua jerawat di wajahnya. Waktu itu kami  meyakini kalau jerawatan bertanda kami sedang jatuh cinta atau naksir seseorang hahaha.

Seiring waktu saya tahu, jerawat  yang timbul saat usia puber merupakan akibat perubahan kadar hormon dalam tubuh. Salah satu sebab saya tidak pernah berjerawat adalah karena saya berjenis kulit kering, begitu menurut artikel yang pernah saya baca, walaupun tidak semua, artinya ada juga orang berjenis kulit kering jerawatan.

Orang dengan jenis kulit kering bukan berarti tidak pernah bermasalah dengan kulit. Jenis kulit kering umumnya mudah teriritasi jika gatal. Itu saya alami pada kedua anak saya yang berjenis kulit sama dengan saya. Iritasi yang awalnya dipicu alergi hingga menimbulkan ruam yang cukup parah. Dari konsultasi ke dokter kulit, anak-anak diberi lotion pelembab khusus selain disarankan menambah asupan sayur dan buah. Alhamdulillah seiring usia dan daya tahan tubuh, mereka  sudah jarang terkena alergi.

Minggu, 08 Januari 2017

Pentingnya melengkapi alat kesehatan keluarga di rumah dengan Nebulizer

Iya sih hanya batuk tapi kalau yang mengalaminya bayi atau anak balita kita sendiri jadi lain. Saat melihatnya terbatuk-batuk dengan nafas tersengal atau menangis karena sulit bernafas akibat hidung tersumbat, sementara dia belum bisa mengeluarkan, kalau saya suka merasa feeling quilty karena tidak ada yang bisa saya lakukan untuk meredakannya. Beberapa waktu lalu si kecil saya pernah mengalami batuk kering namun tanpa disertai demam, jadi diabaikan karena saya pikir akan sembuh dengan sendirinya. Hingga beberapa hari batuknya tidak kunjung sembuh, malah makin terbatuk-batuk, akhirnya saya bawa ke dokter.

Dokter meresepkan obat anti alergi (saya dan anak-anak memang memiliki riwayat alergi) dan merujuk si kecil untuk terapi uap, agar dahaknya keluar. Alhamdulillah setelah tiga kali terapi uap – yang artinya tiga kali bolak-balik ke rumah sakit – si kecil sembuh. Kejadian itu terulang tahun berikutnya, setelah diuap beberapa kali akhirnya sembuh. Jangan Tanya repotnya  harus bolak-balik kerumah sakit,  diuapnya hanya 30 menit tapi perjalanan bolak balik dan antrian registrasi, bisa lebih dari satu jam.

Pentingnya melengkapi alat kesehatan keluarga di rumah dengan Nebulizer

OMRON Compressor Nebulizer
Begini penampakan Nebulizernya, simple dan praktis kan?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...