Selasa, 20 Desember 2016

Cerita Bahagia Saya Bersama JNE Express



Video keseharian saya sebagai pemilik 
online shop dengan JNE Express

Intensitas berbelanja online saya dan Pak Suami  bertambah sejak pindah ke rumah yang kini kami tempati beberapa bulan lalu,  sebuah perkampungan di pinggiran kota, perbatasan Kab. Bogor dan Tangerang Selatan. Maklumlah tinggal di pinggiran kota kemana-mana jauh. Kalau maksain beli sesuatu secara offline rempong dan harus menunggu weekend, kalau tokonya jauh malah harus menunggu awal bulan. Karena nomor rumah tidak urut satu sama  lain, untuk mempermudah pengiriman kami menyantumkan alamat tambahan pada alamat rumah yaitu; belakang rumah Pak RW o4.

Alamat ganda
Tapi ternyata tidak mudah untuk kurir JNE Express yang pertama kali mengantarkan paket ke rumah kami, harus berjam-jam muter kampung hingga akhirnya paket sampai ke tangan kami.


“Maaf Bu barangnya terlambat, dari kemarin saya mencari rumah Ibu tapi tidak ketemu, saya bawa lagi paketnya. Saya sms Ibu tidak dibalas, telepon tidak diangkat.”

Duh jadi feeling quilty. Saya memang jarang mengecek sms karena seringnya berisi pesan iklan, semua pesan dari orang dikenal kini lewat WA. Telepon yang tidak terangkat saya abaikan (tidak balik telepon) jika nomornya tidak  kenal karena biasanya tawaran asuransi.  Baru sore ini nomor telepon yang kemarin nelpon yang ternyata nomor kurir JNE keangkat.

“Saya dibelakang rumah Pak RW 04.”
“Iya Bu, kemarin saya ditunjukan ke jalan samping kiri rumah Pak RW.”
Samping kiri rumah Pak RW 04 jalan menuju beberapa rumah, samping kanannya jalan menuju rumah saya, rumah satu-satunya. 
“Duh maaf ya,” saya benar-benar merasa bersalah dan kasian sama kurir yang sudah keliling dari kemarin.

“Kemarin saya ke rumah nomor 46  tidak ada yang namanya Rina Susanti.”
“Hah, memang ada nomor  rumah 46 selain ini?”
“Ada Bu dibelakang sana.”

Esok harinya Pak suami sms Pak RT mengabarkan adanya nomor rumah ganda, akhirnya nomor rumah kami ganti jadi no 99. Sejak hari itu, paket yang diantar kurir JNE tidak pernah salah walaupun Ibu saya yang kirim paket dari Bandung masih menggunakan alamat dengan nomor rumah lama, 46. Kurir JNE Express sudah hapal nama saya dan Pak Suami hehehe. Malah jika berpapasan di jalan mas kurir menyapa saya dengan senyum dan anggukan kepala. 

Pengalaman yang membuat saya  setuju dengan pendapat yang pernah didengar,’dengan JNE Express sejauh dan  serumit apapun alamatnya, insyallah paket sampai.’ Tapi alamat jangan dibuat rumit ya, Teman hehehe.

JNE Express melengkapi kebahagian keluarga
Yang paling bersemangat menerima paket adalah anak-anak, walaupun mereka tahu belum tentu paket yang diterima isinya untuk mereka. “Paket!” begitu teriakan mereka begitu mendengar kurir JNE Express berkata,”Permisi! Bu, Paket!” Dengan wajah sumringah tak sabar mereka menanti kurir mengelurkan paket kami dari tumpukan paket yang dibawanya. Setelah diterima mereka langsung berlari ke dalam rumah sambil berteriak,”Ma, buka ya? Ma, buka ya?” 

Anak-anak paling antusias menerima kiriman paket :)

Mereka membukanya dengan tergesa dan wajah penuh harap. Berharap isi paket adalah  untuk mereka. Kali ini isinya sesuai harapan, tas sekolah Kaka. 

tas sekolah Kaka dan printilan dapur Mama
Saat berbelanja online saya memang selalu memilih pengiriman dengan JNE Express, alasannya sampai tepat waktu, barang diterima dalam kondisi baik dan jika terjadi keterlambatan saya bisa dengan mudah mengecek keberadaan paket dengan memasukkan nomor resi di website JNE. Contohnya  saat saya membeli Mini Chopper, alat dapur yang sudah lama saya idam-idamkan, kebanyakan  toko (offline) peralatan rumah tangga tidak menjual alasannya karena jarang yang beli. Akhirnya beli secara online dengan voucher hadiah lomba blog. Sempat deg-degan khawatir barang sampai dengan kondisi kurang baik karena barang termasuk yang mudah pecah. Alhamdulillah sampai ke tangan saya dalam kondisi sangat baik, jadilah langsung eksekusi resep baru.

senangnya punya peralatan dapur impian :)
Sebagai blogger, pengalaman saya dengan JNE Express bukan hanya saat belanja online, juga kiriman hadiah lomba blog dan produk untuk direview.

Maju dan berkembang bersama JNE Express

Kemudahan pengiriman paket ke seluruh pelosok tanah air dengan JNE Express dan makin bertambahnya konsumen yang belanja secara online penginspirasi saya untuk membuat online shop. Inspirasi yang mengendap bertahun-tahun karena bingung, ingin jualan online tapi jualan apa ya? Hingga menemukan momentumnya beberapa bulan lalu, saat Pak suami melontarkan ide untuk mengkomersilkan ketertarikan saya pada bunga dan tanaman hias.
“Bunganya dijual secara online saja juga,”
“Kalau laris bingung tidak ada stok,” ujar saya.
“Justru bagus dong kalau laris kalau stok habis  beli dari petani sekitar   dengan  harga diatas tengkulak dan kita jual sesuai harga pasaran. Tidak perlu mikir untung dulu yang penting jalan, itung-itung belajar wirausaha.”

Begitulah awalnya usaha online shop  bunga dan tanaman hias kami (saya dan Pak suami) dibuat. Mikir untung belakangan yang penting belajar wirausaha, memajukan dan memberdayakan masyarakat sekitar. Seiring waktu kami merasakan benar istilah rejeki dagang itu pintunya tujuh. Pesanan mengalir dari jalan yang tidak disangka. Tiba-tiba kedatangan tamu ingin melihat kebun karena akan order dalam jumlah besar untuk membuat taman di perumahan di pulau sebarang sana. Alhamdulillah transaksi deal. Ini order ketiga kami dengan jumlah besar dan untuk pengiriman tetap kami percayakan pada JNE Express. Sayangnya paket besar ini tidak sempat saya foto. Saya membuka online shop dibeberapa marketplace yaitu Tokopedia, Bukalapak dan Lazada. Yang ingin tahu produk jualan saya boleh klik iklannya di sidebar blog :)

Video keseharian saya sebagai pemilik online shop dan  JNE Express bisa dilihat di atas atau di ; https://youtu.be/D0wjRH4OYd0 (versi ada teks) atau https://youtu.be/yA8PCHQuiNk

Oh ya pada tanggal 26-27 November 2016 dalam rangka ulang tahun JNE Express ke - 26, JNE menyelenggarakan Hari Bebas Ongkos Kirim (HARBORKIR). Info lengkapnya bisa baca di sini : Hari Bebas Ongkos Kirim.

Beberapa kemudahan pengiriman dengan JNE Express yang kami rasakan;

Agen banyak tersebar
Domisili saya di perkampungan pinggir kota, agen pengiriman paket terdekat harus menyebrang kota tapi tidak jauh-jauh banget sih hanya sekitar 2 km. Dan ada dua  agen JNE Express terdekat, dengan arah berbeda. Satu searah sekolah Adik, jadi biasanya saya kirim pesanan sekalian jemput adik sekolah, satu searah tukang sayur langganan.

Tersedia layanan jemput paket
JNE Express menyediakan layanan jemput  untuk jumlah paket tertentu yaitu minimal 5 barang. Tapi kami sedang mengajukan kerjasama dengan agen JNE Express langganan agar barang bisa dijemput walaupun jumlahnya tidak lima terlebih untuk barang dengan berat diatas 5 kg.

Tracking mudah
Beberapa konsumen suka menanyakan sampai mana keberadaan pesanan mereka, terutama konsumen yang jauh. Saya dengan mudah membantunya mentrack keberadaan paket. Dengan memasukkan nomor resi dan klik search maka keberadaan paket dapat terdeteksi, masih di sekitar Jakarta atau sudah dalam perjalanan menuju kota tujuan.

Barang sampai tepat waktu
Di online shop saya saat ini  menyediakan  tiga macam layanan JNE Express yaitu JNE YES, JNE Reguler dan JNE OK. Sejauh ini kiriman selalu sampai tepat waktu, kalau pun terlambat itu karena terpotong hari libur seperti hari minggu atau hari besar lainnya.
Kedepannya mau mencoba layanan JNE Super Speed untuk melayani pembelian bunga anggrek potong.

bunga potong untuk beragam dekorasi

Laporan via sms
Secara otomatis saya menerima laporan setiap kali paket yang dikirim sampai pada konsumen. Ini memudahkan saya mencatat keuangan setiap transaksi.




Aplikasi My JNE Express yang memudahkan
Dengan mengunduh aplikasi My JNE  saya makin mudah mentrack keberadaan paket dan cek ongkos kirim, saat konsumen bertanya.


aplikasi my JNE Express


cek ongkir menjadi lebih mudah



Perhitungan berat dan  volume yang akurat
Untuk ukuran paket besar biasanya saya mengecek berat dan volume terlebih dahulu  di rumah, memastikan harga ongkos kirim sesuai yang dibayar konsumen dan sejauh ini perhitungan selalu tepat.

Usaha online shop kami belum genap satu tahun namun menunjukkan kemajuan yang membuat kami optimis (alhamdulillah sudah ratusan transaksi) salah satunya berkat dukungan pengiriman dengan JNE Express.

Itulah cerita baik dan bahagia saya bersama JNE Express, sebagai Istri dan Ibu dua anak, blogger dan pemilik online shop bunga dan tanaman hias Diawan/i-farming.id. Bagaimana cerita teman-teman? Yuk di share.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Competition Cerita Baik Bersama JNE Express

 JNE EXpress

11 komentar:

  1. aku suka banget klo di JNe dpet pemberitahuan dri pesan klo ada paketan yg bakalan dikiirm ke kita. hhee

    BalasHapus
    Balasan
    1. apalagi kalau paketnya hadiah ya mba ...hehehe

      Hapus
  2. Sukses terus untuk usaha bunga Anggreknya ya Mbak Rina..

    BalasHapus
  3. Eh ada ya nomor double di satu RT? Ini pasti karena penduduknya padat dan nomornya nggak urut ya, Mbak. Untung aja Mas kurir sabar dan telaten, jadi nggak pantang menyerah deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebaliknya mba di perkampungan saya masih lebih banyak kebunnya daripada rumah, masih ndeso :)

      Hapus
  4. barusan juga beli peralatan dapur en pakai JNE. Rasanya jadi doyan masak, eh ngantarnya juga cepat

    BalasHapus
  5. Hihihi, sama kaya saya nih pengalamannya. Belum lama ada kurir JNE datang bawa paket, tanpa motor. Ternyata nyasar. Maklum, kurir baru rupanya. Pas saya tanya, "Motornya mana, Mas?" Dia nunjuk rumah sebelah. "Tadi saya tanya sana katanya yang biasa terima paket di sini," katanya. Kalo kurir yang lama sih nggak bakal nyasar. Malah biasanya saya ajak ngobrol dulu sebelum dia cus nganter barang lagi.

    BalasHapus
  6. Langganan saya ini. Service-nya memuaskan...

    BalasHapus
  7. Halo,

    Terimakasih sudah ikut blog competition Cerita Baik bersama JNE, ya. Semoga beruntung :D

    Salam bahagia,
    Pungky Prayitno

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...