Selasa, 02 Agustus 2016

Membuat Home Theater Sendiri di Rumah

Punya home theater di rumah itu salah satu impian Pak suami karena dia memang suka nonton. Alasannya ingin punya home theater katanya biar puas nontonnya kayak di bioskop, itu lho efek suaranya. Ehm, boleh boleh aja sih kalau punya budget.

Sebenarnya apa saja sih perangkat home theater hingga menimbulkan efek suara seperti nonton di bioskop? Pertannyaan saya terjawab saat beberapa waktu lalu saya dan suami mampir ke sebuah toko elektronik. Ternyata bukan sekedar speaker.




Nah, berikut perangkat yang diperlukan untuk membuat home theater di rumah;

·         Televisi
Gunakan televisi dengan layar besar, nimimal  27 inch untuk mendapatkan gambar besar dan jelas.
·         DVD Player
DVD ini digunakan sebagai pemutar film yang inginkitatonton.
·         Speaker
Keberadaan speaker cukup signifikan. Untuk menghasilkan suara yang menggelegar seperti di bioskop, sekurang-kurangnya membutuhkan 4 buah speaker.
·         Preamplifier
Perangkat ini berguna untuk menguatkan sinyal audio.
·         Pemecah sinyal suara surround

Perangkat-perangkat elektronik tersebut tidak lantas diletakkan di satu tempat begitu saja. Kita tahu ‘kan, komponen apa yang menonjol dalam bioskop? Yup, layar lebar dan sound-nya yang keras. Untuk mendapatkan sensasi nonton film ala bioskop lengkap dengan suara menggelegarnya, biasanya diakali dengan menempatkan suara surround di beberapa titik, untuk itu dibutuhkan setidaknya 2 sampai 3 speaker, yang diletakkan di:

·         Depan
Penempatan speaker di depan untuk menghadirkan efek kejutan dari depan hingga belakang seperti sensasi gerakan suara yang dihasilkan dari bunyi pesawat.
·         Tengah
Speaker ditengah membuat suara dan dialog dari film yang diputar seakan-akan berasal dari tengah layar. Jika penempatannya di tengah dengan speaker berada di sebelah kanan dan kiri, maka efek suara yang dihasilkan seperti mendengarkan suara atau dialog dari telinga kanan ke kiri.
·         Belakang
Biasanya penempatan speaker di belakang untuk memenuhi suara gaduh backsound sebuah film, seperti gemericik angin, nyalakan anjing, dan sebagainya.

Istilah  home theater jika lebih dikhususkan artinya, lebih mengacu pada perangkat yang mengolah suara (audio) saja, yang bertujuan untuk memproduksi suara dengan format surround tertentu, misalnya DTS (Digital Theater System) dan Dolby. Karenanya, ketika kita membeli seperangkat ‘bioskop rumah’, perangkat yang akan kita dapat adalah beberapa speaker dan sebuah pengontrol suara.

Dilihat dari sudut pandang system ‘bioskop rumah’-nya,kita biasanya akan menemukan perangkat seperti A/V Receiver yang memperkuat sinyal audio yang lalu dikirimkan ke masing-masing speaker; A/V Sources yang merupakan sumber audio maupun video, seperti CD/DVD, Blue-Ray player dll; Loudspeakers; dan Subwoofer. Video Display sebagai penampil gambar seperti proyektor tidak termasuk dalam paket.

Agar lebih jelas apa yang dimaksud dengan ‘bioskop rumah’, kita bisa katakan kalau Home Theater itu lebih mengacu ke seperangkat elektronik pengolah audio dan penampil video, yang diperuntukkan untuk menghadirkan sebuah hiburan layaknya nuansa hiburan di bioskop ke dalam rumah. Ciri yang nampak dari ‘bioskop rumah’ adalah adanya beberapa speaker dan sebuah pengontrol.


6 komentar:

  1. kaalo mau bikin home theatre, sound systemnya harus lengkap ya mba, jadi suaranya kayak di bioskop beneran :)

    BalasHapus
  2. Aku dan suami juga suka nonton tapi belum keinginan aja punya home theater. Asik juga kayaknya ya

    BalasHapus
  3. wah asyik bgt bisa bikin home theater sendiri, bikin betah di rumah nih serasa di bioskop :-)

    BalasHapus
  4. enak juga ya bisa nonton di rumah tapi dengan kualitas suara bagus. TV aku mah kecil mbak :)

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...