Minggu, 31 Juli 2016

Cerita Lebaran Penuh Makna

Pulang akan selalu membawa cerita berbeda walaupun jalan dan orang yang kita temui masih sama dengan kepulangan  sebelumnya...


Walaupun saya hanya mudik ke Purwakarta dan Bandung, siapa sangka mengalami kemacetan walaupun tidak seheroik teman-teman yang mudik lewat jalur pantura atau pantai selatan. Kemacetan yang  sempat membuat senewen,  galau dan panik.

Galau,  karena kami sempat bingung untuk membuat keputusan, apa  akan putar arah keluar tol dan pulang ke rumah (mudik ditunda hingga besok pagi atau tengah malam) atau bertahan karena tanggung sudah menempuh 4 jam perjalanan dari Pasar Rebo ke tol Cikarang?

Geliat Gerabah Plered Purwakarta


Satu set Teh Poci

Salah satu kota tujuan mudik lebaran saya  selain Bandung adalah Purwakarta, kota tempat keluarga besar Ibu tinggal. Orangtua Ibu bukan asli Purwakarta tapi perantauan. Jadi sebelum ke Bandung saya mampir ke Purwakarta dan bertemu Ibu, Bapak dan adik-adik saya di sini (semacam meeting poit) malam harinya (kadang menginap) kami konvoi pulang ke Bandung –  tempat keluarga besar Bapak.


Selasa, 26 Juli 2016

Hotel Horison Ultima Bandung

Liburan kemana? Ke Bandung. Bandung lagi? Karena liburan ke Bandung  banyak pilihannya. Mau wisata alam? Ada Gunung Tangkuban Perahu, kawah putih, Taman Ir.H Juanda, ke daerah Lembang dsb. Wisata belanja?  Dijamin bikin kalap. Mau wisata mumer sambil botram? Ke Taman kota aja. Wisata edukasi? Ada beberapa museum menarik yang bagus untuk dikunjungi seperti museum geologi, museum Konferensi Asia Afrika, museum Pos Indonesia dan beberapa museum lain. Mau wisata budaya? Ada Saung Angklung Udjo. Mau wisata ke wahana yang memicu adrenalin dan seru-seruan? Ya ke Trans Studio.

Kalau liburan ke Bandung, menginap di mana yang enak? Sebaiknya dekat dengan tempat wisata yang akan kita tuju agar waktu tak habis diperjalanan, terlebih  saat musim liburan (liburan sekolah atau long weekend) beberapa ruas jalan kota Bandung padat merayap bahkan macet total.

Jika man teman akan liburan ke Bandung mengunjungi Trans Studio dan berencana menginap di di hotel, Hotel Horison Ultima bisa menjadi pilihan karena letaknya tidak jauh dari Trans Studio, tepatnya di Jalan Pelajar Pejuang 121 Buah Batu Bandung. Kualitas dan pelayanan hotel berkelas dengan harga kompetitif. Untuk reservasi telp atau email (022) 730-5000, reservation@horison-bandung.com.

Hotel Horison Ultima juga cukup strategis jika teman akan berkunjung ke tempat wisata lain di Bandung seperti ke Gedung Sate. Jaraknya sekitar 5 km dari hotel ini.


Seperti apa sih kenyamanan Hotel Horison Ultima? Yuk kita intip 

sumber gambar pegipegi.com
Ada beberapa tipe kamar yaitu deluxe room, super deluxe room dan executive room.


Hotel Horison Ultima adalah hotel bintang 4 dengan fasilitas yang komplit dan eksklusif seperti kolam renang yang dilengkapi area bermain anak dan roof (atap) sehingga tidak kepanasan jika berenang agak siang, ruang spa yang nyaman, tempat Gym yang komplit tentu saja restoran dengan menu variatif.

sumber gambar www.horison-bandung.com


Dining romantis di seperti foto di bawah ini cocok buat pasangan suami istri :)

sumber gambar www.horison-bandung.com

Berikutnya mengintip keseruan di Trans Studio, karena tempat wisata ini paling dekat dengan Hotel Horison Ultima. Untuk catatan ke Trans Studio di larang membawa makanan dari luar tapi tak usah khawatir kelaparan karena ada aneka makanan di jual di sana. Jangan lupa bawa kamera, karena wisata tanpa foto - foto tak lengkap. Oh ya luas Trans Studio kira-kira 4.5 Ha, jadi jika berniat menjelajah dan mencoba semua wahana sebaiknya datang pagi dan siapkan fisik dan mental, maksudnya jangan lupa sarapan hehehe.

sumber gambar yukpiknik.com

Salah satu wahana di Trans Studio yang cukup memicu adrenalin adalah Yamaha Racing Coaster.
Kalau kamu ingin melakukan pemesanan hotel kamu bisa cek di website  ini

Selamat berlibur di Kota Bandung man teman :)



Jumat, 22 Juli 2016

Cara Menanam dan Merawat Anggrek Tanah

Anggrek Gimstory salah satu jenis anggrek tanah
“Menanam dan merawat anggrek itu susah. Harus telaten.” Sering dengar ungkapan itu? Nah saya baru tahu ilmunya kemarin setelah ngobrol sama mantan petani anggrek dendrodium. Kata dia bukan susah tapi harus tahu ilmunya. seperti anggrek itu tidak boleh terkena cahaya matahari sepanjang hari. Lebih aman anggrek di simpan di tempat teduh di bawah pohon atau diatapi paranet. Karena media tanam anggrek cenderung lembab, maka mudah ditumbuhi jamur dna fungi. Jadi harus di kasih anti jamur dan fungi. Harus juga diberi pupuk jika ingin cepat tumbuh dan berbunga. Kalau tanpa pupuk anggrek bisa setengah tahun baru berbunga. Saya manggut-manggut.

Kalau mau serius lagi, pemupukan harus tiga macam, masa pertumbuhan, mempercepat bunga dan bertunas. Jadi setiap usia anggrek beda pupuknya. Biasanya begitu Bu, kalau para kolektor anggrek. Ehm, saya jadi inget pepatah, ada kualitas ada harga. Makanya bunga anggrek cenderung agak mahal ya. dan kalau mau menikmatinya bunganya yang indah (bunga anggrek cenderung awet di pohonnya dan tidak layu), harus dirawat.

Anggrek Tanah

Tapi ternyata tidak semua jenis anggrek perlu cahaya adem. bahkan sebaliknya anggrek ini harus terpapar sinar matahari sepanjang hari. Tidak mudah kena jamur dan fungi. Tidak mudah busuk dan tahan hingga dua minggu dalam keadaan tanpa media. Ini jenis anggrek tanah.

Jumat, 15 Juli 2016

Kamera Ponselku dan Cerita Mudik

Mudik tak sekedar pulang, tapi ungkapan segala bentuk kerinduan dan keinginan berbagi kebahagian dengan  orang-orang tercinta di tanah kelahiran.


 Aku dan Kamera Ponsel


Tak heran berapa lama pun kemacetan yang terjadi, mudik tak membuat orang kapok termasuk saya. Begitu besarnya desakan rasa rindu karena rindu tak cukup diungkapkan dengan kata-kata atau video call lewat ponsel seperti halnya senyum, binar mata dan kehangatan pelukan orangtua saat menyambut kedatangan kita yang tidak tergantikan. Ya, tidak semua hal bisa direkam dengan kata dan kalimat sama sepertinya halnya sebuah kata yang tidak cukup mewakili ungkapan perasaan.

Dan ungkapan perasaan itu rasanya ingin kita rekam dalam ingatan selama mungkin, sayang, seiring waktu secara otomatis otak akan memilih informasi dan bukan tidak mungkin memori yang ingin kita ingat seumur hidup hilang.

Rabu, 13 Juli 2016

(semacam) Review Film Rudy Habibie

Saya cinta Indonesia
Saya percaya Indonesia
(Rudy Habibie)



Akhirnya bisa nonton berduaan sama Pak Suami setelah selama ini cuma rencana dan angan-angan karena kebingungan di mana menitipkan anak-anak kalau nonton berdua. Singkat kata akhirnya kita nonton berdua. Anak-anak ya dititipin. Tega amat nitipin anak-anak demi nonton? Sstt...

Sabtu, 09 Juli 2016

Menikmati Alunan Bambu di Saung Angklung Udjo Bandung

Apa yang ada di benak teman-teman tentang kota Bandung? Walkotnya Ridwan Kamil, tiris (dingin), banyak oulet, taman kotanya bertema, mojangna gareulis (uhuk), tempat kuliner dan belanja murah (dibandingkan Jakarta), wisata ke Lembang ....

Akh kalau  ngomongin Bandung buat saya mah tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Lahir, besar, mendapatkan jodoh sampai lahiran anak pertama ya di Bandung heuheu.

Nah, ngomongin Bandung tak bisa tidak dilepaskan dari budayanya,  walaupun orang lebih mengenal Bandung sebagai wisata kuliner dan belanja.  Mengenalkan kebudayaan daerah pada anak-anak tidak selalu membosankan lho, tergantung cara penyampaiannya. Dan menurut saya penting mengenalkan keanekaragaman budaya bangsa pada anak-anak karena dapat menumbuhkan sikap toleransi, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsanya. 

Ke Saung Angklung Udjo

Selasa, 05 Juli 2016

Glasslock Solusi Ramadanku, Memasak jadi Praktis dan Efisien

Perubahan status dari lajang menjadi istri kemudian Ibu,  membuat banyak perubahan dalam diri saya, termasuk kebiasaan dan kegemaran baru. Waktu masih lajang  paling malas ke dapur untuk bantu Ibu memasak,  lebih suka diam di kamar pura-pura tidak tahu Ibu sibuk di dapur *sungkem sama Ibu*.

Kebiasaan makan masakan Ibu ternyata membuat saya tidak bisa terlalu sering makan masakan warung nasi atau rumah makan. Entah kenapa merasa lebih enak dan nyaman makan masakan rumah, yang mau tidak mau membuat saya akhirnya (setelah jadi istri lalu  Ibu dan tinggal diperantauan) turun ke dapur. Walaupun memasak masih dalam tahap belajar dan lebih sering memasak menu yang itu –itu juga, tapi  ada peningkatan rasa, masaknya udah enak dan berani mencoba resep baru, kata Pak Suami *uhuk*.  Salah satu motivasi turun ke dapur juga adalah karena anak-anak, bagaimana agar mereka makan makanan bergizi dan lahap.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...