Sabtu, 26 Maret 2016

Sabtu di perpustakaan daerah Tangsel

Kaka asik baca, adik anteng main 
Kepikiran mengajak anak-anak ke perpustakaan umum setelah lihat postingan mengenai perpustakaan anak Jakarta di sebuah situs parenting. Wah pasti anak-anak betah di sana, sayang jarang dari rumah ke sana cukup jauh dan Abinya anak-anak keberatan mengantar ke sana, karena merasa rugi jika  harus berjibaku dengan kemacetan Jakarta. Nggak sepadan  katanya, bolak balik perjalanan  bisa sampai 5 jam, mending beli buku  di tokbuk gramedia yang ada di seputaran BSD, katanya. Ehm, iya juga sih.

Kalau tanpa di antar pak suami bawa anak ke Jakarta saya tidak berani, bisa di bilang saya ‘buta’ kota Jakarta tapi kalau pergi seorang diri ke suatu tempat di Jakarta, berani.



Pusda Tangsel
Sampai suatu hari kepikiran, tiap kota kan harusnya punya perpustakaan, jadi Tangsel juga harusnya punya. Mulailah search di google dan ketemu. Alamatnya tepat di jalan Siliwangi. Lha, itu kan jalan depan perumahan tempat saya tinggal  tapi diingat-ingat kok tidak pernah lihat ya setiap lewat.

Akh, pantas saja tidak pernah lihat karena letak perpustakaannya menjorok ke dalam, tidak nampak dari pinggir jalan dan plang yang menunjukkan bahwa di sana ada perpustakaan. Saya perlu menelpon perpustakaannya (setelah search di google) untuk mengetahui dengan tepat letaknya.
Kalau dari arah Pamulang Square, terus ke atas, setelah dealer Suzuki.

Kabarnya, ini tempat sementara, pemerintah Tangsel sedang berencana membangun gedung perpustakaan di sekitar Jalan Taman Tekno.

Asiknya di perpustakaan
Dan ini dia penampakan dalam perpustakaannya. Koleksi bukunya belum terlalu banyak tapi buku-bukunya baru. Buku-buku yang berupa ensiklopedi banyak dan membuat anak-anak interest sayangnya buku jenis ini tidak boleh di pinjam.






Pendaftaran dan pinjam buku tidak di pungut biaya, buku yang di pinjam maksimal 3, lama peminjaman tiga hari.

“Wah pendek ya waktu peminjamannya, kalau terlambat di denda? Saya bisa kemarinya setiap hari sabtu karena anak-anak libur sekolah.”

“Tidak ada denda, Bu. Ya seminggu juga tidak apa-apa, Bu.” Jadilah kegiatan kami kini setiap sabtu pagi adalah ke perpustakaan. Jika sabtu tidak bisa ke sana karena berbagai keperluan, di pagi hari lain saya biasanya ke sana bersama si adik yang belum sekolah.

Ada juga koleksi mainan khas anak-anak, dan ini yang bikin adik betah di sini sampai tidak mau pulang.



Sementara anak-anak asik dengan buku dan mainannya, Mama lihat-lihat koleksi novel dan majalah wanita terbaru. Lumayan nih bisa update baca majalah.

Oh ya perpustakaan ini terdiri dari dua lantai, lantai satu buku anak, koran, majalah dan buku sastra. Lantai dua buku-buku umum yang koleksinya belum saya liat detail.

Jam operasional
Perpustakaan beroperasi dari senin sampai sabtu. Senin sampai jumat buka jam 8 pagi hingga jam 4 sore. Jika sabtu bukanya lebih siang jam 10 sampai 3 sore.





2 komentar:

  1. Sesekali harus kesini, ah. Eh, Rin kalo browsing di google kata kuncinya apa biar perpusnya langsung dapet?

    BalasHapus
  2. ternyata ada ya perpustakaan tangsel, pengen kesini

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...