Sabtu, 06 Februari 2016

Berburu Buku Lawas di Lawang Buku Bandung

Lawang Buku Bandung 
Saya selalu tak tahan jika melihat tumpukan  buku seken  yang di jual ,  entah di toko,  kios atau  lapak, pasti penasaran ingin melihat,  dan berharap menemukan ‘harta karun’ yang entah apa. Mungkin buku jadul, buku langka atau sekedar meraup aroma kenangan masa kecil saat melihat buku-buku Enid Blyton yang penampakannya sudah kusam.



Seperti toko buku ini, yang selalu (diusahakan) untuk di kunjungi jika saya mudik ke Bandung. Namanya, Lawang Buku, terletak di lantai dasar Baltos (Balubur town square), pas samping fly over pasupati, Jl. Taman Sari, terletak di lantai satu, Blok C . Beberapa koleksi buku dan kegiatan Lawang Buku  bisa di lihat di fb Lawang Buku di sini dan pemesanan buku bisa di lakukan di sana.  

Toko atau kios buku ini unik karena menjual banyak buku tua dan langka tapi buku baru yang masih tersegel pun ada. Menurut pemiliknya, Deni Rachman, kiosnya memang konsen menjual buku tua dan langka. Kalau saya lihat bukan hanya buku juga majalah dan koran tua dan langka. Dan hanya menjual buku asli.

Buku Karl May jadul
Deni Rahman pemilik kios ini  bukan sekedar penjual buku, juga pecinta buku, penulis lepas dan aktif di dunia literasi di kota Bandung sejak sekitar 10 tahun lalu. Ia juga mendirikan  komunitas bernama Ulin Bandoeng yang rutin mengadakan wisata ke tempat-tempat sejarah di Kota Bandung setiap satu bulan. Sesekali Lawang Buku juga menggagas acara bedah buku atau acara literasi lainnya.

Memang koran dan majalah tua ini ada yang beli? Tanya saya penasaran.
Ada, biasanya mahasiswa untuk tugas.

Buku langka walaupun tak banyak pasti ada peminatnya termasuk saya yang jika ke sana pasti mencari buku PAT untuk melengkapi koleksi pribadi, cerita buku koleksi saya bisa di lihat di sini, sayangnya buku yang saya cari yaitu Jalan Raya Pos dan Panggil Aku Kartini saja, tidak ada tapi nemu buku ini, keduanya masih bersegel.



Buku seken atau buku segel dengan terbitan lama harganya tidak selalu murah bahkan bisa lebih mahal lho, terlebih jika buku tidak di cetak ulang. Di sini juga menjual  buku bertema sejarah kota Bandung.

Punya tokbuk alternatif rekomendasi untuk saya kunjungi? Mau infonya ya, siapa tahu bisa saya kunjungi suatu saat.

3 komentar:

  1. Waw banyak buku bagus nih., blm pernah ksni..harganya miring ga mba?

    BalasHapus
  2. Evi juga masih langganan di Lawang Buku, Teh :)

    BalasHapus
  3. Wah... aku kemana aja sih, kok baru tahu ada Toko Lawang Buku. Tar mau hunting buku lawas ah. Nostalgiaan...

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...