Minggu, 24 Agustus 2014

Aksi Sehat 5 Menit

Sehat dengan Gizi Seimbang

Konsep 4 sehat 5 sempurna sudah sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia. Konsep yang merupakan pedoman gizi seimbang. Yaitu bahwa makanan yang kita konsumsi sehari-hari haruslah mencakup 4 jenis makanan yaitu makanan pokok yang merupakan sumber karbohidrat seperti nasi, gandum atau umbi-umbian. Lauk sebagai sumber protein yaitu telur, daging ayam, daging sapi dan ikan. Sayuran dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral dan disempurnakan dengan segelas susu.


Sayangnya , walaupun konsep 4 sehat 5 sempurna sudah dikenalkan sejak anak-anak duduk di bangku sekolah dasar bahkan taman kanak-kanak,  sebuah riset menunjukkan bahwa konsumsi sayuran dan buah – buahan masyarakat Indonesia sangatlah rendah. Hanya 35kg/kapita/tahun, bandingkan dengan orang Jepang 150kg/kapita/tahun.

Rendahnya konsumsi sayuran biasanya  dikeluhkan  para Ibu karena anak-anak susah makan sayur dan buah,  termasuk saya. Kedua anak-anak saya hanya mau makan sayur dan buah tertentu. Tapi walaupun begitu, saya tetap menvariasikan sayauran dalam menu sehari-hari. Misal, untuk anak-anak saya membuat sayur bayam atau sup, saya sendiri membuat urap sayuran atau lalapan rebus khas sunda.

Harapannya anak-anak bisa melihat kami makan beragam sayuran. Karena itu juga yang Ibu saya lakukan dulu dan berhasil. Seiring usia jenis sayuran dan buah yang saya gemari  bertambah. Ibu saya sampai heran karena kini saya melahap juga pare, daun pepaya kukus sebagai lalapan, karedok (salad ala sunda), terong mentah untuk lalapan sampai leunca.



Aksi Sehat 5 Menit
Mengkonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna saja ternyata tak cukup lho untuk menjaga kesehatan tubuh. Tubuh perlu aktivitas  fisik untuk sehat, berat badan harus dikendalikan untuk tetap sehat, tak lupa cuci tangan sebelum makan dan kehigienisan makanan yang kita konsumsi agar kuman tak masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit. Jadi untuk sehat tak hanya butuh makanan tapi aktivitas fisik dan kebersihan makanan yang kita konsumsi.

Untuk sehat tak selalu  mahal atau perlu  investasi waktu yang lama. Beberapa bisa dilakukan dalam waktu 5 menit tapi harus  dilakukan rutin setiap hari.

Berikut adalah aksi sehat 5 menit yang sudah saya terapkan di rumah.
  1. Cuci tangan dengan sabun. Cuci tangan dengan sabun terbukti mampu mencegah beragam penyakit yang disebabkan bakteri dan virus mematikan. Terlebih untuk anak-anak yang tengah berada pada fase aktif, yang suka sekali menjamah ini itu karena dorongan rasa ingin tahu. 1 menit membasahi tangan, 2 menit menyabuni dan menggosok-gosok, 2 menit membilas dengan air.
  1. Gosok gigi sebelum tidur. Awalnya tidak mudah membiasakan kedua anak kami gosok gigi. Bisa di bilang penuh drama J. Nasehat kalau tidak gosok gigi nanti sakit gigi tidak cukup mempan, mungkin karena usia mereka terlalu dini untuk memahami itu. Mereka berontak tak mau sikat gigi, saya tetap memaksa. Alhamdulillah, di usia dua tahun setengah mereka mulai koperatif soal gosok gigi terutama sebelum tidur.1 menit menyiapkan sikat gigi dan pastanya, 3 menit menyikat gigi, 1 menit kumur-kumur sampai bersih.
  1. Rileksasi dengan berdoa. Sehat fisik harus diimbangi dengan sehat mental, maka memberi nutrisi untuk rohani menjadi penting. Selain ritual agama, jalin kedekatan dengan yang maha kuasa dengan menyisihkan waktu minimal 5 menit untuk berkomunikasi denganNya melalui doa.
  1. Olahraga santai. Untuk olahraga santai, biasanya  dengan melakukan  meregakan di pagi sebelum memulai aktifitas.
  1. Tertawa. Laught is best medicine, bukan sekedar pepatah. Tapi ada landasan ilmiahnya. Saat tertawa hormon endorphin penghilang stres dikeluarkan dan otot-otot tubuh menjadi kendur. Ada banyak cara untuk tertawa, membaca atau menonton film lucu. Cara yang saya lakukan adalah dengan bercanda dengan anak-anak.
  1. Konsumsi sayur dan buah. Sayuran dan buah kaya vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam proses metabolisme tubuh. Metabolisme lancar kesehatan fisik dan mental akan berjalan normal. Sedangkan serat dari sayuran dan buah bermanfaat untuk pencernaan dan peredaran darah. Namun manfaat makan sayur dan buah tidak akan maksimal jika sayur dan buah yang kita konsumsi tidak bersih dari pestisida dan bakteri.

Sayur dan buah harus bebas dari residu pestisida dan bakteri
Pestisida adalah bahan kimia yang digunakan para petani untuk melindungi tanaman dari serangan serangga yang dapat menimbulkan penyakit pada tanaman. Umumnya di gunakan dengan cara di semprotkan pada tanaman secara menyeluruh.

Petani juga menggunakan pupuk agar tanaman tumbuh subur. Jika pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang yaitu pupuk yang berasal dari kotoran hewan atau disebut dengan istilah pupuk kandang, besar kemungkinan bakteri dari pupuk akan menempel pada permukaan sayuran dan kulit buah. Tanpa pencucian yang benar dan bersih, konsumsi sayur dan buah malah bisa menimbulkan penyakit.

Penyakit yang biasa di timbulkan bakteri dari sisa pupuk kandang adalah diare, karena pupuk kadang umumnya mengandung bakteri Ecoli.

Sedangkan adanya pestisida dalam jumlah kecil dan jika secara kontinyu masuk ke dalam tubuh melalui makanan dapat menimbulkan terganggunya sistem metabolisme tubuh. Pengetahuan ini saya dapat dari bangku kuliah, kebetulan saya kuliah jurusan kimia.

Membesihkan residu pestisida dan bakteri dari sayur dan buah
Cara membesihkan residu pestisida dan bakteri dari sayur dan buah adalah mencucinya dengan air mengalir. Tapi air saja tidak cukup karena air tidak mengandung disinfektan untuk membunuh bakteri.  Kini ada cairan pencuci buah dan sayur yang diformulasikan aman  untuk buah dan sayuran yaitu Mama Lime Anti Bacteria.

Langkah pertama; tuang setengah sendok teh cairan Mama Lime Anti Bacteria ke dalam wadah berisi air bersih.
Langkah kedua; masukan buah dan sayuran ke dalam wadah lalu cuci sambil diusap menggunakan tangan. Bisa juga menggunakan sikat yang khusus dan lembut untuk membantu menghilangkan residu pestisida, bakteri dan tanah.
Langkah ketiga; bilas sayuran dan buah dengan air mengalir bersih hingga sisa cairan pencuci buah dan sayuran benar-benar hilang.

melibatkan si kecil dalam penyiapkan sajian buah sekaligus 

Lalu sajikan. Membersihkan sayur dan buah hanya butuh waktu lima menit lho...1,5 menit mencuci buah dan sayur dengan Mama Lime Anti Bacteria, 1.5 menit membilasnya dengan air bersih dan 2 menit untuk menyajikannya.

Mama Lime Anti Bacteria dengan formulasi baru (bioguard) efektif dan aman mencuci buah dan sayuran yang akan dikonsumsi. Formulasi bioguard bersihkan pestisida dan bunuh bakteri sampai 99%, sehingga semua bersih higienis, Total Clean!

Resep Sayur dan Buah dalam 5 Menit
Seperti yang saya tulis di atas, anak-anak saya pemilih dalam hal makan sayur dan buah jadi saya harus pandai-pandai menyajikannya agar mereka tertarik  dan  mau mencoba. Berikut beberapa resep 5 menit sayur dan buah ala saya supaya menarik untuk anak-anak.

1.    Rujak Tomat
Tomat di potong kotak, taruh dalam mangkuk lalu taburi gula atau susu kental manis.
2.    Salad buah
Potong apel kotak apel, buah pear dan semangga. Potong selada air, tambahkan anggur, letakkan dalam mangkuk dan tambahkan mayones.

Untuk sehat tak perlu waktu lama dan tak mahal, cukup 5 menit asal dilakukan secara kontinyu.



referensi tulisan : www.lionwings.com dan http://bit.ly/as5mpress


Tulisan ini diikutsertakan dalam Aksi Sehat 5 Menit Mama Lime Anti Bacteria #AS5M Blog Competition







4 komentar:

  1. Untuk sehat perlu makan buah dan sayur ya Mak.. Utk lebih menjamin kesehatan sebelum dimakan bilas dulu buah dan sayur pakai Mama Lime ya Mak..sip deh... Met ngontes smga sukses..

    BalasHapus
  2. semoga beruntung mak, anaknya pinter bantuin mamanya di dapur, yuk semua pake mama lime anti bacteria, saya juga pake lho :D

    BalasHapus
  3. Belum pernah nyobain lalapan Pare. :D

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...