Senin, 23 Juni 2014

Enjoy Bandung

Liburan telah tiba, Sabtu tanggal 14 Juni lalu Azka menerima raport dari sekolah taman kanak-kanak. Yap, tahun ini Azka masuk sekolah dasar. Persiapan masuk sekolah dasar sudah 90% rampung. Tinggal menunggu waktu masuk sekolahnya yaitu tanggal 14 Juli mendatang. Jadi  waktu berlibur Azka satu bulan!

Sebelum liburan tiba, Azka sudah merengek minta ke Bandung, rumah neneknya.  Di sana Azka memiliki sepupu dan kerabat  yang umurnya hampir sebaya sehingga membuatnya kerasan tinggal di sana. Tak heran Azka selalu ingin ke Bandung, Mama dan Abinya sudah barang tentu. Nggak nahan pengen belanja murah di pasar baru dan pasar pagi gasibu heheh

Karena Abinya (panggilan anak-anak untuk papanya) hanya bisa cuti maksimal dua hari, jadi kami di Bandung biasanya hanya 4 hari, termasuk sabtu minggu. Walaupun ke Bandung tak sampai seminggu saya biasanya membawa trolley yang memuat baju ganti selama rencana berlibur, pamper, handuk dan alat mandi seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun dan shampo. Sedangkan tas ukuran sedang yang disimpan di dalam mobil berisi baju ganti, popok (karena Khalif masih menggunakannya untuk perjalanan jauh), tisu basah dan kering. Kantung plastik untuk sampah dan baju kotor dan stock cemilan dan makanan .

Tas khusus makanan memuat termos air panas, susu dan botol air minum. Walaupun bisa di beli di perjalanan, stok di mobil harus selalu ada karena kadang anak-anak tidak bisa menunggu sebentar jika kehausan.

Siap dengan Kemacetan dan Jalur Alternatif
Kami selalu memilih melakukan perjalanan ke Bandung via tol cipularang, karena bebas mancet. Tapi tetap kadang membuat anak-anak bosan, karena pemandangan yang mononton. Jadi membawa gadget, mainan dan buku adalah harus.

Kemacetan kami rasakan saat kami tiba di Kota Bandungnya terlebih jika akan atau pulang  mengunjungi tempat wisata di daerah Lembang dan sekitarnya. Ke Bandung tak bertandang ke daerah Lembang terasa belum ke Bandung apalagi saat ini makin banyak tempat wisata di sana. Tapi ke Lembang harus siap dengan kemacetan.  Tak jarang karena macet kami di minta melalui jalan alternatif. walaupun lahir dan besar di Bandung, saya 'buta' jalan di daerah ini. Suami apalagi karena dia bukan orang Bandung.

Belajar dari pengalaman itulah kini kami  melengkapi kendaraan dengan GPS, suami saya pun mengunduh beberapa aplikasi yang berhubungan dengan peta di smartphonenya seperti lewatmana.com dan google earth.

Kemacetan juga selalu membuat anak-anak rewel, maklumlah anak-anak kami masih kecil, tak cukup dihibur dengan kata,”Sabar ya, Nak.” Selain cemilan, air minum, kami pun selalu membawa gadget, mainan dan buku di mobil kami.

Perlengkapan  selama berlibur ke Bandung yang kami beli  Ace Hardware,  kaca mata berenang untuk Abi yang sebelumnya sudah rusak, safety seatbelt untuk Azka, pewangi untuk mobil, lap untuk mobil dan boncengan sepeda jadi mama bisa bonceng Khalif, sepedanya pinjam sepeda Om atau tante di Bandung. Untuk melihat lebih lengkap peralatan liburan apa yang ada di Ace Hardware bisa dilihat di www.acehardware.co.idhttp://www.acehardware.co.id/

Pilih Tas buat menyimpan Gadget



Enjoy Bandung
Rumah Ibu saya pun strategis, dekat dengan berbagai tempat wisata. Dari wisata kuliner, wisata belanja sampai edukasi.  Kebun Binatang Taman Sari Bandung, museum Geologi, hutan lindung di dago, berenang , wisata naik kuda dan beca mini di taman Lansia Cisangkuy,  water boom Karang Setra, olah raga di sabuga atau menikmati car free day di jalan Dago. Yap, karena rumah ibu saya di Dago. Sangat strategis bukan?

Agar liburan menyenangkan dan nyaman, dengan waktu terbatas, maka saya harus pintar-pintar merencanakan dan menyiapkan yang di bawa untuk berlibur. Baju renang dan perlengkapannya di bawa serta, juga sepeda lipat Azka agar bisa menikmati car free day di jalan dago bersama sepupu, om dan tantenya.


Yang tak boleh ketinggalan tentu saja kamera dan gadget, agar bisa mengabadikan moment indah bersama anak-anak dan keluarga di Bandung. Laptop mama juga jangan lupa di bawa, agar mama tetap bisa ngeblog alias update, menuntaskan projek menulis dan tetap menerima orderan menulis di sela perjalanan saat Azka dan Khalif tidur atau menunggui mereka berenang.

Bersama para sepupu di Kebun Binatang Taman Sari Bandung

Bersiap dengan keadaan tak terduga
Sebelum melakukan perjalanan jangan lupa berdoa untuk keselamatan, begitu selalu pesan Ibu saya setiap kami mengabari kami baru berangkat dari rumah menuju Bandung. walaupun begitu kami menyiapkan no telp darurat seperti jasa mobil derek dari asuransi kendaraan kami dan no tlp darurat lain. Termasuk membawa ban cadangan dan perkakas. Soal itu suami saya lebih paham yang pasti saya lihat kotak perkakasnya ada di bagasi.


Tulisan ini diikutsertakan dalam Pack Your Things and Go Writing Competition yang diadakan Ace Hardware Indonesia

8 komentar:

  1. Bandung juga kena macet ya sekarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. dimacetin plat B mba klo weekend atau long weekend ;p

      Hapus
  2. enak belanja di Ace Hardware. Komplit barang-barangnya :)

    BalasHapus
  3. libur telah tiba libur telah tiba hore :-)

    BalasHapus
  4. Aku suka sekali main di Ace, barang-barangnya bagus-bagus..kereen

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba.....karena bagus n kerennya jadi lapar mata hahah

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...