Rabu, 06 November 2013

Notebook Keren untuk Mama dan Si Kecil

Kami, saya dan suami, mengurungkan niat menjual PC jadul yang sudah berumur 6 tahun, malah up grade dan mengganti  monitornya dengan monitor LED, alasannya agar anak-anak tidak mengganggu ketika kami berbekerja menggunakan laptop masing-masing. Semua game edukatif, film-film animasi edukatif, dan video lagu anak-anak ,  kami simpan di PC. Dan PC ini tidak tersambung ke internet jadi aman walaupun tanpa pengawasan.

Rebutan
Tapi ternyata itu tidak 100% menyelesaikan masalah. Baru beberapa menit asik di depan notebook,  biasanya anak-anak langsung mengerubungi saya dan meninggalkan PC yang masih menyala.
“Di sini gak ada video lagu Barneynya,” kata saya.
“Kita liat foto aja ya, De,” kata Azka (5y6m).
“Kak, jangan ganggu mama donk, ayo ajak adiknya pake komputer sana.”
“Gak mau, aku mau pake komputer mama.” Duh beneran bikin esmosi dech.

Daripada berdebat, keluar tanduk dan membentak-bentak alias esmosi tingkat dewa. Saya memilih menyerah. Membiarkan anak-anak melihat foto dan mencoba pindah ke PC. Tapi kembali terinterupsi teriakan Azka,”Mama jangan pake komputer itu aku mau nonton lagu.” Interupsi selanjutnya, Azka minta bantuan main game dengan alasan susah atau minta mengklik video lagu yang dia suka. “Aku kan gak tahu yang mana, aku gak bisa baca bahasa Inggris,” Azka beralasan.

Jadi saya harus menunggu anak-anak tidur untuk bisa menggunakan notebook tanpa gangguan atau interupsi. Waktu yang saya miliki untuk menulis otomatis berkurang padahal target banyak *sok sibuk*. Sebagai yang suka menulis mau donk bikin solo album tapi target tinggal target. Kalau gak sering up date blog, bukan gak ada ide tapi merasa tak waktu untuk menuliskannya, wah jadi curhat gak jelas nich hahaha.

“Kalau mau sukses gak ada alasan,” kata suami saat saya mengeluh.
“Iya tapi ....,” saya ngotot membela diri.
“Ya udah kalau gitu harus sabar, tunggu mereka tidur kalau mau  lebih banyak waktu tunggu sampai  Khalif (2y) masuk sekolah dasar,” kata suami sambil melengos pergi.
“Kelamaan bos. Lagi pula masa menolak orderan.”
“Lebih penting anak atau nulis? Berapa sich honornya, ntar gua ganti,” katanya ketus.
Skak Mat!

Masalahnya bukan sekedar honor atau eksis tapi sesuatu yang gak bisa diungkapkan *sokbeneranpenulis*, guman saya dalam hati. Saya duduk di kursi dan mulai menyalanan tv  tapi detik berikutnya terdengar teriakan khas Azka.  “Mama, aku mau nonton film Boboi Boy,” kata Azka sambil membuka rak bawah yang berisi dvd player. Menyalakan, menekan tombol oven dan memasukkan cd. Duh, padahal mamanya pengen up date gosip seleb.

Menikmati Kebersamaan
Sekitar seminggu yang lalu PC kami koslet. Jadi ceritanya hari itu mendung dan banyak petir, saya memang tidak mencabut kabel komputer karena posisi stabilizer sudah off, tiba-tiba terdengar letupan disertai kepulan asap. Jadilah Papanya anak-anak memindahkan semua ‘data’ milik mereka yang kebetulan ada kopiannya di hardisk eksternal ke notebook saya.

Hikmahnya saya dan suami  jadi lebih intens menemani mereka  saat bermain di depan komputer. Tertawa geli melihat tingkah Khalif yang menirukan salah satu tokoh di film kartun yang bercerita tentang gosok gigi. Tertawa lepas saat Azka dengan pede menirukan lagu firework versi video madagaskar dengan aksi loncat-loncat seperti singa. Dan  karena notebook fortabel, kami bisa melakukannya sambil duduk manis di taman, istilahnya Azka piknik.

Sayangnya saat asik-asik  nonton film kartun edukatif pendek, baterai low sehingga kami pindah kembali ke rumah. “Akh jadi gak seru kalau di rumah,” kata Azka.

Ini membuat saya berandai-andai, jika punya Acer Aspire E1-432, bisa memasang jaringan wifi di rumah, terlebih setelah kami ganti provider internet yang unlimited sekarang, karena Acer Aspire E1-432, dilengkapi port LAN (RJ-45) dan wireless adafter Acer Nplify 802,11b/g/n, jadi bisa online di taman, sambil download film atau game edukatif karena memiliki harddisk SATA 500GB. Tapi harus diawasi, agar jangan sampai anak-anak secara gak sengaja download game yang tidak sesuai umur mereka atau gak sengaja buka dan liat gambar tidak layak.

Jika punya Acer Aspire E1-432 asik kali ya, di dukung performa Intel® Processor di dalamya, prosesorIntel 4th Gen terbaru atau Haswell, daya tahan baterai bisa sampai 6 jam.  Dan prosesor ini sudah terintegrasi dengan IntelHD jadi tampilan multimedia lebih tajam terlebih dengan dukungan resolusi monitor LEDnya 1366x768 px. Pasti menonton atau main game bareng anak-anak jadi seru.





Setelah saya pikir-pikir, ada keuntungan lain notebook saya dilengkapi video dan game milik anak-anak, yaitu agar saat di perjalanan dalam kendaraan bisa jadi solusi jika mereka mulai merengek karena macet dan bosan. Karena jika dalam kendaraan tab lebih sering berubah fungsi jadi peta dan mp3 player.


Time to Work
Saya menarik nafas lega ketika akhirnya anak-anak tertidur, siap-siap me time dengan ngeblog dan bertemu emak-emak sehobi di dunia maya. Tak terasa menit dan jam berlalu, mata sudah berat padahal tulisan belum di edit ulang, belum semua blog teman di singgahi, ide di kepala belum semua tertuang....Jadi berandai-andai punya Acer E1 Slim series, karena dimensinya 30% lebih tipis dari notebook sekelasnya, dengan berat hanya 2.1 kg,  bisa saya bawa kemana-mana termasuk menunggu anak-anak saat main di play ground mall. Jadi saya bisa tetap produktif kapan dan dimanapun, plus menuangkan ide yang kadang datang kapan saja. 

Acara jalan-jalan ke mall jadi tampil keren dengan notebook slim yang paling tipis di kelasnya. Terlebih dengan daya tahan baterai yang cukup panjang dan jaringan wifinya, benar-benar handal untuk dipake kerja.



Kalau punya Acer E1 Slim series , nama saya akan lebih banyak tertera di majalah, nominal di rekening pastinya nambah juga hehehe  Amin.


Ini lho majalah2 yang memuat nama saya *narsismodeon*



Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Acer Indonesia.

23 komentar:

  1. Problem yg sama...kesempatan nulis dikit

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi harus tetap nulis ya, apalagi nulis untuk ikut lomba xixixi

      Hapus
  2. Suka liat fotonya, suka juga sama tulisannya, Apalagi yg nyaris ngeluarin tanduk, wkwkwk mending ngalah deh ya mak :) sukses terus ya..:)

    BalasHapus
  3. uwih,keren nih emak satu ini.....sukses mak^^
    salam kenal

    BalasHapus
  4. Mbak Rina memang hebaaattt....!!!

    BalasHapus
  5. kunjunganku mak, waw...kereeeen sekali mak....sukses mak :)

    BalasHapus
  6. wuih asyiknya main leppy di taman :)

    http://chemistrahmah.com

    BalasHapus
  7. Kalau punya notebook slim ini, pasti semakin produktif dan sering tampil di tabloid ya, MBa. Udah gitu, banyak cring2. . .:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya tapi kesempatan menang makin tipis hikhik yang lain tulisannya bagus2 jadi kalau mau yang tipis kudu nabung :(

      Hapus
  8. Semoga punya 1 notebook lagi biar gak rebutan. Sukses, Mak. :)

    BalasHapus
  9. lepi tambah tipis tapi rekening tambah gede...setujuu mak

    BalasHapus
    Balasan
    1. alat pendukung bagus harus lebih produktif

      Hapus
  10. yang suka rebutan bukan cuma anak-anak ya mbak, emaknya juga hehehe

    BalasHapus
  11. Majalahnya banyak banget mak... *lospokus* :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah, semoga makin banyak hehe

      Hapus
  12. Jury visit. Terima kasih sudah berpartisipasi.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...