Kamis, 01 Agustus 2013

Anggrek

Si cantik Anggrek
Alasan saya menyukai bunga anggrek sama sepeti pecinta bunga lainnya,  karena bunganya yang cantik. Ibu saya bilang merawat anggrek itu susah-susah gampang, harus bertangan ‘dingin’, kalau gak bisa merawatnya tak akan berbunga sepanjang hidup. Apa yang ibu saya katakan berdasarkan pengalaman pribadi, beberapa waktu lalu ibu membawa (anak) pohon anggrek dari rumah nenek di Purwakarta, anggrek  bermotif macan tutul, di rumah nenek anggrek ini  berbunga sepanjang tahun tanpa mengenal musim, sampai semua tetangga nenek berdecak kagum. Tapi anggrek yang di bawa Ibu ke Bandung, sampai bertahun – tahun tidak pernah berbunga, sampai akhirnya ibu bosan dan memberikannya pada tetangga. Sejak itu saya mengamini pendapat ibu. Lha, ibu yang bisa merawat bunga saja tidak bisa apalagi saya yang selama ini sekedar menikmati tanaman-tanaman ibu.

Suatu hari di kantor saya (waktu saya masih kerja di Bandung) seorang rekan kerja menjual anggrek bulan putih, saya pun dengan serta merta membelinya dan kejadian yang dialami ibu kembali terulang, anggrek saya tidak pernah berbunga L

Namun siapa sangka, kini saya dititipi beragam pohon anggrek yang awalnya membuat saya bingung antara excited dan khawatir seperti yang saya dan ibu alami dulu. Ini mau tidak mau membuat saya search di internet mengenai cara merawat anggrek yang benar dan bagaimana anggrek di perlakukan. Dan ternyata, merawat anggrek tidak sesulit bayangan saya selama ini. Ini point-point merawat anggrek yang saya dapat dari mbah google

  1. Lokasi, suhu dan kelembaban. Anggrek mudah berkembang di dataran tinggi namun dengan perawatan yang baik bis atumbuh di daratan rendah. Suhu yang baik untuk anggrek 15-35 derajat  celsius. Dengan kelembaban 65-70%.
  1. Cahaya Matahari. Umumnya tanaman anggrek pantang terkena matahari secara langsung tapi masih toleran pad amatahari pagi antara jam 7 sampai jam 9. Anggrek biasanya di tanam di keteduhan di bawah pohon/tembok atau di tempel pada batang pohon.
  1. Penyiraman. Sekali dalam sehari sudah cukup, jika hari hujan tidak perlu di siram. Penyiaman sebaiknya jam 9 jika pagi dan jam 3 jika sore hari. Hal ini agar anggrek tidak terlalu lembab yang bisa menyebabkan busuk.
  1. Pemupukan dilakukan agar anggrek rajin berbunga.
  1. Media tanam yang tidak mudah lapuk, memudahkan akar menempel, berongga (untuk sirkulasi udara). Media tanam yang biasanya di gunakan adalah serabut kelapa, arang dan pakis
Merawat anggrek memang perlu telaten dan sabar menunggunya berbunga. Oh ya sebuah artikel yang saya baca di internet, katanya jangan sungkan mengajak anggrek berbicara agar berbunga dan tumbuh subur.

Saya tidak hapal nama beragam jenis anggrek, hanya setelah salah satu anggrek berbunga, saya menjadi mencari tahu, jenis anggrek apa ini. 

close up
sekali berbunga lima 
pohonnya menjuntai

sama-sama cantik  #narsis mode on


Ini adalah anggrek Dendrobium anosmum dengan spesifikasi
  • Kingdom: Plantae
  • Division: Magnoliophyta
  • Class: Liliopsida
  • Order: Asparagales
  • Family:Orchidaceae
  • Subfamily: Epidendroideae
  • Tribe: Dendrobieae
  • SubTribe: Dendrobiinae
  • Genus: Dendrobium
  • Species: Den. anosmum
Anggrek ini adalah jenis anggrek yang paling mudah dan sering berbunga, bunganya pun cukup banyak dalam sekali berbunga.

mengembangbiakan anggrek 

meletakkan anggrek di keteduhan

angrek di antara tanaman lain


Ini adalah anggrek Phalaenopsis



Mengenal anggrek lebih dekat

Suku anggrek-anggrekan atau orchidaceae adalah tumbuhan berbunga yang paling banyak jenisnya. Dan sebagaian besar jenis anggrek hidup di daerah tropis. Anggrek yang hidup di daerah tropis umumnya hidup sebagai epipit, artinya hidup menempel pada pohon lain tanpa mengganggu pohon induknya. Anggrek umumnya tahan terhadap ketersedian air, ia bisa hidup hanya mengandalkan air dari kelembaban udara sebabnya karena daun anggrek yang cukup tebal bisa menyimpan ketersedian air.

Kebanyakan jenis anggrek berasal dari Indonesia.  Anggrek bulan atau dengan nama latin Phalaenopsis amabilis dinobatkan sebagai salah satu dari tiga bunga nasional, di sebut puspa pesona, bunga khas Indonesia yang dianggap mewakili karakterik bangsan dan negara Indonesia,  

anggrek bulan
Beberapa jenis anggrek dikatagorikan langka sehingga dilindungi keberadaannya. Beberapa diantaranya yang termasuk anggrek langka. Gambar – gambar bunga anggrek langka ini saya dapat dari google.


 
anggrek blue bell

anggrek purple foxglove
anggrek passion flower

sumber : id.wikipedia.org

Tulisan ini diikutsertakan dalam give away 2013 aku dan pohon 

25 komentar:

  1. Duh...aku belom berani bercocok tanam nih Rin, sieun pada mati tanganku 'panas' hihihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. heheh...ayo atuh dimulai nanti dingin sendiri tangannya :)

      Hapus
  2. kalau mbak Rina bisa sukses merawat Anggrek, berarti isyarat mbak orang yang sabar dan telaten dan bertangan dingin... great..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini belum sukses mas, baru memulai....amin, semoga iya jadi sabar dan telaten heheh

      Hapus
  3. Saya penikmat bunga saja Mbak hehe
    Mbak RIna sama seperti teman saya, hobi banget sama yg namanya anggrek :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya sebenarnya pengen jadi penikmat aja, tinggal beli-beli yang udah berbunga sayangnya dompet tidak memungkinkan hehehhe

      Hapus
  4. Anggrek keren ya, aku punya 2 tapi gak telaten ngerawatnya, xixi cuma suka ngelihatnya doang

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba katanya harus telaten...tahu nich masa istiqomah telaten atau nggak xixix

      Hapus
  5. Neneknya tinggal di Purwakarta, di mananya, mbak Rina? Saya juga lahir di sana, tapi di kecamatan Darangdannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah satu kota halaman kita mba....saya di kebon kolot, jalan sudirman , dulu namanya komplek kodim, pas pinggir jalan....di purwakarta banyak pohon rambutan mungkin karena cocoknya udara dan tanahnya

      Hapus
  6. Aduuh cantik2 banget nih foto tanamannya. suka menanam-nanam bunga yaa,,smoga sukses deh GAnya,

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo mba christanty ikutan GA nya...

      Hapus
  7. Subhanalloh.. anggrek2nya sangat indah..Ibuku sptnya menanam jenis anggrek di foto pertama, warnanya ungu..gak tau tuh jenis apa..apalagi sekarang anggrek sangat beragam jenisnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ibunya penyuka anggrek juga? salam ya buat ibunya...

      Hapus
  8. Mbak....mau dong angreknya, satuuuu aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mampir mami cantik...ayo kesini nanti dikasih satu....heheh

      Hapus
  9. setangkai anggrek bulan yg hampir gugur layu *eh malah nyanyi, hebat mba bisa merawat bunga, klo saya beli aja deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya baru belajar merawat mba evrina, semoga gak ada angin yang bikin bosan hehe

      Hapus
  10. fotonya bagus-bagus, Mbak... termasuk foto orangnya. hehhe.... emang sama-sama cantik :)

    BalasHapus
  11. anggrek dan yg punya sama cantiknya....

    iya, mbak. aku juga suka anggrek, tapi jarang berbunga. tahun lalu waktu jalan2 di gunung muria. nemu anggrek hutan yg layu. iseng kubawa dan kurawat. berbunga terus. tp bunganya kecil sekali. tetep kupertahankan sih.

    BalasHapus
  12. Wah wah telaten banget, Mbak Rina. Bunga angreknya cantik-cantik :)
    Salam kenal dan semoga sukses untuk GA-nya ^_^

    BalasHapus
  13. Mamah mertua saya banyak nanem anggrek kayaknya emang hrs telaten, ya :D

    BalasHapus
  14. aku jg suka bgt bunga anggrek mb..tp gak tau kenapa tanaman anggrekku jarang berbunga :(

    BalasHapus
  15. saya sampe skrg belum berani miara anggrek mbak.. yah takut resikonya dan jg karena nggak tau cara miaranya. Tapi setelah baca tulisan ini ternyata nggak terlalu sulit yah.. (semoga prakteknya saya bisa :D)

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...