Kamis, 20 Juni 2013

Enjoy Your Passion with Acer Aspira P3 Hybrid Ultrabook™


Sembilan tahun belajar kimia dan hampir 10 tahun bekerja dengan bahan dan reaksi kimia, nyatanya tidak membuat hobi membaca dan menulis saya berkurang. Malah setelah menikah dan memiliki anak, saya malah merasa lebih dituntut untuk banyak membaca, untuk memahami perkembangan mereka karena tidak mau salah asuh yang berakibat pada karakter dan pribadi mereka kelak. Tak ada sekolah caranya menjadi orangtua tapi begitu banyak buku untuk bisa jadi menuntun menjadi orangtua yang smart. 

quality control

Tapi waktu yang saya miliki untuk membaca dan menulis rasanya semakin sempit.Dengan alasan sok sibuk; pekerjaan, berbagi perhatian untuk dua balita dan suami, ngeblog, ngerjain orderan nulis plus berburu narsum belum termasuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga; baking dan ngasuh. Tapi itu tidak membuat saya kapok membeli, membaca dan mereview buku apalagi buku diskonan. Beginilah enaknya punya penghasilan sendiri, bisa memuaskan hobi tanpa di protes suami karena menghabiskan jatah uang dapur hehehe. 

Karena membaca saya jadi jatuh cinta pada dunia tulis menulis dan tanpa disangka ditawari jadi kontributor lepas sebuah majalah berthema parenting. Pekerjaan sampingan yang selalu membuat saya excited. Pengalaman baru, bertemu orang-orang pintar yang jadi narasumber tulisan-tulisan saya; dokter spesialis, dokter sub spesialis, psikolog dan therapis. Namun kerap kelabakan karena waktu menulis sempit, belum lagi mencari narasumber yang cocok.

sebagai kontributor lepas
Itu sebabnya saya memimpikan memiliki gadget yang mampu mendukung semua aktivitas saya; membaca buku lalu mereviewnya untuk kemudian di share sekaligus sebagai cara saya menularkan kenikmatan membaca ini pada banyak orang. Bisa tetap menerima orderan menulis tanpa takut deadline namun tidak melupakan peran sebagai orangtua dan  istri. 


mama dua balita

Gadget impian saya adalah  Acer Aspira P3 Hybrid Ultrabook™.


Karena selain berfungsi sebagai tablet juga notebook, karena dilengkapi dengan keyboard dan bluetooth. 

Saya bisa memfungsikan Acer Aspira P3 Hybrid Ultrabook™.sebagai tablet ketika membaca ebook, sambil aktif di sosmed sehingga saya bisa dengan mudah mentweet sebagian isi buku yang  saya yakin akan berguna bagi banyak yang tidak sempat membaca buku. Lebih mudah juga menandai bagian buku untuk direview. Dilakukan dalam perjalanan pulang pergi kantor atau menunggu antrian dokter yang akan saya wawancara. Bisa juga untuk ‘obat’ anak-anak agar tidak rewel atau bosan selama perjalanan dalam kendaraan :)

Memfungsikan Acer Aspira P3 Hybrid Ultrabook™.sebagai notebook  ketika saya harus mengerjakan orderan menulis. Dengan berat yang hanya 0,79 kg dalam posisi tablet , memungkin saya membawa  ke manapun saya pergi karena dilengkai penggunaan SSD yang memungkinkan tetap aman dalam guncangan kendaraan dan baterai  yang cukup  kuat untuk berkerja di luar ruangan seharian. Penggunaan layar panel IPS yang dapat mengurangi bayangan dari luar ruangan sehingga tidak mengganggu tampilan layar. Jadi saya bisa mengerjakan orderan menulis dimana dan kapan saja. Dalam perjalanan bertemu narsum atau saat menunggu narsum. 

Laptop yang saya miliki saat ini ukurannya cukup besar yaitu 14 inci yang beratnya hampir 2 kg. Sedikit  kurang nyaman juga ketika saya membukanya untuk menulis di tempat umum. Seperti di dalam perjalanan atau menunggu saat janji bertemu dengan narsum. Daya tahan baterai pun cukup lama yaitu 4 jam 17 menit untuk menonton film HD 720P dan dapat bertahan hidup selama 4 jam 8 menit untuk browsing melalui jalur data WIFI.

Selain itu spesifikasi dari Acer Aspira P3 Hybrid Ultrabook™.cukup canggih, berikut spesifikasi yang saya dapat dari website resmi Acer Indonesia .

Finishing dari perangkat ramping ini berwarna silver dengan bahan dasar alumunium yang terasa solid ketika digenggam. Dimensi dari perangkat ini adalah 190.77 (W) x 295.4 (D) x 9.95/10.15 (H) mm dengan berat hanya 0.79 kg ketika dalam posisi tablet

Perangkat ini hadir dengan dua pilihan prosesor, Intel Core i3 dan Intel Core i5 yang bertenaga serta hemat energy dan dilengkapi dengan storage SSD yang memiliki kemampuan 5x lebih cepat dari HDD standard. Untuk konektivitas, Acer Aspire P3 ini dilengkapi dengan Acer InviLink Nplify WiFi 802.11a/b/g/n dan Bluetooth 4.0 untuk terhubung ke perangkat penunjang lain secara nirkabel. Di samping layar, terdapat port USB3.0 dan Micro HDMI yang mendukung  fungsi dari Hybrid Ultrabook™ ini.

Layar dari Acer Aspire P3 menggunakan layar berukuran 11.6” dengan resolusi 1366×768 yang di lengkapi dengan panel IPS yang akan memberikan warna yang indah dan cemerlang seperti aslinya serta memberikan viewing angle yang lebar hingga 178 derajat sehingga layar tetap cerah walau dilihat dari sudut manapun. Selain itu, layar Acer Aspire P3 mendukung 10 Point multi-touch sehingga dapat digunakan menggunakan 10 jari sekaligus dan juga terasa sangat responsive.
Acer Aspire P3 juga telah dilengkapi dengan dua buah kamera yang ada pada bagian belakang dan depan. Kamera di bagian depan perangkat ini cukup mumpuni untuk kebutuhan video conference,kamera pada Aspire P3 ini dapat merekam sampai dengan 720p. Sementara di bagian belakang diperkuat dengan kamera  5MP yang dapat mengambil gambar dengan Jernih . Untuk kebutuhan tata suara, Anda akan dimanjakan dengan dua buah speaker di bagian bawah perangkat ini yang telah memiliki sertifikasi Dolby® Home Theater V4 dan mampu mengadirkan suara yang jernih yang memukau.
Kinerja
Acer Aspire P3 yang menggunakan prosesor Intel Core i5 3339Y yang berjalan pada kecepatan 1.5GHz dilengkapi dengan turbo boost hingga mampu mencapai kecepatan 2GHz. Untuk menunjang kinerja prosesor telah disediakan memori sebesar DDR3 2GB dan penyimpanan data, sudah menggunakan SSD dengan kapasitas 120GB.

Prosesor Intel Core Y series merupakan prosesor terbaru dari Intel yang diperuntukkan untuk perangkat dengan mobilitas tinggi. Perbedaan dari prosesor Intel seri ULV (Ultra Low Voltage) dengan prosesor Intel Y series adalah TDP yang digunakannya lebih rendah sehingga Prosesor ini hanya memerlukan TDP 13Watt. Walaupun mempunyai TDP yang rendah, kinerja yang ditawarkan prosesor Intel core Y series ini cukup dapat diandalkan untuk menjalankan aplikasi  dengan baik.

Hasil yang didapat pada benchmark menggunakan PCMark7 ini sangat terpengaruh dengan penggunaan jenis storage yang ada pada perangkat ini. Bila Anda menggunakan storage Solid State Drive maka kinerja yang diberikan akan semakin tinggi dibandingkan perangkat yang menggunakan hard disk.

Yap, saya ingin seperti Vernon dalam iklan Acer Aspira P3 Hybrid Ultrabook™ yang bisa dilihat di sini ,bisa enjoy melakukan passion di tengah kesibukan pekerjaan  utama dengan dukungan Acer Aspira P3 Hybrid Ultrabook™ karena bisa dilakukan kapan dan dimana dengan memanfaatkan waktu jeda seperti saat menunggu atau dalam perjalanan.  Seperti Vernon yang mengikuti kata hati dengan rasa percaya diri untuk bisa seperti superstar DJ Tiesto. 

Tulisan ini diikutsertakan dalam Kontes Blog “Follow Your Hidden Passion and Win Aspire P3”

2 komentar:

  1. "Dengan berat yang hanya ,"
    Hanya apa mbak kok putus hehehe...
    Semoga menang ya mbak...

    BalasHapus
  2. una thank u koreksi dan doanya. diaminin ratusan kali :)

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...